FPII Sulteng Anggap KIP Berjalan Lambat

Sulteng, CN – Sekertaris FPII Sulawesi Tengah, Jemmy Tehardjo menghadiri acara ‘Implementasi UU KIP dalam konteks kekinian’ di salah satu Coffee Hall, Kamis (07/11). Ia menilai bahwa kehadiran KIP sejak tahun 2012 lalu ternyata belum menunjukkan taringnya, justru terkesan berjalan lambat bagai ‘kura-kura’.

Menurut Sekretaris FPII Sulteng, JeMmy Tehardjo, hal ini penting untuk keterbukaan informasi publik, karena merupakan aspek yang tidak terpisahkan dari demokrasi yang menjujung kebebasan dan hak asasi manusia.

“Keterbukaan informasi publik menjadi aspek penting demokrasi dalam pemenuhan hak individu atas informasi publik,” kata Jem panggilan akrabnya.

Di Indonesia sendiri pengakuan atas akses memperoleh informasi sebagai salah satu hak asasi manusia tercantum dalam konstitusi UUD 1945 pada Pasal 28F dan Undan-Undang lainnya, seperti UU No.39 Tahun 1999 tentang HAM, kemudian UU No.40 Tahun 1999 tentang Pers Pasal 4 dan UU No.28 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Negara Yang Bersih dan Bebas KKN pada Pasal 9 Ayat (1).

“Pengakuan akses terhadap informasi sebagai hak asasi manusia
tersebut juga tercantum dalam Pasal 19 Kovenan Internasional Hak-hak Sipil dan Politik” terangnya.

Oleh karenanya, sambung sumber yang sama, dengan adanya beberapa Undang-Undang tersebut, memperlihatkan bahwa hak atas informasi menjadi aspek penting dalam menciptakan serta menumbuhkan demokrasi yang mapan, proses pembangunan yang berkelanjutan dan berpihak kepada rakyat serta pemberantasan korupsi.

“Untuk mendorong keterbukaan informasi publik maka lahirlah Undang-Undang
No.14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publlik (UU KIP) yang disahkan DPR RI pada 3 April 2008,” pungkas Jem mengakhiri perbincangan dengan wartawan.

Acara ini juga dihadiri oleh Anggota DPRD Sulteng Komisi A, Maimuna dan beberapa Ormas yang ada di Sulteng (red)

Demi Akreditasi A, Fakultas Hukum Universitas Khairun Ternate Terapkan Sistem Plagiat

TERNATE, CN – Fakultas Hukum Universitas Khairun Ternate, kini telah menerapkan sistem plagiat untuk pertama kalinya dengan upaya melaksanakan tuntutan Akreditasi A yang sekarang telah dicapai pada Tahun 2019 ini.

Dekan I Fakultas Hukum Universitas Khairun Ternate, Dr. Rusdin Alauddin saat di temui di ruangannya pada Rabu, (06/07/2019), mengatakan bahwa di tahun 2019 ini Fakultas Hukum telah menerapkan sistem plagiat dalam rangka melaksanakan tuntutan akreditasi A.

“Olehnya itu, mutu mahasiswa perlu ditingkatkan mulai dari penulisan proposal hingga skripsi harus bebas dari plagiat, maka dari itu sistem inilah yang diterapkan.,” Katanya

Lanjut Dr. Rusdin Alauddin, menegaskan sofer plagiat yang dimiliki Fakultas Hukum yang saat ini dikelolah oleh bagian Unit Penjaminan Mutu (UPM) semua proposal dan skripsi sebelum masuk pada hasil harus di cek terlebih dahulu.

” Di UPM semua proposal dan skripsi sebelum masuk pada hasil harus dicek terlebih dahulu di sistem plagiat. Sehingga diharapkan proposal dan skripsi yang dihasilkan mahasiswa itu betul-betul murni dari mahasiswa,” Tegasnya

Sementara Ketua Unit Penjaminan Mutu Faisal menjelaskan cara pengguna sofer sistem plagiat yang di terapkan di Fakultas Hukum saat ini ialah sofer checker bukan sofer turnitin yang biasa dipakai Dikti maupun universitas – universitas besar lainya seperti UI dan UGM. Sebab sofer turnitin lebih detail dalam proses pemeriksaan ketimbang sofer checker.

“Cara kerja sistem plagiat ini. Sofernya harus terhubung dengan jaringan internet, agar aplikasi itu bisa membaca semua tulisan-tulisan yang telah dipublikasi. Jika ada kemiripan di dalam kalimat atau paragraf yang terdapat di proposal maupun skripsi mahasiswa, akan terbaca dengan kode berwarna kuning. Jika telah terindikasi plagiat di atas 30%, maka mahasiswa bersangkutan perlu merubanya. Namun jika plagiatnya di bawah 30% masih diberi toleransi, sebab di dalam penulisan proposal maupun skripsi terdapat pasal-pasal dan teori,” Jelasnya

Faisal menambahkan, fokusnya penerapan sistem plagiat ini masih pada proposal, skripsi dan hasil penelitian dosen dalam bentuk jurnal maupun dalam bentuk pengabdian, agar bebas dari plagiat. Jadi Harapannya jika kedepan sistem ini lebih baik, maka kita akan menerapkan hingga pada tugas-tugas mahasiswa, sehingga butu penmbahan kouta internet yang di sediakan di fakultas Hukum itu sendiri.

“Fakultas Hukum perluh penambahan kuota internet, supaya aplikasi plagiat dapat bekerja dengan lebih cepat. Sehingga proses pemeriksaan hasil penelitian mahasiswa maupun dosen tidak memakan waktu yang lama,” Tutupnya (fajrin)

Mayjen TNI Suharyanto S.Sos.M.M: Jabatan Kapan Saja Dapat Pindah Tapi Kecintaan Pada Kodam Jaya Abadi

Jakarta, CN – Acara Lepas Sambut Kepala Staf Kodam Jaya dari Mayjen TNI Suharyanto S.Sos., M.M. kepada Brigjen TNI M. Saleh Mustafa dilaksanakan hari ini bertempat di Aula Sudirman Makodam Jaya, Cililitan-Jaktim Kamis, (7/11/2019)

Mayjen TNI Suharyanto Sos., M.M., lulusan Akmil 89 hari ini resmi dilepas sebagai Kasdam Jaya untuk menduduki jabatan baru Sekretaris Militer Presiden RI dan dalam pesan dan kesannya menyampaikan “Pindah satuan dan pergantian jabatan itu hal yang biasa tapi kecintaan kepada satuan Kodam Jaya abadi tidak bisa pindah” untuk tanda ungkapannya Mayjen TNI Suharyanto didampingi Istri melantunkan lagu cinta terbaik

Dalam kesempatan yang sama Brigjen TNI M. Saleh Mustafa lulusan Akmil 91 menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pangdam Jaya Mayjen TNI Eko Margiyono yang telah memberikan kesempatan kepada dirinya mengemban tugas sebagai Kasdam Jaya dan siap menyumbangkan seluruh kemampuannya untuk kemajuan Kodam Jaya dan mengakhiri sambutannya Kasdam didampingi Ibu melantunkan lagu cinta luar biasa

Menutup acara lepas sambut Pangdam Jaya/Jayakarta Mayjen TNI Eko Margiyono menyampaikan ucapan selamat jalan kepada Mayjen TNI Suharyanto semoga semakin sukses ditempat yang baru dan kepada Brigjen TNI Saleh dan Ibu selamat datang di Makodam Jaya, segera menyesuaikan diri dan mewarnai Kodam Jaya ini dengan pengalaman tugas serta kemampuan yang dimiliki, ucap Pangdam Jaya

Kesuksesan seorang suami tidak terlepas dari dukungan dan tindakan istri maka itu saya minta agar ibu-ibu Persit KCK PD Jaya tidak melakukan tindakan yang dapat merugikan bahkan menghabat karir suaminya karena sebagus apapun kinerja yang sudah dirintis oleh suami pasti tidak ada artinya apabila ibu-ibu tidak mendukungnya, tegas Pangdam Jaya

Kegiatan lepas sambut Kasdam Jaya/Jayakarta dilaksanakan dengan sederhana dan suasana kekeluargaan, tampak seluruh pejabat teras Kodam Jaya beserta ibu-ibu Persit PD Jaya hadir untuk menyambut ke datangan pejabat baru Kasdam Jaya dan mengantar Mayjen TNI Suharyanto beserta Ibu ke kesatuan yang baru sebagai Sesmil Kepresiden RI.(red)

Kapolri dan Kasum TNI kunjungi Geladi Pasis Sesko TNI

Cilangkap, CN – Kapolri yang baru dilantik, Jenderal Pol Idham Azis didampingi Kasum TNI Letjen TNI Joni Supriyanto, Wadan Sesko TNI, Mayjen TNI Ali Bogra, Asops Kapolri dan Kadiv Humas Mabes Polri, disela-sela kunjungan kerjanya ke Mabes TNI AL, Cilangkap menyempatkan diri meninjau pelaksanaan latihan Geladi “Yudha Dharma” yang dilaksanakan oleh Perwira Siswa (Pasis) Sesko TNI
bertempat di Gedung Gatot Subroto, Mabes TNI, Cilangkap, hari ini Kamis (7/11)

Dalam pengarahannya kepada 145 Pasis Sesko TNI, Kapolri menyampaikan pentingnya selalu menjaga sinergitas TNI-Polri dalam pengabdian kepada Bangsa dan negara, serta berharap agar para perwira siswa memanfaatkan sisa waktu pendidikan yang ada untuk terus belajar dan kelak apabila telah berdinas kembali agar menjadi pemimpin yang selalu dekat dengan anak buah, kata Kapolri

Walaupun kunjungan Kapolri dan beberapa Perwira Tinggi TNI kali ini dapat dibilang singkat namun bagi perwira siswa merupakan suatu kehormatan dan hal yang istimewa karena apa yang disampaikan Kapolri merupakan nasehat dan menambah motivasi bagi para Perwira Siswa (Pasis) dalam mengemban tugas di satuan masing-masing yang mana selesai menempuh pendidikan Sesko TNI nantinya akan menjadi calon pimpinan TNI masa depan.

Sosok Kapolri yang murah senyum ini juga mengajak para Pasis Sesko TNI untuk berfoto bersama dan dilanjutkan dengan ramah tamah. (red)

Hut Korpri Ke 47, Pemda Halsel Akan Gelar Berbagai Lomba

LABUHA-CN, Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Korps Pegawai Negeri Republik Indonesia (Korpri) yang ke 48 tahun 2019, Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), dalam hal ini Bagian Korpri akan menggelar berbagai macam mata lomba.

Ramon Rumonin, selaku kepala Bagian Korpri Halsel mengatakan bahwa, lomba yang digelar dalam rangka memeriahkan Hut Korpri ditahun ini diantranya lomba olahraga dan Lomba Kesenian.

“Untuk lomba Olahraga, Bola Kaki, Voli, Tenis Meja dan Domeno, sedangkan untuk pentas kesenian, ada tarian Togal, Cakalele, Pop Senger untuk Pimpinan SKPD,”katanya

Ramon juga mengatakan bahwa, pihaknya sampai saat ini masih melakukan kordinsasi bersama Bupati Halsel untuk jadwal pelaksanaannya. Namun menurutnya, saat ini pendaftaran telah dibuka, dan sudah banyak SKPD yang mendapaftarkan diri untuk ikut berpartispasi dalam memeriahkan Hut ini.

“lomba-lomba ini wajib dikuti oleh seluruh SKPD di lingkungan Pemerintah Daerah Halmahera Selatan, apa bila ada SKPD yang tidak mendaftarkan Dinas mereka maka akan dikenakan denda, sesuai ketentuan yang berlaku”, jelasnya

Dirinya juga menambahkan bahwa, lomba dan kegiatan ini untuk meningkatkan kebersamaan, memperkokoh solidaritas sesama anggota Korpri dalam mengemban tanggung jawab sebagai abdi negara dan masyarakat.

“Dengan adanya HUT Korpri ini kita dapat sama-sama meningkatkan kewajiban dan keamanan pegawai dilingkungan Pemda Halsel, bukan yang dilihat dari siapa yang tahu bermain tetapi yag dilihat adalah kebersamaannya, “tutup Ramon. (Red)

Wujudkan Sekolah Ramah Anak, Seluruh Sekolah Di Halsel Sehari Belajar Diluar Kelas

LABUHA-CN, Dalam rangka memperingati Hari Anak Universal atau Universal Children’s Day, Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) dalam hal ini Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kabupaten Halsel mengeluarkan surat edaran untuk seluruh sekolah yang ada di Kabupaten Halmahera Selatan, mulai dari tingkat PAUD, TK, SD, MTS/SMP untuk melaksanakan sehari belajar di luar kelas. Hal ini menindaklanjuti surat dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia.

Hari Anak Universal diperingati setiap tanggal 20 November. Kegiatan sehari belajar di luar kelas ini dilaksanakan secara serentak diseluruh Indonesia pada satuan pendidikan, termkasud di Halsel, yang berlngsung pada hari ini, Kamis (7/11).

Pelaksanaan sehari belajar diluar kelas dilakukan dalam upaya memenuhi, menjamin dan melindungi hak anak agar perlu memastikan bahwa satuan pendidikan mampu mengembangkan bakat dan kemampuan anak melalui Sekolah Ramah Anak.

Bupati Halsel, H.Bahrain Kasuba, didampingi Istri yang juga selaku Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Hj. Nurlela Muhammad, serta Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak dan Keluarga Berencana, H. Aisyiah Badaruni, Kepala Dinas Kesehatan, Ahmad Radjak dan Kepala BPBD Halsel, Daud Djubedi, hadir dan ikut melihat siswi-siswi beraktifitas sehari belajar diluar kelas.

Pada kesempatan itu, Bupati H. Bahrain Kasuba mengatakan bahwa, anak merupakan amanah dan anugerah Tuhan yang Maha Esa yang memiliki potensi tidak hanya pada dirinya sendiri, maupun keluarga, masyarakat dan Bangsa. Tetapi menurutnya, anak merupakan generasi penerus dan Pilar bangsa di mana dalam dirinya melekat harkat dan martabat serta hak-haknya sebagai bagian dari hak manusia yang tidak bisa di cabut oleh siapapun.

Seperti yang diketahui, lanjut Bahrain, Pemerintah melalui Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak telah mendesain dan mensosialisasikan sebuah sestim dan hak-hak yang terintegrasi bersama Kementerian Pendidikan yang berkelanjutan dengan mengembangkan sekolah ramah anak ini yang nantinya dapat mewudujkan sekolah Kabupaten/kota Ramah Anak, salah satunya Program Ramah Anak.

“Sekolah Ramah Anak merupakan sekolah yang secara sadar berupaya dan menjamin serta memenuhi hak-hak anak dalam setiap aspek kehidupan secara terencana dan bertanggung jawab”, ungkap Bupati saat memberikan sambutan di SMP Alkhairat Labuha.

Bupati juga mengatakan bahwa dalam usaha mewujudkan sekolah Ramah Anak perlu didukung oleh berbagai pihak antara lain, keluarga dan masyarakat yang sebenarnya merupakan pusat pendidikan terdekat anak, lingkungan yang mendukung dan memberikan perlindungan bagi anak merasa nyaman dan aman akan sangat cepat berproses mencari jati diri. Untuk itu peran dari keluraga disekolah sangat diharapkan agar terwujudnya sekolah Ramah Anak di Kabupaten Halsel yang nantinya akan melahirkan generasi yang berkarakter dan berbudi Pekerti yang luhur.

Pecanangan dan Deklarasi sekolah Ramah Anak ini yaitu harus ada kordinasi antara Stekholder, dinas terkait atas hak-hak dan pemenuhan anak harus dilakukan secara berkesenambungan dan berkelanjutan dan dipastikan tidak ada satupun anak di Kabupaten Halsel yang tertinggal dalam pemenuhan hak-hak dasar mereka.

“Saya sangat berharap Penguatan istimininasi antara Steckholder dapat terus ditingkatkan dan dapat terus melakukan kordinasi secara rutin, karena anak adalah infestasi kita di masa depan, sehingga menjadi kewajiban kita bersama untuk menjadikan anak Indonesia khususnya anak-anak di Kabupatn Halsel lebih berkualitas karena mereka akan menjadi generasi pembangunan dimasa depan,”harapnya.

Orang nomor satu di Kabupaten Halmahera Selatan ini mengajak seluruh Orang tua, serta para guru-guru agar dapat mendukung Kreatifitas yang di buat anak-anak.

“Sesibuk apapun dapat luangkan sedikit waktunya untuk bapak ibu, agar mendampingi dan mendidik mereka sehingga mereka dapat memiliki berbagai tingkat kecerdasan,”pinta Bahrain

Sebelum menutup sambutannya Bupati berpesan kepada para anak-anak ini agar selalu berekspnsi dan dapat menunjukan bahwa anak-anak Halmahera Selatan luar biasa karena semuanya nanti akan menjadi generasi penerus pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Halsel, dikanca nasional maupun internasional.

Pada kesempatan itu Bupati dan Istri juga ikut melakukan Pencanangan dan Deklarasi Sekolah Ramah Anak. Serta ikut menari tarian Togal dan Cakalele bersama Siswa/Siswi di sekolah yang dikunjungi.

Adapun sekolah yang kunjungi oleh Bupati Halsel dan rombongan, antara lain, SMP Alkhairat, SD 2 Halsel, SMP 1 Halsel, SD Insan Kamil, SMP 6, Paud Anggerek, SD Kupal, SMP Gandasuli serta SD Panamboang. (Red)