Ngamuk Bawa Parang di Kantor BPBD Halsel, Oknum Kontraktor Dipolisikan

HALSEL, CN – Oknum Kontraktor berinisial TM diduga kuat mengamuk di Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara (Malut) pada Selasa (30/3/2022).

Kontraktor mengamuk, Pintu dan Jendela di ruang Kerja Kepala BPBD Halsel, Abukarim Latara menjadi sasaran amukan oknum Kontraktor.

Sebelum mengamuk, Kontraktor bersama seorang temannya datang membawa Senjata Tajam (Sajam) berupa parang dan marah-marah sambil Kontraktor itu teriak dengan nada keras mengatakan akan memotong satu orang.

Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 10.30 WIT. Hal ini dijelaskan Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Halsel, Soleman Hajiji.

Aksi Kontraktor tersebut membuat panik Pegawai lantaran membawa parang ke dalam Kantor.

“Kontraktor dan wartawan itu datang sama-sama ke Kantor, kemudian wartawan tunggu diluar, sementara Kontraktor langsung masuk dan menanyakan keberadaan pak Kaban (Abukarim Latara). Namun kami menyampaikan bahwa pak Kaban tidak ada di Kantor. Kontraktor itu juga pun marah dan bilang ini harus saya potong satu orang,” jelas Soleman saat ditemui cerminnusantara.co.id di Kantor BPBD Halsel.

Setelah itu, Soleman bilang, Kontraktor langsung keluar dan mengambil parang ditangan temannya. Kemudian kembali masuk ke dalam Kantor.

“Kontraktor itu keluar dan ambil parang di wartawan itu dan langsung masuk ulang ke dalam Kantor dan memotong Pintu dan Jendela di Ruang Kerja pak Kaban hingga Pintu dan Kaca Jendela pecah,” cetus Soleman.

Akibat kejadian itu, oknum Kontraktor yang mengamuk resmi  dilaporkan Kepala BPBD Halsel, Abukarim Latara ke Polres Halsel.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Halsel, IPTU Aryo Dwi Prabowo melalui via WhatsApp menyampaikan bahwa saat ini Polisi melakukan penyelidikan.

“Sementara masih kami periksa,” terangnya.

Untuk jumlah pelaku, dugaan sementara hanya 1 orang Kontraktor. Sedangkan barang bukti, Polisi telah mengamankan sebuah parang.

“Barang yang diamankan sebuah parang,” jelas Kasat.

Kasat Reskrim menegaskan, hari ini juga akan memanggil Saksi-saksi untuk dimintai keterangan.

“Hari ini kami sedang menunggu Saksi untuk dimintai keterangan,” tegasnya.

Setelah pemeriksaan pelaku dan Saksi. Pihaknya bakal melakukan gelar perkara untuk penetapan tersangka.

“Kami akan laksanakan gelar perkara untuk naik ke tingkat Penyidikan,” ujar Kasat Reskrim.

Ditanya permasalahan dibalik  pengerusakan di Kantor BPBD Halsel, IPTU Dwi belum bisa menjelaskan lebih jauh karena terlapor belum dimintai keterangan.

“Terlapor belum dimintai keterangan karena kami masih menunggu saksi untuk kami mintai keterangan terlebih dahulu,” tutupnya. (Red/CN)

banner 560 banner 560