HALSEL, CN – Diduga kurang sehat, salah satu peserta atau calon Anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dari Kecamatan Bacan pingsan saat didalam ruangan.
Amatan Redaksi cerminnusantara.co.id, Calon Anggota PPK yang diketahui dari Kecamatan Bacan itu pingsan saat mengerjakan soal dan dan yang bersangkutan langsung digotong oleh staf KPU dan dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Labuha.
Anggota KPU Halsel, Rusna Ahmad ketika dikonfirmasi Redaksi cerminnusantara.co.id terkait kejadian tersebut dia mengatakan, peserta yang pingsan itu diketahui bernama Aisyah Husen asal dari Desa Indomut dan mengikuti seleksi PPK dari Kecamatan.
“Mungkin dia kurang sehat dan karena mungkin tekanan makanya drop akhirnya pingsan,” Cetus Rusna (Red)
SURAKARTA, CN – Lanud Smo. Komandan Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan dan Latihan TNI Angkatan Udara (Dankodiklatau) Marsekal Muda TNI Tatang Harlyansah, S.E., M.M., mengucapkan selamat atas keberhasilan siswa untuk mengikuti pendidikan di Skadron Pendidikan 403 Lanud Adi Soemarmo selama lima bulan kedepan. Demikian ujar Dankodiklatau pada upacara pembukaan Pendidikan Sekolah Pertama Bintara Prajurit Karier (Semaba PK) TNI AU Angkatan ke-45, di Lapangan Dirgantara Lanud Adi Soemarmo. Minggu (02/02/2020).
Dalam sambutanya Komandan Kodiklatau menyampaikan bahwa pendidikan pertama prajurit berpangkat bintara pada hakekatnya merupakan investasi sebagai salah satu upaya organisasi dalam mencetak sumber daya manusia TNI Angkatan Udara yang handal dan profesional. Melalui pendidikan ini diharapkan dapat menghasilkan sekaligus mencetak prajurit TNI Angkatan Udara yang dapat menjawab tantangan tugas dimasa mendatang.
“Mulai saat ini, kalian telah memasuki kehidupan militer, sehingga kalian akan ditempa, digembleng dan dididik sesuai program pendidikan yang telah disiapkan guna merubah sikap mental menjadi seorang prajurit TNI yang berbeda dari sikap sebelumnya,” Tegas Dankodiklatau.
Lebih lanjut Dankodiklatau mengharapkan agar kalian segera menyesuaikan diri dengan lingkungan pendidikan militer yang serba tertib, teratur dan disiplin, siapkan mental dan fisik kalian, agar dapat melaksanakan pendidikan yang telah diprogramkan serta untuk mencapai hasil didik yang berkualitas serta memiliki sikap profesional, militan, dan inovatif.
Hadir pada upacara tersebut Komandan Lanud Adi Soemarmo Kolonel Pnb Adrian P. Damanik, S.T., M.M., Komandan Depohar 50 Kolonel Lek Budi R. Leman, para pejabat Lanud Adi Soemarmo dan Depohar 50.
Pendidikan Semaba PK TNI AU Angkatan ke-45 akan dilaksanakan selama lima bulan, diikuti sebanyak 324 siswa, untuk pendidikan Semaba PK TNI AU akan dilaksanakan di Skadik 403 Lanud Adi Soemarmo Surakarta.
Sesusai upacara pembukaan dilanjutkan dengan tradisi pemotongan rambut dan penyiraman air bunga oleh Dankodiklatau kepada perwakilan siswa diikuti pejabat yang hadir dan selanjutnya penyiraman masal kepada prajurit siswa, serta tradisi cinta tanah dengan mencium bendera merah putih.
Keterangan gambar: Komandan Kodiklatau Marsda TNI Tatang Harlyansah, S.E., M.M saat melaksanakan tradisi pemotongan rambut dan penyiraman air bunga secara simbolis menandai dimulainya pendidikan semaba PK TNI AU Angkatan 45. (Red/CN)
Oleh: Hardin Hi. Idris Bekerja Sebagai Reporter Media online cerminnusantara.co.id
Namanya Na, Na adalah nama panggilan khusus dari ku untuknya. Dia adalah setangkai mawar yang sedang merekah di relung jiwaku. Begitu indah, mekar berseri dengan segala kesempurnaanya. Wajahnya tak akan pernah beranjak dari ingatku, selalu menghiasi hari-hariku. Na gadis yang baik. Tuturnya lembut, melengkapi paras elok laksana purnama. Tingkahnya yang gemulai seakan menegaskan bahwa ia tetaplah makhluk yang membutuhkan orang yang bisa melindunginya. Di balik wajah ayunya, terdapat jiwa humoris dan sedikit manja. Dia sedikit pemalu terhadap orang yang baru dikenalnya. Tapi tidak demikian denganku. Na tetaplah Na. Tapi bagaimanapun juga, aku tak akan pernah membiarkan mawarku layu, apalagi sampai diambil orang.
Hampir setahun kami tak pernah bersua, karena sedang mempunyai kesibukan masing-masing. Na kuliah di Bacan, sama seperti saya yang saat ini berada di Bacan. Jika ingin melepas rindu, kita hanya chatting-an melalui aplikasi Massenger. Begitu jarang kita melakukan Telepon Video (Video call). Beruntung, aku dan Na hidup di zaman teknologi. Tidak dibayangkan, jika kami pacaran di zaman orang tua kita dulu. Pasti aku sudah mati tertikam rindu. Dulu, Segala sesuatunya serba kesulitan. Termasuk melampiaskan rindu. Hanya bisa melalui surat. Itu pun kalau suratnya sampai ke tujuannya. Tapi sekarang berbeda, zaman sudah semakin maju. Kita dengan mudah memadu rindu. Dan…Na tak pernah lekang dari ingatanku. Selalu berseliweran dalam benak. Ahh.. dasar Na. Begitu pandainya ia membuatku merindu. Andai saja rindu itu dibayar, mungkin aku sudah menjadi orang terkaya di dunia. Apapun akan aku lakukan demi Na, mawarku yang selalu tersenyum dengan teramat manisnya.
“Bolehkah aku mengadu tentang rindu? Mengikis sebagian jiwa yang masih terpendam. Tolong. Pertemukanlah aku dengan sang pemilik aksara-aksara rindu. Merakit sebuah perahu. Terjun bebas menuju sebuah palung. Menyelam dan berenang. Menuju tepi pantai, lalu menata kembali kehidupan.”
Sekarang sudah liburan semester. Saat yang paling aku tunggu. Saatnya aku harus bertemu Na. Rinduku selama ini akan terlampiaskan. Sekalipun hanya melihatnya tersenyum. Awal aku mendengar liburan semester. Ruang dadaku berontak., tak sabar ingin bersua dengannya. Jarak dari Komplek rumah ku ke rumahnya tidak begitu jauh. Dan sekalipun orang tuanya begitu benci sama aku, tapi saya tak lagi pikirkan. Yang penting saya segera bersua sang dambaan hati.
“Jarak hanya pemisah dua raga. Bukan dua rasa.” “Rindu itu tercipta untuk menjadi pelengkap dalam setia.”
Bayangan Na masih menjajah asaku. Fikiranku berkecamuk. Lagi-lagi Na yang terlintas dalam benakku. Aku bertanya dalam hati. Apakah Na masih menaruh rasa padaku? Atau jangan-jangan dia sudah berpaling ke lain hati? Pertanyaan itu terus menggerogotiku. Ah, sudahlah. Aku sudah lama mengenalnya. Melalui perjalanam cinta yang begitu banyak hambatan yang kami lewati. Aku percaya. Dia gadis yang baik. Tak akan semudah itu dia berbagi rasa pada yang lain. Dan… Malam ini, mawarku kembali hadir di sepertiga malamku. Merekah dengan kesempurnaannya, mengajakku terbang ke alam mimpi.
Hari ini, aku mempunyai waktu istrahat yang hanya tiduran saja di rumah, namun bayangan Na yang tetap melekat di kepala. Maklum, aku sedang memikul rindu. Ingin segera bersua dengan mawarku. Tiduran ku seakan mendorong sukmaku untuk terus merindu. Andai saja rindu itu seperti hujan, maka bumi pasti sudah tenggelam karenaku.
Aku dan Na awalnya berkenalan melalui via-telepon seluler. Dalam waktu dekat, siangnya saling komunikasi, malam tiba kami bertemu di dekat kompleks rumahnya tepat di jalan raya dekat pantai dan Alhamdulillah dari Tahun 2017 hingga memasuki Tahun 2020 hubungan ini masih berjalan sesuai rencana yang kami inginkan selama ini dan semoga saja Tuhan berkendak dan melihat.
“Perekenalan kami pada sebuah pertemuan yang menjamu hingga diujung kematian.”
JAKARTA, CN – Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa menerima penganugerahan Medali The Legion of Merit, degree of Commander, dari Pemerintah Amerika Serikat (ditanda tangani oleh Menteri Pertahanan AS). Medali Kehormatan tersebut disematkan secara langsung oleh Jenderal James C. Mc Conville, Kasad AS, pada Upacara Resmi Penyambutan di Whipple Field, Arlington, Amerika Serikat pada, (30/01/2020).
Dalam sertifikat Medali The Legion of Merit, degree of Commander disebutkan bahwa dalam masa jabatannya sebagai Kasad, Jenderal TNI Andika Perkasa telah memberikan jpengabdian yang luar biasa dan memperkuat hubungan kedua Angkatan Darat, sehingga memberikan kontribusi positif bagi stabilitas keamanan kawasan Indo Pasifik.
Demikian pula atas inisiatif Jenderal TNI Andika Perkasa telah dimulai pertukaran latihan satuan pada bulan November 2019 dan pengiriman satuan TNI AD yang lebih besar untuk berlatih di Joint Readiness Training Center (JRTC) Fort Polk, Louisiana, Amerika Serikat pada bulan November 2020. Beliau juga memberikan dukungan bagi penguatan kerja sama satuan Helikopter Apache, Skuadron 11/Serbu Penerbad dengan US Army 16 Combat Aviation Brigade.Pada akhirnya, upaya dan inisiatif di atas telah menjadikan hubungan kedua Angkatan Darat semakin erat, baik pada tingkat individu maupun satuan.
Medali The Legion of Merit dianugerahkan dalam empat Mtingkatan (degree): Chief Commander degree, Commander degree, Officer degree dan Legionnaire degree. (Red)
HALSEL, CN – Menjelang kongres Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia, yang nantinya di gelar oleh Pngurus Besar (PB) PMII di Balikpapan Kalimantan Timur pada April pekan, tak ketinggalan dua kader PMII Malut kini telah nyatakan sikap ikut bertarung di Bursa Pemilihan Ketua Umum PB PMII yakni, Bahrun Mustafa dan Muhlis Usman.
Hal itu, sudah menjadi perbincangan hingga memunculkan suhu hangat di internal PMII Maluku Utara (Malut) di karenakan kedua kader tersebut berbarengan ikut merebut kursih Ketua Umum PB PMII.
keduanya memiliki pengalaman berorganisasi dan Rekam jejak yang baik. tak ragu dengan kualitas dan kapasitas mereka sehingga, tidak menutup kemungkinan jika keduanya ikut menyertakan diri sebagai calon Ketua Umum di kongres PMII pada April mendatang.
Bahrun mustafa, kepada media ini minggu (01/02/2020) Mengatakan, dirinya sudah memiliki kesiapan untuk ikut bertarung di bursa Pemilihan Metua Umum PB PMII Organisasi bersimbol 9 bintang itu. baik dari mental, pengetahuan, maupun kelengkapan administrasi.
“Apalagi Ketua Umum PB PMII pernah di jabat salah satu putra terbaik asal Malut Almarhum M. Ikbal Assagaf, tentunya Spirit perjuangan ini tidak harus fakum dan terus mengalir dalam diri kader-kader pergerakan sebagai warga Nahdiin,” Jelas Bahrun
Lanjut Bahrun, Di karenakan organisasi ini merupakan tanggung jawab kita bersama, dalam Membumikan Islam Ahlu Sunnah Waljama’ah (Aswaja) Serta ikut melegitimasi perjuangan Baik pada aspek-aspek ketimpangan ekonomi, sosial, maupun politik.
“Pasalnya, dalam waktu dekat ini akan melakukan silaturahmi dengan Warga 9 bintang tepat di Jona III, Sulawesi, Maluku, dan Papua. Sebagai bentuk memperkuat Lintas komunikasi, sekaligus meminta dukungan terhadap Cabang-Cabang dan PKC,” Ungkap Bahrun Putra Halsel itu
Bahrun menambahkan, selain itu dirinya juga akan bersilaturahim dengan Cbang-cabang dan PKC Jona III Sulawesi.
“Sehari dua saya akan bersilaturahim dengan cabang-cabang dan PKC Jona III sulawesi, Maluku, dan Papua. untuk meminta dukungan sebagai bakal calon Ketua Umum.” Tutupnya
Sementara itu, Muhlis Usman ketika di konfirmasi via Whatssap, dirinya menbenarkan turut ikut Sebagai bakal calon Ketua Umum.
“Pasalnya, telah di Lakukan Rapat internal Badan Pengurus Harian (BPH) PMII Cabang Halsel bahwa saya di persiapkan sebagai calon Ketua Umum PB PMII,” Pungkasya
Sekedar di ketahui Bahrun Mustafa Lahir di Kecamatan Botang Lomang Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel).
awal Ver PMII di Tahun 2013, Pernah menjabat sebagai Ketua Bem FKIP Unkhair ternate 2014-2015. Ketua Rayon PMII FKIP 2014-2015.
Ketua Cabang PMII Ternate 2017-2018 Sekaligus Kader PKN Angkatan IV PB PMII.
Sementara, Muhlis Usman Lahir di Sulawesi Tengah Kabupaten Banggai. BerPMII pada Tahun 2013, pernah menjabat sebagai Ketua Kaderisasi PMII STP Labuha 2014-2015. Sekum cabang PMII Halsel 2019-2020. Dan juga ketua cabang aktif PMII Halsel 2019-2020. (AndreCN)
HALSEL, CN – Muhlis Usman lahir di Tanah Sulawesi Tengah Kabupaten Banggai Laut, namun orang tuanya berasal dari Sulawesi Selatan Kabupaten Bone. Kepada cerminnusantara.co.id Minggu, (01/02/2020) Muhlis Usman menceritakan awal BerPMII di Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara (Malut).
“Sejak Tahun 2013 lalu hingga sekarang. Sepak terjang saya di PMII sebelum menjadi Ketua Umum PMII periode 2019-2020. Pada Tahun 2013-2014 saya sebagai anggota aktif Ketua Kaderisasi Komisariat Sekolah Tinggi Pertanian (STP) Labuha, 2014-2016 sebagai Ketua Kaderisasi Cabang PMII Halsel, 2017-2018 sebagai Sekretaris Cabang PMII Halsel, dan walaupun saat itu tidak berada di tempat Konfercab PMII, namun di Tahun 2019-2020 saya terpilih sebagai Ketua Umum Cabang PMII Halsel,” Jelas Muhlis
Tentu ini menjadi perhatian para kader-kader PMII Malut, yang melihat pemimpin bukan pada tingkat sruktural, tapi dilihat dari segi kapasitas dan kemampuan dia sebagai Ketua Umum PC PMII Halsel.
Meski begitu, Muhlis Usman menyatakan sikap bertarung pada Kongres Pengurus Besar (PB) PMII Masa Khidmat 2020-2022.
“Hal ini berdasarkan Rapat Pleno BPH Cabang PMII Halmahera Selatan pada Sabtu malam 1 Februari 2019, pukul 11:25 WIT bertempat di Sekretariat PMII Halmahera Selatan,” Jelasnya lagi
Selain itu, Muhlis Usman juga sudah dibahas dalam Rapat Badan Pengurus Harian PKC PMII Maluku Utara untuk mengeluarkan Surat Keputusan Instruksi dari seluruh Cabang PMII Maluku Utara, ditambah lagi dukungan para Senator Ikatan Alumni (IKA) PMII Halsel.
Lebih Lanjut, Muhlis mengaku dirinya tidak terbayangkan kalau dia di dukung penuh oleh PKC PMII Malut dari 5 Cabang Defenitif serta 1 Cabang Persiapan.
Hal ini membuat Muhlis Usman berikhtiar serta ucapan terimaksi kepada PKC dan PC PMII Se-Maluku Utara yang punya itikad besar untuk mendorong dia bertarung.
Dia menambahkan, adanya dorongan spiritual untuk melanjutkan Tongkat Stafet Ketua Umum PB PMII yakni M. Iqbal Assegaf Massa Khidmat 1998-1999.
“Saya berharap semoga langkah ini membangun PMII dari Timur menuju PMII yang lebih baik,” Harap Muhlis
Sementara itu, salah satu Pengurus PKC Malut, saat dikonfirmasi membenarkan bahwa Muhlis Usman di persiapkan untuk bertaruang di PB PMII pada Kongres mendatang.
“Iya benar kami mempersiapkan dia untuk bertarung di PB PMII pada Kongres nanti,” Singkatnya (Red)