Pernyataan Bupati Halteng soal Gaji Karyawan IWIP Rp 7–8 Juta Tuai Kritik Warganet

HALTENG, CN — Pernyataan Bupati Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng), Provinsi Maluku Utara (Malut), Ikram Malan Sangadji, terkait besaran gaji karyawan PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) menuai kritik tajam dari warganet dan pekerja tambang.

Diketahui, pernyataan tersebut disampaikan Ikram dalam Rapat Koordinasi Kepala Daerah yang digelar di Bella Hotel pada Selasa (17/12/2025). Dalam forum itu, Ikram menyamakan gaji Pegawai Negeri Sipil (PNS) golongan IIIA yang menurutnya tidak sampai Rp 4 juta per bulan dengan gaji karyawan IWIP.

Ia bahkan menyebut bahwa pekerja IWIP yang hanya melampirkan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) dan kartu kuning pencari kerja dapat menerima gaji sebesar Rp 7–8 juta per bulan di luar lembur.

Namun, pernyataan tersebut dibantah oleh sejumlah pekerja IWIP. Salah satu karyawan melalui unggahan di media sosial Facebook menyebut bahwa klaim tersebut tidak sesuai dengan kondisi di lapangan.

“Izin ralat Pak, untuk statement Pak Bupati soal gaji karyawan PT IWIP Rp7–8 juta di luar lembur itu salah besar. Faktanya tanpa lembur gaji kami hanya sekitar Rp3 jutaan,” tulis seorang karyawan IWIP dalam unggahan yang viral atas nama Nyong Palaes.

Unggahan tersebut mendapat ratusan tanggapan dari warganet yang sebagian besar menyuarakan kekecewaan terhadap pernyataan Bupati. Mereka menilai ucapan itu tidak berbasis data dan tidak mencerminkan realitas kesejahteraan pekerja tambang di kawasan industri tersebut.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada klarifikasi resmi dari Bupati Halteng terkait perbedaan data gaji yang dipersoalkan oleh para pekerja IWIP. (Hardin CN)

Masuk Bursa Cabup Halteng, Yanto M Asri: Saya Siap

HALTENG, CN – Resmi Purna Tugas Dari Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng), Provinsi Maluku Utara (Malut), terhitung mulai 30 Desember 2023, nama Yanto M. Asri dikabarkan masuk dalam Bursa Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Halteng 2024.

Yanto M. Asri yang dikabarkan masuk dalam bursa Calon Bupati (Cabup) dan Wakil Bupati diprediksi Pilkada Halteng berlangsung sengit. Pasalnya, mantan Sekda yang dikenal seluruh masyarakat dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Halteng adalah sosok pejabat yang bersih dan tidak pernah diberitakan terkait penyalahgunaan kewenangan jabatan maupun tindak pidana korupsi.

Melalui pesan WhatsApp-Nya, Yanto sapaan akrab mantan Sekda Halteng itu tak menampik kabar namanya masuk dalam bursa Pilkada Halteng.

“Persoalan maju, semua orang pasti mau. Yang jadi kendala utama kelurga saya tidak punya doi (Uang). Punya relawan banyak, mulai dari keluarga besar yang selama ini saya rawat,” tutur Eks Sekda Halteng, Rabu (3/1).

Terkait hal tersebut, mantan Sekda itu mengaku siap maju bertarung. Menurutnya, semua tergantung pada masyarakat dan komitmen yang jelas.

“Kalau masyarakat yang meminta, saya siap. Karena kalau masyarakat di depan, 01 atau 02 siap asal ada komitmen yang jelas,” pungkasnya.

Terpisah, salah seorang tokoh politisi Halteng yang enggan namanya dipublish mengatakan, soal elektabilitas dan popularitas seorang Yanto itu tidak perlu diragukan. Dan dipastikan pertarungan akan sangat sengit jika Yanto ikut bertarung dalam Pilkada Halteng mendatang.

“Siapa tidak kenal Yanto M. Asri, tentunya masyarakat Halteng dan seluruh ASN tahu siapa Beliau. Jadi soal elektabilitas, popularitas dan yang lain-lain, saya pikir beliau juga sangat mumpuni. Dan saya bisa pastikan bahwa pertarungan ini sangat sengit kalau beliau juga ikut bertarung,” katanya.

Bukan tanpa alasan, politisi Halteng itu menambahkan kurang lebih 30 Tahun Yanto M Asri meniti karier sebagai ASN hingga menduduki jabatan terakhir sebagai Sekda Halteng, Yanto tidak pernah dikabarkan menyalahgunakan jabatannya selama berkarir.

“Yanto itu sejak awal berkarir hingga menduduki jabatan Sekda, tidak pernah torang (kita) dengar dia ada masalah. Baik itu masalah menyalahi aturan atau menyalahgunakan wewenang. Jadi beliau itu layak diperhitungkan apabila beliau ikut berkompetisi di Pilkada Halteng,” tutupnya. (Abi CN)

Pj Bupati Halteng Jadi Inspektur Upacara HUT RI ke-78

HALTENG, CN – Upacara 17 Agustus dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI ke-78 Tahun 2023 digelar dilapangan Falcinlo Weda, Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng), Provinsi Maluku Utara (Malut).

Turut hadir, Pj Bupati Halteng, Ikram M. Sangadji, pihak Polres, Dandim, Kejaksaan Negeri (Kejari) dan seluruh pimpinan OPD serta unsur Forkopimda dilingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halteng.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Pj Bupati Halteng, Ikram M. Sangadji menyampaikan bahwa ini merupakan kebanggaan pribadinya. Karena menurutnya, baru pertama kali, dirinya menjabat Pj Bupati dan mengikuti HUT RI ke-78 di Halteng.

“Kali pertama saya menjadi Irup HUT RI di Halteng, rasanya luar biasa, tanpa merasa kaku karena sudah sering mengikuti upacara. Dan ini merupakan kebanggaan tersendiri bagi pribadi saya,” akunya.

Melalui kesempatan momen itu, Pj Bupati Halteng itu meminta kepada seluruh pimpinan OPD agar mendukung Lima program dan kegiatan yang sudah dicanangkan.

“Harus kerja lebih cepat, lebih baik dan menjalin kerja sama yang tadi sudah kita tandatangani agar ada lompatan-lompatan lain. Sehingga lebih kreatif lagi untuk ditingkatkan. Kemudian momen kemerdekaan ini bukan hanya upacara, tapi bagaimana kita merdeka dari kemiskinan,” tegasnya mengakhiri. (Abi CN)