Tim Satgas “Cuek” Bupati Bahrain Datangkan Warga Dari Zona Merah ke Halsel

HALSEL, CN – Terkait dengan penjemputan massa pendukung calon kandidat yang disingkat BK-LM alias Bupati aktif Bahrain Kasuba di pelabuhan Kupal Bacan Selatan sekira pukul 16:18 WIT. Pada Rabu, (22/07/2020) mendapat kecaman dari Tokoh masyarakat.

Selain dari kecaman Tokoh masyarakat, Anggota DPRD Halsel Humain Kiat dari Fraksi PKS pun mengecam keras atas perilaku yang dilakukan BK-LM dari Jakarta tanpa karantina langsung melakukan Lounching. Bahkan Petahana Bahrain Kasuba yang pimpinan langsung dalam kampanye politik. Sementara Bahrain Kasuba diketahui sebagai Ketua Satgas Covid-19 Halsel.

Kepada sejumlah wartawan melalui via Telepon seluler, Humain Kiat menilai bahwa Bupati Bahrain Kasuba bersikap dan memberikan contoh tidak baik didepan masyarakat Halmahera Selatan.

“Masyarakat inikan diperhadapkan dengan keterangan dan lain sebagainya padahal  masyarakat dari luar yang datang ke Halsel saja harus taat peraturan protokoler. Bahkan pernah kejadian kemarin dari masyarakat Kota Ternate ke Halsel itu dipulangkan,” tegasnya.

Ia juga menambahkan, apalagi Bupati Bahrain Kasuba untuk sekarang ini dari Jakarta ke Halsel yang tanpa Rapit Test tapi malah mendatangkan banyak masyarakat dari Zona Merah ke Halsel.

“Padahal Bupati inikan selama 25 Hari tinggalkan Halmahera Selatan, jadi seharusnya Rapit itu di berlakukan selama 14 Hari, tapi ini tidak ada tindakan sama sekali dari Tim Covid-19 Halsel,” tegasnya lagi. (Red/CN)

Bawaslu Halsel Diduga Pelihara ASN dan Kades Terlibat Politik Praktis

HALSEL, CN – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) diduga Pelihara ASN dan Kepala Desa yang terlibat Politik Praktis.

Diketahui, Bahwa akun Facebook (Irmanhanafi Iron) milik Kepala Desa Marabose Irman Hafi yang mengunggah Fotonya dengan Salah satu Politisi PPP dan juga Stiker Salah satu Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Halsel.

Selain mengunggah Postingan Foto dan Stiker, Akun Facebook Irman Hanafi juga menulis Caption dengan Kalimat “Biar Tara Kursi tapi papa Hi bilang kitong deng ribu pake songko Hi sari Kabah, Baru pulang 4 Tahun BK pimpin Halsel, jadi aman dan menangkan”

Sambungnya “Pasti ada yang Help, Ampong Tamba Laju BK-LM Makin disayang. Tes Dua menit baru hapus jang kog ada yang dada bangka,” tutup Postingan Irman Hanafi.

Selain itu, dari Pantawan Media Cerminnusantara.co.id Rabu (22/07/2020), Kades Marabose Irman Hanafi dan Kasman Foresto yang juga ASN di lingkup Pemda Halsel dan Camat Mandioli Selatan Ridwan Kamarullah juga terlihat mengkampanyekan Paslon BK-LM.

Padahal, diketahui bahwa Peringatan keras bagi para Kepala Desa dan ASN untuk tidak menjadi Kacung politik di Pemilihan Kepala Daerah, sebagaimana aturan yang tertuang dalam pasal 1 angka 3 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, pada poin J dalam UU dan UU Nomor 5 tahun 2014 tentang aparatur sipil Negara di tambah dengan perbawaslu Nomo 28 tahun 2018 tentang pengawasan kampanye.

Aturan tersebut, memuat tentang Kepala Desa dan Aparatur Sipil Negara (ASN) dilarang ikut serta atau terlibat dalam kampanye pemilihan umum atau pemilihan Kepala Daerah.

Sementara itu, Saat media Cerminnusantara.co.id Mengonfirmasi Ketua Bawaslu Halsel, Kahar Yasim lewat Via Whatshap mengaku belum tahu.

“Nanti kami melakukan pengecekan soal keterlibatan Kepala Desa dan ASN,” tegasnya. (Red/CN)

Lakukan Konvoi dan Abaikan Protokol Covid, Bupati Halsel Mendapat Kecaman

HALSEL, CN – Penjemputan massa pendukun calon kandidat yang disingkat BK-LM alias Bupati aktif Bahrain Kasuba di pelabuhan Kupal Bacan Selatan sekira pukul 16:18 Wit, pada Rabu, (22/07/2020) mendapat kecaman dari Tokoh masyarakat.

Salah satunya Demianus aya, Warga Halmahera Selatan ini menyampaikan dalam postingannya di Media Sosial Facebook (22/07) Ia menulis “lalai ataukah sengaja mengabaikan Protokol Kesehatan”.

Sambungnya “Sebagai Ketua Gustu Kabupaten Halmahera Selatan yakni Bahrain Kasuba, mestinya dapat memberi contoh dan teladan terhadap Penerapan Protokol Kesehatan bukan mengabaikan hanya karna kepentingan Politik semata,” tegasnya.

Lanjut Demiyanus bahwa “Masyarakat dipaksakan untuk taat dan tunduk terhadap Protokol Kesehatan, bahkan diberi sanksi tegas bagi setiap pelanggar. Namun TIDAK bagi pemangku Kepentingan,” tegasnya lagi.

“Hal ini terbukti di saat Penjembutan Bahrain Kasuba yang kini mencalonkan kembali di pesta Demokrasi 2020 ketika setibanya dari Jakarta dengan mengantongi beberapa Rekomendasi Partai oleh Tim Pemenang dan Simpatisan.

Sungguh MIRIS, Tulis Demiyanus “Mungkin itu kalimat yg tepat disaat melihat seorang pemimpin yg tidak memberi contoh dan teladan terhadap masyarat,” tutup Postingannya.

Selain itu, terlihat sebuah komentar dengan nada lucu dari Ketua Pansus Covid-19 DPRD Halsel Salma Samad, dalam Unggaha itu Salma menulis “Alhamdulillah, Halmahera Selatan sudah jona Hijau, Protokol kesehatan sudah tidak berlaku lagi.

Sambungnya “Awas Pol PP kalau dapat orang tidak pake masker jangan suru push up lagi. (Red/CN)

Tak Miliki Izin, Petahana Pimpin Konvoi Kerumunan Warga

HALSEL, CN – Pendukung dan simpatisan Calon Bupati Halsel Bahrain Kasuba dan Lutfi Mahmud diduga melanggar ketentuan Tim Gugus Tugas saat melakukan penjemputan kedatangan Bahrain.

Penjemputan massa pendukun calon kandidat yang disingkat BK-LM alias Bupati aktif Bahrain Kasuba di pelabuhan Kupal Bacan Selatan sekira pukul 16:18 WIT. Pada Rabu, (22/07/2020).

Padahal sebelumnya Halsel selalu menetapkan protokoler kesehatan didaerah yaitu melarang masyarakat berkerumunan dan melakukan konvoi di tengah pandemi virus mematikan ini.

Apalagi yang datang adalah Ketua Gugus Tugas Halsel Bahrain Kasuba yang juga Bupati aktif. Hal itu terlihat jelas saat media Cerminnusantara.co.id melakukan pemantauan kegiatan evoria ratusan pendukung dan simpatisan melakukan menjemput Bahrain yang bernuansa kerumunan.

Bukan hanya itu, tetapi ada juga konvoi yang dilakukan dan dipimpin langsung Bahrain Kasuba dan simpatisan dari jalan raya Desa Kupal, Tembal, Mandaong hingga Desa Labuha. Dalam konvoi itu, membuat kemacetan jalan raya Kota Labuha antara Kupal-Labuha berlangsung sekitar 25 menit dengan panjang kurang lebih 200 meter.

Selain konvoi, massa yang dipimpin langsung ketua gugus tugas Halsel Bahrain itu juga melakukan Louncing Partai pengusung tepatnya di Pasar Lama Desa Labuha hingga pukul 17:WIY. Paska Louncing, Ketua Gugus Tugas Halsel itu didampingi sang istri Nurlelah Muhammad yang juga Kepala Dinas Pendidikan dan Pengajaran itu langsung melakukan konvoi lanjutan dari Desa Labuha menuju Desa Amasing. Konvoi tak berakhir di Desa Amasing saja akan tetapi melanjutkan konvoi dengan rute terakhir Desa Marabose tempat kediaman pribadi Bupati Halsel.

Sementara itu, Kasat Lantasa Polres Halsel, IPTU Zaein Aji Bakhtiar, mengaku mendapat informasi dari Satuan Intelijen Polres Halsel bahwa akan adanya masyarakat atau pendukun BK-LM melakukan penjemputan kedatangan Bahrain di Pelabuhan Kupal.

“Tadi sesuai informasi dari pihak intel bahwa ada giat masyarakat di pelabuhan kupal,” ungkapnya kepada Cerminnusantara.co.id Via pesan WhatsApp, Rabu (22/07/2020).

Berawal dari informasi itu, Kasat Lantas langsung mengarahkan beberapa personil untuk mengawal kegiatan tersebut agar tidak adanya kemacetan di jalan raya.

“Makanya dari lalu lintas datang untuk memantau situasi lalu lintas supaya tidak terjadi kemacetan atau penumpukan kendaraan di lokasi kegiatan,” akunya.

Dirinya mengakui sangat banyak masyarakat mengikuti konvoi usai penjemputan.

“Mengingat informasi dari pihak intel masyarakat yang datang ke Kupal cukup banyak,” jelasnya.

Dirinya juga menjelaskan walaupun Maklumat Kapolri telah dicabut, namun terkait izin konvoi itu harus dikeluarkan dari Satuan Intelijen Polres Halsel.

“Kalau surat izin konvoi itu saya belum pernah buat pak, yang kami tahu itu yang ada hanya surat izin keramaian dan itu yang di keluarkan dari pihak intel,” paparnya.

Lanjutnya Zaein mengarahkan terkait izin keramaian atau konvoi silahkan tanyakan ke Satual Inteli sebab Satuan Lalulintas juga mendapatkan informasi kegiatan tersebut dari intelijen secara mendadak.

“Itu juga mendadak tadi saya dapat informasi, makanya saya perintahkan anggota kesana untuk memantau lalu lintas,” tutupnya. (Red/CN)

Bagian Dari Orang Bacan, Usman-Bassam Dipastikan Menang di Bumi Saruma

HALSEL, CN – Kendati tahapan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak tahun 2020 terbilang masih lama. Namun, klaim kemenangan dari masing-masing Komunitas di Kabupaten Halmahera Selatan sudah mulai ditunjukkan

Salah satunya komunitas Bacan yang menjadi target kemenangan semua Calon Bupati dan Wakil Bupati dalam setiap pertarungan Pilkada baik, Pemilihan Legislatif (Pileg), Bupati maupun Gubernur.

Diketahui “komunitas Bacan sendiri ada beberapa simpul yang dibentuk dengan dukungan yang berbeda-beda sebut saja, Bakais, Gemasuba, Kabamas dan yang lain nya. Namun, semua keluarga yang mendiami Kota Bacan itu tersebar ke semua simpul,” Hal ini disampaiak oleh Junaidi Abusama Rabu (22/07/2020).

Tokoh Muda Bacan dari keluarga Besar Abusama (Kabamas) yang juga Anggota DPRD Halsel dari partai PKB periode 2019-2024, Junaidi Abusama Juga mengatakan bahwa Pemilihan Bupati tahun 2020 ini semua komponen punya kepentingan yang sama termasuk komunitas Bacan dan peluangnya lebih besar ke pasangan Usman Sidik dan Hasan Ali Bassam Kasuba (Usman-Bassam).

Pasalnya, Kata Anggota DPRD dengan suara terbanyak itu, bahwa Istri H. Usman Sidik asli orang bacan dan sudah pasti ada keluarga dan kerabat beliau yang siap menangkan Usman-Bassam pada momen nanti khususx amasing dan sekitarnya. Jadi, simpul Bakais jangan asal mengklaim karena mereka bukan representasi semua orang Bacan.

Dan Anehnya, Kata Junaidi bahwa orang yang selalu mengklaim Basis ril memenangkan calon lain di luar dari Usman Basam setiap pencalonan di pileg juga tidak pernah terpilih dari periode ke periode pemilihan.

Itu sebabnya, Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 9 Desember 2020 mendatang orang Bacan sudah punya hak politik masing-masing.

“Jadi, Tidak perlu lagi saling klaim atas nama orang Bacan disaat momen Pilkada,” pungkasnya. (Red/CN)

Kerumunan Massa Warnai Penjemputan Petahana, Ketua Satgas Covid-19 Halsel Dinilai Langgar Aturan

HALSEL, CN – Ketua Gustu Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Bupati Bahrain Kasuba di dampingi Kepala Dinas Pendidikan Nurlela Muhammad (Istri) tiba di pelabuhan Kupal Saruma Kabupaten Halmahera Selatan dengan ratusan pendukung dan Tim pemenang.

Sementara itu, dari pantauan Media Cerminnusantara.co.id, Rabu (22/7/2020) kedatangan Ketua Gustu Halsel, Bahrain Kasuba di Pelabuhan Kupal Kecamatam Bacan Selatan, yang dihadiri Tim pemenang dan ratusan simpatisan pendukung Bakal calon Bupati Bahrain Kasuba banyak yang tak menggunakan Masker.

Selain Banyak yang tak menggunakan masker, terlihat masa Pendukung Balon Petahana itu berdesakan-desakan mendengar orasi politik yang juga Bupati Halsel itu. Padahal jika masyarakat bisa yang tidak menggunakan masker dan berkerumunan di pukul dan di berikan hukuman Push Up, bahkan ada pemilik rumah makan juga pernah di aniaya.

Saat sedang memantau, ada salah seorang warga yang menyesalkan Tim Satgas Covid-19 Halsel.

“Yang semestinya Pemimpin harus jadi contoh dan taat asas bukan kaya begini masa dalam kondisi New Normal tapi rambunya tidak di patuhi,” tegasnya.

Lanjutnya Pria yang juga di ketahui warga Kupal ini, “Rusak jika Calon Pemimpin Seperti ini, masyarakat kecil dipaksa untuk taat pada aturan, sementara pemimpin melanggar aturan, bagaimana mau lanjutkan, bolong kaapa e,” kesalnya. (Red/CN)