Memeriakan HUT Bhayangkara Ke-75, Polres Kepsul Buka Turnamen Sepak Bola Gawang Sedang

SANANA, CN – Kapolres Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) AKBP Herry Purwanto, SH. S.I.K. M.ik, menggelar upacara dan membuka turnamen Sepak Bola Gawang Sedang serta beberapa kegiatan lainnya, dalam rangka memperingatan hari ulang tahun (HUT) Bhayangkara ke 75 Tahun, yang dipusatkan di halaman Polres Kepsul, Sabtu (19/06/2021) pagi.

Kegiatan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara Ke-75 Tahun. Guna mempererat silaturahmi dan menumbuhkan jiwa sportivitas sesama personil Polres Kepulauan Sula. Serta diikuti antar satuan Kerja (Satker) lingkup Polres Kepulauan Sula, dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara Ke-75 Tahun.

Mata lomba yang dibuka dalam rangka memerihkan HUT Bhayangkara Ke-75 Tahun, di antaranya Pertandingan Sepak Bola Gawang Sedang, Volleyball (Bayangkari), Tenis Meja, dan Pertandingan Domino.

“Dalam Apel gabungan pembukaan Turnamen sepak bola di Pimpin lansun oleh Bapak Kapolres Kep Sula AKBP Herry Purwanto SH S.Ik, M.Ik dan di hadiri oleh PJU Polres Kep. Sula, dan Seluruh Anggota Polres Kab. Kepulauan Sula.

Lewat kesempatan ini, dalam sambutan Bapak Kapolres Kep. Sula AKBP. Herry Purwanto.Sik.Mik. Menyampaikan arahan bahwa, kegiatan sepak Bola Gawang Sedang ini di selenggarakan untuk Menyambut (HUT) Bhayangkara yang Ke -75 Tahun?

Hari Ulang Tahun yang Ke-75 ini kita bisa lebih Dewasa dan lebih Proporsional dengan keikhlas untuk Mengayomi, dan melindungi serta Melayani masyarakat dalam pelaksanaan Tugas kita kedepan,” ungkapnya.

“Lebih lanjut Bapak Kapolrse Sula Herry, sapaan akrabnya, bahwa pelaksanaan kegiatan Turnamen Sepak Bola di khususkan hanya untuk internal di jajaran Polres Kepulauan Sula, karena mengingat saat ini masi berada pada situasi Global pandemik Covid-19. Sehingga ia menghimbau kepada seluruh peserta maupun anggota yang sempat menonton untuk tetap menerapkan protokol kesehatan dengan menjaga jarak, tidak berkerumun, maupun memakai masker,” sambungnya.

Kapolres Kep. Sula, mengharapkan kepada seluruh pemain untuk bertanding Secara Profesional dan sebelum bermain agar di Lakukan pemeriksaan kesehatan dengan menyiapkan Tim Kesehatan Polres, jika merasa diri kurang sehat di harapkan jangan di paksakan untuk bermain,” tegasnya Kapolres Kepulauan Sula.

Selian itu, tim yang tampil perdana dalam perayaan HUT Bhayakara Ke – 75 Tahun, pagi tadi adalah Tim Sat Lantas melawan Tim Gabungan yang diikuti oleh Kapolres dan Wakapolres, dengan hasil ahir tim sat lantas berhasil tumbangkan tim gabungan dengan score 2 sementara untuk tim Gabungan memperoleh Scor 1,” tutup orang nomor satu di Polres Kepulauan Sula itu. (Is/CN)

Pemerintah Kecamatan Mangoli Timur, Kembali Giatkan Baksos Jumat Bersih

SANANA, CN – Pemerintah Kecamatan Mangoli Timur, Kepulauan Sula (Kepsul), melaksanakan Giat Bakti Sosial Jumat Bersih, pagi tadi pukul 09.30 WIT. Bakti Sosial (Baksos) bersih – bersih itu di laksanakan secara rutin di jumlah wilayah kantor pelayanan masyaraka di antaranya kantor Camat dan Kantor Desa Waitina serta lingkungan Mesjid, mushola dan Jalan Rayah, Tempat Umum lainnya.

Kegiatan Baksos sepertinya yang di lakukan masyarakat dan perangkat Pemerintah Kecamatan. camat Mangoli Timur, dan seluruh Staf kantor Camat, serta di tambah dengan Personil Satpol PP, kemudian para Guru dan Siswa siswi SD Negeri 1 Waitina, SD Negeri 2 Waitina dan SMP Negeri 1 Mangoli Timur.

Sedangkan untuk Pemuda Desa Waitina punya titik Kerja tersendiri yaitu Lapangan Sepak bola kaki, dan lingkungan pantai depan Ibu Kota Kecamatan yang di bantu oleh warga.

Sementara Camat Kec. Mangoli Timur, Sahjuan Umawaitina, S. Sos. Saat di konfirmasi oleh awak media ini, mengatakan bahwa kegiatan ini Kami jadwalkan rutin setiap Jumat dalam 3 titik berdasarkan dengan Jumlah dusun dan lingkungan RT,” sambungnya.

“Selanjutnya kegiatan Bakti Sosial (Baksos) jumat bersih di bawah Koordinator Staf Kantor Camat, Kepala Dusun, Ketua RT masing – masing di lingkungannya,” ucap camat.

Alhamdulillah Ini Eksen Perdana di Ibu Kota Kecamatan yang cukup mengesankan, semoga di jumat bersih minggu depan dan selanjutnya, partisipasi warga ibu kota lebih meningkat dan kesadaran warga dalam membuang sampah pada tempatnya bisa terpenuhi.

“Ditambahkan Sahjuan Umawaitina, bahwa kegiatan Baksos ini atas dasar hasil Senirgitas Pemerintah Kec. Mangoli Timur dan Pemerintah Desa Waitina,” tutup.(Is/CN)

Terkait Jalan Kawata-Waisakai Kepsul, Inspektorat Masih Menunggu Investigasi Pansus DPRD

SANANA, CN – Pembangunan jalan lintas Kawata-Waisakai Kecamatan Mangoli Utara Timur menjadi momok bagi warga Kabupaten Kepulaun sula, olehnya itu Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Inspektur Inspektorat Kepsul Kamarudin Mahdi menunggu hasil investigasi Pansus DPRD Sula, jum’at (18/6/2021).

Menurutnya, jika hasil pengkajian Pansus sudah disampaikan ke Inspektorat, maka pihaknya juga akan bergerak.”Kalau sudah ada hasil dari Pansus maka kita juga akan ikut bergerak,”kata Plt Kepala Inspektur Inspektorat Kamarudin Mahdi.

“Sementara ini Pansus lagi turun dan mengecek ke lapangan. Kita biarkan dulu mereka bekerja. Nanti kita lihat hasilnya seperti apa,”tambah Kamarduin.

Terkait temuan BPK, pekerjaan jalan yang dikerjakan oleh PT. Pelangi Persada itu, Kamarudin bilang, belum mengetahui pasti apakah sudah ada pengembalian dari pihak perusahaan ataukah belum.

“Nanti saya periksa kembali dokumennya. Karena memang belum ada laporan resmi dari Pansus,”ungkapnya.

Diketahui, Laporan dari tim Pansus sudah mengecek jalan yang dibangun dengan anggaran DAK 2020 senilai kurang lebih Rp. 15 milair tersebut.

Hasil pengecekan lapangan, Ketua Pansus, Lasidi menganggap, jalan lintas tersebut tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Belanja (RAB). Sebab, kualitas jalan dengan jenis hot mix namun tampak seperti jalan jenis lapen.

“Jenis jalan itu hot mix tapi seperti jalan jenis lapen. Jadi menurut kami jalan itu tidak memenuhi syarat dan ketentuan yang tertera pada dokumen kontrak,”ungkapnya.

Politisi Partai PBB ini bilang, jalan sepanjang kurang lebih enam kilo meter itu sudah mulai retak.”Jalan di dekat desa Kawata sudah mulai rusak,”bebernya politisi dua periode menduduki kursi DPRD,” tutup. (Is/CN)

Bupati Kepsul, Fifian Serta Sejumlah ASN Di Suntik Vaksin, Covid-19 Tahap II

SANANA, CN – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) Provinsi Maluku Utara (Malut), Bupati terpilih Periode 2021 – 2023, Hj. Fifian Adeningsi Mus (FAM) serta sejumlah Apratur Sipil Negara (ASN) di suntik vaksin Covid-19 tahap kedua,hari ini Jumat (18/6/2021).

Penyuntikan Vaksin tersebut berlangsung di Istana Daerah (ISDA), di Desa Fagudu Kecamatan Sanana, Kab.Kepulauan Sula

Bupati Kepulauan Sula, FAM, menyampaikan Vaksiansi Covid-19 di Kepulauan Sula sudah masuk pada tahap kedua termin kedua yang diberikan pada ASN dan Layanan publik di lingkup Pemda Sula.

Kegiatan vaksinasi yang di lakan pada hari ini bukan hanya ASN dan tenaga kesehatan saja tetapi dari  TNI/Polri serta seluruh pelayanan public yang semestinya sudah selesai di vaksinasi,”ungkap Bupati FAM.

Selanjut Fifian, hanya karena ASN di OPD Sula, sebagian belum melakukan vaksinasi. Untuk itu kata, ia hari ini dirinya bersama seluruh ASN menerima suntikan vaksin bersama-sama.

“Saya berharap dengan adanya vaksinasi covid-19, kepada ASN dan layanan public hari ini dapat menumbuhkan optimisme dan meningkat imunisasi bagi ASN dan seluruh masayarakat,”bebernya.

Menurut mantan kadis Pendidikan Kabupaten Pulau Taliabu(Pultub) itu, bahwa hal ini sejalan dengan visi-misi saya dan pak wakil, bahwa menuju Sula Bahagia khususnya di bidang Kesehatan yakni Bahagia Kesehatannya.

“Ditambahkan Bupati FAM, Contoh positif tingking akan membuat imunitas kita semakin meningkat dan menuju Sula Bahagia,”tutup adik kandung Bupati Ahmad Hidayat Mus (AHM) Bupati Dua Periode. (Is/CN)

Kecelakaan Maut, Minibus Hantam Warung Gorengan 6 Orang Di Larikan Ke RSUD Sula

SANANA, CN – Terjadi kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) Mobil mini Bus, di Desa Fatcey, Kecamatan Sanana Kab. Kepuluan Sula (Kepsul), Maluku Utara (Malut) mengakibatkan Enam orang menjadi korban dan harus dilarikan ke RSUD Sanana.

Kasat lantas Polres Kepsul Iptu Walid Buamona mengatakan kepada awak media ini Kamis (17/6/21) malam, bahwa kronologis kejadian sekitar pukul 16:00 wit. Dimana ada mobil Mini Bus dengan nomor Polisi DG 5284 yang dikendarai oleh Buhari Fataruba.

“Ditambahkan Walid, bahwa mobil Mini Bus dari arah Utara menuju arah selatan atau dari arah Desa Falahu menuju ke Desa Fatcey. Sesampainya di perempatan Fatcey Kompleks kamas mata Mobil Mini Bus ini berencana belok kearah barat atau ke arah Telkom.

Saat berbelok ke arah telkom, tiba – tiba ada kendaran roda dua yang mau melewatinya dari samping Mini Bus.

Oleh karena itu, lanjut kemudian pengendara Mini Bus ini kaget dan banting setir mobil ke arah kiri. Jadi pada saat membanting setir ke arah kiri, mobil ini keluar jalan dan menabrak tempat penjual gorengan yang ada di perempatan,” ungkapnya Kasat Lantas Iptu Walid Buamona.

Akhirnya akibat dari kecelakaan naas tersebut enam orang disekitar tempat penjualan atau lapak gorengan menjadi korban dan harus dilarikan Ke RSUD Sula.

“Untuk korban dalam kejadian naas ini berkisar enam orang mengalami luka.

Dalam kecelakaan naas ini, para korban belum juga diketahui. Tetapi saat ini korban telah dilarikan ke Rumah Sakit untuk mendapatkan perawatan dari Medis,” sambungnya.

Pada saat terjadinya kecelakaan naas itu, Anggota Polres Kepulauan Sula langsung bergagas ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) guna untuk mengamankan sopir.

Karena di takut banyak massa dan keluarga para korban datang dan main hakim sendiri. Jadi lansun anggota mengamankan sopir atas nama Sudara Buhari Fataruba kami ke Polres tapi sementara masih dibawah ke RSUD untuk mendapat perawatan medis,” tuturnya Walid.

Sedangkan pelaku bakal dijerat dengan Pasal 310 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Dalam pasal tersebut, disebutkan tentang kecelakaan yang diakibatkan oleh kelalaian. Ancaman hukuman maksimal yang dikenakan dalam pasal tersebut adalah enam tahun penjara dan denda Rp 12 juta, tutup Kasat Lantas baru satu minggu menjabat. (Is/CN)

Didepan Massa Aksi, Ahmad Silawane Semprot Dimasa Kepemimpinan Bupati Kepsul Hendrata Theis

SANANA, CN – Pergantian Jabatan Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) Provinsi Maluku Utara (Malut) yang dilakukan Bupati, Hj. Fifian Adeningsi Mus usai dilantik Gubernur Malut Kh. H. Abdul Gane Kasuba, pada Tanggal 4 juni 2021 lalu menemui banyak kontroversi dari berbagai kalangan. Salah satunya Aliansi Peduli Hai Sua Senin, (14/06/2021).

Sehingga Aliansi Peduli Hai Sua kembali menggelar aksi demonstrasi jilid II di depan Kantor Bupati, Jln. Paska Suzeto – Desa Pohea Kecamatan Sanana Utara Kabupaten Kepulauan Sula.

Berbagai pendemo yang mendatangi Kantor Bupati Kepsul guna mempertanyakan kejelasan dari pergantian pimpinan OPD yang di lingkungan Pemda Sula yang dilakukan atas kebijakan Bupati Fifian tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun wartawan cerminnusantara.co.id melalui video, tanggapan PLT Asisten I Setda Kepsul, Ahmad Silawane yang beredar di Grup WhatsApp Dad Hia Ted Sua. Ia menyindir dimasa kepemimpinan Bupati Henderata Theis dengan nada yang tegas.

“Kami sebagai anak negeri Hai Sua (Tana Sula) di nonjobkan hampir sebagian besar, termasuk saya, sehingga kami membuat surat permohonan pemindahan dari Kepulauan Sula ke Kabupaten Pulau Taliabu. Tetapi kami tidak membuat masalah,” tegasnya.

Lanjut Ahmad sapaan akrabnya bahwa di Kepemimpinan Hendrata Theis, ia bersama sejumlah ASN Kepsul di nonjob dan Hendrata mengambil ASN dari luar Daerah untuk masuk dan memimpin beberapa OPD yang tidak melalui mekanisme.

“Kenapa hari ini Ibu Bupati Fifian Adeningsi Mus. melakukan hal sedemikian, tapi kalian buat masalah ada apa sebenarnya?,” tegasnya.

Soal dirinya dari ASN Pulau Taliabu, ia kembali tegaskan tidak ada masalah karena dirinya telah membuat surat permohonan pengunduran diri dari ASN kepada pemerintah Daerah Kabupaten Pulau Taliabu untuk menjabat di Kepsul lantaran dirinya ingin untuk mengabdi di Negeri sendiri yakni Kepulauan Sula. (IS CN)