Gubernur Malut Lantik Pj. Sekda Yang Baru

SOFIFI-CN, Direktur Penataan Daerah, Otsus dan DPOD pada Direktorat Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri, Andi Bataralifu, resmi dilantik sebagai Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Maluku Utara. 

Pelantikan tersebut dilakukan langsung oleh Gubernur Maluku Utara, KH. Abdul Gani Kasuba Lc, Senin (2/12), di ruang rapat lantai 4 kantor Gubernur, Sofifi, yang dihadiri oleh sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov dan unsur Forkopimda Malut.

Pelantikan tersebut berdasarkan Surat Penunjukan yang ditanda tangani oleh Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, dengan Nomor: 821/13122/SJ. Perihal Persetujuan Pengangkatan Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Maluku Utara.

Sementara itu pengangkatan Pj. Sekda sesuai dengan Surat Keputusan Gubernur Maluku Utara, Nomor: 821.2/ KEP/JPTM/169/2019 tentang Pengangkatan Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Maluku Utara.

Gubernur dalam sambutannya mengatakan bahwa, pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan ini adalah untuk menggantikan Sdr. Bamabang Hermawan, yang telah berakhir masa sebagai Pj. Sekda. Untuk itu, selaku Kepala Daerah, Saya perlu menunjuk Sdr. Drs. Andi Bataralifu, untuk mengisi kekosongan jabatan sambil menunggu Surat Keputusan (SK) penetapan Sekda difinitif yang saat ini telah diproses.

“Saya sampaikan terimakasih kepada Sdr. Bambang Hermawan atas pengabdiannya selama menjalankan tugas sebagai penjabat Sekda, dan kepada Sdr. Andi Bataralifu, selamat menjalankan tugas yang baru sebagai Pj Sekda di Maluku Utara,” katanya.

Lanjut Gubernur, penunjukan ini tentunya telah dilakukan melalui mekanisme serta pertimbangan, baik dari sisi administrasi maupun persyaratan lainnya dan telah mendapat persetujuan oleh Mendagri.

“Saya tegaskan bahwa jabatan Sekda sesungguhnya memiliki peran yang sangat penting, karena Sekda berkewajiban membantu Kepala Daerah dalam menyusun kebijakan, serta membina hubungan kerja dengan Dinas, Lembaga teknis dan unit pelaksana lainnya. Oleh karena itu, dengan fungsi yang demikian maka Sekda sesungguhnya adalah motor penggerak roda organisasi pemerintahan daerah,” jelasnya.

Gubernur juga mengatakan, citra pemerintah provinsi Maluku Utara akan sangat banyak ditentukan oleh peran Sekda dalam melaksanakan tugasnya. Untuk itu, saya minta kepada Pj. Sekda yang baru dilantik untuk dapat menjalankan fungsinya tersebut, sehingga dalam pelaksanaan tugas dapat memberikan kontribusi yang besar bagi organisasi pemerintah provinsi Maluku Utara.

“Kepada seluruh pimpinan OPD, saya minta agar dapat membantu tugas-tugas yang diberikan oleh Pj. Sekda.  Organisasi ini akan berjalan baik dan lancar bilamana kita saling mendukung satu dengan yang lainnya,” ujar Gubernur.

Diakhir sambutan ini, Gubernur menyampaikan selamat kepada Pj. Sekda yang baru saja dilantik, tunaikan tugas dengan sebaik-baiknya, tingkatkan terus kinerja dan pembinaan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), pelihara kebersamaan dan sinergi dalam pelaksanaan tugas dan pengabadiannya. (Hms)

Gubernur Resmi dan Uji Coba KPM Ferry Mutiara Pertiwi 1 Ternate-Bitung

TERNATE-CN, Gubernur Maluku Utara KH. Abdul Gani Kasuba Lc, Sabtu (30/11) akhir pekan kemarin, meresmikan KMP Ferry Mutiara Pertiwi 1 dengan rute Ternate-Bitung.

Terkait hal tersebut menurut Gubernur, saat ini arus barang dan penumpang di Maluku Utara semakin meningkat, olehnya itu penting kiranya dilakukan penambahan armada angkutan laut.

“Ini semua untuk mempermuda akses jangkauan masyarakat dalam menggunakan jasa transportasi laut antar wilayah (Maluku Utara dan Sulawesi Utara),” katanya.

Gubernur juga mengatakan bahwa, dirinya merasa senang saat melakukan proses uji coba di perairan Ternate-Sofifi.

“Alhamdulillah, Saya merasa puas dengan penambahan moda transportasi untuk masyarakat ini,” ungkapnya.

Terkait dengan kelayakan kapal, menurut Kadis Perhubungan Malut, Armin Zakaria, mengatakan bahwa kapal tersebut sebelum melakukan pelayaran Ternate-Bitung, pihaknya telah melakukan pengecekan.

“Tentunya kami (Dinas Perhubungan) dan pihak terkait telah melakukan pengecekan secara seksama, terkait dengan kelayakan kapal ferry ini. Dan dinyatakan layak untuk digunakan,” jelasnya.

Sementara Kepala Cabang ALP Ternate La Ode Muh Irfal menambahkan bahwa, KMP Mutiara Ferry Pertiwi sebelumnya beroperasi di Lombok, dan doking di Surabaya kemudian diteruskan ke Maluku Utara.

“Kehadiran KMP Mutiara Pertiwi atas permintaan bapak Gubernur, dan pihak PT. ALP kemudian menindaklanjuti dan mendatangkan kapal buatan jepang tersebut,” akunya. Dirinya memastikan KMP Mutiara Pertiwi masih layak berlayar, dan sudah dilakukan pengecekan secara komperhensif oleh tim, baik dari Pemda, PT. ALP, maupun KSOP dan LASDP.

Sementara itu kepala Seksi LASDP, Balai Pengelola Tranportasi Darat Yanuar Efan T menegaskan Dirjen Perhubungan Darat sudah mengeluarkan ijin operasi sesuai dengan kewenangannya. Tidak hanya itu, KMP Mutiara Pertiwi juga sudah memperoleh sertifikat SPM, sebagai syarat untuk dikeluarkan ijin operasi.

“Kami dari pihak Perhubungan Darat sudah bersama-sama dengan Dishub Malut telah melakukan pengecekan mengenai alat keselamatan, alat navigasi semuanya sesuai dengan PM 80 tahun 2019 tentang Standar Minimal Pelayanan Penumpang Angkutan Penyeberangan,” ungkapnya.

Senada dengan itu, Kepala KSOP Ternate Taher Laitupa menambahkan kapal KMP Mutiara Pertiwi sudah dilakukan pemeriksaan dan dianggap layak. Sebelumnya juga sudah dilakukan pemeriksaan oleh Balai Pengelola Tranportasi Darat dan dikeluarkan izin oleh Kementerian Perhubungan.

Sementara Kapten KMP Ferry Mutiara  Pertiwi 1, Try Bintang Nur Alam, mengatakan bahwa Ferry dengan rute Ternate-Bitung ini adalah buatan Jepang pada tahun 1988, dengan panjang 70 m dan lebar 12 m, sementara kapasitas untuk mengangkut kendaraan campuran sebanyak 28 unit dan penumpang 140 orang, dengan kecepatan 13 knot dan jarak tempuh Ternate-Bitung kurang lebih 12 jam.

Sebelum di sini (Ternate) ferry ini beroperasi di Kayangan Lombok – Pototano Sumbawa. Untuk fasilitas Ferry ini juga terbilang memadai, mulai dari ruang penumpang umum, penumpang khusus (ibu menyusui) dan live jacket keselamatan semuanya memenuhi standar opersional,” paparanya.

Ikut mendampingi Gubernur dalam uji coba tersebut, KSOP Ternate Taher Laitupa, Balai Pengelola Tranportasi Darat kepala Seksi LASDP Yanuar Efan T, Kepala Cabang ALP Ternate La Ode Muh Irfal, Kadishub Malut Armin Zakaria, Kadis PTSP Nirwan MT. Ali, Kepala Bappeda Malut Samsudin Kadir dan Karo PKKP Muliadi Tutupoho. (Hms)

Produktifitas Pemuda Luyo, Setiap Malam Jumat Mengisi Yasinan Unik

POLEWALI MANDAR, CN – Luyo merupakan salah satu kecematan yang ada di kabupaten polewali mandar bisa dibilang kecematan ini merupakan satu diantara kecematan di polewali mandar yang berlatar belakang kampung jauh dari hingar binger kesibukan kecematan yang ada di dekat kota kota. Namun menariknya para pemuda luyo tetap semangat untuk bergerak bagi masyarakatnya, terbukti dari kegiatan-kegiatan produktif mereka salah satunya adalah yasinan setiap malam jumat.

Namun yang membedakan antara yasinan pemuda luyo dengan yasinan-yasinan lain yang biasanya dilakukan dalam bentuk pengajian didalam mesjid, mereka melakukannya denagn cara pemuda kumpul dalam suatu tempat semacam tonkrongan yang diisi denagan yasinan dan diskusi lepas. Hal ini dilakukan setiap malam jumat di secret komunitas secara bergiliran.

Menarikanya para pemuda ini, tergabung dalam satu himpunan yaitu FOKAL (forum kajian anak luyo) menghimpun berbagai komunitas pemuda luyo dalam satu wadah terhitung setidaknya ada 15 komunitas yang tergabung dalam perkumpulan tersebut komunitas-komunitas ini merupakan komunitas pemuda dari latar belakang desa dan dusun yang berbeda namun untuk menjaga silaturahmi antar pemuda kecematan luyo, yasinan ini merupakan cara yang ampuh seperti yang dikatakan oleh salah satu dewan fokal Saddan Husain Latif (ka Saddan). Pada senib, (28/11/19).

“Selain dari merawat dan menjaga tradisi semangat, utamanya juga silaturahmi antar komunitas biar tetap bagian dari benang merah gerakan ke alluyoan kita sebagai generasi muda luyo,”

Kegiatan ini terbukti mampu menjadi salah satu gerakan paling nyata dari pemuda satu kecematan ini yakni kcematan luyo untuk masyarakat seperti pernyataan salah satu pemudanya.

“Kegiatan ini membawa pengaruh besar bagi kami karna kami yang biasanya ngumpul tidak jelas dan dijuluki sebagai sampah masayarakat akhirnya mala toi ita eeeee ma, guna tau bermanfaat bagi masyarakat,” Ujar Nasrullah

Selain itu ada pula tanggapan dari masyarakat setempat “bagus sekali ini kegiatan, karena bisa menumbuhkan dan menjadi wadah bagi anak-anak muda luyo untuk menjdi pemuda yg lebih produktif,”Ujar salah satu imam masyarakat setempat

Kegiatan yang di lakukan rutin setiap malam jumat, di secret komunitas pemuda luyo dengan latar belakan dusun-dusun dan desa-desa di kecematan luyo diharapkan menjadi tonggak awal pergerakan pemuda luyo seperti yang dikatakan Nurdin yg merupakan salah satu penggerak pemuda dalam kutipan materinya

“saya kira kalau mau bergerak untuk masyarakat dan meyakinkan mereka maka yang diperlukan adalah kesabaran serta gerakan yang harus terus dilakukan karna melakukan gerakan seperti ini juga merupakan salah satu cara meyakinkan masyarakat dan cara kita membaca kampong”ujarnya

Dirinya juga menambahkan, “Jadilah pemuda kampung yang tidak kampungan,” Tegasnya Nurdin (Red)

703 Pelamar Penyuluh Agama Islam Terima Nomor Tes

Halasel, CN – Ratusan Pelamar penyuluh Agama Islam (PAIS) Non PNS menerima nomor test. Senin, (02/12/2019), bertempat di halaman upacara Kantor Kementerian Agama Kab. Halmahera Selatan

Pembagian nomor tes diawali dengan pengarahan dari Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Hamdi Berhert, S. Ag, dan dilanjutkan dengan pembagian nomor tes yang dibagi dalam beberapa zona atau wilayah.

Saat ditemui diruangan Kerjanya, Kepala Kantor Kementerian
Agama Halsel, Drs. La Sengka La Dadu, M. Pd.I, menyampaikan bahwa perekrutan tenaga penyuluh agama Islam Non PNS sesuai dengan Petunjuk Teknis (Juknis) Dirjen Bimbingan Masyarakat Islam Nomor 927 Tahun 2019, Bahwa rekrutmen ini bersifat terbuka

“Artinya siapa saja bisa mengikuti asalkan memiliki kelengkapan berkas sesuai dengan persyaratan yang telah ditentukan, Sedangkan kuota yang diperoleh untuk Kantor Kemenag Halmahera Selatan masa bhakti 2020 – 2024 berjumlah 168 orang untuk,”Unkapnya

Kakankemenag juga berpesan kepada Panitia seleksi agar bekerja dengan baik dan amanah mengedepankan integritas dan profesionalisme agar dapat menghasilkan Penyuluh Agama Islam yang benar-benar memiliki kompetensi serta dapat diandalkan dalam membimbing umat.

“Untuk para peserta, saya juga berpesan agar mengikuti seluruh tahapan seleksi dengan baik dan menghidari hal-hal yang tidak dibenarkan,Pungkasnya

Sementara itu, ditempat terpisah, Kepala Seksi Bimas Islam Hamdi Berhert, S. Ag, saat dimintai informasi oleh admin Humas menyampaikan bahwa, sampai saat pembagian nomor tes.

Jumlah pelamar secara keseluruhan sebanyak 703 orang, terdiri dari tamatan SMA/MA 329 orang, S1 sebanyak 369 orang dan S2 sebanyak 3 orang serta S3 sebanyak 2 orang (kandidat Doktor).

Dari 703 pelamar tersebut akan mengikuti seleksi yang dibagi dalam 2 kategori, yakni tes tertulis dan tes wawancara. “Pungkas Kasie Bimas.

Untuk Tes tertulis akan dilaksanakan pada Minggu (8/12) bertempat di MTs/MA Al- Khairaat Labuha, sedangkan untuk tes wawancara akan dilaksanakan pada hari Senin dan Selasa tanggal 9 dan 10 Desember 2019.

Untuk tes wawancara terdiri dari Tes Membaca Al- Qur’an, Praktek Sholat dan Ceramah.

“Untuk ceramah panitia sudah menyiapkan beberapa materi diantaranya, Materi tentang Zakat, Wakaf, Pemberantasan buta aksara Al- Qur’an, Pembinaan Keluarga Sakinah, Aliran sempalan dan radikalisme, Pemberantasan HIV dan Narkoba, Kerukunan Umat Beragama dan yang terakhir Produk Halal, dari kedelapan materi atau topik tersebut nantinya akan dipilih salah satunya oleh para peserta untuk disampaikan dihadapan penalis,” tuturnya. (Hafik CN)

Menjelang PPL, Sejumlah Mahasiswa KPI Gelar Praktek Ceramah Satu Diantara Mengaku Grogi

POLMAN, CN – Menjelang pelaksaan Praktek Pengenalan Lapangan, sejumlah mahasiswa Program studi Komunikasi penyiaran Islam ( KPI) pada fakultas dakwah dan komunikasi melakukan praktek ceramah di ruangan mikroteching di kampus Institut Agama Islam Darul dakwah wal irsyad ( IAI DDI) Polewali mandar. Senin, (02/12/19).

Wakil Rektor Tiga bidang kemahasiswaan, Muhammad Arsyad mengatakan praktek ini sebagai proses agar mahasiswa lebih matang dalam melakukan PPL nantinya.

” Praktek Dakwah ini sebagai awal proses mahasiswa agar nantinya matang karena ilmu yang di dapatkan di kampus akan diterapkan di lingkungan masyarakat,” ungkapnya

Sementara itu Ketua Program Studi Komunikasi Penyiaran Islam, Jaelani Kunni beberkan bahwa ujian praktek ini merupakan rangkain persiapan sebelum mahasiwa KPI melakukan PPL nantinya dan praktikum Dakwah ini, salah satu diantara praktikum yang dilaksanakan KPI, yakni praktikum Ceramah, pidato dan Penyiaran.

“Pada program studi KPI ada tiga praktikum yang di praktek kan sebelum pelaksaan PPL yakni Praktek Ceramah, Pidato dan menyiar,” bebernya.

Meski begitu, salah seorang mahasiswa KPI, Nur emi menghimbau, sebagai peserta dirinya mengaku grogi karena hal ini merupakan pengalaman pertamanya tampil di hadapan Publik.

“Sebagai peserta praktikum dakwah saya merasa greget, karna ditampilkan dilayar. Tapi kami mengucapkan banyak terima kasih kepada prodi KPI yang telah memberikan kami pengalaman berbicara di depan hak layak. Hal ini tidak akan kami lupakan sampai kapan pun,” ngakunya

Ia juga berharap semoga junior-junior yang ada di prodi KPI bisa lebih baik dari senior di tahun berikutnya. “Karena angkatan kami termasuk angkatan pertama yang melakukan praktikum dakwah secara live dilayar,” Harap mahasiswa KPI itu (Red)

Menghadapi Pilkada Halsel, DPC KPPPI Gelar Dialog “Politik Tanpa Gaduh”

Halsel, CN – Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak pada 2020 mendatang, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) adalah salah satu kabupaten di Maluku Utara yang suda terasa suhu politiknya, dan dari pengalaman Pilkada, Halsel Merupakan salah satu wilayah yang berpotensi pelanggaran dan konflik kepentingan pada setiap pilkada di Maluku Utara

Atas pengalaman ini, menjelang pilkada beberapa bulan kedepan, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Korps Pejuang Pemuda Pemudi Indonesia (KPPPI) berencana menggelar Dialog yang bertajuk “Politik Tanpa Gaduh”.

Ketua DPC KPPPI Halsel Hardin Hi. Idris ketika di konfirmasi di Sekretariat DPC KPPPI Halsel, Jln. TPA Desa Marabose Kecamatan Bacan, Sabtu (30/11)

Pria Asal Ori itu menjelaskan bahwa kegiatan ini rencananya di laksanakan bulan depan dengan melibatkan Pemerintah Daerah, TNI Polri, Pihak Penyelenggara dan Tim Sukses Setiap kandidat sebagai narasumber.

“Lanjut, tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meminimalisir kegaduhan pilkada di halmahera selatan terutama netijen atau pengguna media sosial dan masyarakat pada umumnya di Halmahera Selatan,”Ungkapnya

Terpisah, Sementra Ketua DPD KPPPI Malut, Muhammad Saifudin ketika di konfirmasi membenarkan rencana Dialog tersebut

“Dirinya berencana bersama pengurus DPC KPPPI Halsel terlebidahulu berkoordinasi dengan seluruh stakeholder di halsel, diantaranya Pemerintah Daerah, TNI Polri dan Penyelenggara guna mendiskusikan rencana kegiatan di maksud. Ungkap M. Saifudin (Hafik CN)