Posting Kegiatan Almarhum Usman Sidik di Facebook, Akun Rusli Kader Sebut Lanjut 2 Periode di Alam Kubur

HALSEL, CN – Sebuah Akun Facebook atas nama Rusli Kader diduga kuat melakukan Ujaran Kebencian terhadap Almarhum Usman Sidik di Media Sosial (Medsos) Facebook.

Pasalnya, Akun Facebook tersebut telah menyerang Almarhum Usman Sidik secara terang-terangan di saat salah satu akun Facebook atas nama Cun Kuylo Cun yang  memposting Agenda Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut) Usman Sidik saat melakukan Kunjungan Kerja di Desa Loid Kecamatan Bacan Barat Utara.

Postingan agenda Kunjungan Kerja Bupati Halsel itu diketahui pada 14 Oktober 2023. Sementara komentar yang tak beradab dari Akun Facebook Rusli Kader itu pada Rabu 20 Desember 2023.

“Sehat selalu pa Bupati dan Iswan Abubakar amiin lanjut 2 periode Pa Bupati,” demikian cuitan Akun Facebook Cun Kuylo Cun sambil memposting foto agenda Kunjungan Kerja Bupati Halsel Usman Sidik.

Sementara Akun Facebook Rusli Kader dalam komentarnya, nampaknya telah melakukan ujaran kebencian terhadap Almarhum Usman Sidik.

“Lanjut 2 periode di alam kubur sana,” tulisnya.

Hingga berita ini ditayangkan, Akun Facebook Rusli Kader masih dalam upaya konfirmasi wartawan. (Hardin CN)

Safari Politik di Bacan Timur Selatan, Sarka Eladjouw Disambut Warga dengan Tarian Cakalele

HALSEL, CN – Calon anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Dapil Maluku Utara (Malut) Nomor Urut 15 Sarka Eladjouw terus bergerak memperkuat basis dukungan di Dapilnya terutama di Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel).

Menurutnya, saat ini salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah dengan masif melakukan safari politik dan sosialisasi serta pertemuan dengan tim pemenangan dan tokoh masyarakat di wilayah yang menjadi Dapilnya.

Dalam kegiatan kampanye dan sosialisasi kali ini, Sarka Eladjouw menggelar pertemuan dengan tokoh masyarakat dan Tim pemenangan di Kecamatan Bacan Timur Selatan dengan menyasar beberapa Desa di wilayah tersebut .

Kedatangan putra terbaik Malut di Bacan Timur Selatan itu disambut dengan tarian Cakalele yang merupakan adat Tobelo Galela (Togale). Hal tersebut dilakukan sebagai ungkapan rasa syukur warga setempat atas hadirnya putra terbaik Togale.

Usai dijemput, tepatnya dihadapan puluhan warga Desa Pigaraja, Senator Malut itu menyampaikan apresiasi dan terimakasih yang sebesar-besarnya atas antusias para Tim pemenangan dan seluruh warga yang telah menjemputnya dengan penuh semangat dan suka cita.

“Terima kasih yang sebesar besarnya saya ucapkan, atas sambutan luar biasa ini. Tentunya ini merupakan sebuah kehormatan bagi saya dan saya secara pribadi cukup terharu dengan semangat tim dan masyarakat di Desa-Desa di Wilayah Kecamatan Bacan Timur Selatan terutama di Desa Pigaraja ini,” tuturnya, Rabu (20/12/2023.

Sebagai politisi yang berlatar belakang pengusaha, Sarka Eladjouw dalam pidatonya menyampaikan komitmen siap berjuang membangun ekonomi Daerah.

“Sehingga hal ini, akan lebih memudahkan putra putri Malut dalam bekerja. Dan hal ini juga tentunya akan menjadi penopang ekonomi masyarakat di Provinsi Maluku Utara, ” ungkapnya lagi.

Sementara itu, salah seorang tokoh masyarakat Desa Pigaraja mengatakan, sejauh ini masyarakat Halsel terutama warga yang berada di Bacan Timur Selatan tidak pernah mengetahui anggota DPD RI yang saat ini mewakili kepentingan masyarakat Malut di Jakarta.

Sehingga kata dia, pada momentum legislatif kali ini, masyarakat Halsel  semestinya mendukung penuh Sarka Eladjouw sebagai perwakilan Masyarakat Halsel dan Malut pada umumnya.

Ini lakukan untuk menyelamatkan kepentingan-kepentingan masyarkat di Lembaga yang menjadi tempat penyaluran aspirasi itu.

“Hal ini kita lakukan agar Putra kelahiran Desa Anggai ini bisa memperjuangkan hak-hak masyarakat Malut khususnya masyarakat Halsel,” tutupnya. (Sain CN)

KPK Tetapkan Tersangka Direktur Perseroan Harita Nickel Dugaan Kasus Suap Proyek 

HALSEL, CN – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan salah satu petinggi Harita Nickel, Perusahaan Tambang yang beroperasi di Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut) bernama Stevi Thomas.

Stevi Thomas ikut terseret sebagai salah satu tersangka kasus dugaan suap proyek pengadaan barang/jasa dan perizinan. Kasus yang ditangani KPK ini juga menyeret nama Gubernur Malut Abdul Gani Kasuba (AGK) sebagai tersangka.

Selain Stevi dan AGK, ada pula nama Kepala Dinas PUPR Daud Ismail, Kepala Dinas Perkim Adnan Hasanudin, Kepala BPBJ Ridwan Arsan, ajudan gubernur Ramadhan Ibrahim, serta pihak swasta Kristian Wuisan.

Stevi sendiri merupakan Direktur Perseroan di Harita Nickel. Usai penetapan tersangka, pihak perusahaan langsung mengeluarkan pernyataan sikap.

“Kami sangat prihatin mendengar Bapak Stevi Thomas selaku Direktur Perseroan disebut sebagai salah satu tersangka oleh KPK. Sehingga perlu menjalani proses investigasi lebih lanjut,” ujar Franssoka Sumarwi, Corporate Secretary, Rabu (20/12).

Ia menyatakan, perseroan patuh dan taat kepada semua peraturan hukum dan perundang-undangan yang berlaku. Perseroan juga akan menghormati proses hukum yang sedang berjalan.

“Kami juga berkomitmen untuk kooperatif sepenuhnya dalam proses penyelidikan yang sedang berlangsung dan berharap semoga permasalahan ini segera selesai dengan baik,” tuturnya.

Franssoka menambahkan, kasus hukum yang sedang terjadi tidak berdampak secara signifikan pada kegiatan perseroan, baik secara operasional maupun keuangan.

“Perseroan akan tetap menjalankan seluruh program dan strategi sesuai dengan target,” tandasnya. (Hardin CN)

Calon Anggota DPD RI Sarka Eladjouw Optimis Menang Mutlak di Obi, Botang Lomang dan Mandioli-Kasiruta 

HALSEL, CN – Calon anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Dapil Provinsi Maluku Utara (Malut) sangat optimis menang mutlak di Kepulauan Obi, Kecamatan Botang Lomang, Mandioli serta Kasiruta.

Optimis ini, setelah Calon DPD RI Sarka Eladjouw menyelesaikan kampanye tertutup di semua Kecamatan Obi yang terdiri dari 34  Desa dan Kecamatan Botang Lomang, Kecamatan Mandioli Selatan dan Mandioli Utara, mendapat dukungan yang luar biasa untuk menjadi usulan Malut 5 Tahun mendatang sebagai anggota DPD RI.

Sementara dalam kampanye di Kasiruta Barat pada Selasa (12/10/2/2023) di Desa Lata Lata dijemput puluhan simpatisan untuk melaksanakan kampanye.

Dalam kampanye tertutupnya, Calon anggota DPD RI Nomor Urut 15 itu merasa optimis meraih dukungan 80 persen di Kepulauan Obi, Kecamatan Botang Lomang, Mandioli Selatan, Mandioli Utara, Kasiruta Timur dan Kasiruta Barat.

“Saya lihat dukungan masyarakat yang sangat luar biasa. Insya Allah di semua Desa yang sudah saya turun itu, bisa menang 80 persen,” katanya.

Sementara itu, Ketua Tim Kabupaten Sabrun Usman dalam kampanye politiknya mengatakan, Sarka Eladjouw merupakan putra terbaik Malut yang akan dapat melakukan perubahan demi kesejahteraan rakyat.

“Dengan melihat antusias masyarakat Halmahera Selatan ini, maka kita pastikan Calon anggota DPD RI Sarka Eladjouw akan menang telak,” papar mantan Kepala Desa (Kades) Pelita Kecamatan Mandioli Utara, Sabrun Usman. (Hardin CN)

Izzuddin Alqassam Kasuba Ikut Rakor dan Bimtek Pemenangan Pemilu yang Diselenggarakan DPD PKS Halsel

HALSEL, CN – Calon Legislatif (Caleg) Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Daerah Pemilihan (Dapil) Provinsi Maluku Utara (Malut) Nomor Urut 3 Izzuddin Al-Qassam Kasuba mengikuti kegiatan Rakor dan Bimtek konsolidasi pemenangan Pemilu 2024 yang diselenggarakan Dewan Pengurus Daerah (DPD) PKS Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Sabtu (16/12/2023).

Kegiatan Rakor dan Bimtek tersebut berlangsung di Sekretariat DPD PKS Halsel, Jalan Karet Putih, Desa Kampung Makian, Kecamatan Bacan Selatan.

Hadir dalam kesempatan itu, Sekjen DPP PKS Habib Abubakar Alhabsy, Sekretaris Wilda Sufi Majid dan Ketua DPW PKS Malut Is Suaib serta Sekretaris DPW Basrin Kanaha.

Kepada wartawan cerminnusatara.co.id, Putra Ketiga Mantan Bupati Halsel Dr Hi Muhammad Kasuba MA itu mengungkapkan rasa syukurnya atas kesempatan dan nikmat kesehatan yang telah diberikan. Sehingga bisa mengikuti kegiatan Bimtek yang dihadiri langsung jajaran pengurus DPP PKS Halsel.

“Alhamdulillah, kita masih diberikan kesehatan. Sehingga bisa turut serta hadir mengikuti Bimtek dan Rakor pemenang Pemilu 2024 ini,” tutur Qossam sapaan akrabnya.

Politisi Muda yang pernah menjadi Ketua Himpunan Pelajar Mahasiswa Indonesia (HPMI) di Yordania pada Universitas Sains dan Pendidikan Dunia Islam Yordania (The World Islamic Science And Education University) itu, mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan Bimtek yang berlangsung secara kondusif.

“Tentunya saya secara pribadi juga mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan Bimtek yang dihadiri langsung seluruh pengurus DPD PKS, Simpatisan dan relawan yang tersebar di wilayah Kabupaten Halmahera Selatan,” cetusnya mengakhiri. (Shain CN)

Bupati Halsel Dimintai Sikapi Tanaman Warga Kaireu yang Tak Dibayar Usai Digusur BPBD dan Pemdes

HALSEL, CN – Warga Desa Kaireu, Kecamatan Bacan Timur, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut), menuntut pembayaran hak atas tanaman yang digusur pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Halsel dan Pemerintah Desa (Pemdes) Kaireu.

Tuntutan itu disampaikan sejumlah warga setempat, buntut dari pembayaran tanaman warga berupa Pohon Pala dan pohon Kelapa serta Pisang yang telah digusur dan tak kunjung dibayar Pemdes Kaireu dan pihak BPBD Halsel.

Kepada wartawan cerminnusantara.co.id, Jumat (15/12/2023), kerabat terdekat korban penggusuran mengatakan, tuntutan pembayaran sejumlah tanaman yang telah digusur itu sebelumnya sudah disampaikan ke Kepala Desa (Kades) Kaireu Mahmud Abubakar. Namun, Kades beralasan bahwa kegiatan penggusuran itu merupakan kegiatan BPBD Halsel.

“Pihak Pemdes Kaireu semestinya bertanggung jawab terhadap penggusuran sejumlah tanaman yang dilakukan BPBD. Sebab, pekerjaan normalisasi itu dilakukan atas dasar pengusulan dari Desa, walaupun tanpa koordinasi sebelumnya dengan pemilik lahan,” cetus kerabat terdekat korban penggusuran tanaman yang namanya tidak disebutkan.

Dari apa yang telah dilakukan pihak BPBD Halsel dan Pemdes Kaireu terhadap sejumlah lahan itu, semestinya dipertanggung jawabkan dengan membayar tanaman warga yang terkena dampak dan tidak saling lepas tangan antara pihak Pemdes dan BPBD Halsel.

“Karna tidak adanya upaya penyelesaian, kami meminta Bupati Halsel Hassan Ali Bassam Kasuba agar menyikapi persoalan tanaman beberapa warga yang terkena dampak penggusuran dari kegiatan normalisasi sungai itu. Sehingga harta masyarkat itu bisa dibayarkan,” pintanya mengakhiri. (Shain CN)