Peduli Korban Kebakaran Duri Utara, Polsek Tambora Dirikan Posko Pelayanan Surat Kehilangan

Jakarta Barat, CN – Musibah kebakaran kembali melanda kawasan padat penduduk di Jalan Duri Utara II, Kelurahan Duri Utara, Tambora, Jakarta Barat, pada Senin pagi, 21 Juli 2025 sekitar pukul 08.35 WIB.

Api yang cepat menjalar menghanguskan sedikitnya 70 rumah tinggal di RT 05, 11, 12, 13, dan 14/RW 02.

Duka dan kepanikan mewarnai suasana di lokasi.

Polsek Tambora Polres Metro Jakarta Barat langsung bergerak cepat dengan mendirikan Posko Pelayanan Bencana Kebakaran bagi warga yang terdampak.

Kapolsek Tambora Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Muhammad Kukuh Islami, menjelaskan bahwa posko ini bertujuan memberikan kemudahan bagi warga dalam mengurus surat-surat penting yang hilang akibat kebakaran, seperti SIM, KTP, akta kelahiran, ijazah, hingga buku nikah.

“Masyarakat bisa langsung mengurus kebutuhan administratif di Balai Warga RW 02, Jl. Duri Utara II, tempat posko kami dirikan,” jelas Kompol Kukuh.

Langkah cepat dan humanis ini menjadi bentuk hadirnya Polri bukan hanya sebagai penegak hukum, tapi juga sebagai mitra dan sahabat masyarakat di saat mereka menghadapi musibah.

Posko ini akan terus siaga hingga seluruh warga terdampak tertangani dan mendapatkan pelayanan terbaik.

Polsek Tambora juga terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk membantu pemulihan pasca kebakaran. (Hardin CN)

Satgas Yonif 642/Kps Bagikan Sembako ke Warga Kampung Mesna

Teluk Bintuni, CN – Personel Satgas Yonif 642/Kps Pos Mesna yang dipimpin oleh Sersan Dua Edwar Perdino Boro melaksanakan kegiatan berbagi sembako secara langsung dari rumah ke rumah di Kampung Mesna, Distrik Moskona Timur, Kabupaten Teluk Bintuni, Provinsi Papua Barat, pada Senin (21/7/2025).

“Setiap kebaikan yang kita berikan, sekecil apa pun, akan membawa dampak besar bagi orang lain. Berbagi sembako adalah investasi akhirat yang pahalanya tak akan pernah putus. Mari bersama-sama menebar manfaat dan kebaikan untuk sesama,” ujar Sertu Edwar.

Kegiatan ini tidak hanya bermakna dalam sisi materi, tetapi juga sebagai wujud kepedulian dan kasih sayang terhadap masyarakat. Setiap uluran tangan, sekecil apa pun, memiliki arti yang sangat besar bagi penerimanya.

Warga Kampung Mesna menyampaikan rasa terima kasih atas kepedulian Satgas Yonif 642/Kps. “Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas bantuan sembako yang diberikan. Kehadiran TNI di tengah kami sangat membantu,” ungkap salah satu warga. (Hardin CN)

Menkop Tinjau Persiapan Peluncuran 80 Ribu Kopdes/Kel Merah Putih, Presiden Prabowo Dijadwalkan Resmikan

JAKARTA, CN — Menteri Koperasi dan UKM (Menkop) Budi Arie Setiadi meninjau langsung dan melakukan gladi bersih menjelang acara peluncuran 80 ribu lebih Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih. Acara ini akan digelar di Desa Bentangan, Wonosari, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, dan dijadwalkan diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto pada Senin (21/7/2025).

“Persiapan sudah mendekati 100 persen dan saya berharap besok acara bisa terselenggara dengan baik,” ujar Budi Arie dalam keterangan resminya, Minggu (20/7/2025), dikutip dari detikFinance.

Budi Arie menjelaskan, peresmian ini akan diikuti secara daring oleh seluruh wilayah Indonesia melalui koneksi Zoom, yang menghubungkan 80 ribu lebih Kopdes/Kel Merah Putih di 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota.

Data terbaru menunjukkan bahwa sebanyak 81.140 unit Kopdes/Kel Merah Putih telah terbentuk di seluruh Indonesia. Dari jumlah itu, 80.048 unit sudah berbadan hukum. “Artinya, Kopdes/Kel Merah Putih sudah siap beroperasi,” tegas Budi Arie.

Ia mengatakan, masyarakat di berbagai daerah sudah menantikan kehadiran Kopdes/Kel Merah Putih karena manfaatnya akan langsung dirasakan. Kementerian juga akan memperkuat sistem digitalisasi koperasi dan menghadirkan manajer-manajer koperasi yang dapat berperan sebagai inkubator startup.

“Kopdes ini kan sebuah startup,” ujarnya.

Dalam tahap awal, Kemenkop akan fokus pada capacity building, yaitu peningkatan kapasitas sumber daya manusia koperasi, mulai dari pengelola, pengawas, hingga pengurus. Di samping itu, pengawasan koperasi akan diperkuat melalui sistem partisipatif berbasis masyarakat atau public control.

“Tidak kalah penting, kita akan melakukan konsolidasi jaringan koperasi secara nasional. Banyak potensi di daerah yang bisa kita sinergikan lewat Kopdes Merah Putih,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Budi Arie juga memperkenalkan Bus Kopdes/Kel Merah Putih, sebuah kendaraan digitalisasi yang dirancang untuk menyebarluaskan informasi dan keberadaan koperasi. Bus ini juga akan menjadi sarana podcast keliling ke desa-desa.

“Itu bus mobile ke desa-desa dan diperuntukkan bagi para kepala desa untuk memberikan informasi atas manfaat dari keberadaan Kopdes/Kel Merah Putih,” tutup Budi Arie. (Hardin CN)

(Sumber: detikFinance)

TNI dan Warga Gotong Royong Bersihkan Kantor Distrik Moskona Barat

Teluk Bintuni, CN – Untuk mempererat hubungan antara personel TNI dan masyarakat, Pos Meyerga Satgas Yonif 642/Kps menggelar kegiatan Karya Bakti di halaman Kantor Distrik Moskona Barat, Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat, Sabtu (19/7/2025).

Kegiatan ini melibatkan anggota Pos Meyerga bersama aparat distrik dan warga setempat yang bahu-membahu membersihkan lingkungan sekitar kantor distrik. Selain menumbuhkan kepedulian terhadap kebersihan, kegiatan ini juga bertujuan memperkuat sinergi antara TNI dan masyarakat.

Danpos Meyerga, Lettu Inf Deka Suryanto, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kehadiran TNI di tengah masyarakat.

“Saya mengapresiasi antusiasme warga yang penuh semangat bergotong royong,” ujarnya.

Kegiatan berlangsung dalam suasana kekeluargaan dan menjadi bukti bahwa kolaborasi TNI dan masyarakat mampu membawa dampak positif bagi lingkungan. (Hardin CN)

Suara dari Tidore, Ridwan Moh Yamin Ungkap Keliruan Wacana DOB Sofifi

TIDORE, CN – Gubernur Provinsi Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos, telah menyatakan dukungan penuh terhadap pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Kota Sofifi. Seruannya menggema ke seluruh Maluku Utara. Namun di tengah euforia itu, ada suara berbeda muncul. Suara yang tidak ikut arus, tapi berdiri tegak di atas landasan hukum dan logika rakyat.

Ia adalah Ridwan Moh Yamin, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tidore Kepulauan, yang lewat akun Facebook resminya, menyampaikan secara terbuka sikap penolakan terhadap DOB Sofifi. Bukan karena menolak kemajuan, tapi karena ingin agar pembangunan tidak menabrak konstitusi.

Berikut kutipan utuh dari Ridwan seperti yang disampaikan dalam videonya:

“Perlu kami sampaikan maraknya wacana tentang pembentukan Daerah Otonomi Baru Kota Sofifi atau DOB Kota Sofifi. Dimana, akhir-akhir ini sangat marak dan sangat yang kemudian diperbincangkan. Tentu saya sebagai Wakil Ketua DPRD, sebagai Wakil Rakyat, Kota Tidore Kepulauan, yang merupakan bagian daripada pemerintahan daerah, tentu kami akan menyikapi hal ini, menerima pendapat dan masukan baik daripada semua pihak. Baik pihak yang menginginkan pembentukan DOB maupun pihak yang kontra pembentukan DOB,” tegas Ridwan, Kamis (17/7/2025).

“Sebagai pemerintah, tentu langkah awal yang kita lihat yaitu melalui pendekatan secara normatif. Dimana, Sofifi sebagai Ibu Kota Provinsi, sebagaimana Amanat Undang-Undang Nomor 46 Tahun 1999 yang menyatakan bahwa Ibu Kota Provinsi Maluku Utara berkedudukan di Sofifi,” tambahnya.

Ridwan kemudian menjelaskan secara rinci bagaimana Sofifi secara hukum tetap berada di bawah Kota Tidore Kepulauan, dan tidak ada satu pun perintah dalam UU yang mewajibkan pemekaran menjadi kota baru.

“Jadi sudah sangat jelas sekali bahwa kemudian wacana di luar yang berkembang bahwa Sofifi sebagai sebuah Kota Otonom Baru merupakan berita atau Amanat Undang-Undang, itu adalah hal yang keliru kemudian diluruskan,” jelasnya.

Pernyataan Ridwan bukan sekadar opini. Itu adalah analisis konstitusional yang disampaikan secara terbuka. Ia tidak menolak aspirasi, tapi mengingatkan bahwa aspirasi tanpa dasar hukum bisa jadi bumerang.

“Jangan lagi kita menganggap bahwa Sofifi sebagai Daerah Otonomi itu adalah sebuah Amanat Undang-Undang yang harus dijalankan. Kalau melakukan itu, merupakan sebuah pembangkangan atau pelanggaran terhadap konstitusi atau Undang-Undang yang ada,” ujar Ridwan.

Kini, masyarakat Maluku Utara harus menimbang dengan hati dan logika:

Mendukung ambisi Gubernur yang belum tentu sah, atau berdiri bersama Ridwan yang menjaga Marwah hukum dan persatuan wilayah?. (Hardin CN)

Polres Metro Jakarta Barat Terima Kunjungan Peserta Didik Sespimmen Angkatan 65-G2

Jakarta Barat, CN – Polres Metro Jakarta Barat menerima kunjungan dari peserta didik Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah (Sespimmen) Polri Angkatan ke-65 Gelombang Kedua, Kamis, 17 Juli 2025.

Kunjungan ini merupakan bagian dari program Management Training Course Level III yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kepemimpinan perwira menengah Polri.

Acara dibuka secara resmi oleh Wakapolres Metro Jakarta Barat, AKBP Dr. Tri Suhartanto, S.H., M.H., yang mewakili Kapolres Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi, S.Sos., S.I.K., M.H.

Dalam sambutannya, Wakapolres menyampaikan pentingnya pembekalan dan pelatihan kepemimpinan sebagai fondasi dalam menciptakan sosok polisi masa depan yang tangguh, profesional, humanis dan terwujudnya pengendalian dalam manajemen penegakan disiplin guna mencegah perilaku menyimpang personel polri

“Ini bukan sekadar pelatihan internal, namun juga penguatan sinergi eksternal bersama masyarakat,” ujarnya.

Turut hadir sebagai tutor dan pendamping peserta didik antara lain Brigjen Pol Dani Kustoni, Kombes Pol Utoro Saputro, Kombes Pol Joni Iskandar dan Kombes Pol Agus Setiyawan.

Kegiatan ini juga melibatkan berbagai elemen eksternal, seperti tokoh masyarakat, LSM, advokat, dan pengurus tempat hiburan, sebagai bentuk keterbukaan dan kolaborasi dengan publik.

Sesi diskusi interaktif menjadi momen penting dalam kegiatan ini. Perwakilan masyarakat, termasuk Sekjen LSM Lempara, Gomgom Hutajulu, S.E., menyampaikan harapannya agar para peserta didik mampu menjadi pemimpin yang mengedepankan nilai kemanusiaan, integritas dan pelayanan prima.

“Polri di masa depan harus benar-benar hadir sebagai pelindung dan pengayom rakyat. Kami berharap peserta Sespimmen 65-G2 mampu menjadi motor perubahan,” tegas Gomgom.

Diskusi juga menyoroti pentingnya membangun kepercayaan publik dan mendekatkan Polri dengan masyarakat melalui pendekatan yang lebih terbuka, responsif dan kolaboratif.

Kegiatan ditutup pada Jumat, 18 Juli 2025 oleh Brigjen Pol Slamet Hariyadi, S.I.K., M.H., M.Si., dan dihadiri langsung oleh Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi.

Kegiatan ini menjadi tonggak penting dalam membangun pemimpin Polri masa depan yang tidak hanya kuat secara manajerial, namun juga berakar pada nilai-nilai kemanusiaan dan kebangsaan, sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045. (Hardin CN)