Ini Hasil Perkembangan COVID 19 Provinsi Maluku Utara

TERNATE, CN – Berdasarkan hasil pengolahan data dan informasi Gugus, Tugas yang di peroleh Dinas Kesehatan Provinsi Maluku Utara (Malut), Dinas Kesehatan Kabupaten/kota dan KKP kelas Tiga ternate.

Jumlah orang dengan isolasi diri sendiri 309 Orang, Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) tujuh orang, Jumlah Pasien dalam pengawasan (PDP) lima orang serta status kasus terkonfirmasi Positif (Covid-19) virus Corona berjumlah satu orang. Status positif Covid 19 tersebut merupakan pasien yang di pulangkan oleh Gugus tugas pada beberapa pekan kemarin untuk melakukan isolasi rumah, dengan berstatus ODP, namun saat hasil dari Balai Laboratorium Kesehatan Jakarta menyatakan pasien tersebut positif Corona melalui Spesimen yang di kirim Gugus Tugas Dinas Kesehatan Malut pada 18 Maret 2020.

Dr. Rosita Alkatiri, Juru Bicara Gugus Tugas Dinas Kesehatan Malut mengatakan, Jumlah orang dengan isolasi mandiri terjadi peningkatan, di karenakan adanya upaya skrening yang di lakukan oleh petugas kesehatan di Lapangan dan anjuran untuk melakukan isolasi mandiri.

Sementara untuk kasus Orang Dalam Pematauan (ODP) terjadi penambahan hal itu di temukan saat skrening di pintu masuk pelabuhan serta hasil pemeriksaan fasilitas kesehatan Senin, (23/3/2020).

Ia Menyebutkan, beberapa upaya-upaya lain yang telah di lakukan Gugus Tugas Dinas Kesehatan Malut, melakukan skrening seperti Bandara dan Pelabuhan, serta anjuran untuk isolasi mandiri bagi pendatang dari Daerah yang terinfeksi. Serta melengkapi kebutuhan Alat Pelindung Diri (APD) bagi petugas Kesehatan dalam penanganan Covid 19.

Selain itu, ia menghimbau kepada masyarakat Maluku Utara agar tetap tenang tetapi waspada.

“Dengan cara berdiam diri di rumah serta menghindari menerima dan membagi informasi tentang Covid 19 yang tidak di ketahui sumber dan kebenaranya,” ucapnya (Andre CN)

Satgas Tanggap COVID-19 Halsel Lakukan Penyemprotan Disinfektan

HALSEL, CN – Tim Satuan Tugas (Satgas) Kesiapsiagaan dan Kewaspadaan Terhadap Pencegahan dan Pengendalian Penularan Infeksi Covid-19 (Corona Virus) Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara (Malut) lakukan penyemprotan Disinfektan dibeberapa titik keramaian seputaran Labuha, senin 23/3.

Penyemprotan dilakukan sore hari itu dipusatkan di areal Pasar Baru Labuha, Pasar Tembal, Pelabuhan Kupal, Dermaga Speedboat Kupal dan Pelabuhan Babang. Dalam kegiatan penyemprotan, Tim Satgas juga terus menyampaikan imbauan ke masyarakat agar tetap dirumah dan segera lakukan pemeriksaan ke Rumah Sakit (RS) terdekat.

“Penyebaran Covid-19 begitu cepat, olehnya itu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halsel melalui Tim Satgas menghimbau masyarakat agar mematuhi kebijakan yang telah dikeluarkan. Diantaranya tetap dirumah, jauhi keramaian, konsumsi vitamin, selalu gunakan masker, cuci tangan menggunakan air mengali dan segera periksakan diri bila mengalami batuk, flu, demam atau sakit sepala,” himbau Daud Djubedi saat memberikan himbauan kepada Masyarakat di setiap titik yang diadakan penyemprotan.

Disisi lain, kegiatan yang dilakukan ini mendapat apresiasi positif dari masyarakat.

“Dengan dilakukannya penyemprotan Disinfektan ini, kekhawatiran kami bisa berkurang dan kami harap pemerintah terus mengawasi dan selalu menginformasikan perkembangan terbaru perkembangan Covid-19 agar masyarakat bisa lebih berhati-hati,” terang Muliadi, salah seorang warga Desa Kupal.

Kegiatan penyemprotan masih akan terus dilakukan diberbagai titik hingga ancaman Covid-19 benar-benar teratasi. (Red/CN)

Cegah Wabah Covid-19, Jajaran Polres Halsel Tempel Maklumat Kapolri

HALSEL, CN – Personil Polres dan jajaranya hingga Bhabinkamtibmas Polres Halsel lakukan pembagian dan penempelan brosur Maklumat Kapolri tentang kepatuhan kebijakan pemerintah dalam penangulangan Virus Corona (Covid-19) di wilayah hukum Polres Halsel, Senin (23/3/2020).

Penempelan brosur Maklumat Kapolri tersebut memiliki tempat atau sasaran penempelan dan pembagian dimana tempat tempat tersebut di anggap tempat yang selalu ramai di kunjungi oleh orang banyak, maka perlunya pemberitahuan himbauan atau maklumat.

Inilah isi maklumat Kapolri yang di bagikan dan di tempelkan oleh personel Polres Halsel dan jajaran antaranya adalah, tidak mengadakan kegiatan sosial masyarakat yang menyebabkan berkumpulnya masyarakat dalam jumlah banyak, tetap tenang dan tidak panik serta meningkatkan kewaspadaan, menjaga jarak dalam pertemuan dan mengikuti prosedur pemerintah dalam cegah Virus Corona, tidak terpengaruh dan menyebarkan berita-berita dengan sumber yang tidak jelas, dan pabila ada informasi yang tidak jelas dapat menghubungi pihak kepolisian.

AKBP M. Faishal Aris, S.I.K., M.M., mengatakan bahwa kegiatan ini sekaligus memberikan pemahaman kepada masyarakat yang ada mengenai program Social Distancing yaitu membatasi ruang gerak.

“yaitu meminimalisir segala bentuk pertemuan pertemuan tatap muka yang bersifat tidak begitu penting dalam rangka mengantisipasi Covid-19,” pungkas Kapolres Halsel. (Hafik CN)

Rapat Perdana Tim Satgas, Iswan Hasjim: Orang Yang Lakukan Perjalanan Dari Tempat Pandemik Corona Harus Didata Secara Rinci

HALSEL, CN -Tim Satuan Tugas Kesiapsiagaan dan Kewaspadaan Terhadap Pencegahan dan Pengendalian Penularan Infeksi Covid-19 Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara (Malut) mengadakan rapat di Aula Kantor Bupati yang menjadi Posko Utama gugus tugas Covid-19. Rapat ini dihadiri oleh seluruh anggota Satgas. Senin, (23/3/2020).

Rapat yang dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Halsel Iswan hasjim, merupakan rapat perdana Tim Satgas untuk melakukan konsolidasi dan penyampaian tugas masing-masing.

Wabup Iswan Hasjim, dalam rapat tersebut menyampaikan bahwa dalam menghadapi kondisi yang tengah di hadapi oleh seluruh daerah di Indonesia bahkan negara-negara lain, harus sigap dalam menyusun dan mengambil langkah strategis.

“Sejak dini kita sudah harus mengambil langkah strategis, meskipun saat ini Halsel belum ada kasus Positif Covid-19. Namun dari sekarang kita harus mempersiapkan diri dalam segala hal teknis yang diperlukan untuk mengantisipasi dan menangani penyebaran virus ini,” ungkapnya.

Wabup juga mengatakan, terkait orang-orang yang melakukan perjalanan dari tempat Pandemik Corona harus didata secara rinci untuk kemudian ditelusuri jika orang tersebut termasuk dalam ODP (Orang Dalam Pengawasan) atau tidak.

Sementara itu, arahan Sekertaris Daerah Helmi Surya Botutihe dalam rapat tersebut kepada seluruh Tim Satgas yang hadir agar memasukan rincian kebutuhan dan rencana kerja hari ini juga.

“Kepada Tim Satgas yang hadir dalam rapat, hari ini juga memasukan rincian kebutuhan baik itu kebutuhan APD, alat kesehatan yang diperlukan dan ruang isolasi, begitu pula tim lain serta rencana kerja dan melakukan rapat untuk membahas lebih detail terkait hal teknis khusus tim Satgas setelah pertemuan ini,” pungkasnya.

Pada kesempatan yang sama, Dandim 1509 Labuha yang juga menghadiri rapat ini, menyampaikan bahwa Polri dan TNI siap mendukung Pemerintah Daerah dalam upaya pencegahan dan penanganan Covid-19.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Kapolres Halsel, bahwa pihaknya akan membubarkan kegiatan-kegiatan yang bersifat mengumpulkan massa.

“Setelah kami telusuri ternyata masih banyak masyarakat yang tidak mengindahkan instruksi untuk tetap dirumah, dijalan masih banyak masyarakat yang berkumpul untuk itu kami sampaikan setelah ini tidak ada lagi kegiatan yang mengumpulkan massa akan kami bubarkan”, ujarnya.

Kadis Kesehatan, Hasna Muhammad dalam rapat juga mengatakan bahwa saat ini dinkes juga telah turun ke tempat-tempat umum untuyk melakukan sosialisasi. Hasna menyarankan untuk mengoptimlakan sosial distancing maka penumpang kapal harus dibatasi, harus diberi jarak antar penumpang satu dengan yang lainnya.

“Kemudian untuk TNI dan Polri agar membantu kami untuk mengawasi orang-orang khususnya yang sedang menjalani karantina mandiri agar tidak keluar rumah dan tetap menjalankan protokol,” terangnya.

Kepala RSUD labuha, Asia Hasjim juga menyampaikan terkait ketersediaan ruang isolasi, tenaga medis mulai dari Dokter sampai Perawat. Asia juga mengatakan untuk transportasi yang digunakan untuk rujukan pasien Covid-19.

“Saat ini sudah dibagi 3 tim masing-masing tim terdiri dari 10 perawat, kami juga telah menyiapkan dokter serta kalau bisa diperhatikan Asupan Gizi dan Insentif bagi tim medis,” ungkapnya.(Red/CN)

Kapolda Malut: Cegah Penyebaran Virus Corona Lakukan Dari Diri Sendiri Dengan Tetap Diam Dirumah

TERNATE, CN – Kepala Kepolisian Daerah Maluku Utara (Malut) Brigjen Pol. Drs. Rikhwanto, S.H., M.Hum, dalam Pelaksanaan Apel Pagi bertempat di Lapangan apel Mapolda Malut menekan kan kepada Personel Polda Malut agar memberikan Himbauan-himbauan kepada masyarakat dalam rangka mencegah penyebaran virus Corona, itu dapat dilakukan dari diri sendiri dengan menaati Kebijakan Pemerintah untuk tetap tinggal di rumah tanpa harus banyak beraktivitas diluar rumah, Senin (23/3/2020).

Dalam Kesempatan Apel Pagi ini, Kapolda juga memerintahkan kepada seluruh Personel, mulai besok Tidak di laksanakan apel pagi secara umum, tapi di lakukan apel Satker.

“Ini di lakukan untuk menghindari kerumunan orang yang banyak dan minimal jaga jarak 1 meter sehingga dapat meminimalisir Penyebaran virus Corona (Covid-19),” terang Kapolda

Lanjut Kapolda Malut, untuk itu Kepada Personel Polda Maluku Utara agar selalu memberikan Himbauan-himbauan baik dari Kampung ke kampung, Desa ke Desa dan tempat publik lainnya.

“Kita sebagai Aparat Negara harus barperan aktif dalam memberikan himbauan kepada masyarakat untuk menghindari tempat-tempat keramaian, walaupun di Maluku Utara tidak ada yang terjangkit Virus Corona,” kata Kapolda.

Kapolda juga menyampaikan kepada Personel Polda Malut untuk sering berjemur di bawah terik matahari.

“Karena virus ini akan mati apabila terkena virus matahari dan untuk ditempat kerja, Kapolda mengharapkan agar setiap perbanyak tempat cuci tangan guna mengantisipasi virus Covid-19,” pungkasnya. Bidhumas Polda Malut (Red/CN)

Kelangkaan Masker, IKB Waigitang Halsel Gelar Aksi Sosial Bagikan Secara Gratis

HALSEL, CN – Ditengah mewabahnya virus Corona COVID-19 yang melanda Indonesia belakangan ini akhirnya presiden Jokowi Widodo menetapkan kejadian ini sebagai bencana nasional.

Selain itu, Pemerintah Pusat juga mengambil keputusan melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengeluarkan edaran meliburkan siswa-siswi dari Sekolah dan melakukan aktifitas belajar di rumah.

Atas kejadian ini mengundang rasa peduli Ikatan Keluarga Besar (IKB) Waigitang Halmahera Selatan (Halsel) turun ke jalan membagikan masker dan vitamin E daya tahan tubuh. Aksi sosial ini dilakukanpada. Rabu (18/3/2020) yang dipusatkan di pusat Ibu Kota Labuha.

Selain masker dan vitamin, IKB Waigitang juga membagikan brosur yang berisikan tentang cara mencegahan virus Corona.

“Kami lakukan kegiatan sosial ini sebagai bentuk kepedulian kami terhadap kondisi saat ini diaman terjadi kelangkaan masker. Masker dan vitamin E daya tahan tubuh itu kami bagi-bagi secara gartis,” kata Ketua Umum IKB Waigitang Halmahera Selatan, Walid Syukur.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal (Sekjen) IKB Waigitang, Asiz Adam menambahkan, pembagian masker dan vitamin E ini dengan tujuan dapat membantu warga yang belum memiliki masker dan vitamin E. Kemudian brosur terkait pencegahan virus Corona itu sebagai langkah edukasi bagi warga yang belum mengetahui secara detail terkait penyebaran virus Corona dan langkah antisipasinya.

“Jadi, sebagai warga jang dulu panik dengan kondisi saat ini. Perlu dipelajari dan diketahui secara mendalam terkait penyebaran dan pencegahan dari virus Corona itu. Sehingga kita dapat mengambil langkah antisipasi,” sebut Asiz yang juga ASN di RSUD Labuha ini.

Aksi sosial ini diapresiasi warga yang mengaku kuatir dengan terjadinya kelangkaan masker dan vitamin belakangan ini di Labuha. Rustam salah satu warga Desa Tomori mengapresiasi aksi sosial peduli virus Corona yang dilakukan IKB Waigitang ini. Kata Rustam, pembagian masker dan vitamin yang dilakukan IKB Waigitang sangat membantu masyarakat.

“Kita tahu bahwa saat ini dengan adannya penyebaran virus Corona IKB Waigitang hadir membagikan masker dan vitamin secara gratis. Sangat luar biasa,” sebut Rustam.

Dirinya berharap dengan adanya kegiatan ini dapat membantu warga yang belum memiliki masker dan vitamin E daya tahan tubuh terutama kaum lansia.

“Sangat luar biasa dalam kondisi kepanikan warga seperti ini, IKB Waigitang hadiri ditengah-tengah masyarakat membagikan masker dan vitamin secara gartis,” sambung Rustam. (Red/CN)