Polres Jakbar Kejar Sindikat Pencurian Rumah Kosong di Kebon Jeruk, Korban Alami Kerugian Hingga Rp 800 Juta

Jakarta Barat, CN – Sebuah rumah mewah di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, dibobol oleh sindikat pelaku pencurian Rumah Kosong (rumsong), Jumat, 6 Juni 2025.

Korban mengalami kerugian hingga Rp 800 juta dalam bentuk uang tunai dan perhiasan.

Wakasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Raden Dwi Kennardi Dewanto Prathista, menyampaikan bahwa setelah laporan diterima, tim langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan berhasil menemukan sejumlah petunjuk yang mengarah pada pelaku.

“Pelaku diduga lebih dari dua orang. Mereka sudah memprofiling lingkungan dan menyasar rumah kosong yang ditinggal pemiliknya,” ujar Kompol Kenn, Senin, 30/6/2025

Barang yang digasak pelaku meliputi brankas berisi uang dan perhiasan emas. Dari hasil penyelidikan, pelaku diketahui merupakan bagian dari sindikat spesialis rumsong yang telah beraksi di sejumlah lokasi.

“Saat ini identitas pelaku telah kami kantongi dan sedang dalam proses pengejaran,” lanjutnya. (Hardin CN)

Wartawan Boikot Kunjungan Gubernur Malut di Halsel, Diduga Pers Diperlakukan Seperti Musuh

HALSEL, CN — Dunia jurnalistik di Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut), menggelegar. Puluhan wartawan dari berbagai media secara kompak memboikot seluruh pemberitaan terkait kunjungan Gubernur Malut, Sherly Tjoanda Laos, yang berlangsung Senin, 30 Juni 2025. Aksi ini bukan tanpa alasan, pers merasa dilecehkan dan dihalangi secara kasar saat menjalankan tugasnya.

Dalam video yang kini beredar luas, tampak jelas aparat yang diduga oknum TNI bersama Ajudan Gubernur Malut mengusir dan melarang wartawan mendekat, bahkan mengambil gambar. Perlakuan tersebut dianggap sebagai bentuk intimidasi yang mencederai kemerdekaan pers. Seperti halnya pers diperlakukan seperti musuh.

Sekretaris PWI Halsel, Nandar Jabid, menyuarakan kemarahan.

“Ini bukan sekadar penghalangan, ini penghinaan terhadap profesi kami. Kami hadir resmi untuk meliput, tapi justru diperlakukan seolah-olah kami ancaman. Ini jelas pelecehan dan tidak bisa ditoleransi!,” tegas Nandar, penuh amarah.

Ia menegaskan, boikot ini adalah bentuk perlawanan tegas terhadap segala bentuk represi terhadap pers.

“Jika aparat dan Ajudan Gubernur tak mampu memahami peran pers dalam demokrasi, maka kami tak perlu memberi ruang pemberitaan untuk mereka,” ujarnya.

Akibat insiden itu, seluruh jurnalis langsung menarik diri dari lokasi kunjungan dan menyatakan tak akan memuat satu pun berita terkait agenda Gubernur Sherly. Boikot ini bukan sekadar aksi diam, melainkan peringatan keras. Pers bukan alat kekuasaan, melainkan tiang demokrasi.

Para jurnalis menilai, tindakan pengusiran tersebut merupakan pelanggaran serius terhadap Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, yang menjamin kemerdekaan dan independensi pers dari segala bentuk intervensi.

Hingga berita ini ditayangkan, pihak Pemerintah Provinsi (Pemrov) Malut maupun institusi TNI belum mengeluarkan klarifikasi resmi atas insiden yang mencoreng wajah demokrasi itu. (Hardin CN)

Jelang Hari Bhayangkara ke-79, 56 Personil Polres Metro Jakarta Barat Naik Pangkat

Jakarta Barat, CN – Menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-79, sebanyak 56 personil Polres Metro Jakarta Barat, menerima kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi dari sebelumnya.

Upacara kenaikan pangkat ini digelar khidmat pada Senin, 30 Juni 2025, bertempat di halaman Polres Metro Jakarta Barat, dipimpin langsung oleh Kapolres Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi, S.Sos., S.I.K., M.H.

Adapun personel yang naik pangkat terdiri dari, 3 Perwira Menengah (Pamen), 3 Perwira Pertama (Pama) dan 50 Bintara

Dalam sambutannya, Kapolres Kombes Pol Twedi menyampaikan bahwa kenaikan pangkat merupakan bentuk kepercayaan dan penghargaan institusi atas dedikasi, loyalitas, serta kinerja para personel.

“Kenaikan pangkat ini adalah bentuk penghargaan institusi atas kerja keras saudara. Tapi ini juga menjadi amanah dan tanggung jawab yang harus dijaga serta ditingkatkan,” tegas Kapolres.

Usai upacara, prosesi dilanjutkan dengan tradisi siraman, ungkapan sujud syukur serta pemotongan tumpeng yang secara simbolis diberikan kepada anggota dengan NRP tertua di antara yang naik pangkat.

Suasana penuh kebanggaan dan kekeluargaan mewarnai acara ini.

Para personel yang naik pangkat turut didampingi oleh keluarga, sebagai wujud syukur atas pencapaian dan pengabdian mereka kepada institusi dan masyarakat.

Kapolres juga berharap, momentum ini menjadi semangat baru bagi seluruh personel Polres Metro Jakarta Barat dalam memberikan pelayanan terbaik dan menjaga keamanan di wilayah hukum Polres Metro Jakarta Barat. (Hardin CN)

Koperasi Desa Merah Putih Siap Maju dengan Pinjaman Usaha Mulai 1 Juli

JAKARTA, CN – Mulai 1 Juli 2025, Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes Merah Putih) resmi dapat mengakses pinjaman modal usaha dari Bank-bank yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). Inisiatif ini menjadi tonggak penting dalam mendorong kemandirian ekonomi Desa di seluruh Indonesia.

Dilansir Krusial.com, Kamis (26/6), Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menegaskan bahwa plafon pinjaman kini telah tersedia untuk dimanfaatkan koperasi dalam pengembangan usaha. Namun, proses pengajuan tetap harus memenuhi syarat dan ketentuan agar penyaluran dana berjalan tepat sasaran dan profesional.

Apa Itu Koperasi Desa Merah Putih?

Koperasi Desa Merah Putih merupakan badan usaha Desa yang dibentuk untuk mengelola kebutuhan dasar masyarakat, seperti distribusi sembako, LPG, hingga pupuk. Hingga kini, lebih dari 80.000 unit telah terbentuk, dan sekitar 65.000 di antaranya telah berbadan hukum. Hal ini mencerminkan komitmen desa dalam membangun kemandirian dan daya saing ekonomi lokal.

Fasilitas pinjaman ini tidak bersifat hibah, melainkan kredit produktif yang ditujukan untuk usaha koperasi seperti agen sembako, pangkalan gas, gerai pupuk, hingga layanan logistik dan kesehatan desa. Tujuannya adalah meningkatkan kapasitas koperasi agar lebih tangguh, mandiri dan berkelanjutan.

Kapan dan Bagaimana Pinjaman Bisa Diajukan?

Pinjaman dapat diajukan mulai 1 Juli 2025. Pemerintah mendorong koperasi untuk segera mempersiapkan diri, menyusun proposal usaha yang kuat dan melengkapi dokumen yang diperlukan.

Syarat dan Ketentuan Pengajuan Pinjaman.

Berikut adalah ketentuan utama pengajuan pinjaman Kopdes Merah Putih ke Bank Himbara:

  • Proposal Usaha Jelas dan Terukur: Harus memuat jenis usaha, seperti pangkalan gas elpiji, sembako, gerai pupuk, layanan logistik POS, gudang, apotek atau klinik.
  • Rencana Penggunaan Dana: Dijelaskan secara rinci dan realistis untuk menjamin kelangsungan usaha koperasi.
  • Minimal Enam Gerai: Koperasi wajib memiliki sedikitnya enam unit usaha aktif sebagai syarat pengajuan.
  • Plafon Pinjaman: Maksimal sebesar Rp 3 miliar per koperasi, menyesuaikan dengan kapasitas dan kebutuhan usaha.
  • Kewajiban Pengembalian Dana: Pinjaman harus dilunasi setelah usaha mencapai titik balik modal.
  • Verifikasi Bank Himbara: Proposal dan rencana usaha akan dievaluasi sebelum dana dicairkan.
  • Manajemen Profesional dan Transparan: Pengelolaan koperasi harus memenuhi standar tata kelola yang baik.
  • Status Badan Hukum: Koperasi berbadan hukum akan mendapat prioritas.

Kebijakan ini dirancang untuk memastikan setiap pinjaman dikelola secara bijak dan produktif, demi meningkatkan kesejahteraan Desa dan memperkuat fondasi ekonomi akar rumput bangsa. (Hardin CN)

Satgas Yonif 642/Kps Laksanakan Pelayanan Kesehatan di Kampung Kiruru

Kaimana, CN – Satgas Pamtas Kewilayahan Yonif 642/ kps, Pos Teluk Etna melaksanakan kegiatan pelayanan kesehatan di kampung Kiruru, Distrik Teluk Etna, Kabupaten Kaimana, Provinsi Papua Barat, Senin (30/6/2025).

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka untuk membantu tugas Puskesmas untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang ada di wilayah terpencil di distrik Teluk Etna yang sangat susah akibat jalur transportasi yang hanya dapat dilaksanakan melalui jalur laut.

Personil pos Teluk Etna, melaksanakan kegiatan pelayanan kesehatan bagi masyarakat, agar masyarakat dapat berobat tanpa harus berangkat ke kota yang jaraknya sangat jauh. Masyarakat juga berharap agar kegiatan pelayanan kesehatan di kampung Kiruru distrik Teluk Etna dapat selalu terlaksana. (Hardin CN)

PDAM Halsel Bangun Harapan di Tengah Derasnya Hujan

HALSEL, CN – Di tengah riak air yang menggenang usai banjir, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut), tak henti menabur ikhtiar. Langkah demi langkah diperkuat untuk memulihkan sistem sumber air bersih, demi harapan yang tetap mengalir di setiap rumah warga.

Musim hujan yang datang membawa ujian, menghambat pelayanan air bersih ke sejumlah wilayah. Namun, semangat perbaikan tak pernah surut. Direktur PDAM Halsel, Soleman Bobote, menyampaikan bahwa kini pihaknya tengah membangun jalur pipa baru di kawasan sumber air utama.

“Setiap kali banjir melanda, lumpur, batu dan kayu kerap menutup mata aliran. Maka, sebagai ikhtiar teknis, kami menambah satu jalur pipa penyaringan air sebagai jalur alternatif, agar suplai air tetap mengalir seperti biasa,” ujarnya, Sabtu (28/6/2025).

Penambahan jalur ini tak sekadar teknis. Ini adalah bagian dari strategi jangka panjang PDAM dalam menapaki cuaca yang semakin tak menentu, serta membangun sistem yang lebih tangguh menghadapi iklim yang berubah.

“Kami berkomitmen menuntaskan setiap gangguan, membenahi infrastruktur dengan sistem yang lebih kokoh dan lentur. Harapannya, pelanggan tak lagi merasa cemas, meski hujan besar kembali datang,” tambahnya.

Langkah ini, menurutnya, menjadi wujud nyata kesungguhan PDAM Halsel untuk terus berbenah. Sebab, air bersih bukan sekadar layanan, tapi ia adalah nadi kehidupan.

“Selama proses perbaikan berlangsung, kami akan memastikan distribusi air tetap berjalan. Bahkan kami akan membangun sistem yang lebih kuat, agar ketika langit kembali muram, warga tetap tenang,” pungkasnya dengan harap.

(Hardin CN)