Kapolda Malut Pimpin Serah Jabatan Pejabat Utama Polda Dan Kapolres Jajaran

Ternate, CN – Kapolda Maluku Utara Brigjen Pol. Drs. Suroto, M.Si pimpin Upacara Serah Terima Jabatan Pejabat Utama Polda Maluku Utara dan Kapolres Jajaran Polda Maluku Utara yang bertempat di Aula Polda Maluku Utara, Kamis (19/12/19).

Pejabat Utama Polda Maluku Utara yakni Irwasda, Dir Reskrimum, Dir Binmas dan Dansat Brimob. Sementara itu untuk Kapolres Jajaran Polda Maluku Utara yakni Kapolres Halteng, Kapolres Haltim dan Kapolres Pulau Morotai.

Rotasi Jabatan di lingkungan Polri ini merupakan hal yang biasa yaitu bertujuan untuk Penyegaran Kesatuan serta sebagai wadah Penghargaan Pimpinan Polri atas Dedikasi anggotanya dalam hal ini mendapatkan Promosi jabatan setingkat lebih tinggi.

Berdasarkan Surat Telegram Kapolri No : ST/3229/XII/KEP./2019 tanggal 06 Desember 2019, Irwasda Polda Maluku Utara yang sebelumnya dijabat Oleh Kombes Pol. Sam Yulianus Kawengian, S.H, digantikan oleh Kombes Pol. Drs. di Dicky Kusumawardhana, M.M. yang sebelumnya menjabat Irwasda Polda Kepulauan Bangka Belitung, Sementara untuk Kombes Pol. Sam Yulianus Kawengian, S.H. diangkat dalam Jabatan Baru sebagai Auditor Itwil V Itwasum Polri.

Sementara itu, untuk jabatan Dir Reskrimum Polda Maluku Utara dijabat oleh AKBP dwi Hindarwana, S.I.K., M.H. yang sebelumnya menjabat sebagai Kasubbagbantis Bagbanops Rakorwas PPNS Bareskrim Polri menggantikan Kombes Pol. H. Anton Setiyawan, S.I.K., S.H., M.H. yang diangkat dalam jabatan baru sebagai Dir Reskrimsus Polda Sumsel.

Berdasarkan Surat Telegram Kapolri No : ST/3232/XII/KEP./2019 Tanggal 06 Desember 2019, Dir Binmas Polda Maluku Utara yang sebelumnya di jabat oleh Kombes Pol. M. Nasihin, S.H. diangkat dalam jabatan baru sebagai Dir Binmas Polda Papua digantikan oleh AKBP Dicky Aryanto yang sebelumnya menjabat sebagai IRBID Itwasda Polda Sulteng diangkat dalam Jabatan Baru sebagai Dir Binmas Polda Malut.

Kombes Pol. Budi Satrijo, S.IK., M.hum yang sebelumnya menjabat Dansat Brimob Polda Malut diangkat dalam Jabatan Baru sebagai Dansatlat Brimob Korbrimob Polri digantikan oleh AKBP M. Erwin yang sebelumnya menjabat Wadansat Brimob Polda DIY diangkat dalam jabatan Baru sebagai Dansat Brimob Polda Malut.

Berdasarkan Surat Telegram Kapolri No: ST/3233/XII/KEP./2019 tanggal 06 Desember 2019, AKBP Driyono Andri Ibrahim, S.H., S.I.K yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Halmahera Timur diangkat dalam jabatan baru sebagai Wadirlantas Polda Malut, digantikan oleh AKPB Mikael P. Sitanggang, S.IK., M.H. yang sebelumnya menjabat Kapolres Pulau Morotai diangkat dalam jabatan baru sebagai Kapolres Halmahera timur,

Untuk Jabatan Kapolres Halteng, AKBP Andri Hariyanto, S.IK., yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Halmahera Tengah Polda Malut di angkat dalam jabatan Baru sebagai Kapolres Pulwu Morotai Polda Malut, digantikan AKBP Nico Andreano setiawan, S.IK., M.M. yang sebelumnya menjabat sebagai Kasubdit IV Dit Reskrimum Polda Malut diangkat dalam Jabatan Baru sebagai Kapolres Halmahera Tengah Polda Malut.

Upacara Sertijab ini dihadiri Oleh Wakapolda Maluku Utara, Pejabat Utama Polda Malut, Kapolres Jajaran Polda Malut, Ketua Bhayangkari Daerah Maluku utara, Pengurus Bhayangkari Daerah Malut dan Peserta Upacara. (Red)

Dalam Rangka Pengamanan Natal Dan Tahun Baru 2020, Polda Malut Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin 2019

Ternate, CN – Dalam rangka pengamanan Perayaan Natal Tahun 2019 dan Tahun baru 2020 Polda Maluku Utara melaksanakan Apel gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Lilin Kie Raha 2019 yang di laksanakan di Lapangan Ngaralamo Salero Kota Ternate, Kamis (19/12/19)

Apel Gelar Pasukan Ini dipimpin Langsung Oleh Kapolda Maluku Utara Brigjen Pol. Drs. Suroto, M.Si. yang didampingi oleh Danlanal Ternate Kolonel Laut (P) Whisnu Kusardianto, S.E., M.H. yang di hadiri oleh Asisten II Provinsi Maluku Utara, Walikota Ternate, PJU Polda Maluku Utara, Kasatpol PP Provinsi Maluku Utara, Kasi Data BMKG Maluku Utara, Kacab PT. Pelni, GM Ansor Ternate, KSOP Ternate, Plt. Kadis Hub. Malut, KPLP Ternate, KA BNPBD, Dinas Perindag Malut, BPTD Malut, Kapolres Ternate dan Seluruh Peserta apel Gelar Pasukan yang terdiri dari seluruh Instansi Terkait.

Operasi Kepolisian terpusat “Lilin Kie Raha 2019” akan dilaksanakan selama 10 Hari, terhitung mulai hari Senin, 23 Desember 2019 sampai dengan Hari Rabu, 01 Januari 2020.

Dalam Sambutanya Kapolda Maluku Utara membacakan Amanat Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia yang mengatakan bahwa Apel gelar pasukan ini diselengarakan secara serentak di seluruh Jajaran dengan Tujuan untuk memastikan Kesiapsiagaan Personel dan Peralalatan Pengamanan, Soliditas para pemangku kepentingan yang dilibatkan, serta menumbuhkan ketenangan dan rasa Aman bagi Masyarakat dalam merayakan Hari Raya Natal 2019 dan Tahun Baru 2020.

Operasi kepolisian ini akan Melibatkan 191.807 Personel Pengamanan Gabungan yang terdiri atas 121.358 Personel Polri, 17.190 Peraonel TNI serta 55.259 Personel Instansi Terkait (Satpol PP, Dishub, Dinas kesehatan, Pramuka, Pemadam Kebakaran, Linmas, Senkom dan Instansi Lainnya).

Untuk Kekuatan Personel Tersebut akan di tempatkan pada 1.792 titik Pos Pengamanan, 745 Titik Pos pelayanan, dan 45 Titik Pos Terpadu. Dan strategi yang diterapkan dalam operasi ini adalah mengedepankan Tindakan Preemtif dan Preventif dengan didukung kegiatan Intelejen, berupa Deteksi dini dan Deteksi Aksi, serta penegakan Hukum secara Tegas dan Profesional.

“Dalam Rangka Menyambut Natal dan Tahun Baru 2020 terdapat 12 Potensi Kerawanan yang harus diantisipasi yaitu, Aksi Terorisme, Kejahatan Konvensional, kemacetan Lalulintas, Kecelakaan Transportasi, Sweping Ormas, Aksi Penolakan Peribadatan, Kenaikan Harga sembako, Konflik Sosial dan Tawuran, Bencana Alam, Konvoi dan balap Liar, kebakaran Akibat Petasan dan Pesta Narkoba ataupun Minuman Keras”. Ucap Kapolda Maluku Utara.

Dalam mencegah 12 Potensi Kerawanan tersebut diharapkan kepada Kasatwil harus dapat bersinergi dengan Stakeholder terkait untuk menentukan langkah antisipasi yang Proaktif dan menerapkan Strategi yang Tepat guna Mengantisipasi Berbagai Potensi Ganguan yang ada.

Mengakhiri Amanatnya Kapolda Maluku Utara menyampaiakan kepada seluruh Personel untuk selalu menjaga kesehatan, harus hadir di setiap Ploting yang telah ditentukan, Lakukan deteksi dini, laksanakan pengamanan secara Profesional dan Humanis dan Mantapkan Kerjasama Sinergi dan soliditas antar Pihak yang Terlibat demi keberhasilan Pelaksanaan Operasi.

Setelah Pelaksanaan Apel Gelar dilanjutkan dengan Pemeriksaan Kendaraan dan pemusnahan Barang bukti Miras hasil Operasi Pekat Kieraha Polda Maluku Utara dan Polres Ternate. (Red)

Upacara hari Bela Negara, Kasdim 1509/Labuha Membacakan Amanat Presiden RI

Halsel, CN – Dalam rangka meningkatkan semangat jiwa patriotisme serta cinta tanah air dan bangsa maka Kodim 1509/Labuha melaksanakan Upacara peringatan Hari Bela Negara ke 71 Tahun 2019, Kamis (19/12)

Selaku irup Kasdim 1509/Labuha, Mayor Inf Moch Saiful Arif, dalam Upacara hari Bela Negara ini irup membacakan amanat dari Presiden Republik Indonesia.

Dalam isi amanat Presiden RI, Bahwa tantangan bangsa kedepan semakin hari semakin berat dan beragam bentuknya perang modern bukan sekedar perang militer melainkan perang yg menyangkut seluruh aspek kehidupan masyarakat dengan demikian tidak hanya militer yg berperan membangun ketahanan Indonesia, tapi juga menuntut peran dari seluruh komponen bangsa demi kelangsungan kelangsungan hidup dan keutuhan NKRI.

Salah satu berkah yg telah mengantarkan kemerdekaan tanah air kita adalah digalinya kembali Pancasila sebagai dasar Negara, Pandangan hidup bangsa dan nilai dasar bela negara. Pancasila adalah visi final bangsa dan negara Indonesia yg menghendaki pembangunan manusia Paripurna. Manusia Paripurna yg mensyukuri berkah kebhinekaan dan mensinergiskan beragam kekuatan yg siap menghadapi persaingan global yg semakin kompetitif serta menginsyafi dirinya sebagai mahluk Tuhan Yang Maha Esa. Aksi Bela Negara juga melengkapi keahlian SDM kita dengan pengamalan nilai-nilai bela negara yg meliputi cinta tanah air dan bangsa, kesadaran berbangsa dan bernegara, kesetiaan dan dan keyakinan kepada Pancasila sebagai ideologi negara, kerelaan berkorban untuk bangsa dan negara serta kemampuan awal bela negara dan semangat untuk mewujudkan negara yg berdaulat, adil dan Makmur.

Dengan demikian bagi yg berbhakti dlm birokrasi pemerintah teruslah mereformasi diri serta meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pelayanan publik, yang belajar mengajar teruslah meningkatkan kearifan dan pengabdian masyarakat berbasis nilai-nilai kebangsaan, yang mengabarkan berita teruslah menjadi penerang informasi masyarakat secara jujur, berimbang dan bertanggung jawab. Demikian pula masyarakat dengan beragam profesinya jadikanlah bidang profesinya sebagai ladang bela negara,” demikian Amanat Presiden RI. (Hafik CN)

Usai Apel Gelar Ops Lilin Kieraha 2019, Polres Halsel Musnahkan Ribuan Botol Miras Hasil Ops Pekat Kieraha II Tahun 2019

Halsel, CN – Pemusnahan miras yang dilakukan usai apel gelar pasukan Operasi Lilin Kieraha 2019 yang bertempat di Lapangan Voly Polres Halsel di Hadiri oleh Forkopimda Kab. Halsel, Jasa Raharja, Basarnas, Kesultanan Bacan, PJU Polres Halsel, para perwira Polres Halsel serta undangan lainnya, Kamis (19/12/2019).

Kapolres Halsel mengatakan jumlah miras yang musnahkan Polres Halsel sebanyak 1059 kantong plastik miras jenis Cap tikus, 585 liter Captikus, dan 10 dos Bir Bintang kaleng yang merupakan hasil razia operasi Pekat Kieraha II 2019 jelang Natal 2019 dan tahun Baru 2020 oleh Polres Halsel dan jajaran.

Menjelang Natal 2019 dan Tahun Baru 2020, Polres Halsel intensif melakukan razia Operasi Pekat Kieraha 2019 dengan sasaran miras, narkoba, premanisme, prostitusi dan penyakit masyarakat lainnya yang dapat berpotensi menjadi pemicu terjadinya gangguan kamtibmas ataupun kriminalitas di Kab. Halsel, tambahnya.

Pemusnahan miras kemudian di lakukan secara simbolis oleh Kapolres bersama Forkopimda dengan menumpahkan miras ke dalam lubang yang disediakan. (Red)

Kapolres Halsel Pimpin Apel Gelar Pasukan Ops Lilin Kieraha 2019

HALSEL, CN – Kamis (19/12/2019), Polres Halmahera Selatan melaksanakan apel gelar pasukan Operasi Lilin Kieraha 2019 di Mapolres Halmahera Selatan dengan tema “Melalui Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin – 2019 Kita Tingkatkan Sinergi Polri dengan Instansi Terkait dalam rangka memberikan Rasa Aman Nyaman pada Perayaan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020”, Sebanyak 80 personel Polri disiagakan untuk mengamankan perayaan Natal dan pengamanan Tahun Baru 2019.

Pada apel gelar pasukan Operasi Lilin di hadiri Forkopimda Kab Halsel, Jasa Raharja, Basarnas, Kesultanan Bacan, PJU Polres Halsel, para perwira Polres Halsel serta undangan lainnya.

Sedangkan peserta apel terdiri dari Platon Kompi Raidersus 732/Banau, Platon Kodim 1509/Labuha, Platon Sabhara, Platon Gabungan Staf Polres, Platon Sat Lantas, Platon gabungan Resintel, Platon Sat Pol PP, Platon Perhubungan Laut, Platon Basarnas, Platon Dishub, dan Platon dari dinas Kesehatan.

Kapolres Halmahera Selatan AKBP M. Faishal Aris, S.I.K., yang memimpin apel menyebutkan, Ops Lilin 2019 bertujuan untuk menumbuhkan ketenangan dan rasa aman bagi masyarakat dalam merayakan Hari Raya Natal 2019 dan Tahun Baru 2020.

Pada amanat yang di bacakan Kapolres Halsel menjelaskan berdasarkan prediksi intelijen, terdapat 12 potensi kerawanan yang harus kita antisipasi, yaitu aksi terorisme, kejahatan konvensional, kemacetan lalu lintas. kecelakaan transportasi, sweeping ormas, aksi Penolakan Peribadatan, kenaikan harga sembako serta konflik sosial dan tawuran, bencana alam, konvoi dan balap liar. kebakaran akibat petasan dan pasta narkoba ataupun minuman keras.

Berkaitan dengan hal tersebut. seluruh Kasatwil harus dapat bersinergi dengan stakeholder terkait untuk menentukan langkah antisipasi yang proaktif dan menerapkan strategi yang tepat guna mengatasi berbagai potensi gangguan yang ada, sesuai dengan karakteristik kerawanan masing-masing daerah.

“Kita akan memberikan rasa aman kepada masyarakat yang merayakan Natal dan Tahun Baru di Kabupaten Halmahera Selatan. Operasi dengan sandi Operasi Lilin Kieraha 2019 ini akan digelar selama 10 hari,” kata AKBP M. Faishal Aris, S.I.K., M.M

Operasi Lilin Kieraha 2019 sendiri akan berlangsung pada tanggal 19 Desember 2019 sampai tanggal 1 Januari 2020. Olehnya, Polres Halsel menyediakan 3 pos pengamanan, yakni di Pos Dishub Desa Labuha Kec. Bacan, di Pelabuhan Desa Babang Kec. Bacan Timur, dan Pelabuhan Desa Kupal Kec. Bacan Selatan.

Selain anggota Polri, Ops Lilin Kieraha 2019 tersebut melibatkan beberapa instansi, seperti TNI dan Dinas Terkait.

“Semoga perayaan Natal bisa dilewati teman-teman kita yang Kristiani maupun masyarakat yang merayakan pergantian tahun dengan aman, tertib dan nyaman,” tutupnya. (Red)

Mahasiswa Subulussalam Demo di KPK Minta Usut Tuntas Korupsi di Subulusalam yang sedang Marak Isu Korupsi

Jakarta, CN – Sejumlah mahasiswa Subulussalam Aceh yang tergabung dalam Solidaritas Independen Mahasiswa Anti Korupsi (SIMAK) menggelar aksi damai di depan kantor KPK Jakarta Pusat, Rabu 18 Desember 2019.

Mereka berorasi secara bergantian meminta agar KPK mengusut tuntas dugaan tindak pidana korupsi di kota Subulussalam, yang mereka anggap tidak menemukan titik terang padahal menurut mereka isu tersebut sudah begitu viral di media sosial. 

Kordinator aksi Adi Asmara dalam orasinya, bahwa kasus kolusi dan nepotisme itu harus di usut tuntas di tanah Syekh Hamzah Fansuri Kota Subulussalam, apalagi katanya ini menyangkut tentang hak masyarakat yang di rampas oleh para mafia berkedok pejabat. 

Pemuda asal Dusun Rahmah itu juga begitu lantang meneriakkan “Tangkap Mafia Berdasi Di Kota Subulussalam” tidak terlihat raut wajah lelah di mukanya, apalagi menyangkut tentang tanah kelahirannya. 

Setelah berorasi hampir kurang lebih 1 Jam, mereka pun di panggil oleh pihak KPK untuk masuk kedalam gedung dan sembari membawa dokumen pengaduaan. Adi bersama satu rekanya Muzir masuk mewakili para aksi untuk menyampaikan kasus yang meraka bawa. 

Setelah kurang lebih setengah jam berada di dalam gedung, Adi dan Muzir pun akhirnya keluar dengan membawa map yang tidak diberi perlihatkan ke awak media karena menurut mereka rahasia. 

Namun saat kami wawancarai usai aksi, Adi mengatakan Anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) 10 Miliar yang semestinya untuk memperbaiki fasilitas pendidikan di duga mengalir ke beberapa penjabat di Subulusalam, begitu juga dengan proyek fiktif dengan dalih Kas Bobol 2 miliar, ia meminta untuk di proses hukum para pelakunya, dan yang terbaru adalah tentang Rumah Tidak Layak Huni di Dinas Sosial (RTLH) dimana di kabarkan terjadi pungli oleh Dinas Sosial melalui konsultan. 

“Tadi kita sudah langsung jumpa dengan pihak pengaduan, karena dokumen pengaduaan memang sudah ada sama kita, ya langsung kita laporkan, di dalam gedung tadi sudah kita jelaskan semua, siapa yang membawa dana tersebut dari pusat, lalu dinas apa yang mengelola kita sudah sampaikan, ya harapan kita semua segera terungkap”. Pungkas Adi

Kegiatan aksi tersebut berjalan lancar dan tertib dengan pengawalan pihak kepolisian Polda Metro Jaya Jakarta. (Red)