Desa Cikakak Bagikan 291 Paket Sembako Banprov Jabar

Sukabumi, CN – Pemdes cikakak bagikan paket sembako banprov jabar sebanyak 291 paket sembako untuk masyarakat yang terdampak covid 19 di aula Desa Cikakak, Kecamatan cikakak Kabupaten Sukabumi, Selasa (9/6/2020) pukul 09:00 WIB.

Kades Cikakak,H.Dede Mulyadi mengatakan Alhamdulilah hari ini kami bagikan sebanyak 291 paket sembako buat masyarakat yang terdampak Covid-19.

“Ini pembagian ke dua banprov jabar,dimana yang pertama bulan mei kami membagikan sebanyak 183 paket sembako dan uang tunai Rp 150 ribu,dan alhamdulilah bulan sekarang ada peningkatan,yang bulan sekarang sebanyak 291 paket sembako dan uang Rp 150 ribu/KK,” terangnya.

H.Dede Mulyadi pun menjelaskan ” Tidak ada pemotongan apa pun dari pemdes Cikakak,dan kami pun instruksikan kepada RT/RW jangan ada pungutan apapun kepada masyarakat yang menerima banprov Jabar ini ” Tegas nya.

Sementara itu, iha warga Desa Cikakak yang beralamat di RT 01 RW 02 Kampung pasir bendera mengatakan. “Alhamdulilah dapat bantuan paket sembako dan uang Rp 150 ribu, sambil menunjukan uang 3 lembar 50 ribuan ke wartawan. (Irwan ramdan CN)

Ekonom UIN: Dari Pada Bahas Isu Impor, Lebih Baik Dukung Petani Tingkatkan Produksi

JAKARTA, CN – Ekonom Senior dari UIN Jakarta, Pheni Chalid, mengaku optimis dengan kerja keras petani dan pemerintah dalam memenuhi kebutuhan pangan nasional. Dia yakin, momentum pandemi Covid 19 mampu menjadi energi dan semangat yang luar biasa dalam melakukan produksi.

“Sebaiknya jangan gunakan isu impor di saat pandemi seperti srkarang ini. Tapi kita manfaatkan momentum ini untuk mendukung petani dan mengutamakan produksi dalam negeri, sehingga kita mampu mencapai kedaulatan, ketahanan dan kemandirian pangan,” ujar Pheni, Rabu (10/6/2020).

Menurut Pheni, langkah Kementan dalam membangun pusat data dan sarana prasarana berteknologi canggih merupakan langkah tepat karena sesuai dengan road map visi jangka panjang pertanian 2020-2024, dimana pertanian masa depan adalah pertanian maju, mandiri, dan modern berdasarkan asas Gotong Royong.

“Saya lihat pertanian sekarang sudah menuju pada kemandirian pangan, walaupun masih harus berusaha lebih maksimal lagi karena terkendala biaya produksi. Tapi dari sisi lainnya sudah bagus seperti pengadaan pupuk, benih, proses panen dan pasca panen,” katanya.

Di samping itu, Pheni mengajak masyarakat agar turut berkontribusi dalam mencapai kemandirian pangan nasional. Kontribusi itu diantaranya dengan melakukan penanaman sayur mayur di halaman pekarangan rumah masing-masing.

“Sekali lagi saya katakan, masa Covid 19 ini seharusnya dijadikan momentum untuk lebih mandiri dan hidup subsisten. Kemudian berusaha mengkonsumsi apa yang diproduksi sendiri,” tutupnya.

Senada dengan Pheni, Akademisi Universitas Brawijaya, Sujarwo, menilai kebijakan dan strategi Kementan dalam mengelola pertanian dimasa pandemi Covid 19 sudah sangat tepat, mengingat Kementerian yang dipimpin SyahruI Yasin Limpo itu sudah memiliki ruang data yang dapat mengakurasi semua produksi.

“Saya kira data pertanian baik areal tanam, areal panen, dan real produksi serta ekspektasi produksi bulanan lewat website maupun media elektronik, termasuk membuktikan adanya aliran data dari bottom-up lewat frame yang telah dibuat kementerian (design system should be TOP DOWN) sudah sangat bagus,” katanya.

Dengan kecanggihan sistem data dan informasi yang dimiliki Kementan, maka, ujar Sujarwo, isu impor yang muncul belakangan ini akan terpatahkan dengan sendirinya.

“Saya yakin sistem dan data di Kementan akan berbicara sendiri untuk mereka yang meragukan ketersediaan pangan nasional. Saya berharap Kementan tidak perlu gusar. Santai saja dan tanggapi ini (isu impor) dengan baik,” tutupnya.

Sebagai informasi, stok beras CBP (Cadangan Beras Pemerintah) di Bulog yang direkomendasi dari Rakortas adalah 1 – 1,5 juta ton. Saat ini CBP di Bulog 1,485 juta ton, dan akan terus bertambah seiring panen raya yang masih berlangsung di sejumlah daerah.

Secara rinci, stok beras di masyarakat berada di Bulog, penggilingan, pedagang, Horeka, dan rumah tangga. Data terbaru stok beras minggu ke 1 Juni 2020 adalah, Bulog 1, 485 juta ton, penggilingan 1,363 juta ton, pedagang 0,730 jt ton, dan stok cukup besar ada di Horeka dan rumah tangga. Sementara itu, data pengadaan beras Bulog per tanggal 8 Juni 2020, juga masih terus berlangsung. Setidaknya ada 21.667 ton beras telah terserap. (Dody CN)

Kasal Terima Laporan Korps Kenkat Tiga Pati TNI AL

JAKARTA, CN – Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M., didampingi Asisten Personel (Aspers) Kasal Laksamana Muda TNI I Nyoman Mandra, M.Sc., menerima Pelaporan Korps Kenaikan Pangkat (Kenkat) tiga Perwira Tinggi (Pati) TNI Angkatan Laut di ruang tamu Kasal, Markas Besar TNI Angkatan Laut, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (9/6/2020).

Ketiga Pati tersebut adalah Komandan Pusat Pendidikan Pengembangan Spesialis (Danpusdikbangspes) Kodiklat TNI Laksamana Pertama TNI Eko Wahjono, Direktur Perencanaan Program dan Anggaran Direktorat Jenderal Perencanaan Pertahanan Kementerian Pertahanan (Dirrenprogar Ditjen Renhan Kemhan) Laksamana Pertama TNI Supo Dwi Diantara, dan Kepala Dinas Psikologi Angkatan Laut (Kadispsial) Laksamana Pertama TNI Wiwin Dwi Handayani, S.Psi., M.Si.

Sebelumnya, ketiga Pati TNI AL ini telah melaksanakan pelaporan Kenaikan Pangkat satu tingkat lebih tinggi dari pangkat semula di Mabes TNI dihadapan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P, bersama 81 Pati lainnya yang terdiri dari 74 Pati TNI AD, dan 7 Pati TNI AU, berdasarkan Surat Perintah Panglima TNI Nomor Sprin/1054/VI/2020 Tanggal 3 Juni 2020. (Reza CN)

Kabaharkam Polri: Fa-inna Ma’al ‘Usri Yusran

JAKARTA, CN – Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri, Komjen Pol Agus Andrianto, selaku Kaopspus Aman Nusa II-Penanganan COVID-19, yakin kesulitan yang dihadapi masyarakat akibat pandemi COVID-19 akan melahirkan kemudahan sebagai hikmahnya.

“Ini akan menjadikan Indonesia menjadi Indonesia yang lebih baik. Indonesia bisa buat PCR, ventilator, dan ketahanan pangan sangat baik. Indonesia akan menjadi bangsa yang naik kelas. Fa-inna ma’al ‘usri yusran. Di balik musibah pasti ada hikmah, di balik kesulitan pasti ada kemudahan,” kata Komjen Pol Agus Andrianto pada acara talkshow “Polri Promoter: Polri dan New Normal” yang disiarkan langsung TvOne, Selasa, (9/6/2020).

Ayat Al Qur’an yang dikutip tersebut merupakan bagian dari Surah Al-Insyirah (QS. 94). Lengkapnya adalah: Fa-inna ma’al ‘usri yusran. Inna ma’al ‘usri yusran. “Maka sesungguhnya, sesudah kesulitan itu ada kemudahan. Sesungguhnya, sesudah kesulitan itu ada kemudahan.” – (QS.94: 5-6)

Berdasarkan keyakinan tersebut, Kabaharkam Polri mengimbau masyarakat untuk tetap tenang menghadapi pandemi dan mematuhi anjuran atau kebijakan pemerintah.

Polri sendiri, tegas Komjen Pol Agus Andrianto, akan mendukung apapun kebijakan pemerintah. Ia menilai kebijakan yang dikeluarkan pemerintah niatnya pasti untuk kebaikan, termasuk kebijakan penerapan tatanan kehidupan baru (new normal) yang tengah dipersiapkan pemerintah.

Dalam new normal, masyarakat dapat tetap beraktivitas dengan menerapkan protokol kesehatan yang dikeluarkan kementerian/lembaga terkait. Tujuannya adalah masyarakat tetap produktif dan aman COVID-19.

“Kita [Polri] akan fokus pada sosialisasi protokol-protokol kesehatan yang sudah dikeluarkan kementerian/lembaga. Mengedepankan imbauan pendekatan edukatif dan humanis, beradaptasi dengan pendemi. Dan penegakan hukum adalah langkah yang terakhir,” ungkap Komjen Pol Agus Andrianto. (Reza CN)

Semarak Milad Ke-59 Tahun, PP IPM Gelar Simposium Pelajar Indonesia

JAKARTA, CN – Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Muhammadiyah Menyemarakkan Milad IPM Ke-59 Menggelar Simposium Pelajar IndonesiaHari Senin (8/6/2020) Pukul 19.00 WIB di Zoom Cloud Meeting.

Disaat pandemi Covid@19 rasanya kurang atau tidak efektif, jika tidak berkarya. Hal Ini tidak melumpuhkan semangat IPM dalam .erayakan Milad yang ke-59 Tahun untuk membuat suatu gagasan atau karya dalam menciptakan pelajar yang berkemajuan.

IPM Bergandengan Tangan dengan Organisasi Pelajar Indonesia lainnya dalam .enyemarakkan Miladnya dengan membuat Simposium Pelajar Indonesia lewat Video Conference melalui Aplikasi Zoom Meeting untuk menghindari keramaian dan tetap taat pada protokoler kesehatan gugus tugas Covid-19 atau pemerintah.

Acara Simposium Pelajar Indonesia ini merupakan acara perdana organisasi pelajar Indonesia yang digagas oleh Pimpinan Pusat IPM untuk menyemarakkan Milad atau Hari Jadi Organisasi tersebut

Adapun organisasi pelajar indonesia lainnya juga ikut menyemarakkan Milad IPM Ke-59 tersebut diantarnaya para Ketua Umum Organisasi Pelajar Indonesia yakni Ketua Umum PP IPM Hafiz Syafa’aturrahman, Ketua Umum PP Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama Aswandi Jailany, Ketua Umum IPPNU Nurul H. Ummah, Ketua Umum Pengurus Besar Pelajar Islam Indonesia Husin Tastik Ma’ruf, Ketua Umum PP Ikatan Pelajar PERSIS Arman Nurhakim Maulana, Ketua Umum PP Ikatan Pelajar PERSIS Putri Luthfi Anbar Fauziah, Ketua Umum DPP GSNI Abdul Gani, Ketua Umum PP IPNW Zahid Ramdhan, dan Ketua Umum PP Al Washliyah Ishak Ali Muda

Simposium ini juga akan disiarkan langsung oleh akun media Instagram, Facebook dan Youtube channel PP IPM. Mari daftarkan diri anda jangan ketinggalan Simposium Pelajar Indonesia Yang Hebat Ini

Setelah acara ini dipost oleh akun instagram @ppipm pada hari Minggu Tanggal 7 Juni 2020 sangat luar biasa tanggapan para netizen yang menyambutnya dan meresgistrasi untuk mengikuti acara Simposium Pelajar Indonesia yang digelar oleh Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Muhammadiyah. (Dody CN)

Bila Tapera Ingin Berjalan, Pemerintah Wajib Siapkan Rumah

JAKARTA, CN – Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) mendukung Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera). Dukungan ini diberikan KSPI, karena perumahan merupakan hak setiap warga negara. Sehingga menjadi tanggungjawab pemerintah untuk memastikan agar setiap warga negara, termasuk kaum buruh, bisa mempunyai rumah.

Namun demikian, meskipun memberikan dukungan, KSPI meminta agar program ini dilakukan perbaikan. Salah satunya adalah, program ini berbentuk rumah dan hanya berlaku bagi WNI.

“Karena perumahan itu adalah hak dasar rakyat, maka dalam program ini pemerintah harus menyedikan rumah. Bukan hanya mengumpulkan tabungan kemudian meminta peserta untuk membeli rumah sendiri,” kata Presiden KSPI Said Iqbal, Senin (8/6/2020). Jika hanya berbentuk tabungan, lanjutnya, maka buruh tetap saja akan kesulitan untuk membeli rumah.

Menurut Said Iqbak, dengan membangun perumahan sendiri, misalnya seperti konsep Perumnas, pemerintah bisa menetapkan harga rumah yang murah. Jadi tidak melalui pengembang yang seringkali hanya berorientasi pada keuntungan.

Karena rumahnya dibangun oleh pemerintah, maka peserta bisa mendapatkan rumah dengan DP 0 rupiah. Hal yang lain, jangka waktu cicilan bisa dibuat lama agar lebih kecil dengan bunga 0%.

“Oleh karena ini adalah program kepemilikan rumah, maka pesertanya adalah buruh yang belum memiliki rumah,” tegas Said Iqbal. Jika ini dijakankan, maka akan menjadi solusi bagi kaum buruh agar bisa memiliki rumah.

Hal senada juga disampaikan anggota Komisi IX DPR RI Obon Tabroni. Menurutnya, dengan harga rumah yang semakin mahal, banyak buruh yang tidak bisa memiliki rumah.

Obon juga berpendapat, sebaiknya program ini berupa pengadaan rumah untuk buruh.

“Jangan hanya ngumpulin iuran, tetapi rumahnya tidak disediakan. Saya kira ini program baik yang harus kita dukung,” katanya.

Namun demikian, Obon memberikan catatan, bahwa program ini jangan sampai memberatkan buruh.

“Untuk iuran, dari sisi pengusaha harusnya bisa ditingkatkan. Jangan hanya, 0,5%. Selain itu harus ada kontribusi dari pemerintah,” kata Obon Tabroni. (Dody CN)