Pemdes Balitata Salurkan Puluhan Karung Beras ke Warga

HALSEL, CN – Pemerintah Desa (Pemdes) Balitata Kecamatan Gane Barat, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut), menyalurkan puluhan Karung Beras kepada warga.

Puluhan Sak Beras yang disalurkan Pemdes Balitata ini merupakan Bantuan Sosial (Bansos) Beras yang diserahkan Dinas Sosial (Dinsos) Halsel.

Kepala Desa (Kades) Balitata Haryadi Sangaji kepada cerminnusantara.co.id, Selasa (4/4/2023) menuturkan, pemberian Bansos dari Pemda Halsel melalui Dinas Sosial ini hanya berupa Beras.

“Alhamdulillah Bansos puluhan Sak Beras ini telah disalurkan pada Hari Senin Tanggal 3 April kemarin,” ujarnya.

Hariyadi menyebutkan, setiap penerima manfaat akan mendapatkan Beras sebesar 10 Kilogram. Beras tersebut dibagikan langsung Pemerintah Desa (Pemdes) Balitata.

“Bansos Beras ini juga diberikan khusus kepada Keluarga kurang mampu, lebih khususnya lagi yang menjadi perioritas adalah warga Lanjut Usia (Lansia),” terangnya.

Meski demikian, Kades 2 Periode itu  menuturkan rasa terimakasihnya kepada Pemerintah khususnya Pemda Halsel atas bantuan tersebut.

“Mewakili masyarakat, saya ucapkan kepada Bupati Halmahera Selatan. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat Desa Balitata. Apalagi dengan Bulan Puasa ini,” tutupnya. (Hardin CN)

Pemdes Toin Salurkan Insentif Kader Posyandu Hingga Guru TPQ 

HALSEL, CN – Pemerintah Desa (Pemdes) Toin, Kecamatan Kepulauan Botang Lomang, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut), menyalurkan insentif Kader Kader Posyandu, LPM, Guru Paud, Guru TPQ dan petugas Mesjid serta petugas Pembersihan Jalan, Selasa (4/4/2023).

Kepala Desa Toin Fahmi Taher kepada cerminnusantara.co.id menjelaskan, penyaluran insentif tersebut dilakukan atas insiatif langsung dari Pemdes dan BPD. Meskipun Dana Desa Tahap awal Tahun Anggaran 2023 belum dicairkan.

“Alhamdulillah, sebanyak 44 orang penerimaan insentif yang terdiri dari Kader Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu), Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), Petugas Kebersihan jalan, Guru PAUD dan Guru TPQ serta Badan Sara telah diserahkan secara langsung oleh Bendahara Desa Iriyanti Pellu,” ucap Kades Toin.

Dalam penuturannya, Fahmi menjelaskan, pemberian insentif yang dilakukan pihaknya itu merupakan bentuk perhatian dan kepedulian Pemdes dan BPD Toin kepada penerima yang sudah menjalankan tugas dan tanggung jawab.

Kata Kades Toin, sebagai bentuk apresiasi terhadap kinerja para Kader dan Guru Paud, Guru TPQ, Petugas Kebersihan dan LPM serta Pengurus Mesjid atau Badan Sara dalam membantu memajukan Roda Pemerintahan di bidang masing-masing.

“Mudah-mudahan dengan apa yang telah diberikan Pemdes ini bisa bermanfaat walaupun jumlahnya tidak seberapa. Dengan diberikan insentif ini juga semoga para penerima manfaat dapat lebih meningkatkan kinerjanya demi menunjang kesehatan dan pendidikan yang lebih baik ke depan bagi masyarakat Desa Toin yang sama-sama kita cintai ini,” harapnya. (Sain CN)

Senin Lusa, Pemdes Koititi akan Salurkan Bansos Beras Untuk Lansia

HALSEL, CN – Pemerintah Desa Koititi Kecamatan Gane Barat Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara (Malut) akan menyalurkan Bantuan Sosial (Bansos) Beras untuk masyarakat.

Bansos Beras dari Pemerintah Daerah (Pemda) melalui Dinas Sosial (Dinsos) Halsel akan disalurkan pada Senin (3/4/2023) lusa.

“Kami sudah menerima langsung dari Dinas Sosial Halmahera Selatan. Rencananya akan disalurkan di Hari Senin,” terang Kades Koititi Bunyamin K Wasahua saat ditemui wartawan cerminnusantara.co.id, Sabtu (1/4), usai menandatangani Berita Acara penyerahan Bansos Beras di Dinsos Halsel.

Bunyamin mengatakan, Bansos Beras diterima sebanyak 40 Sak. Ini direncanakan akan disalurkan kepada warga khusus Lanjut Usia (Lansia).

“Bagi penerima Bansos akan diberikan Beras 10 Kilogram. Beras tersebut akan dibagikan Pemdes langsung kepada penerima,” katanya.

Bunyamin juga mengharapkan program Pemerintah tersebut bisa berjalan lancar. Terlebih pada Bulan ini yaitu Bulan Suci Ramadhan 1444 H/2023 M.

“Semoga dengan adanya bantuan Beras dari Pemerintah tepat di Bulan Suci Ramadhan ini, masyarakat khususnya di Desa Koititi dapat mengurangi kebutuhan mereka salama menjalankan Ibadah Puasa,” harap Kades Koititi Bunyamin K Wasahua. (Hardin CN)

GPM Peniel Desa Tawa Adakan Malam Pembedahan Calon Anggota Sidi Gereja

HALSEL, CN – Greja Protestan Maluku, Anggota PGI Klasis Pulau-Pulau Bacan Jemaat GPM Peniel Desa Tawa Kecamatan Bacan Timur Tengah Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara (Malut)  mengadakan Malam pembedahan Calon Sidi sebayak 31 anak yang akan diteguhkan keimanannya terhadap Agama Kristen, Minggu (30/3/2023).

Kepada cerminnusantara.co.id, Kepala Desa Tawa Lonly Loleo menyebutkan, pelayanan katekisasi Sidi dilakukan bagi Kaum remaja agar mereka nantinya lebih mengenal dan memahami akan iman Kristen yang sesungguhnya.

“Hal itu dilakukan agar mereka menjadi dewasa dan bertanggungjawab akan tujuan hidup. Dilakukan katekisasi adalah untuk mengetahui ada tidaknya Pengaruh Katekisasi Sidi terhadap tingkah laku Remaja di Gereja GPM Peniel Desa Tawa,” ujar Kades Tawa, Sabtu (1/4).

Selain pemahaman akan agama Kristen,  Sidi dilakukan juga merupakan bagian dari pengakuan iman dalam Gereja-gereja Protestan. Sehingga nantinya, seseorang bisa diteguhkan hatinya melalui peneguhan Sidi oleh Pendeta Jemaat melalui Upacara.

“Setiap warga Sidi Gereja adalah orang percaya, mengaku dan bersedia dengan segenap hati menjadi Pengikut setia Yesus Kristus. Karena itu, mereka yang akan diteguhkan dalam Sidi Gereja mesti memiliki kesiapan diri untuk mengakui imannya kepada Kristus secara mandiri. Kegiatan Sidi ini dilaksanakan di Wisata Air Panas Desa Tawa,” tutupnya. (Sain CN)

Dapat Bansos Beras, Kades Balitata: Terimakasih Banyak Pemda Halsel

HALSEL, CN – Masyarakat Desa Balita Kecamatan Gane Barat Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara (Malut) pada Ramadhan 2023 ini, mendapatkan Bantuan Sosial (Bansos) dari Pemerintah Daerah (Pemda) melalui Dinas Sosial (Dinsos) Halsel.

Bansos ini khusus untuk Bansos Beras. Hal ini dijelaskan Kepala Desa (Kades) Balitata Haryadi Sangaji kepada wartawan cerminnusantara.co.id, Sabtu (1/4).

“Pembagian Bansos sebanyak 50 Sak Beras ini rencananya akan dibagikan kepada masyarakat pada Hari Senin Lusa nanti,” ujarnya.

Kades Balitata bilang, masing-masing penerima Bansos akan mendapatkan Beras sebesar 10 Kilogram. Beras tersebut akan dibagikan Pemerintah Desa (Pemdes) Balitata.

“Bansos Beras ini akan diberikan khusus kepada Keluarga kurang mampu lebih khususnya lagi adalah warga Lanjut Usia (Lansia),” terangnya.

Meski begitu, orang nomor Satu Desa Balitata itu mengucap terimakasih kepada Pemerintah khususnya Pemda Halsel atas bantuan tersebut.

“Terimakasih Bupati Halmahera Selatan. Dengan bantuan ini, sudah tentunya sangat bermanfaat bagi masyarakat Desa Balitata. Apalagi dengan Bulan Puasa ini, sudah pastinya masyarakat sangat membutuhkan selama menjalankan Ramadhan. Sekali lagi, terimakasih banyak Pemda Halsel,” tutupnya. (Hardin CN)

Ketua BPD Talimau Rupanya Tak Paham Tupoksi Hingga Larang Kades Serahkan Bantuan Fiber

HALSEL, CN – Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Talimau Kecamatan Kayoa Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara (Malut), Lukman Johan rupanya selama ini tidak belajar tentang Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) BPD selama ia dilantik.

Bagaimana tidak, Ketua BPD Taliamu  Lukman Johan telah menyalahi Tupoksi BPD. Sehingga patut dikatakan, Ketua BPD Taliamu tak paham Tupoksi, makanya tidak mengikuti Fungsi BPD, Tugas BPD, Hak BPD dan Kewenangan BPD. Tapi Ketua BPD Taliamu Lukman Johan malah menerapkan Larangan BPD.

Tindakan Ketua BPD, Lukman Johan telah melangkahi Tugas dan Kewenangan Kepala Desa (Kades) Talimau, Khatab M Sanaky seperti BPD menyalahgunakan wewenang.

Sebab, setiap pengadaan bantuan yang disalurkan ke masyarakat, seharusnya melalui Kades, namun bedah halnya yang terjadi di Desa Talimau. BPD malah ngotot tidak memperbolehkan Kades Talimau Khatab M Sanaky untuk membagikan Pengadaan Perahu Fiber ke masyarakat sebagai penerima bantuan.

“Masalah bantuan Perahu Fiber dari Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2022. Pejabat Kepala Desa sudah memberikan kewenangan ke saya untuk menyerahkan ke masyarakat tanpa ada berita acara. Terus mantan Pejabat Kades bilang, karena sebelumnya masyarakat sudah mendapatkan 25 Unit Perahu Fiber. Jadi sisa Bodi Fiber yang ada, Pak Mantan Pejabat meminta kami mengambil dan menyerahkan ke masyarakat,” terang Kades Talimau Khatab M Sanaky kepada wartawan cerminnusantara.co.id melalui pesan WhatsApp, Jumat (31/3/2023).

Atas kewenangan itu, akhirnya Khatab M. Sanaky bilang, ia langsung ke Kabupaten tempat proses pembuatan Perahu Fiber dan mengambil sisanya sebanyak 9 Unit Perahu Fiber yang baru diselesaikan untuk menyerahkan ke masyarakat.

“Pada saat sudah saya salurkan ke masyarakat, BPD membuat keputusan dengan tarik menarik semua bantuan yang telah saya salurkan dengan alasan BPD bahwa hal itu sebelumnya sudah ada berita acara,” kata Kades Talimau.

Setelah itu, merasa dirinya baru menjabat sebagai Kades Talimau, Khatab M Sanaky langsung meminta berita acara seperti yang dikatakan Ketua BPD Lukman Johan. Namun anehnya, sampai saat ini, Ketua BPD tidak memberikan Berita Acara tersebut.

“Akhirnya saya ke Kecamatan ketemu langsung dengan pak Camat, Sahrul U. Krois untuk meminta pertimbangan dan pak Camat membuat surat perintah bahwa semua bantuan itu, untuk sementara diamankan Pemerintah Desa (Pemdes) sambil menunggu penyelesaian dan kesepakatan antara BPD dan Kepala Desa,” cetusnya.

Kades Muda itu mengaku, setelah menerima Surat Perintah dari Camat Kayoa Sahrul U. Krois , dirinya langsung menyurat ke BPD Talimau untuk bisa bekerjasama agar Perahu Fiber diamankan sementara hingga ada kesepakatan bersama untuk disalurkan.

“Tapi yang terjadi malah sebaliknya, BPD justru memprovokasi masyarakat sampai terjadi mis komunikasi di Lapangan hingga terjadi kekacauan di Desa,” akunya.

Atas ulah BPD Talimau, Khatab dengan penuh kekecewaan itu, ia mengaku sangat menyayangkan sikap Lukman Johan yang tidak paham Tupoksi BPD. Sebab, setelah Khatab M Sanaky dilantik sebagai Kades Talimau, Ketua BPD nampaknya mengambil Tupoksi Pemerintah Desa dengan cara BPD menyalurkan bantuan Desa kepada masyarakat.

“Inikan seharusnya BPD berkoordinasi dulu dengan kami, tapi kenyataannya, tidak ada sama sekali. BPD langsung mengambil alih begitu saja dan jika Berita Acara itu sudah ada, kenapa Pejabat Kepala Desa saja tidak tahu Berita Acara,” sesalnya.

Sementara itu, Ketua BPD Taliamu Lukman Johan dikonfirmasi melalui via telepon seluler menegaskan bahwa ia minta agar Pemdes dan BPD harus menyelesaikan masalah tersebut melalui Pemerintah Kecamatan Kayoa.

“Bukan saya tidak memberikan Berita Acara, tapi waktu itukan saya bilang nanti Camat datang dulu baru kita selesaikan bersama karena waktu rapat itu kami sepakat tunggu kedatangan Camat baru kita buka Nama-nama penerima Bodi Fiber berdasarkan Berita Acara,” terangnya.

Ia juga membenarkan dirinya melarang Kades Talimau Khatab M Sanaky untuk menyerahkan bantu Perahu Fiber ke masyarakat. Sebab ia meminta kepada Kades Talimau untuk tidak ikut campur penyaluran Perahu Fiber tersebut dengan dasar bahwa Perahu Fiber itu dianggarkan DD Tahun Anggaran 2022. Sementara Khatab M Sanaky baru dilantik sebagai Kades Tahun 2023.

“Saya bilang ke Dia (Kades) jangan lagi ikut campur supaya jangan ada masalah. Karena masyarakat ini, kami yang pimpinan jadi kami tahu. Sementara Kades inikan baru masuk tapi Kades bersih keras terus,” tutupnya. (Hardin CN)