Hari Ke 3 Porprov, Halsel Terus Menambah Pundi Medali

Labuha, CN – Hingga hari ketiga pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (POPROV) III Maluku Utara, pada Senin (16/12/2019), Kontingen Halmahera Selatan terus menambah pundi medalinya.

Wakil Bupati Halmahera Selatan Iswan Hasjim saat memberi dukungan kepada Atlit Karate menuturkan, Di hari ketiga, Halsel bisa menambah medali lagi.
“Alhamdulillah, sampai hari ke 3 ini Halsel terus menambah medali,” ungkap Iswan.

Perolehan medali tersebut diantaranya 2 medali Emas dari Cabor Karate di kelas 60 Kg Komite Putra atas nama Sukardi M Ali dan Kelas 55 Kg putri persembahan Nurdiana Muhtar, 1 medali perak serta 3 perunggu dari Cabor Karate. lainnya dari Cabor Taekwondo  dengan raihan 4 Perak dan 6 Perunggu dan Pencak Silat 1 Perak kelas Ganda Putra Atas nama Muhammad Isra S Haya & Agil Sufriyanto siswa  SMK Muhammadiyah Bacan.

Iswan Hasjim mengatakan “Alhamdullilah, pada saat ini juga ada sekitar 2 cabor yang masuk di babak Final dihari berikutnya, diantaranya Pencak Silat dan Tenis Meja,” tuturnya

” Masih ada sekitar 4 hari kedepan, kontingen Halsel akan terus berjuang, demi  menambah pundi pundi medali,” tegasnya.

Diakhir laga Final Putra 60 kg Wakil Bupati langsung menyerahkan medali kepada para atlit peraih medali Emas, Perak, dan Perunggu. (Red)

Lomba Dayung Perahu, Meriahkan FPNS 2019

Labuha, CN – Semarak lomba dayung perahu meriahkan Festival Pesona Negeri Saruma (FPNS) 2019 yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Halmahera Selatan.

Lomba dayung perahu yang berlangsung di Kali Inggoi Desa Amasing Kota Kecamatan Bacan Selatan, diikuti oleh 16 tim. Senin, (16/19).

Bupati Halsel, H. Bahrian Kasuba membuka secara resmi Lomba Dayung tersebut, hadir pula Sekertaris Daerah Helmi Surya Botutihe, Para Pimpinan SKPD, Kepala Desa Amasing Kota, dan disaksikan oleh ratusan warga Desa Amasing Kota dan sekitarnya.

Pada kesempatan itu Bupati Halsel, H. Bahrain Kasuba dalam sambutannya berharap agar pelaksanaan Lomba Perahu ini dapat berjalan dengan baik.

” Kepada peserta agar bisa berkompetensi dayung dengan baik, “kata Bahrain.

Bupati juga berharap kepada masyarakat agar dapat berkomitmen untuk menyuarahkan Festival Pesona Negeri Saruma ini karena ini adalah hajatan bersama.

“Festival Pesona Negeri Saruma (FPNS) ini baru pertama kali dilaksanakan, yang dijadikan Festival tahunan,”ungkap Bupati.

Bupati juga menambahkan bahwa kedepannya Kali Inggoi ini akan ditata menjadi objek wisata, yang menghubungkan Kecamatan Bacan Timur dan Kecamatan Bacan. (Red)

Gunakan Pakian Adat Khas Togale, Bupati Ikut Festival Parade

LABUHA, CN – 20 Suku/etnis yang mendiami Pulau Bacan Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara (Malut), pada Minggu tadi, (15/19) mengikuti Festival yang ditandai dengan Parade di Kawasan Miniatur Jakarta, di Desa Towukona Kecamatan Bacan Selatan.

Parede ini dilaksanakan dalam rangka meramaikan Festival Pesona Negeri Saruma (FPNS) tahun 2019, yang diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah Halsel dan Generasi Pesona Indonesia (Genpi ) Halsel.

20 Entis tersebut diantaranya, Ternate, Tidore, Maluku, Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan, Makian, Kayoa, Ikatan Keluarga Jawa, Buton, Tobelo, Galela, Kerukunan Keluarga Sumatra Utara, Sula, Wakatobi, Sunda, Minang, Gorontalo, Bajo, Sanger, dan Madura.

Seluruh paguyuban hadir dengan mengunakan pakaian khas Daerahnya, sambil diiringi musik dan tarian-tarian khas mereka masing-masing.

Bupati Halsel H. Bahrain Kasuba yang didampingi Istri, Hj. Nurlela Muhammad, juga hadir dengan mengunakan pakian Adat Khas Suku Tobelo Galela.
Turut hadir juga Sekertaris Daerah Halsel Helmi Surya Botutihe dan Istri Lely Lihayati yang juga menggunakan Pakian Khas berwarna Unggu dari Suku Gorontalo. Terlihat juga hadir seluruh Pimpinan SKPD yang menggunakan Pakian adat Khas dari Daerah Mereka masing-masing.

Sebelum melepas para Festival Parade, Bupati Halmahera Selatan H. Bahrain Kasuba mengatakan bahwa Festival Pesona Negeri Saruma ini digelar agar seluruh Paguyuban yang ada di Halsel selalu dapat menjalin silaturahmi yang baik sesama etnis/suku.

“Festival Pesona Negeri Saruma ini akan digelar setiap tahun nantinya, sehingga semua Paguyuban dapat saling bersilahturahmi, “ungkap Bupati.

Bupati juga berharap 20 Paguyuban yang ada dibumi Saruma ini semuanya dapat saling menghormati dan selalu hidup rukun dan damai, untuk sama-sama membangun Kabupaten Halmahera Selatan yang lebih baik lagi kedepan.

“Mari kita selalu bergandeng tangan, untuk menjaga Halmahera Selatan agar lebih baik,”singkat Bupati.

Selanjutnya Bupati dan Istri, Sekertaris Daerah dan juga Istri dan seluruh pimpinan SKPD melakukan Parade yang diiringi oleh Marshing Band Pemda Halsel, yang diikuti oleh 20 etnis, dimulai dari depan Panggung Kebudayaan yang ada di Kawasan Miniatur Jakarta, dan kemudian mengililingi Monas dan Fenis di depan Miniatur Istana Negara.

Acarapun berlanjut didepan Istana Negara, dimana beberapa etnis/suku menampilkan tarian khas mareka masing-masing, diantaranya tarian Pajoge dari Suku Wakatobi, Tarian Panah dari Maluku, Tarian Cakalele dari Tobelo Galela, dan juga persembahan tarian dari dari Sanger. Pada kesempatan tersebut Bupati yang didampingi sang Istri tercinta juga ikut melakukan tarian-tarian tersebut, yang disaksikan ratusan Masyarakat Halsel dan dari luar Halsel.

Bupati dan rombongan kemudian melakukan kunjungan ke 20 Stand Paguyuban dan mencicipi Makanan Khas ke 20 etnis tersebut. (Red)

DPC APDESI Halsel gelar sosialisasi sadar Hukum

Labuha, CN- Pasca Pelantikan badan pengurus Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesi (Apdesi) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) pada Bulan lalu.

Kini Apdesi Halsel yang di Nahkodai Irham A. Hanafi membuktikan kinerja memimpin Apdesi Halsel dengan melakukan kegiatan Sadar Hukum yang menjadi program Apdesi Halsel yang sempat tertunda.

Kegiatan yang bertempat di taman budaya Canga Matau turut dihadiri, Bupati Kabupaten Halmahera Selatan Bahrain Kasuba yang juga Ketua Dewan Pembina Apdesi, Kepala Inspektorat Halsel Slamet AK, Kepala Kejaksaan Negeri Labuha (Kejari) Halsel Fajar Haryowimbuko, Kasat Reskrim IPTU Dwi Gustimur S.IK. Kanit Reskrim Tipikor Halsel, IPDA Wawan Lawanto SH. Kadis DPMD Halsel, Bustamin Soleman. Dan sejumlah kepala Desa se-Halmahera Selatan.

Kegiatan tersebut selanjutnya dibuka dengan sesi tanya jawab terkait dengan pengelolaan Anggaran Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) dan dihadirkannya para Narasumber dari Kejaksaan Negeri Labuha, Polres Halsel, Inspektorat dan Dinas DPMD Halsel.

Ketua APDESI Halsel Irham A Hanafi dalam sambutannya mengatakan,” Saya sebagai ketua Apdesi Halsel memberikan ucapan terimakasih kepada teman-teman Kades yang telah mensukseskan kegiatan sadar hukum ini,” Ungkap Irham.

Lanjut Irham, Kegiatan sadar hukum ini semata-mata untuk pembelajaran bagi kita semua (Kades) agar dalam pengelolaan anggaran Dana Desa ini benar-benar tepat sasaran,” Tutup Irham (Bur)

Perigati Hari Juang TNI AD Ke-74, Korem 152/Babullah Ziarah Di PMP Banau

Ternate, CN – Dalam rangka Hari Juang TNI AD Ke-74, Korem 152/Babullah menggelar ziarah di Taman Makam Pahlawan Banau, Ternate, Maluku Utara. Pada Senin, (16/12/2019)

Ziarah yang dipimpin oleh Danrem 152/Babullah Kolonel Inf Endro Satoto, S.I.P., M.M., serta dihadiri Para Dandim, Dansat/Kabalak dan Kasi/Pasi jajaran Korem 152/Babullah serta diikuti seluruh personel dan Ibu ibu Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 152 PD XVI/Ptm.

Dalam kesempatan tersebut dilaksanakan peletakan karangan bunga di tugu makam pahlawan dan tabur bunga di makam para pahlawan sebagai bentuk penghormatan atas jasa kepada bangsa dan Negara.

Setelah melaksanakan kegiatan ziarah, Danrem 152/Babullah menyampaikan bahwa kegiatan ini rutin dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Juang TNI AD dan merupakan bentuk penghormatan kami guna mengenang jasa para Pahlawan yang telah gugur dalam memperjuangkan kemerdekaan bangsa Indonesia.

“Bangsa yang besar adalah bangsa yang mampu menghargai jasa para pahlawan,” Tegasnya (Red)

Muspika Kecamatan Rundeng kecewa kepada pihak PT MSSB

Subulussalam – Rundeng, CN – Muspika Kecamatan Rundeng Kecewa kepada  pimpina PT MSSB yang tidak mengindahkan undangan dari pemerintah, senin 16/12/2019.

Camat Rundeng Irwan Faisal menyampikan dalam siaran pers “saya sangat kecewa atas ketidak hadiran pihak menejemen PT MSSB karena  jauh sebelum acara rapat tentang tindak lanjut konfelik sengketa  lahan yang ada di empat Desa ini kami dari pihak pemerintah  sudah lanyangkan undangan ke PT MSSB untuk membahas tentang tindak lanjut penyelesaian sengketa lahan masyarakat dengan pihak perusahaan.namu pada hari ini pihak PT MSSB tidak satu pun yang hadir. Memang secara pribadi tadi malam saya dikirim pesan melalui WhatsApp. Bahwa meneger  PT MSSB tidak hadir tapi itu secara pribadi bukan secara pemerintahan,” Ujarnya

Selain itu, Kepala desa Sepadan Elianto juga kesal “saya sangat kecewa kepada PT MSSB,  kami merasa tidak dihargai oleh pihak PT MSSB  kami sudah susah payah meredam  amarah masyarakat didesa malah mereka sepe sama kami.padahal acara rapat hari ini adalah untuk menidak lajuti rapat 17 oktober bulan lalu, didalam kesepakata itu pihak Perusahan berjanji dan memintak waktu selam tiga bulan untuk menyelesaikan  semua permasalahan konpeklik sengketa lahan yang ada di empat desa,” Katanya

“Berhubung tanggal yang di sepakati sudah berjalan dua bulan masyarakat sangatlah menungu nungu tagal penyelesaian itu, kami berharap kepada  pihak PT MSSB apa bila nanti  tanggal  yang di sepakit itu sudah sampek  maka janganlah lagi banyak alasan untuk menyelesaikannya,” Tambahnya

Meski begitu, Elianto  “Tanah kami didesa Sepadan adalah Tanah Transmigrasi yang dibuka tahun 1986 an sudah puluhan tahun kami milikki masak masuk pula  kedalam  HGU PT MSSB ini sangat aneh sedangkan PT MSSB Dibuka tahun 2008.tanah kami tidak bisa di ganti rugi tanah kami harus dikembalikan kemasyarakat saya,” Ungkapnya.(m*)