Kampanye Tertutup, Sarka Eladjouw Disambut Antusias Puluhan Warga Desa Igobula

HALSEL, CN – Calon anggota DPD RI Dapil Provinsi Maluku Utara (Malut) Nomor urut 15 Sarka Eladjouw disambut puluhan warga Desa Igobula Kecamatan Galela Selatan Kabupaten Halmahera Utara (Halut).

Kedatangan Senator Malut Sarka Eladjouw di Desa Igobula ini pukul 10.00 WIT. Seusai tiba di Posko pemenangan, Calon anggota DPD RI ini kemudian melakukan rangkaian kampanye yang dimulai dari sosialisasi nomor urut hingga penyampaian edukasi politik kepada warga.

Terpantau, sejumlah warga yang berada di Desa setempat antusias mendengar penyampaian sosialiasi politik.

Hadir dalam kesempatan itu, Tokoh Pemuda, Tokoh Agama dan Tokoh masyarkat serta sejumlah Relawan Tim Pemenangan Sarka Eladjouw.

Ketua Barisan Muda Togale (BMT) Malut itu, dalam kegiatan sosialisasinya menyampaikan rasa harunya atas sambutan yang diberikan warga.

“Terimakasih saya ucapkan kepada saudara saya, orang tua saya yang berada di Desa Igobula ini atas sambutan hangat dan sangat istimewa ini, saya merasa bangga atas apa yang telah di persembahkan semua keluarga saya di Desa Igobula ini,” ucapnya, Rabu (17/1/2024).

Usai menggelar pertemuan dan penyampaian sosialisasi, Sarka Eladjouw kemudian melangsungkan pertemuan dengan Milenial sesepuh dan Takoh-tokoh penting di Desa tersebut. (Shain CN)

Pj Bupati Halteng Hadiri Kegiatan Tanam Cabai di Ponpes Salman Al-Farizi

HALTENG, CN – Pejabat (Pj) Bupati Halmahera Tengah (Halteng), Provinsi Maluku Utara (Malut), Ikram M. Sangadji, menghadiri kegiatan Tanam Cabai Pondok Pesantren (Ponpes) Salman Al-Farizi, Desa Wairoro Indah, Kecamatan Weda Selatan, Selasa (16/1/2024).

Penanganan inflasi menjadi satu dari beberapa program prioritas Pj. Bupati Halteng, Ikram Malan Sangadji guna menjaga kestabilan daya beli masyarakat. Hal ini yang mendorong Pemerintah Daerah (Pemda) Halteng melalui Dinas Pertanian terus melalukan langkah-langkah preventif dan kolaboratif untuk peningkatan produksi pertanian di Kabupaten Halteng.

Kegiatan ini merupakan kerja sama antara Dinas Pertanian Halteng dengan Ponpes Salman Al-farizi dalam rangka membantu program penanganan inflasi dan pengentasan kemiskinan.

Dalam kesempatan itu, Pj Bupati Halteng memberikn semangat kepada Ponpes dan Dinas Pertanian agar terus menanamkan jiwa usahanya di Bidang pertanian guna mendukung program prioritas bupati (ekonomi).

“Pemerintah sudah sangat bekerja keras dalam mengintervensi daya beli masyarakat terhadap produk pertanian salah satunya tanaman cabai yg pernah berada di harga Rp.170.000/kg, pemerintah mengintervensi Rp 110.000/kg. Sehingga masyarakat bisa merasa sanggup dalam membeli Cabai di pasar,” ujar Pj Bupati Halteng.

Ia juga menambahkan bahwa pemerintah harus memahami filosofi inflasi. Sehingga tidak stagnan dengan pasrah terhadap harga pasar yang semakin tingga tanpa mengetahui akar dari kondisi harga yang semakin membludak. Dirinya juga menegaskan bahwa pemerintah harus menginventarisir data petani, kelompok tani, luas lahan, jumlah komoditi yang ditanam, kebutuhan bibit, pupuk dan kebutuhan air. Sehingga ini menjadi data bagi pemerintah dalam melakukan pengendalian inflasi agar bisa memproduksi hasil pertanian secara mandiri.

Diakhir sambutannya, Ikram M. Sangaji memberikan semangat ke Ponpes agar tidak perlu khawatir.

“Silahkan lakukan penanaman dan saya akan berdayakan perempuan melalui PKK. Hasil produksi Pondok Pesantren akan diambil oleh PKK dan akan dijual ke Dharmawanita dan Dharmawanita akan jual di pasar secara langsung,” cetusnya.

Dalam kesempatan yang sama, sambutan Drs. K.H Ridwan M. Ilyas M.Si, selaku Pengasuh Ponpes Salman Alfarizi merespon dan memberikan apresiasi dan menyampaikan ucapan terimakasih kepada Dinas Pertanian yang telah menjadi garda terdepan dalam membantu Ponpes Salman Al-Farizi.

“Ponpes Salman sedang melaksanakan beberapa program yang berkaitan dengan upaya ekonomi mandiri dan sejauh ini bidang pertanian, peternakan dan perikanan adalah target kami. Ponpes akan berusaha menyerap ilmu dan memanfaatkan petani milenial dengan konsep pertanian moderen. Ponpes juga bisa membantu pemerintah dalam rangka menekan inflasi di Daerah kita ini,” tuturnya.

Hal ini juga direspon baik oleh Kadis Pertanian  Halteng, Yusmar Ohorella, S.Pi.,M.I.L dalam wawancaranya menyampaikan bahwa Dinas Pertanian akan terus bekerja keras dalam memberikan stimulan bagi masyarakat agar terus melakukan budidaya pertanian secara mandiri agar Halteng di Tahun 2024 ini bisa menjadi petani yang  mandiri dan tidak bergantung pada pasar luar Halteng.

Seluruh rangkaian kegiatan “Tanam Cabai” tersebut, ditutup dengan penanaman bersama secara simbolis tanaman Cabai oleh Bupati, Pj. Sekda, jajaran pejabat eselon II lingkup Pemda Halteng dan seluruh santi Ponpes Salman Al-Farizi Desa Wairoro Indah. (Abi CN)

MTQ XXX Dipusatkan di Masjid Raya Halsel

HALSEL, CN – Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut), menggelar rapat persiapan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXX, Senin (15/1/2024).

Sekretaris Daerah (Sekda) selaku Ketua LPTQ, Safiun Rajulan menyampaikan bahwa sesuai arahan Bupati Halsel Hasan Ali Bassam Kasuba, MTQ XXX yang akan dilaksanakan pada Maret dipusatkan di Masjid Raya Halsel.

“Untuk acara pembukaan dan penutupan MTQ, akan dipusatkan di Masjid Raya. Karena ini merupakan Aset Daerah yang harus diaktifkan kembali fungsinya melalui momentum MTQ yang akan berlangsung nanti,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Pemda Halsel Yudi Eka Prasetya menyampaikan, MTQ tersebut akan berlangsung selama 6 hari yaitu pembukaan 1 Maret 2024 dan penutupan pada 7 Maret 2024.

“Adapun cabang mata lomba yang akan dilombakan antara lain Cabang Seni Baca Alquran, Cabang Qira’at Alquran, Cabang Hafalan Alquran, Cabang Tafsir Alquran, Cabang Fahmil Alquran, Cabang Syarhil Alquran, Cabang Seni Kaligrafi dan Karya Tulis Ilmiah Alquran,” tukasnya. (Hardin CN)

Maksimalkan Kemenangan, Calon Senator Sarka Eladjouw Gelar Kampanye Tertutup di Halut

HALUT, CN – Calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI), Daerah Pemilihan (Dapil) Provinsi Maluku Utara (Malut) Nomor Urut 15 Sarka Eladjouw terus memaksimalkan target kemenangan dengan membentuk Tim relawan disejumlah Kecamatan di Kabupaten Halmahera Utara (Halut), Selasa (16/1/2024).

Kampanye tertutup yang digelar Senator Malut Sarka Eladjouw yang disertai beberapa koordinator Kecamatan itu, menyisir beberapa Kecamatan wilayah lingkar Tambang dan Kecamatan Wilayah Perkotaan Tobelo Halut.

Dalam kegiatan safari politik yang digelarnya, Sarka Eladjouw menyasar Desa Akelamo Cibo Kecamatan Kao Teluk, Desa Kao Kecamatan Kao Induk, Desa Togoliua Kecamatan Tobelo Timur dan Desa Tobe Kecamatan Tobelo Selatan.

Saat melakukan sosialisasi, pria kelahiran Desa Anggai Kecamatan Obi itu menyampaikan visi-misi yang nantinya akan dilaksanakan setelah terpilih menjadi anggota DPD RI periode 2024-2029.

Dalam penuturannya, Sarka Eladjouw menyatakan siap memperjuangkan pemerataan pembangunan di Provinsi Malut. Masalah pembangunan dan peningkatan ekonomi, Sarka Eladjouw bilang bahwa akan menjadi salah satu hal yang disuarakannya, jika berhasil menjadi anggota DPD RI.

“Selain memperjuangkan pemerataan ekonomi kita, juga nantinya akan memperjuangkan kebutuhan komunikasi masyarakat dalam rangka memudahkan kebutuhan komunikasi. Dan ini akan saya perjuangkan dengan segala resiko,” jelas Senator Malut Sarka Eladjouw.

Adanya komitmen memperjuangkan kebutuhan komunikasi warga ini, cetusnya, disebabkan banyak Desa-desa yang belum tersentuh kebutuhan komunikasi.

Selain itu, dirinya secara pribadi akan selalu memberanikan diri membuka ruang komunikasi kepada seluruh warga. Hal tersebut telah dilakukannya dengan mencantumkan nomor handphone pribadinya pada Kalender dan Stiker yang dijadikan alat peraga kampanye.

“Kita turun langsung bertatap muka dengan masyarkat dan melihat serta mendengar langsung apa yang menjadi kebutuhan dan keluhan warga yang paling mendasar. Selain itu, secara langsung memberikan nomor telefon pribadi saya yang dicantumkan di Kalender dan Kartu Nama,” tuturnya.

Disela-sela memberikan sosialisasi dan kampanye tertutup, Ketua Barisan Muda Togale (BMT) Malut itu tak luput memberikan edukasi tentang Tugas dan Fungsi DPD RI. Sebab menurutnya, masih banyak pemilih saat ini yang belum memahami tentang hal tersebut.

“Saat ini, banyak masyarkat yang belum memahami Tugas dan Fungsi DPD RI. Sehingga dalam kegiatan kampanye ini, kami juga terus memberikan edukasi dan pemahaman kepada warga. Hal ini juga dilakukan agar masyarakat tidak salah dalam memberikan hak pilihnya,” tukas Calon Senator Sarka Eladjouw. (Shain CN)

Diduga Selewengkan DD Loleo, Inspektorat Halsel Didesak Audit Khusus

HALSEL, CN – Kebijakan pengelolaan Dana Desa (DD) di Desa Loleo, Kecamatan Obi Selatan, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut), semakin menuai sorotan tajam dari warga.

Pasalnya, pengelolaan DD Loleo dinilai warga kurang transparan. Sehingga muncul dugaan indikasi penyelewengan DD.

Kepada wartawan cerminnusantara.co.id, Senin (15/1/2024), salah seorang warga Desa setempat menyebutkan, dugaan penyelewengan DD ini disinyalir terjadi pada beberapa item kegiatan.

“Diantaranya gaji fiktif 2 orang Guru PAUD yang sudah tidak aktif lagi mengajar. Guru PAUD sebelumnya diketahui sebanyak 4 orang. Namun yang duanya tidak lagi menjadi guru, sementara dalam laporan pertanggung jawaban ada 4 orang,” ungkap warga Desa Loleo yang namanya tidak mau dipublish.

Kemudian kata dia, di Tahun 2023, ada biaya pemeliharaan Kantor Desa Loleo dan Pembelanjaan Kursi PKK. Namun pada kenyataanya, barang tersebut diduga fiktif.

“Biaya pemeliharaan Kantor Desa itu dalam Laporan ada, kemudian pengadaan Kursi PKK juga ada dalam laporan. Tapi dalam realisasi tidak ada sama sekali,” jelasnya.

Akibatnya, warga setempat mendesak Inspektorat Halsel untuk melakukan Audit Khusus terkait kebijakan pengelolaan DD Loleo.

“Kami mendesak agar Kades Edi Amus yang diduga menyelewengkan anggaran tersebut segera diperiksa Inspektorat  dan jika terbukti melakukan kesalahan dalam pengelolaan Dana Desa agar diberikan sanksi tegas,” pintanya.

Hingga berita ini ditayangkan Inspektur Inspektorat Halsel, Asbur Somadayo dalam upaya konfirmasi. (Shain CN)

Bupati Halsel Pimpin Upacara Hari Disiplin

HALSEL, CN – Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut), Hasan Ali Bassam Kasuba memimpin upacara hari disiplin. Upacara tersebut berlangsung di halaman Kantor Bupati, Jalan Karet Putih, Kecamatan Bacan.

Dalam kesempatan itu, Bupati Halsel mengingatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk meningkatkan integritasnya sebagai pelayan masyarakat, terutama bersikap jujur dalam menjalankan tugas dilingkungan kerja.

Upacara dihadiri ratusan Pegawai Negeri Sipil (PNS), Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPK) dan pegawai honorer.

“Sikap jujur dan profesional menjadi bagian dari disiplin serta integritas seorang aparatur negara sipil sehingga setiap menjalankan tugas harus benar-benar ikhlas,” ujar Hasan Ali Bassam Kasuba dihadapan ratusan peserta upacara, Senin (15/1/24).

Menurutnya, disiplin menjadi kewajiban yang harus dijunjung tinggi untuk mewujudkan ASN yang berintegritas moral, profesional dan akuntabel. Sebab, ketentuan disiplin PNS dan PPK telah diatur dalam ketentuan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN.

“Setiap tugas yang dijalankan dilingkungan kerja menjadi bagian dari rahasia negara, jadi jangan karena kecerobohan menyebabkan segala sesuatu yang bersifat privat tersebar luas ke publik, apalagi digiring dengan opini yang bersifat bohong,” pungkasnya.

Hasan Ali Bassam Kasuba menjelaskan, seiring perkembangan teknologi yang kian pesat ini membuat setiap orang tidak mampu membedakan rahasia negara dan kebutuhan publik. Sehingga setiap pekerjaan yang dilakukan terus disebarluaskan untuk konsumsi publik.

Lanjut Bupati Halsel, setiap aparatur yang membocorkan dokumen negara yang bersifat rahasia ke pihak lain, itu  termasuk kategori melanggar sumpah jabatan. ASN dalam menjalankan tugas harus profesional dan tidak berpihak serta selalu menjaga reputasi dan integritas.

“Pada prinsipnya, harus memahami mana yang boleh dan tidak boleh. Jangan sampai karena mengikuti kemauan dan kepentingan merusakan reputasi instansi dan integritas diri sendiri sebagai Apartur Sipil Negara,” tutupnya. (Hardin CN)