Masuk Dalam Investasi Tertinggi, Bupati Diundang Ke Jakarta

HALSEL,CN- Pemerintah Pusat dalam hal ini Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (RI) dalam upaya Percepatan Penyusunan dan Penetapan Rencana Detail Tata Ruang dan Peraturan Zonasi (RDTR dan PZ) telah menetapkan 57 Daerah Kabupaten/Kota di 21 Daerah Provinsi sebagai daerah dengan nilai Investasi tertinggi.

Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) juga masuk dalam peringat ke 57 dalam daftar Kabupaten/Kota yang memiliki nilai Investasi tertinggi.

Dari prestasi yang diperoleh tersebut Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Thahjo Kumalo mengundang ke 57 Bupati/ Walikota untuk menghadiri pertemuan yang akan berlangsung di Jakarta, pada Kamis 26 September 2019 besok.

Olehnya itu, Bupati Kabupaten Halsel Bahrain Kasuba, telah bertolak ke Jakarta pada Hari ini guna menghadiri undangan tersebut.

Adapun tujuan pertemuan ini dalam rangka percepatan pelaksanaan perizinan berusaha terintegrasi secara eletronik atau Online Singgle Submmision (OSS), yang sesuai dengan amanat Peraturan Pemerintah Nomor 24 tahun 2018 tentang Pelayanan Perizinan Berusaha Terintigrasi secara elektronik.

Dimana Pemerintah Daerah/Kota wajib menetapkan Rencana Detail Tata Ruang dan Peraturan Zonasi (RDTLR dan PZ) sebagai dasar dalam penirtiban izin pemanfaatan ruang untuk Inventasi di Daerah.

57 Daerah Kabupaten/Kota yang memiliki Investasi tertinggi akan difasilitasi dalam bentuk bantuan penyusunan RDTLR dan PZ.

Dalam undangan yang tertulis juga menyebutkan bahwa Bupati/Walikota harus membentuk pokja KLHS yang terintegrasi dengan Tim Penyusun RDTLR serta mengelokasikan pendanaan dalam APBD tahun anggaran 2019-2020 untuk kepeluan penyusunan RDTLR dan PZ yang dimaksud. Selanjutnya dapat melakukan kordinasi secara intensif dengan kementerian/lembaga teknis terkait dalam penyusunan materi teknis/naska akademis, raperda dan album peta. Serta dapat melibatkan para anggota DPRD Kabupaten/Kota dan seluruh pemangku kepentingan dalam penyusunan dan penetapan RDTLR dan PZ.(Red)

Ribuan mahasiswa aksi di Gedung DPRD kota Ternate satu Mashasiswa di Tembak polisi

TERNATE,CN-Ribuan mahasisiwa dari berbagai universitas-universitas kota ternate maluku utara,turun menggelar aksi unjuk rasa terkait penolakan berbagai macam Rancangan Undang-Undang yang dikeluarkan oleh Dewan perwakilan rakyat (DPR) Republik Indonesia dimana masa aksi menilai dalam berbagai macam perancangan undang-Undang tidak memiliki nilai positif terhadap masyarakat

Salah Satu Orator Sedang Menyampaikan Orasinya Di Depan Kantor DPRD Kota Ternate

masa aksi dengan perspanduk yang menuliskan kecaman penolakan Rancangan Udang-Undang yang salah satunya AKU RELAH JODOHKU DIREVISI TAPI AKU TAK RELAH UNDANG -UNDANG KPK KU DI REVISI tempat aksi berlokasi di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah(DPRD) kelurahan kalumata kecamatan Kota ternate selatan, pada Rabu (25 September 2019)

Masa Aksi Memegang Famplet

Dari pantauan cerminnusantara.com masa juga mendesak penundaan untuk melakukan pembahasaan ulang terhadap Pasal-pasal yang bermasala dalam RUU-KUHP ,mendesak pemerintah dan DPR untuk merevisi UU KPK yang baru sajah di sahkan dan menolak segala bentuk pelemahan terhadap upaya pemberantasan korupsi di indonesia, menolak pasal-pasal bermaslah dalam RUU ketenagakerjaan yang tidak berpihak pada para pekerja, menolak pasal pasal problematis dalam RUU pertanahan yang merupakan bentuk penghianatan terhadap semangat reformasi agraria, mendesak pengesahan RUU penghapusan kerasan seksual, mendesak Presiden Republik Indonesia Jokowidood untuk mengusut tuntas kasus bembakaran hutan di riau dan kalimantan timur

Ribuan Masa Aksi Dari Berbagai Universitas Kota Ternate Turun Jalan

Dalam aksinya sempat terjadi ricuh ,bakulempar batu yang di arahkan ke depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daera kota ternate dari kericuan berselang beberapa jam kemudian salah seorang mahasiwa yang di duga kuat terkena tembakan mengenai mata kirinya sehingga di larikan ke Rumah sakit umum daerah (RSUD) kota ternate

Masa Aksi Sedang Membakar Ban Di Tengah Orasi Sedang Berjalan

Dari aksi tersebet ketua Dewan Perwakilan rakyat Daera (DPRD) kota ternate Muhajirin Bailusi menegaskan kepada masa akasi bahwa DPRD kota Ternate sangat mendunkung masyakrakat dan mahasisiwa untuk menolak berbagai macam Rancangan Undang -Undang , yang tidak pro pada kepentingan rakya. tutupnya (F J.R)

Louncing BUMMAS Menggayoang, Ini Pesan Wabup

HALSEL,CN- Wakil Bupati Halmahera Selatan Iswan Hasjim melaunching Produk Badan Usaha Milik Masyarakat (BUMMAS) Manggayoang. Kegiatan ini berlangsung di Kantor Desa Wayamiga, Kecamatan Bacan Timur. Rabu, 25 September 2019.

BUMMAS Manggayoang membuat inovasi baru melalui binaan dari Rumah Zakat dan berhasil meluncurkan produknya yaitu Gula Aren Kristal dan Goraka Instan yang merupakan minuman khas Maluku Utara.

Wabup Iswan Hasjim dalam sambutannya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada BUMMAS Manggayoang, Rumah Zakat dan Pemerintah Desa yang telah melakukan berbagai inovasi untuk memberdayakan Masyarakat dan meningkatkan perekonomian Masyarakat desa.

“Kegiatan yang sangat inspiratif dan patut dicontoh, inilah pemberdayaan yang kita semua inginkan”, ungkapnya.

Menurut Wabup Iswan Hasjim, inovasi yang dikeluarkan oleh BUMMAS Manggayoang ini harus terus didukung dan mengingatkan agar produk yang telah di launching ini, terus dikembangkan baik dalam pemasaran maupun produksi.

Mencicipi Minuman Goraka Instan oleh Wabup Iswan Hasjim

“Yang sulit adalah mempertahankannya, untuk itu jangan menyerah karena untuk membuat produk dikenal itu sulit, butuh waktu, tapi kalau sudah dikenal akan mudah menjalankannya”, pesan Wabup.

Kepala Desa Wayamiga, Dahlan Matly saat menyampaikan sambutannya mengatakan bahwa sebelum produk Goraka Instan dan Gula Aren Kristal, Desa Wayamiga juga telah dikenal sebagai Desa Buah. Menurutnya, inovasi ini merupakan produk unggulan kedua Desa Wayamiga dengan bimbingan dari pihak Rumah Zakat.

“Melihat banyaknya pohon aren di wilayah kami, kemudian bersama Rumah Zakat diolah menjadi gula aren kristal setelah itu dikembangkan lagi menjadi produk goraka instan”, jelasnya.

Dahlan Matly juga meminta dukungan dan bantuan Pemerintah Daerah kepada Pemerintah Desa untuk dapat mengembangkan produk BUMMAS Manggayoang, Pertanian dan Pariwisata.

Salah Satu SKPD Halsel Ikut Mencicipi Minuman Goraka Instan

“Untuk Pariwisata kami punya Telaga Manggayoang dan membutuhkan bantuan akses jalan menuju Telaga, dan untuk pertanian kami butuh tambahan pupuk”, pintanya.

Launcing BUMMAS Manggayoang ini ditandai dengan menyeduh sekaligus mencicipi minuman Goraka Instan oleh Wabup Iswan Hasjim diikuti Pimpinan SKPD yang hadir, Camat Bacan Timur, Kepala Desa dan Pihak Rumah Zakat.

Hadir dalam acara, Kepala Dinas Pertanian Sofyan Bachmid, Kadis Perindag Muhammad Nur, Camat Bacan Timur, Kepala Desa Wayamiga dan perangkat desa, para Tokoh di Desa Wayamiga dan Masyarakat setempat. (Red)

Aspri Iswan Berperan sebagai wakil Bupati Halsel

LABUHA,CN – Sikap yang ditunjukan Pemerintah Daerah (Pemda) Halmahera Selatan (Halsel) dalam pelayanan kepada masyarakat Obi selama ini terlihat layaknya anak tiri.

Hal ini membuat kesal salah satu calon anggota DPRD Halsel terpilih Dapil Obi Muhtar Somaila kepada Wartawan di Warkop Marimoi, Rabu (25/9) siang. Muhtar yang ingin bertemu Wakil Bupati (Wabup) Halsel Iswan Hasjim tapi tidak diizinkan. Muhtar malah diarahkan bertemu Ajudan Wabup. “Kita mau ketemu Wabup untuk menyampaikan masalah-masalah yang saat ini dihadapi warga Obi, tapi malah saya hanya disuruh bertemu dengan ajudannya saja. Saya disuruh sampaikan ke Ajudan nanti ditindaklanjuti oleh Wabup. Padahal tamu sudah keluar dan saya punya giliran masuk tapi saya tidak diizinkan,”tutur Muhtar Anggota DPRD Halsel Terpilih dari PAN.

Menurut Muhtar, pelayanan Pemda Halsel yang ditunjukkan Wabup Iswan sangat buruk. Ini menunjukkan Iswan selama menjabat sebagai wakil hanya mengandalkan Ajudannya dalam melakukan pelayanan kepada Masyarakat yang ingin bertemu denganya. “Kalau saya yang berkapasitas Anggota DPRD yang bulan depan akan dilantik saja hanya bisa bertemu dengan ajudan, bagaimana lagi kalau masyarakat biasa saja. Ini terlihat kalau Pemda Halsel sangat penganaktirikan pelayanan terhadap masyarakat Obi. Karena ini sudah kedua kalinya dilakukan ajudannya Wabup,” sesalnya.

Muhtar berharap Pemda Halsel tidak lagi menggunakan Pola pelayanan yang dipertontonkan Wabup Halsel. Wabup diharapkah memberi tugas Ajudan sebagaimana fungsi ajudan yang semestinya.

Wabup Halsel Iswan Hasjim, ketika dikonfirmasi beralasan bahwa dia masih menerima tamu sehingga Aspri melayani tamu yang lain. “Tidak begitu, Aspri kasih tahu Terkait Camat jikohai.

Saya sampaikan bahwa saya segera sampaikan ke BKD dan Pemerintahahan untuk segera memanggil Camat jikohay itu saja. Ada tamu jadi belum sempat ketemu karena tamu belum keluar,”jawab Iswan Ketika dikonfirmasi Via Whatsapp.
Iswan mengaku akan menegur Asprinya karena kejadian ini bukan yang pertama. “Oh begitu, nanti saya tegur mereka,”Tutup Iswan. (Red)

NBCL Gelar Nongkrong filsafat dengan Pendiri sekolah sosialogi kritis

TERNATE, CN- Nation Building Corner Library (NBCL) melaksanakan Nongkrong Filsafat bersama dengan pendiri Sekolah Sosiologi Kritis, Akademik Filsafat Lentera Makassar. Dr. Muhammad Ashar,agenda berlokasi di gedung NBCL depan kampus Universitas Muhammadiya Maluku Utara (UMMU). Kelurahan Sasa, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate. Selasa (24/09/2019).

Kepada cerminnusantara.com
Ujar Ketua Perpustakaan NBCL Darmin H. Korma dalam penyampaiayan terkait dengan kegiatan pembahasaan nongkrong filsafat “kegiatan ini mulai dari tanggal 24-27 september 2019, dan akan kami bahas di seputar; Kursus Berpikir Kritis, Mendaras Batang Tubuh Ilmu Filsafat 1 dan filsafat 2, serta Filsafat Sain kemudian Paradigma Ilmu Pengetahuan, bersama dengan Dr. Muhammad Ashar

Darmin H. Korma pun menegaskan tentang peserta yang akan turut hadiri dalam forum nongkrong filsafat.ujar Darmin” Peserta kegiatan Nongkrong Filsafat ini bebas dari mana saja, mulai dari perwakilan organisasi, komunitas hingga perseorangan. sebab kegiatan ini terbuka untuk umum. Jadi bole siapa saja yang mau hadir untuk menambah khazana ilmu pengetahuan filsafat dari Dr. Muhammad Ashar.

Kegiatan Nongkrong Filsafat ini, memang sudah menjadi target kegiatan tahun kemarin yang belum terlaksanakan akhirnya tahun ini kami buat, dan harapan kami semoga dari kegiatan ini bisa melahirkan ruang-ruang diskusi filsafat di tempat lain. Sebab belakangan ruang-ruang diskusi filsafat hampir tidak pernah dilakukan lagi. Tutunya (F J .R).

HMI Gelar Rapat Anggota Komisariat

Ternate CN- Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) KOMISARIAT FISIP UMMU TERNATE melaksanakan pembukaan Rapat Angota Komisariat (RAK) Ke-XII, islamic Assiciation Of Universitiy dengan tema Rejuvenasi Warisan Intelektual Ulama-Ulama HMI :upaya melahirkan pemimpin yang Berahklak Karim, pempukaan rapat di gedung Perpustakaan Independensia, Kelurahan Sasa, Kecamatan Kota Ternate, selasa (24/09/2019).

Kepada cerminnusantara.com ketua panitia pelaksan rapat angota (RAK) Awan Sumtaki, megatakan”Rapat Angota komisariat (RAK) pada malam ini dihadiri oleh pengurus dan Anggota KOMISARIAT FISIP UMMU TERNATE dan beberapa ketua KOMISARIAT se-Cabang Ternate beserta pengurus-pengurus dan anggotanya.”

Awan Sumtaki juga mengatakan RAK kali ini agak sedikit berbeda dengan kemarin-kemarin, sebab pembukaan kali ini Ketua UMUM Himpunan Mahasiswa Islam( HMI ) komisariat Fisip UMUM Ternate Richard Ibrahim ,mengintruksikan untuk tidak mengundang Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ternate, sekaligus meminta agar kegiatan RAK kali ini dibuka oleh alumni KOMISARIAT FISIP UMMU TERNATE Rasyid Pora selaku mantan Ketua UMUM HMI KOMISARIAT FISIP

“Kami tidak menggundang Pengurus HMI Cabang Ternate, sebagai bentuk protes HMI KOMISARIAT FISIP UMMU TERNATE kepada Pengurus HMI Cabang Ternate. Alasanya karena KOMISARIAT FISIP UMMU TERNATE menggangap pengurus Cabang kali ini dalam menyelesaikan masalah terlalu elitis. Hingga mengabaikan aspirasi Komisariat. Adapun alasan konstitusional yang berkaitan dengan prinsip rumah tangga organisasi yang tidak dapat saya sebutkan lewat media. Tutupnya (Fajrin)