Kapolres Batu Bara, Bhabinkamtibmas Polres, Harus berkarya untuk Masyarakat

Batu Bara, CN – Panen Raya Kelompok Tani ternak Ikan Mas Kamis, tgl 13 Februari 2020 pukul 08.00 wib, Kepala Desa Cahaya Pardomuan Donni Ambarita bersama Kelompok Tani ( Koptan ) Dosroha Binaan Bhabinkamtibmas AIptu Elijhon Manurung. SH.

Berdasarkan Keterangan yang dihimpun Wartawan, Panen Raya Kelompok Tani ternak Ikan Binaan Bhanbinkamtibmas Elijhon Manurung sangat membantu pertumbuhan ekonomi masyarakat Desa Cahaya Pardomuan.

Dalam acara panen raya kolompok tani ternak Ikan mas Kapolres Batu Bara AKBP H. Ikhwan Lubis. SH. MH, turut hadir dan memberikan dukungan dan semagat untuk memajukan kelompok tani ternak ikan mas.

Kehadiran Kapolres Batu Bara AKBP H Ikhwan Lubis, SH, MH, bersama jajaran yang ikut dalam acara panen raya ikan mas Kabag Sumda KOMPOL Sri Pinem, SH, Kabagren KOMPOL Herri Tambunan, SE, Kasat Binmas AKP Malasanti, SH, Kapolsek Lima Puluh Iptu Rusdi, SH,MM, Kanit Binmas AIptu Indrajaya, Babhinkamtibmas AIptu Elijhon Manurung dan Babinsa , Pelda IM.Samosir melaksanakan Panen Raya Ikan Mas di Desa Cahaya Pardomuan Kec.Datuk Lima puluh Kab.Batu bara.

Kepala Desa Cahaya Pardomuan Donni Ambarita menggucapakan terimakasih kepada Kapolres Batu bara AKBP H. Ikhwan Lubis. SH. MH bersama Rombongan dapat hadir bersama sama Dalam rangka Panen Raya ( Panen Perdana ) Ikan Mas dari Kelompok Tani DOSROHA Binaan Bhabinkamtibmas AIptu Elijhon Manurung. SH dan Babinsa Pelda TNI IM. Samosir.

Kami Masyarakat merasa Bangga Personil Polisi bersama TNI bisa membina Masyarakat kami yang ada Didesa Cahaya Pardomuan sehingga kami bisa membangun Kelompok Tani Ikan Mas dan Hasilnya hari ini Kami melaksanakan Panen Raya yang pertama dengan hasil yang memuaskan Sehingga Desa Kami Aman dan Tentram serta mengurangi angka Pengangguran.

Kapolres Batu bara AKBP H. Ikhwan Lubis. SH. MH mengatakan ” Teruslah Berinovasi dan Berkarya serta bekerja keras kemudian Pasti akan ada hasilnya, Contohnya sekarang ini sudah menuai hasil yang memuaskan, Untuk Kepala Desa Bekerjasamalah dan bimbinglah Masyarakat bersama Bhabinkamtibmas dan Babinsa, Sehingga bisa menambah pendapatan masyarakat dan meningkatkan perekonomian menuju Desa Mandiri Aman dan Sejahtera,….jadi hari adalah Bukti Kerja Keras Kelompok Tani DOSROHA hingga bisa Panen Raya.
(Red)

Gubernur Malut Dilantik Sebagai Ketua Mabida Gerakan Pramuka Malut

TERNATE, CN – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Mayjen TNI (purn). Dr. Bachtiar, resmi melantik Gubernur Maluku Utara (malut) KH. Abdul Gani Kasuba Lc, sebagai Ketua Mabida Kwartir Gerakan Pramuka Malut. Pada acara pelantikan dan pengukuhan Pengurus Majelis Pembimbing Daerah, Lembaga Pemeriksa Keuangan dan Pengurus Kwatir Daerah Gerakan Pramuka Malut massa bhakti 2019-2014, di Grand Dafam Hotel. Kamis, (13/02/2020).

Pelantikan Pengurus Mabida tersebut sesuai dengan Surat Keputusan (SK) Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor: 014 Tahun 2019 tentang Pengurus Majelis Pembimbing Daerah Gerakan Pramuka Malut masa bhakti 2019-2024, yang ditandatangani langsung oleh Ketua Kwartir Nasional, Komjen Pol (purn). Budi Waseso, pada 17 Januari 2020.

Usai dilantik, Ketua Mabida juga melantik Pengurus Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Malut dengan SK Nomor: 015 tahun 2020, dan Lembaga Pemeriksa Keuangan (LPK) kwartir daerah Malut dengan SK Nomor: 016 tahun 2020. Masing-masing SK tersebut ditandatangani oleh Ketua Kwarnas.

Gubernur dalam sambutannya mengatakan bahwa, atas nama Pemerintah Maluku Utara dan selaku Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Mapida) Malut, Saya mengucapkan selamat dan sukses atas pelantikan saudara-saudara sebagai pengurus Pembimbing Daerah, Lembaga Pemeriksa Keuangan dan Pengurus Kwartir Daerah Maluku Utara pada masa bhakti 2019-2024.

“Semoga dengan pengurus yang baru dilantik ini, lebih mengoptimalkan dan meningkatkan lagi pendayagunaan potensi sumber daya manusia yang ada, menyempurnakankan lagi sistem pembinaan, serta selalu merespon positif dan berpartisipasi aktif terhadap seluruh program dan kegiatan Gerakan Pramuka,” Katanya.

Gubernur juga mengungkapkan bahwa, gerakan Pramuka adalah wadah untuk mendidik dan membina generasi muda agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa, memiliki kepribadian yang tangguh, berbudi pekerti yang luhur, trampil dan cerdas.

“Sebagai gerakan pendidikan non formal, Pramuka menjadi bagian tak terpisahkan dalam sistem pendidikan, maka Gerakan Pramuka harus diarahkan kepada berbagai program berupa pendidikan mental, keterampilan, serta karya bakti untuk membantu masyarakat dalam bidang pelestarian lingkungan hidup, peningkatan perekonomian keluarga, kesehatan ataupun bidang sosial budaya,” Jelasnya.

Menurut Gubernur, saat ini telah terjadi pergesaran budaya, dan pergaulan sosial, yang tentunya sangat berpengaruh pada pola pikir generasi muda kita, Kompleksitas masalah yang terjadi juga memicu gesekan atau gejolak sosial ditengah masyarakat. Hal ini tentunya menjadi tugas dan tanggungjawab kita bersama, untuk hadir memacu dan menumbuhkan semangat kepramukaan kita, dalam berperan aktif, ikut andil membimbing, membina dan mengarahkan generasi penerus bangsa kita menjadi insan yang berguna bagi nusa, bangsa dan agamanya.

Sementara itu, Sekjen Kwartir Nasional Gerakan Pramuka dalam sambutannya menyampaikan terimakasih kepada Gubernur Malut selaku Ketua Mabida, atas komitmen dan dukungannya terhadap gerakan Pramuka yang kini mulai bangkit kembali.

“Jadikanlah tahun 2020 ini sebagai tahun kebangkitan gerakan Pramuka di Malut. Serta saya harapkan kedepan komitmen dan dukungan kakak dapat lebih meningkatkan kemajuan gerakan Pramuka di Malut,” Ungkapnya.

Dirinya juga mengajak seluruh pengurus dan anggota gerakan Pramuka di Malut, agar bersatu sehingga dapat menjawab tantangan bangsa saat ini. Terlebih lagi pada ancaman persatuan dan kesatuan bangsa.

“Kita saat ini sedang menghadapi persoalan yang mengacam masa depan kaum muda seperti, Narkoba, Miras, perilaku merokok yang dapat mengganggu kesehatan, tauran, pornografi, intoleransi, ancaman terorisme. Olehnya itu, gerakan Pramuka harus menjadi solusi bagi kaum muda dan ikut serta dalam menyelesaikan masalah di dalam masyarakat,” Ujarnya.

Dirinya menjelaskan, Mabida berfungsi untuk memberikan bimbingan, dukungan dan fasilitasi penyelenggaraan pendidikan Pramuka secara berkelanjutan, sedangkan Kwarda berfungsi untuk mengelolah getakan Pramuka pada tingkat daerah, membina kwartir cabang dan organisasi pendukung serta menjalin hubungan kerja sama dengan stakeholders, sementara itu tugas pokok Lembaga Pemeriksa Keuangan (LPK) adalah mengawasi dan memeriksa penggunaan anggaran kwarda gerakan Pramuka.

Hadir dalam acara tersebut, Gubernur Malut, jajaran Forkopimda Malut, Ketua Deprov, Walikota Tidore Kepulauan, Wakil Walikota Ternate, Sekprov Malut, pengurus dan anggota gerakan Pramuka Malut. (Red)

Warga Desa Jiko Keluhkan Kades Tanpa Kantor Desa

HALSEL, CN – Suparjo Syarif menjabat sebagai Kepala Desa (Kades) Periode 2017-2023 dinilai warga bahwa dirinya gagal dalam kepemimpinan sebagai Kades, atas pemerintahanya sudah memasuki 3 tahun ini, jabatan sebagai Kades hingga masuk 2020 belum ada Kantor Desa sebagai pusat administrasi pelayanan masyarakat Kecamatan Mandioli Selatan Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara (Malut) Selasa, (11/02/2020).

Ketika dikonfirmasi awak media ini, menjelaskan bahwa terdapat keluhan masyarakat dalam pengurusan kepada Staf Pegawai Desa yang tidak memberikan sentral pelayanan, Ungkap S selaku warga masyarakat Desa Jiko.


“Dari kepemimpinan Pak Suparjo Syarif hingga saat ini, belum ada Kantor Desa, maka kami berharap kepada Kades dapat mengusulkan untuk Program Pembangunan Kantor Desa agar secara kolektif masyarakat dapat dilayani selayaknya seperti Pemerintahan Desa yang lain,” Harapnya

Ia juga menambahkan, bahwa pernah ada inisiatif  yang dilakukan dalam hal ini memfungsikan Gedung Pos Pelayanan Desa (Polindes) sebagai Kantor Desa sementara, untuk melayani kami selaku warga masyarakat Desa Djiko, namun hingga saat ini bangunan tersebut tidak lagi di fungsikan, dan saat ini seluruh staf atau perangkat (Pegawai)  Desa, tidak lagi berkantor atau tidak beraktivitas dalam roda organisasi Pemerintahan Desa Jiko.

“Kami merasa terganggu sebagai masyarakat atas pelayanan Pemdes selaku staf atau perangkat Pemerintahan Desa, karena tidak ada Kantor Desa, sehingga kita tidak mengetahui siapa lagi yang harus melayani dalam proses administrasi,” Keluhannya (Red)

Tindakan Preman Terhadap Massa Aksi, IKA PMII Halsel Desak Bupati Halsel Copot Kasat POL PP

HALSEL, CN – Puluhan Mahasiswa asal Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara (Malut) yang mengatasnamakan Front Bersama Mahasiswa Bacan Barat, menggugat pembangungan di wilayah Bacan Barat Kabupaten Halsel serta mempertanyakan terkait dengan Status Lahan Pogo-pogo dan lain-lainnya yang melalui Aksi unjukrasa di depan Kantor Bupati Halsel. Pada Kamis, (06/02/2020) di beberapa hari kemarin.

Aksi unjukrasa tersebut terjadi adu mulut hingga terjadinya ricuh antara massa aksi dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang berjaga di Kantor Bupati Halsel.

Hal ini membuat Ketua Ikatan Alumni (IKA) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Halsel Provinsi Malut Safri Talib, SH angkat bicara pada Kamis, (12/02/2020) atas tindakan premanisme terhadap massa aksi yang di lakukan oleh salah satu oknum yang di ketahui sebagai Kasat Satpol PP bernama Sugandi.

Selain menjabat Ketua IKA PMII. Safri Talib juga berstatus sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dan Ketua Fraksi PKB Halsel yang saat ini di percayakan mengemban tanggung jawab sebagai Ketua Bapemperda yang merupakan 1 AKD.

“Saya selaku Ketua IKA PMII Halsel mendesak Bupati Halsel Bahrain Kasuba agar segera mencopot Kasat POL PP Sugandi atas tindakan preman dan brutal terhadap masyarakat yang menyampaikan aspirasi di Kantor Bupati Halsel di beberapa hari kemarin,” Desak Safri Talib kepada Bupati Halsel Bahrain Kasuba

Lanjut Safri Talib, seharusnya selaku Pemerintah Daerah (Pemda) harus siap menerima kritikan dan melayani setiap keluhan masyarakat Halsel.

“Apa yang mereka teriakan di depan kita adalah sebuha tanggung jawab, bagaimana pemerintah yang seharusnya melayani dan menerima aspirasi yang masyarakat menyampaikan sebab, siapa lagi kalau bukan mereka yang menyampaikan aspirasi tersebut. Maka kita selaku Pemerintah Daerah harus siap dan bersikap profesional untuk menerima keluhan masyarakat kita yang ada Kabupaten Halmahera Selatan,” Pungkas Safri

Meski begitu, Safri Talib Menjelaskan mereka melakukan aksi untjukrasa itu dengan dasar mekanisme yang berlaku.

“Hal ini juga sudah tertulis di dalam UUD Tahun 1945 pasal 28E ayat (3) UUD 1945 yang menyatakan, Setiap orang berhak atas kebebasan, berserikat, setujuh dan mengeluarkan pendapat,” Tutupnya (Red)

Kepsek Jarang Masuk Sekolah, Dua Gedung RKB SMP Dan SMA Di Palang Warga Lelei Kayoa

HALSEL, CN – Sekolah Dasar Negeri (SDN) 190 Kabupaten Halmahera Selatan dan SMA Negeri 18 Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara (Malut) di Desa Lelei Kacamatan Kayoa kini di palang warga setempat, pemalangan Ruang Kelas Belajar (RKB) ini di lakukan warga Desa Lelei karena kedua Kepala Sokolah (Kepsek) SDN 190 Kabupaten Halsel mapun Kepsek SMA Negeri 18 Halsel jarang bertugas atau tidak berada di tempat.

“Mungkin di wilayah Halsel ini so tarada orang jadi ada yang rangkap jabatan yakni Mursalin Said, S.Pd yang menjabat sebagai Kepsek SMA Negeri 18 Halsel di Desa Lelei dan Kepsek SMA Bajo Kayoa,” Ungkap salah satu warga yang tidak mau di korankan namanya. Kamis (13/02/2020).

Dirinya menambahkan, selain Kepsek SMA Negeri 18 Halsel, Hal yang sama pun terjadi di SDN 190 Kabupaten Halsel. Terkait dengan Kepsek yang sudah lama tidak pernah masuk Sekolah.

“Begitu juga dengan Kepsek SD Negeri 190 Halmahera Selatan yang so lama tara masuk-masuk di Sekolah,” Ungkapnya lagi

Meski begitu, dia berharap, yang berkompeten di Pemerintah Daerah (Pemda) untuk bagaimana melihat situasi dan kondisi yang ada di Desa Lelei.

“Yang berkompeten di Pemkab ngoni buka mata, buka telinga, ngoni kira torang di Lelei tara punya Sumber Daya Manusia (SDM) ka,” Pungkasnya

Hingga berita ini di Publish, masih dalam upaya konfirmasi ke dua Kepsek. (Red)

Kabag Ops Polres Halsel Pimpin Apel Gelar Ops Bina Kusuma I Tahun 2020

HALSEL, CN – Dalam rangka meminimalkan terhadap kenakalan remaja, kegiatan premanisme dan daerah rawan kamtibmas atau konflik yang meresahkan masyarakat. Kepolisian Resor Halmahera Selatan secara resmi hari ini menggelar Apel Kepolisian dengan sandi “Bina Kusuma I Kieraha 2020 “ di Lapangan Apel Polres Halmahera Selatan, Rabu (12/02/2020).

Kegiatan tersebut langsung dipimpin oleh Kabag Ops Polres halsmahera Selatan AKP Sinar Syamsu, S.H., dan dihadiri oleh Pejabat Utama (PJU) Polres dan personel polres Halmahera Selatan.

AKP Sinar Syamsu, S.H., dalam menyampaikan sambutan Kapolda Maluku Utara bahwa Operasi Bina Kusuma 2020 ini merupakan Operasi Kewilayahan yang dilaksanakan di seluruh jajaran Polda Maluku Utara termasuk Polres Halmahera Selatan, dengan sasaran gangguan kamtibmas khususnya premanisme, kenakalan remaja, penyalahgunaan narkoba, Pencegahan penyakit masyarakat serta gangguan kamtibmas dalam wilayah hukum Polda Maluku Utara pada umumya dan Khusunya di wilayah hukum Polres Halmahera Selatan dalam rangka cipta kondisi guna menjamin stabilitas kambtibmas yang aman dan kondusif jelang Pilkada serentak 2020.

Lebih lanjut dikatakan Kabag Ops, bahwa untuk Operasi ini yang dikedepan adalah Fungsi Binmas. Secara otomatis para personil Bhabinkamtibmas juga turut andil berperan aktif untuk mendukung Ops Bina Kusuma ini dengan melaksanakan pembinaan dan penyuluhan terhadap kenakalan remaja, premanisme di daerah rawan konflik.

Kabag Ops juga berharap kegiatan yang dilaksanakan secara konsekuen dan hasil yang maksimal.

“Harus ada perbedaan antara digelarnya operasi dan kegiatan rutin biasa. Optimalkan sumberdaya yang ada.” Ucapnya (Red)