Hadapi Pilkada Halsel, Hasan Ali Bassam Kasuba Dinilai Panik Lawan Rusihan Jafar

HALSEL, CN – Aktivis Provinsi Maluku Utara (Malut) asal Makian, Juslan J. Latif menilai Hasan Ali Bassam Kasuba mencari dukungan atau suaka ke Tokoh Makian Kayoa (Makayoa) karena kepanikannya melawan Calon Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Rusihan Jafar dan Muhtar Sumaila dalam menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Halsel Tahun 2024.

Dimana, sebelumnya, Calon Bupati Halsel, Hasan Ali Bassam Kasuba mencari dukungan dari tokoh Makayoa, Thaib Armain.

Hal itu terlihat beredar foto Hasan Ali Bassam Kasuba dengan mantan Gubernur Malut 2 periode, Thaib Armain yang diduga sengaja disebarkan di Media Sosial (Medsos).

“Pertemuan Bassam dengan Thaib Armain sebagaimana foto yang beredar di medsos dalam momentum politik sudah tentunya meminta suaka atau dukungan,” kata Juslan, Minggu (1/9/).

Lanjut aktifis Gerakan Mahasiswa Islam Indonesia (GMNI) itu, komposisi 4 pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Halsel, terdiri dari 3 calon Bupati berasal dari Tobelo Galela (Togale). Sementara hanya 1 dari Makayoa dan tidak bisa dinafikan dengan politik Identitas.

Maka, kata Juslan, foto Hasan Ali Bassam Kasuba dengan Thaib Armain yang dikenal dengan Tokoh Makayoa itu terlihat ada kepanikan Hasan Ali Bassam Kasuba dalam pencalonan di Pilkada Halsel.

“Empat Cakada Halsel ini, 3 Togale dan 1 Makayoa, Bassam terlihat Panik. Sehingga mencari solusi menemui Tokoh Makayoa Thaib Armain,” jelasnya.

Sementara itu, Thaib Armain ketika dikonfirmasi melalui via telepon belum dapat tersambung. Sementara Hasan Ali Bassam Kasuba masih dalam upaya mengkonfirmasi terkait tudingan tersebut.

Diketahui, Hasan Ali Bassam Kasuba yang berpasangan dengan Helmi Umar Muchsin itu adalah Calon Petahana yang diusung Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Hanura dan Partai Nasdem. (Hardin CN)

Berurai Air Mata, Eka Dahliani Abusama Curhat Dihianati PKB

HALSEL, CN – Eka Dahliani Abusama, menceritakan tentang dirinya dihianati Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Dimana, Eka Dahliani Abusama curhat mengenai janji dari pihak PKB terhadap dirinya yang bakal dicalonkan sebagai Calon Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut) periode 2024-2029.

Sebelumnya, Eka Dahliani Abusama dihadapan masyarakat mengucapkan terimakasih atas kehadiran keluarga beserta masyarakat Kota Labuha.

“Saya harus sampaikan kondisi yang terjadi terhadap diri saya. Sampai hari ini, saya tahu saudara semua, masih berharap dan menginginkan saya sampai jam 12 malam ini masih bisa mendaftar (Mendaftar Calon Bupati di KPU Halsel). Sedangkan saya harus beritahu ke saudara semua bahwa dalam proses pendaftaran (Daftar Calon Bupati) ini, ada mekanismenya. Namun kemarin, hari Senin saya cukup dawn dan sekarang ini hari terakhir saya dalam pengurusan untuk mengikuti aturan KPU untuk pendaftaran. Dan sampai hari ini, berarti sudah final bahwa saya sudah tidak bisa maju lagi karena beberapa administrasi yang belum yang perlu dilengkapi sebagai persyaratan di KPU,” jelas Eka Dahliani Abusama gagal calon Bupati Halsel.

Berdiri dihadapan ratusan masyarakat sambil menangis itu juga, Eka Dahliani Abusama  menyampaikan bahwa PKB sendiri yang mengajak dirinya untuk meninggalkan karirnya di birokrasi dan terjun ke Dunia Politik. Namun pada akhirnya juga, Eka Dahliani Abusama gagal Calon Bupati akibat dari PKB mengusung Ketua Wilayah PKB Malut, Jasri Usman sebagai Calon Bupati Halsel.

“Saudara semua, perlu saya sampaikan, saya berada di PKB, itu karena di seting oleh oknum DPC PKB Halsel sendiri. Saya orang birokrasi, kemudian di seting untuk otak saya kembali berfikir ke politik untuk maju sebagai Bupati Halmahera Selatan. Ternyata, di injury time, saya di potong, (halangi). Dan saya tidak pernah dikasih tahu. Saya tidak pernah ketemu dengan orang PKB atau siapapun untuk menginfokan langsung bahwa Ibu Haji (Eka Dahliani Abusama) tidak usah maju, torang (kami) yang maju. Tapi tidak pernah. Jadi saya masih optimis,” curhat Eka Dahliani Abusama berurai air mata.

Kemudian setelah itu, ia mengaku kaget mendapat informasi dari Calon Bupati Halsel lainnya terkait dirinya diisukan tidak maju bertarung pada Pilkada Halsel 2024.

“Saya secara tidak langsung ketemu dengan pak Rusihan, pak Rusihan sendiri tanya ke saya bahwa ibu Haji sudah tidak maju? Saya langsung bilang. Tidak, saya tetap maju, terus Rusihan bilang, tapi saya dengar sendiri dari orang PKB bahwa ibu haji tak lagi maju. Dan itu masih beberapa Minggu yang lalu,” terangnya tak henti menangis.

Saat itu, istri mendiang Bupati Halsel Usman Sidik itu bahkan menegaskan kepada Calon Bupati Rusihan Jafar bahwa ia tetap maju bertarung sebagai Bupati lantaran informasi Jasri Usman yang diusung PKB sebagai Calon Bupati Halsel, itu tidak benar.

“Saya masih optimis, saya tetap maju, karena tidak ada satu kata pun yang keluar dari PKB yang menyuruh saya tidak usah maju karena Jasri mau maju. Sedangkan saya ketemu langsung dengan beliau (Jasri), beliau bilang itu belum final ibu haji, kita masih ketemu lagi dengan DPC biar ini ada keputusan. Dan saudara semua harus tahu, selama saya di Jakarta sebelum Jasri bilang maju, itu tiap hari saya ketemu dengan Jasri, tiap hari saya harus laporkan ke Jasri saat saya ketemu dengan DPP siapa saja yang ada dipusat sana, PSI, Gerindra, Golkar dan Garuda, saya harus laporkan ke Jasri. Nah, disini, Jasri tidak bilang apa-apa, kalau Jasri dengan pak Muhlis maju. Saya tanya waktu itu ke beliau, ini maksudnya apa? Jasri jawab bahwa mereka hanya bagara (Bercanda). Jadi saya ketemu dengan pak Rusihan, saya bilang, saya tetap maju dan saya optimis PKB akan sama-sama dengan saya. Padahal sampai di 2 Minggu lalu, itu sudah final (PKB mengeluarkan B1KWK ke Jasri-Muhlis)” ujarnya.

Diketahui, dalam tahapan proses penjaringan Bakal Calon Bupati Halsel Tahun 2024, Eka Dahliani Abusama, Rusdi Somadayo, Asmar Bani dan sejumlah kandidat lainnya telah mendaftar hingga mengikuti proses tahapan lainnya hingga selesai. Namun akhirnya, dari semua kandidat itu, Jasri Usman sebagai Ketua PKB Malut yang mendapatkan B1KWK PKB. (Hardin CN)

Bawaslu Halsel dapat Penghargaan Kinerja Terbaik Dalam Pemberitaan dan Inovasi

HALSEL, CN – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Maluku Utara (Malut), memberikan penghargaan kepada Bawaslu Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), sebagai lembaga dengan kinerja terbaik dalam pemberitaan dan inovasi.

Penghargaan ini diterima langsung Ketua Bawaslu Halsel, Rais Kahar dalam acara Rapat Kerja Teknis Pengawasan Pemutahiran Data dan Penyusunan Daftar Pemilih serta Pengawasan Pencalonan Kepala Daerah Se-Provinsi Maluku Utara (Rakernis) Bawaslu Malut yang berlangsung di Ternate, Sabtu (24/8/2024).

Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi signifikan Bawaslu Halsel dalam meningkatkan kualitas pemberitaan yang informatif, transparan dan akurat selama periode pemilihan umum. Selain itu, Bawaslu Halsel juga dinilai berhasil melakukan inovasi dalam penyampaian informasi kepada publik melalui berbagai platform digital.

Kordinator devisi SDM Bawaslu Malut, dalam sambutannya, mengapresiasi kerja keras dan dedikasi Bawaslu Halsel yang terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Bawaslu Kabupaten Halmahera Selatan telah menunjukkan komitmen yang tinggi dalam menjalankan tugas pengawasan dan pelaporan, serta mampu memanfaatkan teknologi informasi dengan baik. Kami berharap penghargaan ini dapat menjadi motivasi bagi Bawaslu kabupaten/kota lain di Maluku Utara untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pemberitaan,” ujar Kordiv SDM Bawaslu Malut.

Pada kesempatan itu juga, Ketua Bawaslu Halsel, Rais Kahar menyampaikan rasa syukur dan kebanggaan atas penghargaan yang diterima.

Menurut Rais Kahar, prestasi ini adalah hasil kerja keras seluruh tim dan menjadi tanggung jawab untuk terus mempertahankan standar tinggi dalam pelaporan serta berinovasi dalam berbagai aspek pengawasan pemilu di masa depan.

Rais juga Menyampaikan terimakasih kepada seluruh jajaran Adhok tingkat Kecamatan, PKD dan PTPS Pemilu 2024, Rais juga mengungkapkan Rasa terima kasih kepada awak Media yang dianggap luar biasa luar Biasa berkolaborasi Selama Tahapan Pemilu Berlangsung.

“Penghargaan ini diharapkan dapat menjadi dorongan bagi seluruh Bawaslu di wilayah Maluku Utara untuk terus berbenah dan berinovasi demi tercapainya pemilu yang jujur, adil, dan transparan,” tutup Rais. (Hardin CN)

Cegah Kekerasan, Satgas TMMD ke 121 Gandeng DP3KB Halsel Berikan Penyuluhan Perlindungan Perempuan dan Anak

HALSEL, CN – Meningkatnya jumlah angka kekerasan rumah tangga dan pelecehan seksual terhadap anak-anak dan Perempuan di Wilayah Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut), Satgas TMMD ke 121 Kodim 1509/Labuha menggandeng Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3KB) Halsel memberikan materi penyuluhan tentang pemahaman Perlindungan Perempuan dan anak kepada warga dan para Remaja yang memasuki usia siap menikah

Penyuluhan tersebut dikemas dalam satu kegiatan program Non Fisik TMMD ke-121 Kodim 1509/Labuha, bertempat di Desa Dolik, Kecamatan Gane Barat Utara, Rabu (21/8/2024).

Karima Nasarudin yang sebagai Pemateri dan juga seorang Ibu Persit serta menjabat Kepala DP3AKB Halsel mengaku masih banyak permasalahan rumah tangga yang dialami warga di kampung.

Dikatakannya, banyak sekali kasus pelecehan dan kekerasan terhadap Perempuan dan Anak dibawah umur.

“Inilah alasan mengapa kita hadir untuk memberikan pengetahuan kepada seluruh masyarakat, jika kekerasan dan pelecehan seksual itu mengandung unsur Pidana,” ujarnya.

Selain itu, warga juga kurang memahami dampak permasalahan dan solusi dalam menyikapi masalah rumah tangga. Untuk itu, kekerasan terhadap perempuan dan anak tidak ada lagi dan jangan terjadi lagi.

”Kehadiran TMMD dengan program fisik dan non fisik, tentunya sangat tepat. Karena melalui salah satu program non fisik, kita dapat memberikan pemahaman dan membantu warga dalam memelihara keutuhan rumah tangannya dan apa yang harus mereka lakukan saat saat menghadapi kejadian seperti yang kita maksud,” kata Karima.

Sedangkan Dansatgas TMMD ke 121/Labuha Letkol Kav Romy Sitompul menyampaikan bahwa masyarakat biasanya rata-rata masih mengabaikan perihal tentang KDRT dan perlindungan anak.

“Biasanya masyarakat menganggap permasalahan dalam keluarga rata-rata masih berkaitan dengan memikirkan bagaimana memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga, dan pernikahan diusia dini,” jelas Dansatgas.

Yang menjadi pembahasan menarik dari penyuluhan ini adalah terkait permasalahan selingkuh dalam rumah tangga dan mabuk oleh minuman alkohol. Sehingga menimbulkan dampak negatif seperti Kekerasan terhadap Perempuan dan anak maupun Pelecehan seksual,

“Ini disebabkan banyak warga khususnya perempuan yang tidak tahu menahu dan seringkali menjadi korban. Karena itu, program non fisik TMMD tahun 2024, bekerjasama dengan Kejaksaan,” tutur Letkol Kav Romy Sitompul. (Hardin CN)

Bupati Halsel jadi Irup HUT RI ke-79 Tahun

HALSEL, CN – Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut), Hasan Ali Bassam Kasuba, berkesempatan menjadi Inspektur Upacara (Irup) pada Peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI ke-79 tahun yang dilaksanakan di lapangan Asombang, Desa Labuha Kecamatan Bacan, Minggu 17 Agustus 2024.

Upacara tersebut, dimulai pada pukul 10.00 WIT, yang ditandai dengan bunyi sirine, kemudian dilanjutkan dengan peringatan detik-detik proklamasi.

Bupati Halsel, Hasan Ali Bassam Kasuba dalam amanatnya, mengatakan peringatan HUt kemerdekaan RI merupakan momen yang tepat untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah bersusah payah dalam memperjuangkan dan mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Kita sebagai generasi penerus bangsa bukan hanya sekedar mengenang jasa-jasa pahlawan terdahulu. Akan tetapi meneruskan perjuangan dengan cara mengisi kemerdekaan ini dengan berbagai kontribusi pembangunan, sehingga negara yang kita cintai ini semakin maju, jaya dan berkembang serta mampu setara dengan bangsa-bangsa yang telah maju,” ucapnya.

Hasan Ali Bassam Kasuba juga mengajak kepada seluruh elemen dan stakeholder terkait untuk bersatu-padu membangun dan memajukan Halsel.

“Saya mengajak kita semua agar bersama-sama mengisi kemerdekaan dengan membangun dan memajukan Kabupaten Halmahera Selatan,” tutur Hasan Ali Bassam Kasuba sambil mengucapkan Dirgahayu kemerdekaan Republik Indonesia ke-79, ayo bersama maju untuk melanjutkan pembangunan.

Upacara Hut RI ke-79 Tahun, ikut hadir, mantan Bupati Halsel 2 periode, Muhammad Kasuba, Forkompimda Halsel, Sekertaris Daerah, anggota DPRD Halsel, salah satu Anggota DPR RI terpilih dapil Malut, pimpinan OPD dan Kesultanan Bacan juga Ormas/OKP. (Hardin CN)

Bupati Halsel Terima Duplikat Bendera Pusaka dari BPIP

HALSEL, CN – Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut), Hasan Ali Bassam Kasuba, menerima duplikat Bendera pusaka dari Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).

Hasan Ali Bassam Kasuba, menerima Bendera dalam sebuah upacara  jelang Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke-79, di Balai Samudra, Jakarta Utara, Rabu (7/8/2024).

Kepala BPIP, Prof Yudian Wahyudi, mengatakan bahwa penyerahan duplikat Bendera Pusaka merupakan amanat dari Peraturan Presiden Nomor 51 Tahun 2022 tentang Program Pasukan Pengibar Bendera Pusaka.

Pasalnya, pada Pasal 8 ayat (1) dan (3), di maksudkan, BPIP bertanggung jawab untuk mendistribusikan salinan Bendera Pusaka kepada Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah dan perwakilan Republik Indonesia di luar negeri, termasuk lembaga-lembaga lainnya.

Sehingga, Bendera Pusaka yang didistribusikan ini akan digunakan selama 10 Tahun. Namun, dalam rentang waktu itu, jika terjadi kerusakan harus dilaporkan dengan surat resmi kepada pemerintah pusat dalam hal ini Badan Pembina Ideologi Pancasila.

“Kami berharap agar duplikat Bendera Pusaka ini dijaga dengan sebaik-baiknya,” harap Yudian Wahyudi.

Sementara itu, Bupati Halsel, Hasan Ali Bassam Kasuba menyatakan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halsel siap mengembang amanah dan menggunakan duplikat Bendera Pusaka sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Bendera tersebut akan disimpan dengan baik dan hanya akan digunakan dalam upacara peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia setiap 17 Agustus.

“Kami akan siap menjaga dan mengakibatkan duplikat bendera pusaka ini pada tanggal 17 Agustus Tahun 2024 dengan penuh semangat,” tukasnya. (Hardin CN)