Diduga Ancam Bunuh Warga, Kades Toin Akhirnya Dilaporkan ke Polres Halsel

HALSEL, CN – Kesabaran warga Desa Toin, Kecamatan Botang Lomang, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut), nampaknya tak lagi bisa ditahan. Dimana, warga atas nama Parto Naser itu, akhirnya melaporkan Kepala Desa (Kades) Toin, Fahmi Taher ke Polres Halsel atas dugaan kuat kasus pengancaman pembunuhan.

Parto melaporkan Fahmi pada Rabu (2/4/2025). Fahmi dilaporkan dengan nomor STPL/196/IV/2025/SPKT.

Parto Naser mengatakan, ia diancam oleh Kades Toin, Fahmi Taher dengan menggunakan Senjata Tajam (Sajam) berupa parang. Kata Fahmi, insiden tersebut terjadi ketika Kades Toin, Fahmi Taher diduga sedang marah lalu mengancam.

“Siapa yang Kase rusak papan nama Kantor Desa, mari keluar Torang baku bunuh,” jelas Parto mengulang bahasa ancaman Kades Toin, Fahmi Taher yang saat itu sambil mengarahkan Parang ke Parto Naser.

Parto yang juga sebagai Pelapor itu menambahkan, saat sikap tak terpuji yang ditunjukkan Kades Toin, disitu salah satu Kaur Desa langsung mengamankan Sajam yang digunakan tersebut dari tangan Kades Toin,  Fahmi Taher.

Parahnya, aksi tak pantas yang dilakukan seorang pimpinan Desa itu pada malam hari, ketika sebagian besar masyarakat sudah beristirahat.

Akibatnya, Parto merasa terancam lalu melaporkan ke Polres Halsel dan meminta kepada pihak Kepolisian untuk segera menindaklanjuti laporan tersebut sesuai dengan hukum yang berlaku.

Hingga berita ini dipublish, Polres Halsel masih dalam upaya konfirmasi. (Hardin CN)

Kades Toin Ancam Bunuh Warga dengan Parang, Bupati Halsel dan Wakil Harus Tegas

HALSEL, CN – Sikap arogan dan terkesan bergaya seperti preman sampai mengancam membunuh warga ditunjukkan Kepala Desa (Kades) Toin, Kecamatan Botang Lomang, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut), Fahmi Taher.

Insiden pengancaman pembunuhan terhadap warga itu, saat dirinya mengetahui papan nama Kantor Desa Toin dirusak Orang Tak Dikenal (OTK).

Fahmi Taher menunjukkan sikap tak terpuji itu, dengan menggunakan Senjata Tajam (Sajam) berupa parang dan memukul Tiang Listrik ditengah-tengah masyarakat sambil teriak mari tong baku bunuh (Mari kita saling bunuh).

Parahnya, tindakan preman yang dilakukan Kades Toin tersebut saat malam takbiran Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijiriah. Sehingga itu, Bupati dan Wakil Bupati Halsel, Hasan Ali Bassam Kasuba Helmi Umar Muksin (Bassam-Helmi) harus tegas dan evaluasi terhadap Kades Toin.

“Peristiwa malam takbiran tersebut menunjukkan hal yang tidak bagus untuk di contohi dengan keadaan yang sudah larut malam dengan waktunya jam istirahat beliau (Kades Toin) buat onar di jalan dengan menggunakan parang (Barang Tajam),” terang Parto Naser, Senin (31/3/2025).

Atas perbuatan yang dilakukan Kades Toin tersebut, menurut Parto Naser, selaku warga setempat bahwa, itu bukan mencerminkan sebagai seorang pemimpin tapi melainkan sudah seperti preman.

Sekedar diketahui, kejadian tersebut berawal pada malam itu disaksikan beberapa masyarakat Desa Toin, sekitar pukul 01:20 WIT.

Hingga berita ini ditayangkan, Kades Toin, Fahmi Taher masih dalam upaya konfirmasi. (Hardin CN)