Usman Sidik Bantu Asrama Mahasiswa Halsel Di Sulut

MANADO, CN – Sebagai bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan, Calon Bupati Usman Sidik memberikan satu unit asrama Mahasiswa asal Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara (Malut) yang saat ini menuntut ilmu di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Mantan Ketua Persekutuan Pelajar Mahasiswa Kristen Obi (PPMKO) Rones Lajame mengatakan, dirinya menyambut baik terhadap apa yang dilakukan oleh Usman Bassam karena apa yang dilakukan ini, sangat berarti bagi Mahasiswa yang ada di Provinsi Sulut.

“Usman Sidik  adalah sosok yang tidak hanya berwacana soal keberpihakan terhadap pembangunan SDM Halmahera Selatan tetapi beliau langsung berbuat, sementara kandidat lain baru berwacana berbuat,” Cetusnya

Rones menambahkan, terkait dengan asrama ini, mereka sudah pernah sampaikan kepada Pemerintah Daerah (Pemda) dalam hal ini, Bupati Bahrain Kasuba, melalui beberapa perwakilan Senior mereka, tetapi tidak pernah ada tindak lanjut dari Pemda soal asrama bagi Mahasiswa Halsel yang ada di Sulawesi Utara.

“Oleh karena itu, Rones berharap melalui apa yang dilakukan oleh Usman Sidik ini, menjadi tamparan keras bagi Pemda Halsel, untuk lebih serius lagi mengurus pembangunan SDM dan dapat membuka mata serta hati keluarga besar yang ada di Halsel untuk kedepan, dalam momentum Pilkada 2020, keluarga harus lebih selektif dalam memilih figur yang peduli juga terhadap Nasib anak yang menuntut ilmu di luar Kabupaten Halsel,” Pungkas Rones mengakhiri (Red)

Bupati Resmi Melantik Jufri Lamoro Jadi Ketua Baznas Halsel

HALSEL, CN – Bupati H. Bahrain Kasuba secara resmi melantik dan mengukuhkan pimpinan dan anggota Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara (Malut) periode 2019-2024. Acara pelantikan ini berlangsung di Aula Kantor Bupati pada Rabu pagi, (26/02/2020).

Pengukuhan ini diawali dengan pembacaan surat keputusan tentang pengangkatan Pimpinan Baznas Kabupaten Halsel diikuti dengan pelantikan dan pengukuhan pimpinan Baznas oleh Bupati Bahrain Kasuba.

Adapun pimpinan Baznas yang dilantik yakni Jufri Lamoro, S.Ag menjabat sebagai ketua dan 3 anggota lainnya yakni M. Diman Kadir Yahya, SH, Ir. Tufail Iskandar Alam dan Haryati, S.Si.,MM.

Bupati Bahrain Kasuba dalam sambutannya memberikan selamat kepada ketua dan anggota Baznas yang baru dikukuhkan serta menyampaikan harapannya kepada pengurus agar dapat melaksankan tugas dan kewajibannya dengan sebaik-baiknya.

“Saya ucapkan selamat kepada para pengurus yang baru dilantik, semoga dapat mengemban amanah dan melaksanakan tugas dengan baik untuk kepentingan masyarakat Halmahera Selatan,” Ucap Bupati.

Dalam sambutannya, Bupati juga menyampaikan bahwa penyaluran zakat harus tepat sasaran, menurutnya peran Baznas sangat diperlukan untuk mengentaskan kesenjangangan sosial, dan meningkatkan kesejahteraan.

“hal ini sesuai dengan dasacita yakni Bisa Berkah untuk itu, saya berpesan kepada Baznas Halsel agar tetap bekerjasama serta menjalin komunikasi dan koordinasi yang baik dengan Pemda Halsel,” Pungkasnya

Pada kesempatan yang sama, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Halsel H. Lasengka La Dadu dalam sambutannya menyampaikan harapannya untuk Baznas Halsel agar dapat selangkah lebih maju dari yang lain untuk merubah pola pikir masyarakat.

“Dari yang menjadi penerima zakat atau mustahik dapat berubah menjadi pemberi zakat atau yang disebut muzaki,” Harapnya

Sementara itu, Kepala Baznas Provinsi Malut, Iskandar M. Djae dalam sambutannya mengatakan bahwa dalam pengalaman keseharian, menunjukan bahwa masih ada beberapa masalah dalam tugas mengoptimalkan pengumpalan dan pengelolaan zakat.

“Oleh karena itu, kepada para Komisioner Baznas untuk tetap menjalin hubungan dan kerjasama untuk memaksimalkan dakwah yang tidak terjebak pada hal-hal yang bersifat normative dan tekstual tetapi lebih kepada kontekstual dan prespektif menyentuh kepada kehidupan umat dengan dakwah yang tercerahkan kepada zakat, infaq dan sedekah,” Ungkapnya.

Terakhir dilakukan pula penyerahan memori jabatan dari ketua Baznas Halsel sebelumnya yakni Amiruddin Dukomalamo kepada ketua Baznas yang baru dilantik.

Turut hadir dalam acara, Sekertaris Daerah Helmi Surya Botutihe, Para Asisten dan Staff Ahli, mewakili Kapolres Halsel, Mewakili Dandim 1509 Labuha, serta Pimpinan SKPD. (Red)

Tolak RUU Omnibus Law, Ketua GMNI Cabang Ternate Sebut Omnibus Law Merupakan Kepentingan Semata

TERNATE, CN – Melalui Ketua Umum Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Ternate, Ayatullah R. K. Sifati nyatakan sikap Tolak Omnibus Law rancangan undang-undang cipta kerja. Pasalnya, RUU Omnibus Law merupakan kepentingan semata by desain pemerintah pusat dalam mengendalikan sektor ekonomi pertambangan, yakni mengembalikan perijinan investasi dari daerah ke pusat (Sentralisasi). Hal ini di sampaikan langsung oleh Ayatullah Pada Kamis, (27/02/2020).

“Apalagi Maluku Utara yang merupakan daerah penanaman modal investasi pada sektor pertambangan, dengan adanya RUU Omnibus Law maka akan berdampak besar terhadap Malut,” Tuturnya

Selain itu, Ayah sapaan akrab Ayatullah kepada media ini menegaskan, GMNI Cabang Ternate menolak keras rumusan RUU Omnibus Law, karena hal itu tidak sesuai dengan semangat revormasi dan otonomi daerah.

“Kita perlu mengkritisi rumusan RUU Omnibus Law ini, karena tidak sesuai dengan semangat reformasi dan otonomi daerah,” Tegasnya (Andre CN)

Wakapolres Ternate Memberikan Pembekalan Wawasan Kebangsaan Kepada Mahasiswa Kubermas Unkhair Tahap II

TERNATE, CN – Wakapolres Kota Ternate Muhamad Jufri, berpangkat Komisaris Kepolisian (Kompol) hadir sebagai pemateri hari terakhir Pembekalan Kubermas Tahap II Universitas Khairun Ternate yang di selenggarakan oleh Kementrian Pendidikan Kebudayaan Universitas Khairun, Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), Pusat Pengabdian Kepada Masyarakat (P2KM di Ruang Aula Nuku Kampus II lantai empat Rektorat Universitas Khairun Ternate Kelurahan Gambesi Kecamatan Kota Ternate Selatan Provinsi Maluku Utara (Malut) Pada Selasa, (25/ 02/2020) Pukul 08:00 WIT.

Dalam penyampaian materi wawasan kebangsaan sebagai dasar karakter melenial, Wakaporles Muhamad Jufri menuturkan dasar hukum tugas pokok Kepolisan kepada mahasiswa Kubermas terkait dengan tugas pokok kepolisian dalam poin ketiga yang dimana melakukan Pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat yang saat ini masih di pertanyakan, namun akan di usahakan dan sampai bisa dan itu juga harus membutuhkan waktu.

“Dalam UUD 1945, Undang-Undang No 2 Tahun 2002 sebagaimana ada tiga Tugas Pokok Kepolisan yaitu memelihara keamanan dan ketertibaan masyarakat, menegakkan hukum dan melakukan pengayoman dan pelayanan kepada mayarakat, namun dalam poin ketiga menyangkut dengan pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat masih di pertanyakan dan kami dari kepolisian akan berusaha, yang namanya manusia dalam hal pengayoman dan pelayan memang harus butu waktu tidak serta Merta harus berhasil dan harus membutuhkan waktu panjang dan kita dari kepolisian akan betul-betul pasti bisa,” Ungkapanya

Hal tersebut di sampaikan langsung oleh Wakapolres Kota ternate Provinsi Malut, Muhamad Jufri di saat pembekalan mahasiswa Kubermas Unkhair Tahap II Tahun 2019/2020 dengan jumlah peserta hampir empat ratus mahasiswa yang akan nantinya di tempatkan di Kota dan Kecamatan dalam hal melakukan pengabdian kepada masyarakat, sehingga dapat pengembangan potensi Desa Maju Menuju Desa Mandiri.

Selain itu, Wakapolres Kota Ternate juga menambahkan, dalam wawasan nusantara ada hal-hal yang harus kita pelihara dan menjaganya, ada pula hal-hal yang harus di cegah yaitu inferioritas dan superioritas.

“Yang harus kita jaga adalah kebutuhan kebudayaan dari sabang sampai merauke dan kekayaan budaya Indonesia termasuk hasil-hasil pembagunan, dan yang harus kita cegah adalah kesenjangan kewilayaan Barat dan Timur kemudian kaya dan miskin. Jadi kesenjangan ini yang harus kita cegah dan tidak ada orang miskin dan orang kaya,” Tutupnya (Oman CN)

Menjawab Keresahan Warga, Bupati Instruksikan BPBD Dan DPKPLH Untuk Turun Langsung Ke Lokasi

HALSEL, CN – Fenomena perubahan air laut yang berubah menjadi warna coklat di Kecamatan Pulau Makian, Kabupaten Halmahera Selatan, sontak membuat warga setempat menjadi takut. Perubahan warna pada air laut ini juga diikuti dengan puluhan ekor ikan yang mati dan terdampar dipantai.

Menyikapi fenomena tersebut, Mujiburrahman, SH., MM Kepala Bagian Protokoler dan Komunikasi Pimpinan menyampaikan bahwa Bupati Halmahera Selatan H. Bahrain Kasuba telah menginstruksikan kepada dinas terkait yakni Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (DPKPLH) agar turun langsung ke lokasi untuk meninjau dan mencari tau penyebab terjadinya fenomena tersebut.

“Bupati telah memerintahkan kepada BPBD dan Dinas Perkim untuk mengambil langkah tanggap dengan segera turun ke lokasi terjadinya fenomena tepatnya di pulau makian”, Ungkap Mujiburrahman.

Lanjutnya, Tim BPBD Halsel dan Perkim akan berangkat malam ini, Selasa (25/2) menuju Ternate untuk kemudian menyebrang ke Pulau Makian.

Sementara itu, Kepala BPBD Halsel, Daud Djubaedi saat diwawancarai menyampaikan bahwa Tim BPBD akan turun menyusuri Desa Ploili dan Mantentengen Kecamatan Pulau Makian untuk melihat aspek potensi bencana dari fenomena tersebut. Melihat kekhawatiran warga yang mengaitkannya dengan gunung berapi Kie Besi Makian yang statusnya masih aktif.

“Dalam hal ini kami juga telah melakukan koordinasi dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Kota Ternate terkait hubungan fenomena tersebut dengan aktifitas gunung berapi,” Jelas Kepala BPBD (Red)

Mahasiswa Unkhair Ikuti Pembekalan Kubermas Tahap II

TERNATE, CN – Kementrian Pendidikan Kebudayaan Universitas Khairun, Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), Pusat Pengabdian Kepada Masyarakat (P2KM) menggelar Pembukaan Pembekalan Mahasiswa Kubermas Unkhair Tahap II Tahun 2019/2020, yang bertempat di ruang Aula Nuku Kampus II lantai empat Rektorat Universitas Khairun Ternate Kelurahan Gambesi Kecamatan Kota Ternate Selatan Provinsi Maluku Utara (Malut). Pada Senin, (24/02/2020) Pukul, 08:00 WIT. Dengan Tema: Pengembangan Potensi Desa Maju Menuju Desa Mandiri.

Dalam kesempatan itu turut dihadiri Warek I, Dr. suratman Sudjud, SP.MA, Warek III, Dr. Syawal Abdul Adjid, Ketua LPPM, Nurhasanah, S.Si., M.Si, Ketua P2KM, Chairul Anwar, Ketua Panitia Muhammad Hasnin, SE., ME.

Wakil Rektor I Universitas Khairun Ternate, Dr. Suratman Sujud, SP.MA dalam Penyampaian pembukan pembekalan Kubermas mengatakan kepada Peserta Kubermas agar selalu menjaga nama baik Universitas, ketika beranjak ke lokasi Kubermas yang suda di tetapkan dan juga Sekaligis membuka agenda pembekalan Mahasiswa Kubermas.

“Sekali lagi jaga nama baik Universitas kita, dengan memohon ridho dan petunjuk Allah SWT, Dengan resmi saya membuka acara pembekalan mahasiswa kubermas,” Ucapnya

Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik (Bps) Kota Ternate Muhamad Risman SE.S.MI, yang juga Pemateri Pembekalan Mahasiswa Kubermas Unkhair, dalam penyampaianya menjelaskan soal pengisian pendaftaran sensus penduduk secara online sehingga mempermudahkan masyarakat agar tidak lagi merasa sulit untuk melakukan pengurusan Kartu Keluarga (KK), sehinga dalam pengambilan data sensusu penduduk bisa di ambil melalui data online dan juga data di Dinas Catatan Sipil.

“Di Tahun 2020 ini suda ada pendaftaran sensus penduduk secara online, jadi kami harapkan masyarakat yang mempunyai HP Android bisa mengabdet datanya sendiri secara mandiri, sehingga kami dapat mengambil data bisa melalu online dan di Dinas Catatan sipil,” Jelasnya

Meski begitu, Muhamad Risman SE.S.SM selain menjelaskan tentang pengisian Sensus Penduduk juga menambahkan, bahwa di Tahun 2021 mendatang akan lebih lengkap dalam Pembuatan Sensus penduduk (SP).

Pasalnya, dalam pendaftaran SP di Tahun 2021 sedikit berbeda, sebab di Tahun 2020 ini semua pertanyaan dalam pengisian Sensus Penduduk semuanya sama dan juga di saat pengambilan data Sensus Penduduk di tahun 2020 suda di lakukan koordinasi dan konsilidasi dengan pihak-pihak Terkait.

“Jadi di Tahun 2021 mendatang akan lebih banyak lagi, tapi bukan lagi namanya Sensusu Penduduk jadi suda ada Sampel, sehingga pertanyaanya lebih rincih, pertanyaan mengenai Kesehatan, Individu, Perumahan, Migrasi itu lebih lengkap lagi di tahun 2021, Kemudian dalam sesus penduduk di 2020 ini kami suda melakukan koordinasi dan konsilidasi baik di Satuan Kerja Perangkat Desa (SKPD), Kecamatan maupun di Universitas,” Tutupnya (Fajrin CN)