Ketua Bawaslu Pimpin Upacara Hari kesaktian Pancasila di Halaman Kantor Bawaslu Halsel

HALSEL,CN- Dalam rangka memperingati Hari kesaktian Pancasila 1 Oktober 2019 seluruh Lembaga kementrian dan lembaga tinggi negara, serta pemerintah daerah (Pemda) juga turut melaksanakan upacara memperingati hari kesaktian Pancasila pada Selasa (1/10/2019) Upacara Hari Pahlawan juga di gelar oleh Badan pengawasan pemilu (Bawaslu) kabupaten Halmahera Selatan yang bertempat di halaman kantor jln sadar alam desa Tomori kecamatan Bacan.

Pelaksanaan upacara peringatan hari kesaktian Pancasila 2019 yang di laksanakan oleh Bawaslu Halsel merupakan tindak lanjut dari surat edaran sekretariat jenderal Bawaslu Republik Indonesia nomor 0295/Bawaslu/SJ/HM.03.00/1X/2019 yang di gelar tepat pada pukul 08.00 Wit, dan bertindak sebagai pembina upacara ketua Bawaslu Halsel Kahar Yasin SH, yang akrab di sapa Kaka Enda ini sekaligus membacakan ikrar untuk membulatkan tekad tetap mempertahankan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai sumber kekuatan demi keutuhan negara kesatuan republik Indonesia

peringatan hari kesaktian Pancasila 1 Oktober 2019 ini dengan mengambil tema Pancasila sebagai Dasar penguatan karakter bangsa menuju Indonesia maju dan Bahagia peserta upacara terdiri dari ketua Kahar Yasin anggota, kepala sekretariat serta seluruh staf Bawaslu, upacara berjalan dengan khidmat dan lancar sampai di tutup dengan Doa yang di bacakan oleh kepala sekretariat Bawaslu Kamil Muis. S.ag, Msi, (Bur)

Bupati, Bawaslu, Kapolres dan ketua KPUD Halsel tanda tangan NPHD 72 Miliar

HALSEL,CN- Didampingi Wakil Bupati Iswan Hasjim dan Sekda Halmahera Selatan Helmi Surya Botutihe. Bupati Halsel, H. Bahrain Kasuba lakukan Penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) Pemilihan Bupati Tahun 2020 dengan KPU, Bawaslu serta Polres Kabupaten Halsel, di ruangan rapat kantor Bupati Halsel.

Penandatangan NPDH ini dilakukan pada Senin (01/10) langsung oleh Bupati H. Bahrain Kasuba dengan Ketua KPU Halsel Darmin Hi. Hasjim, serta Ketua Bawaslu Kahar Yasin, dan Kapolres Halsel,AKBP M. Faisal Aris.

Bupati H. Bahrain Kasuba dalam sambutannya berharap kepada Penyelenggara dan juga Pengawas Pilkada di daerah ini agar dapat melaksanakan tugas dan tanggung jawah dengan sebaik-baiknya,sehingga terciptanya Pilkada yang sukses serta sukses pengelolaan keuangan demi mewujudkan Pilkada yang berkualitas.

” Saya yakin dengan Kepala KPU dan komisiner yang baru serta Bawaslu ini dapat bekerja dengan baik, dan dapat mengambankan asas legalitas,sehingga di Kabupaten Halmahera Selatan tidak lagi dicap sebagai daerah yang selalu ada konflik politik, serta curang politik,”ungkap Bahrain

Bupati juga berharap kepada KPU, Bawaslu dan juga Polres serta Pemerintah Daerah agar dapat bersinergi dan bekerja sama untuk menjadikan Pemilihan Bupati tahun 2020 yang aman dan Kundusif.

“Mari kita sama-sama memperbaiki, sehingga kejadian Pilkada seperti ditahun-tahun sebelumnya tidak terulang di tahun ini,”pinta Bahrain.

Sebelumnya Ketua Bawaslu Halsel, Kahar Yasin mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Daerah atas kerja sama ini.Dirinya juga mengatakan bahwa Bawaslu agan bekerja sesuai prosedur Perundang-undangan dan akan mempergunakan dana yang diberikan ini dengan sebaik-baiknya.

“Insya Allah kami akan bekerja sesuai undang-undang sehingga Pilkada ini berjalan sukses,”kata Kahar

Harapan yang sama juga disampaikan oleh Ketua KPU Halsel Darmin Hi Hasyim,”Terima Kasih kami ucapkan kepada Pemerintah Daerah atas dukungannya, kami akan bekerja dengan baik-baiknya sesuai yang diharapkan semuanya,”kata Darmin

Sedangkan Kapolres Halsel, AKBP. M. Faisal Aris, menyampaikan akan siap melaksanakan tugasnya untuk mengamankan Pilkada di Kabupaten Halsel, sehingga Pilkada berjalan aman, lancar dan kondusif.

“Seluruh personil akan diturunkan untuk mengamankan Pilkada Halsel tahun 2020 mendatang,”jelas Kapolres Halsel.

Sekertaris Daerah Helmi Surya Botuhe, menyampaikan bahwa Dana hiba yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Halsel kepada KPU, Bawaslu dan juga Polres Halsel, sebanyak Rp. 72.000.000.000. Dimana untuk KPU sebanyak Rp. 47.500.000.000. Untuk Bawaslu Rp. 18.500.000.000, sedangkan Polres Rp. 6. 000.000.000.

“Dana ini hingga Pilkada selesai, untuk KPU dan Bawaslu sudah dicicil ditahun 2019 ini, sisanya diberikan di 2020, sedangkan Polres akan diberikan ditahun 2020,”jelas Helmi

Penandatangan NPHD disaksikan Pimpinan SKPD, Anggota Komisiuner serta Sekertaris KPU. (Bur)

Bupati Jadi Irup Upacara Hari Kesaktian Pancasila

Labuha-Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) jadi Irup Upacara Hari Kesaktian Pancasila tahun 2019, yang berlangsung di Halaman Kantor Bupati Halsel. Senin, 1 Oktober 2019.

Upacara yang diawali dengan Menaikan Bendarah Merah Putih oleh Purna Paskibraka Halsel tersebut berlangsung lancar dan khikmat hingga selesai. Turut hadir pada upacara tersebut Wakil Bupati Halsel, Iswan Hasjim, Sekertaris Daerah, Helmi Surya Botutihe, Kapolres Halsel, Kepala Pengadilan Agama Labuha, mewakili Dandim 1509 Labuha, Mewakili Kepala Kejaksaan Labuha, Para Pimpinan SKPD, serta peserta Upacara dari Polri, TNI, Serta ASN.

Pada upacara Kesaktian Pancasila ini yang bertindak sebagai komandan upacara, yaitu Kapten Arm Hamdi Ariep. Kemudian Asisten 1 Amirudin Dokomalamo membacakan Naska Pancasila, dan selaku Pembacaan UUD 1945 adalah Bustamin Soleman Kepala BPMD, sedangkan Ikar dibacakan oleh Ahmad Hadi Kapala DPPLH Halsel.

Adapun tema dari peringatan Hari Kesaktian Pancasila pada tahun 2019 ini adalah ” Pancasila Sebagai Dasar Karakter Bangsa, Menuju Indonesia Maju Dan Bahagia”.

Hari kesaktian Pancasila tanggal 1 Oktober adalah milik bangsa Indonesia. Nilai-nilai yang terkandung didalamnya agar benar-benar dihayati dan diamalkan sehingga dapat menjadi kekuatan untuk menanggulangi ronrongan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). (Bur)

Bupati Resmi BANK BPRS Di Maffa

HALSEL,CN- Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) H. Bahrain Kasuba setalah meresmikan Kantor Kas Bank Pembiyaan Rakyat Sejaterah (BPRS) Sarumah Sejaterah Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) tadi di Desa Saketa Kecamatan Gane Barat, Bupati juga kembali meresmikan Kantor Kas BPRS Sarumah Sejaterah di Desa Maffa Kecamatan Gane Timur. Senin, (30/9).

Saking cintanya kepada Warga Kecamatan Gane Timur, sehingga tidak mengurangi niat Mantan Ketua DPRD Halsel dua Priode ini untuk melintas dari Kecamatan Gane Barat ke Gane Timur dengan menggunakan mobil guna meresmikan Kantor Kas BPRS di Desa Maffa dan sekaligus bersilaturahmi dengan Masyarakat Kecamatan Gane Timur.

Kehadiran Bupati H. Bahrain Kasuba yang didampingi oleh Istri Hj. Nurlela Muhammad serta Komisaris dan Direktur BPRS dan rombongan di Desa Maffa langsung disambut dengan meriah oleh Camat Gane Timur serta Warga Desa Maffa dan sekitarnya.

Seperti di Desa Saketa Bupati H. Bahrin Kasuba dalam sambutanya juga berharap agar Masyarakat Kecamatan Gane Timur dapat memanfaatkan Kantor BPRS sebagai salah satu lembaga keuangan yang dapat di percaya.

Menurutnya, dengan adanya BPRS ini Warga Desa Maffa dan sekitarnya dapat lebih cepat melakukan transaksi berupa transferan ke keluarga atau sudara. Karena BPRS saat ini sudah bisa melakukan transferan langsung ke Bank-Bank umum lainnya.

“BPRS adalah Banknya orang Halsel, hadirnya Bank ini diharapkan dapat mempermudah Warga Desa Mafa dan sekitarnya, karena saat ini BPRS juga dapat melayani para Nasaba seperti yang diinginkan di Bank umum lainnya,”ungkap Bupati H. Bahrain Kasuba.(Bur)

Pelantikan 25 anggota DPRD Sula di Warnai Aksi Demo

Halsel,CN- Pelantikan terhadap 25 Anggota Dewan perwakilan rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepulauan Sula di warnai aksi unjuk rasa oleh ikatan Mahasiswa muhamadiyah (IMM) Cabang Kepulauan Sula provinsi Maluku Utara, Senin (30/09/2019) di depan kantor DPRD kabupaten kepulauan Sula.

Dalam aksi itu masa mendesak kepada 25 orang anggota Dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) kabupaten kepulauan Sula, agar segera menyelesaikan pembangunan infrastruktur jalan jembatan dan Fasilitas umumnya yang belum terselesaikan hingga saat ini, dan proses pembangunan yang belum terselesaikan ini menjadi perhatian khusus 25 anggota DPRD yang baru di Lantik tersebut sehingga amanah yang di percayakan oleh masyarakat terhadap 25 anggota DPRD yang baru di Lantik berjalan sesuai harapan Masyarakat.

Desakan ini di sampaikan oleh ketua IMM kabupaten kepulauan Sula, Fatoni Fauji awan, dalam orasinya mengatakan 25 anggota DPRD kepulauan Sula yang baru di ambil sumpah jabatannya dapat merealisasikan janji-janjinya saat momentum pemilihan legislatif yang di sampaikan masing-masing anggota DPRD Melalui kampanye tertutup maupun kampanye terbuka dan janji politik tersebut di harapkan mampu di realisasi kan dalam mengawal kepentingan masyarakat di parlemen nanti karena DPRD Merupakan perpanjangan suara Masyarakat di parlemen.

Desakan itu lebih di khususkan kepada IMMawan Buamona S. Hi., Anggota DPRD yg baru saja di ambil sumpah jabatannya Agar mampu mengawal mengawali serta menyelesaikan pembengun di Kabupaten kepulauan sula yg tak kunjung selesai, sehingga aprirasi masyarakat yang belum di suarakan di DPRD mampu di suarakan agar dapat di realisasikan oleh pemerintah daerah kabupaten kepulauan Sula. tegasnya.

selain mengawal proses percepatan pembangunan di kabupaten kepulauan Sula, masa aksi juga mendesak kepada 25 anggun Dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) yang baru di Lantik tersebut agar merancang APBD yang berkaitan dengan kebutuhan masyarakat berupa infrastruktur fisik maupun peningkatan ekonomi masyarakat di kabulkan kepulauan Sula agar rancangan APBD kedepan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat kabupaten kepulauan Sula. pintahnya. (I.ng)

Selain Tolak RKUHP, Gerakan Mahasiswa Halsel Desak Kapolri Adili Palaku Penembakan Aktivis UHO Kendari

HALSEL,CN – Sejumlah mahasiswa yang mengatasnamakan gerakan Mahasiswa Halmahera Selatan (Gemas) menggelar unjuk rasa di depan Polres Halsel atas tindakan penembakan oknum kepolisian terhadap mahasiswa (Aktivis) Unversitas Halileo Kendari beberapa hari lalu yang telah beredar di media sosial lainnya, Gemas dalam aksi tersebut juga menolak dengan adanya revisi UU RKUHP oleh DPR-RI, UU Pertanahan, dan UU lainnya yang dianggap tidak pro terhadap rakyat

“kami dengan tegas meminta kepada pihak kepolisian atas tindakan yang tidak manusiawi diberlakukan pada teman kami mahasiswa UHO saat dirinya (Randi) khendak mengikuti aksi beberapa waktu lalu di Kota Kendari, “tegas Ketum PMII cabang Halsel Muhlis Usman, kepada media ini usai menyampaikan orasinya di depan Polres Halsel, Senin (30/09/19)

“lanjut Muhlis, “aksi ini selain dari mendesak pihak kepolisian untuk mengusut tuntas palaku penembakan oleh kawan kita di Kota Kendari, kami juga dengan tegas menolak adanya UU RKUHP, UU pertanahan dan juga UU Lainnya yang memang menurut kami sangat tidak pro sama sekali terhadap Rakyat, “paparnya

Muhlis juga menambahkan bahwa, “NKRI adalah negara hukum, secara pengertian hukum dibuat oleh Negara yang sifatnya memaksa, mengikat, dan menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi, namun seiring dengan kondisi negara pada saat ini diwarnai dengan adanya perkembangan Isu Nasional (IN) yang kini menjadi komsumsi buplik bahwasanya dengan merevisi RUU KUHP, UU KETENAGAKERJAAN, DAN UU PERTANAHAN telah menjadi polemik dan diperbincangan oleh seluruh lapisan masyarakat, hal ini membuktikan demokrasi tekah mati di tangan DPR itu sendiri

“belum lagi ditambah soal BPJS, pelanggaran hak asasi manusia (HAM) ditanah Papua dan kebakaran hutan di tanah Kalimantan yang tak kunjung diselesaikan oleh pemerintah, “tambahnya

Sementara itu, Koradinator Lapangan (Korlap) kepada media ini mengatakan dalam aksi ini kami masa aksi yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Halmahera selatan bahwa, dengan adanya masalah yang menimpah sudara kita sesama mahasiswa yang ikut gelar unjuk rasa aksi solidaritas mahasiswa dia membludak ditanah air sendiri, aksi yang dilakukan tepatnya pada tanggal 26 September dengan rangkaian penolakan Rancangan Undang-undang (RUU) telah memakan korban jiwa di Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara, yang dimana masa aksi tersebut ditembak oleh oknum yang tidak bertanggung jawab (Polisi), “tegasnya

“lanjut Wawan oleh karena itu kami masa aksi katakan gagal kepolisian dengan slogan melayani, mengayomi, dan melindungi masyarakat, walhasil dalam beberapa waktu mereka dengan sendirinya gagal dalam menjalankan fungsi dan tugas, “tutupnya
(Red)