PKS Usung Salman Alfarisi, Lc., M.A. di Pilkada Kota Medan

MEDAN, CN – Guna mengobati kekecewaan masyarakat Kota Medan Provinsi Sumatera Utara (Sumut) akibat kegagalan pemimpin dalam memimpin Kota Medan, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Medan sepakat mengusung Salman Alfarisi, Lc.,M.A., sebagai Calon Walikota Medan 2020-2025.

Berdasarkan penilaian di internal PKS Kota Medan, Salman Alfarisi, Lc.,M.A. adalah sosok yang komitmen, memiliki moral lebih kuat serta memiliki visi dan misi untuk membangun Kota Medan.

Hal itu disampaikan anggota DPRD Kota Medan Abdul Latif Lubis, M.Pd. dari Partai PKS, usai menghadiri Rapat Konsolidasi (Rakon) internal, bersama kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Se-Kecamatan Medan Marelan menjelang Pilkada 2020 Kota Medan.

Anggota Komisi I DPRD Kota Medan dari fraksi PKS ini mengatakan, Salman Alfarisi memiliki komitmen moral yang lebih tinggi. Hal tersebut tidak terlepas dari rekam jejak tiga Wali Kota Medan sebelumnya yang tersangkut dengan hukum.

“Kita mengusung Salman Alfarisi sebagai sosok yang ideal maju di Pilkada 2020 Kota Medan,” ujarnya, Minggu (21/6/2020).

Abdul Latif mengemukakan, calon kepala daerah di Kota Medan nantinya harus mampu menjadi komunikator dan fasilitator.

“Tentunya, kita ingin meningkatkan daya kohesi yang lebih kuat antar keberagaman suku dan agama yang ada di Kota Medan. PKS memiliki ikatan kekeluargaan dan kebersamaan, untuk membangun ibu kota Provinsi Sumatera Utara ini,” tuturnya.

Dia mengatakan, dengan adanya sinergi antara struktur kader PKS khususnya di Kecamatan Medan Marelan dan masyarakat demi mencapai Kota Medan yang lebih baik.

“Kita bersinergi antara kader PKS dan masyarakat, Insya Allah pencapaian-pencapaian yang ingin dituju untuk Medan lebih baik lagi akan terwujud secara nyata,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Cada II PKS Medan Mukhlis Idrus, S.T., mengajak para kader yang berada di Kota Medan untuk bersama-sama mensukseskan program dan arahan PKS Medan.

“Mari bersama mensukseskan program dan arahan dari PKS Medan,” sebut Mukhlis Idrus.

Di kesempatan kali ini, Ketua DPC PKS Medan Marelan, Fakhrurozi, S.Pd. menjelaskan bahwa, konsolidasi internal tersebut untuk suksesi Pilkada Kota Medan, dengan mengusung H. Salman Alfarisi.

Dia juga menghimbau, untuk semua kader PKS di Medan Marelan turut aktif membantu dan melayani masyarakat.

“Kegiatan ini suksesi mendukung bapak Salman Alfarisi untuk maju di Pilkada Kota Medan mendatang, serta harus aktif membantu masyarakat,” tegas Fakhrurozi. (Hendra CN)

Bhayangkari Cabang Sat Brimob Polda Sumut Bagikan 100 Nasi Bungkus

MEDAN, CN – Menjelang peringatan Hari Bhayangkara yang ke-74, personil Sat Brimob Polda Sumut bekerjasama dengan Bhayangkari Cabang Sat Brimob Polda Sumut bagikan nasi bungkus ke para kaum dhuafa di jalanan Kota Medan, Senin (22/6/2020).

Pelaksanaan kegiatan berbagi kasih yang bertajuk ‘Bhakti Brimob Untuk Indonesia’ ini, sebagai bentuk kepedulian Brimob kepada masyarakat. Dengan menyasar para tukang becak, tukang sapu jalanan, tukang parkir, serta para kaum dhuafa yang di temui di jalanan.

Adapun rute yang menjadi sasaran kegiatan yakni, Jalan Setia budi, Jalan Ringroad, Jalan Pajak Melati, Jalan Gajah mada, serta Jalan Gatot subroto Medan, Sumatera Utara.

Menurut keterangan yang di dapat di lapangan, Bripka Imam Basori, selaku pimpinan aksi mengatakan, bahwa kegiatan ini berkaitan dengan akan diperingatinya Hari Bhayangkara yang ke-74 mendatang.

“Ya, selain berkaitan dengan akan diperangatinya Hari Bhayangkara yang ke-74, kegiatan ini memang sudah rutin di laksanakan pasca diumumkannya oleh pemerintah tentang bencana non alam yang menerpa Indonesia, yakni Covid-19 beberapa waktu lalu,” tutur Bripka Imam Basori.

Sementara itu, di lokasi berbeda, Dansat Brimob Polda Sumut Kombes Pol. Abu Bakar Tertusi, S.I.K., S.H. melalui Humas Sat Brimob Brigadir Rizki, SN, S.H. mengungkapkan, bahwa kegiatan ini atas prakarsa dari Ketua Bhayangkari Cabang Sat Brimob Polda Sumut Ny. Ira Abu Bakar, untuk membantu masyarakat yang saat ini tengah merasakan dampak dari Covid-19.

“Program 1 hari 100 nasi bungkus ini gagasan dari Ketua Bhayangkari Cabang Sat Brimob Polda Sumut. Yang bertujuan, untuk membantu masyarakat yang terkena imbas dari penyebaran Covid-19,” ungkap Brigadir Rizki.

Terpantau juga, Sembari membagikan nasi bungkus, para personil Sat Brimob Polda Sumut juga tidak bosan-bosannya terus mengingatkan masyarakat, agar mentaati protokol kesehatan yang telah di terapkan oleh pemerintah. (Hendra CN)

Demi Kenyamanan Dalam Beribadah, Personil Subden KBR Semprot Masjid Al Hasanah Medan

MEDAN, CN – Guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada para jama’ah, personil dari Subden KBR Detasemen Gegana Sat Brimob Polda Sumut lakukan penyemprotan Disinfektan di Masjid Al Hasanah, yang berada di Jalan Jamin Ginting Medan, pada Minggu, (21/6/2020).

Kegiatan penyemprotan ini juga sesuai dengan Surat Perintah Kapolda Sumut Nomor : Sprin / 1244 / V/ OPS.2. / 2020 tentang Satgas Aman Nusa II Toba 2020, Terkait Percepatan Penanganan Covid-19 di Sumatera Utara, khususnya Kota Medan.

Menanggapi kegiatan yang di lakukan ini, Ipda Ridwan Halim, S.H. selaku pimpinan di lapangan menjelaskan, bahwa menurutnya, apa yang di lakukan pihaknya saat ini semata-mata untuk mempercepat pemutusan mata rantai dari penyebaran Covid-19. Sehingga, masyarakat merasa aman dan nyaman saat menjalankan ibadah.

“Ini terkait dengan Ops Aman Nusa II, tentang percepatan penanganan Covid-19 di Sumut. Hari ini, kami akan lakukan penyemprotan di dua lokasi yang berbeda, yakni di Masjid Al Hasanah ini dan nanti siang di Terminal Bus Pinang Baris,” ungkap Ipda Ridwan.

Sementara itu, di tempat terpisah, Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Sumut Kombes Pol. Abu Bakar Tertusi, S.I.K., S.H., melalui Humas Sat Brimob Polda Sumut Brigadir Rizki, SN, S.H., menuturkan, kegiatan ini juga sebagai wujud bhakti Brimob untuk masyarakat.

“Kegiatan ini juga sebagai wujud kepedulian dan bhakti kami kepada Negara dan Bangsa. Yang bertujuan, untuk menyegerakan pemutusan mata rantai dari penyebaran virus tersebut,” jelas Brigadir Rizki.

Terlihat di lokasi, semua areal Masjid Al Hasanah tidak luput dari penyemprotan, di antaranya halaman luar Masjid, tempat parkir kendaraan, ruangan dalam masjid, hingga ruangan toilet umum Masjid juga di lakukan sterilisasi dengan cairan tersebut. (Hendra CN)

Diduga Abaikan Himbauan Plt Walikota Medan, Yayasan SMK YASPI Tetap Tahan Rapor Siswa

MEDAN, CN – Akibat dari wabah Corona yang menimpa Negeri ini, yang berdampak pada penurunan perekonomian masyarakat yang cukup drastis, bahkan sampai ada yang harus kehilangan pekerjaan karena di PHK dari perusahaan tempatnya bekerja.

Bukan hanya itu saja, dampak dari pandemi Covid-19 ini juga berpengaruh pada dunia pendidikan, seperti banyaknya para orang tua siswa yang tak mampu untuk membayar uang sekolah anaknya dalam 5 bulan belakangan ini. Akibatnya, disaat kelulusan dan kenaikan kelas, para siswa tak bisa mendapatkan ijazah ataupun raport karena belum melunasi semua tunggakan uang SPP.

Hal itu seperti pantauan awak media ini di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) YASPI Labuhan Deli. Tepatnya di Jalan Kol. Yos Sudarso Km 16,5 Kelurahan Pekan Labuhan Kecamatan Medan Labuhan Kota Medan Sumatera Utara, Sabtu (20/6/2020).

Terkait perihal itu, seorang ibu rumah tangga Jaleha (46), orang tua siswi bernama Fitria Wulandari kelas X5 OTKP SMK Yaspi, warga Jalan Selebes Gang 5 No.145 Lingkungan 34 Kelurahan Belawan II, yang saat itu hendak mengambil raport anaknya. Namun, karena masih adanya tunggakan uang SPP, sehingga pihak sekolah tetap menahan raport anaknya tersebut.

“Baru kali ini tunggakan uang sekolah anak saya, karena suami sudah 5 bulan ini tidak kerja di gudang karena corona. Saya juga sudah bermohon, bahwa di tanggal 5 bulan depan akan saya bayar dapat dari uang main jula-jula, tapi gurunya ngak ngasi juga,” ucap Jaleha.

Lalu saya jumpai kepala sekolah, eh..yang kesalnya, saya mau lihat nilai raport anak saya naik kelas atau tidak pun ngak mereka kasi, kejam kali ah mereka, padahal anak saya dari pagi tadi menangis terus minta diambilkan raportnya,” sambungnya.

Hal yang sama juga dialami Amran, yakni orang tua dari Ayuni Maulida, siswi kelas X5 OTKP SMK Yaspi, warga Jalan Stasiun Komplek PJKA, Kelurahan Belawan II, yang kesehariannya hanya bekerja sebagai buruh harian lepas di Pelabuhan Belawan.

Sejak pagi hari dirinya sudah datang untuk bermohon pada guru sekolah anaknya. Namun, pihak sekolah bersikeras untuk menahan raport anaknya, di karenakan masih ada tunggakan uang sekolah yang belum terbayar.

Karena tak ada solusi dari pihak sekolah, ia pun bergegas pulang dan minta istrinya cari pinjaman uang panas (kredit rentenir). Setelah uang panas didapatkan, dirinyapun kembali lagi ke sekolahan anaknya untuk menebus raport anaknya tersebut.

“Anak saya nangis terus minta raportnya, terpaksa saya pagi sudah datang untuk memohon pada gurunya, namun tak juga ada solusi dan tunggakan harus dibayar. Terpaksa saya harus pulang, dan menyuruh istri saya cari pinjaman dari rentenir, setelah uang panas itu dapat baru saya bayar tunggakan uang SPP, agar raport anak saya itu bisa diambil ke sekolahnya,” ucap Amran sambil menahan rasa kesal kepada pihak sekolah.

Amran juga heran dengan program pemerintah tentang pendidikan. Padahal, menurut Amran, anaknya terdaftar sebagai peserta Kartu Indonesia Pintar (KIP). Akan tetapi, sejak ia terima kartu itu sejak dua tahun silam, tapi kartu itu seperti tak ada fungsinya, tidak pernah anaknya menerima uang bantuan sekolah tersebut.

“Saya heran juga lihat program pemerintah ini, anak saya dapat kartu KIP, tapi tak ada fungsinya. Sudah dua tahun saya terima, tak pernah sekali pun keluar uang bantuan KIP itu untuk biaya sekolah. Ini dia kartunya bang, No.KIP : PISZWV dan No.KKS : 355721. pusing saya bang lihat negara kita ini”, ungkap Amran

Sementara itu, Kepala Sekolah SMK YASPI Labuhan Deli, Drs.H.Ridwan Abied, M.Pdi mengatakan, penahanan raport siswa yang belum melunasi uang SPP merupakan keputusan dari pihak Yayasan sekolah. Mengenai orang tua murid yang ingin melihat nilai raportnya namun tidak diperbolehkan oleh gurunya, dirinya tidak mengetahuinya.

“Tentang penahanan raport murid itu sudah jadi keputusan dari yayasan sekolah, mengenai permohonan dari orang tua murid itu bukan wewenang saya, coba tanyakan aja sama pihak yayasan,” jelas Kepala Sekolah tersebut.

Saat di konfirmasi terkait hal ini, pihak pengurus Yayasan Yaspi, Rusbaini atau yang sering dipanggil di sekolah dengan sebutan Ibu UB tidak bersedia menjawab dan enggan untuk ditemui, pihaknya hanya mengatakan, “Maaf ya Pak saya lagi sibuk” kata pengurus Yayasan Yaspi sambil berlalu pergi.

Berdasarkan pantauan awak media ini di lapangan, kurang dari 50% saja para siswa yang bisa mendapatkan raport saat itu. Namun, ada 50% lebihnya lagi raport para siswa di sekolah itu tertahan, karena belum melunasi tunggakan uang sekolah. (Hendra CN)

Terkait Musyawarah Kamtibmas, Warga: 2 Kali Kami Undang Polsek Medan Labuhan Tak Mau Datang

MEDAN, CN – Terkait permasalahan gangguan Kamtibmas yang kerab terjadi, membuat semua kalangan masyarakat merasa gerah. Hal ini terjadi di salah satu wilayah hukum Polsek Medan Labuhan, Polres Pelabuhan Belawan.

Pasalnya, keluh kesah warga seakan-akan tidak di tanggapi pihak kepolisian, khususnya Polsek Medan Labuhan. Hal ini terungkap dari diadakannya musyawarah warga pada Jumat, (19/6/2020) malam. Tepatnya di Masjid Abu Bakar Lingkungan 6, Kelurahan Kota Bangun, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan.

Turut hadir dalam musyawarah tersebut, yakni perwakilan Camat Medan Deli, Lurah Kota Bangun Rachmat Arfinsyah Pohan, Babinsa Kelurahan Kota Bangun, para tokoh agama dan masyarakat, tokoh pemuda serta masyarakat dan Kepala Lingkungan 5 dan 6 Kelurahan Kota Bangun.

Berdasarkan keterangan dari salah satu tokoh masyarakat yang sekaligus tokoh agama setempat Zulkifli, bahwa menurutnya pihak Polsek Medan Labuhan sudah dua kali di undang, namun tidak pernah hadir di dalam musyawarah tersebut.

“Kami berharap, di saat kami undang untuk bermusyawarah terkait masalah ini, pihak Polsek Medan Labuhan hadir. Agar kami sebagai warga, merasa di tanggapi segala keluh kesah terhadap permasalahan Kamtibmas, khususnya masalah Narkoba dan pencurian,” ungkap Zulkifli.

Sementara itu, tanggapan yang sama juga di utarakan oleh salah satu tokoh pemuda setempat Indra, dirinya merasa kecewa atas ketidakhadiran Polsek Medan Labuhan dalam acara musyawarah tersebut.

“Seharusnya, permasalahan yang saat ini di keluhkan warga, mereka peka dan respon. Jadi, kalau saya pikir, apa artinya ada Bhabinkamtibmas, jika mereka tidak mau peduli dengan keresahan warga,” ungkap Indra.

Lain halnya dengan Kepala Lingkungan 5 Kelurahan Kota Bangun Arifin Saari Nasution, yang juga hadir dalam musyawarah tersebut. Dirinya mengatakan, bahwa selama ini pihaknya selaku Kepala Lingkungan 5 Kelurahan Kota Bangun sudah maksimal dalam membina warganya.

“Selama ini, saya tidak tinggal diam menanggapi keluhan warga terkait masalah Kamtibmas ini. Segala keluhan warga selalu kita tindaklanjuti, terutama masalah perjudian dan narkoba. Namun, disini saya juga berharap kepada warga saya, agar sama-sama saling membantu menyadari diri sendiri dan keluarga. Sebab, dari keluargalah kita bisa menyelesaikan masalah ini,” ucap Arifin Saari Nasution.

Menanggapi keluhan warga, Lurah Kota Bangun Rachmat Arfinsyah Pohan yang saat itu juga hadir di musyawarah tersebut mengatakan, pihaknya selalu siap menerima masukan maupun keluh kesah warga terkait masalah ini. Dan dirinya siap turun langsung bersama warga, untuk mengurai gangguan Kamtibmas apabila terjadi di tengah-tengah warga.

“Kami tidak menutup mata terkait hal ini. Bahkan, sudah berulang kali saya hadir pada saat warga membutuhkan, dan saya sudah menginstruksikan semua Kepling yang ada di Kelurahan Kota Bangun, untuk terus berbuat di masyarakat, terutama dalam menjaga situasi Kamtibmas di warganya masing-masing,” tegas Lurah Kota Bangun.

Selain itu, menanggapi permasalahan Narkoba di wilayahnya, dirinya berharap warga untuk proaktif dalam masalah ini.

“Narkoba sudah menjadi masalah nasional. Saya harap warga agar proaktif untuk masalah itu, jangan ragu untuk mengambil tindakan apabila ada penyalahgunaan Narkotika di sekitarnya. Laporkan ke pihak berwenang, baik Kepolisian maupun BNN,” jelasnya kembali. (Hendra CN)

Danyon C Sat Brimob Polda Sumut Pimpin Penyemprotan Massal

TAPSEL, CN – Menjelang peringatan Hari Bhayangkara yang ke-74, Polri, khususnya Sat Brimob Polda Sumut gencar lakukan penyemprotan cairan Disinfektan di beberapa wilayah di Sumut.

kali ini, melalui Batalyon C, Sat Brimob Polda Sumut Polda Sumut bekerjasama dengan Polres Tapanuli Selatan dan Pemerintah Kabupaten Palas Utara (Paluta) lakukan penyemprotan massal. Tepatnya di wilayah Gunung Tua, Kabupaten Paluta, Sumatera Utara, Jumat, (19/06/2020).

Sebanyak 20 orang personil dari Batalyon C Sat Brimob Polda Sumut di turunkan, dengan di pimpin langsung Danyon C Sat Brimob Polda Sumut Kompol Buala Zega, S.H., M.H. yang di dampingi pihak Polres Tapsel dan Pemkab Paluta.

Saat di konfirmasi di lapangan, Danyon C Sat Brimob Polda Sumut Kompol Buala Zega, S.H.,M.H. menjelaskan, guna percepatan penanganan Covid-19 di Sumut, pihaknya akan terus lakukan upaya pencegahan di beberapa tempat, yang terindikasi rawan penyebaran Covid.

“Hal ini untuk mempercepat pemutusan mata rantai penyebaran virus tersebut. Sekaligus, kegiatan ini dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke – 74 yang jatuh pada 1 Juli 2020 mendatang,” jelas Kompol Buala Zega.

Selain itu, dirinya juga berharap, seiring gencarnya Kepolisian maupun Pemerintah Daerah dalam melakukan upaya pencegahan, masyarakat harus terus mentaati aturan yang di buat Pemerintah, terkait Covid-19.

“Kami berharap, masyarakat harus senantiasa mentaati aturan yang di terapkan pemerintah, seperti mengikuti protokol kesehatan. Agar kita dapat terhindar dari penularan maupun menularkan ke orang lain,” harapnya. (Hendra CN)