Gubernur Lakukan Pertemuan Dengan Kepala LKPP RI di Apresiasi

JAKARTA- Gubernur Maluku Utara KH. Abdul Gani Kasuba Lc, berkomitmen untuk terus meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia Aparatur Sipil Negara (SDM ASN) khususnya di pemerintah Provinsi Maluku Utara.

Hal itu terbukti pada, Senin (7/10), Gubernur melakukan pertemuan dengan kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Pemerintah Republik Indonesia (LKPP RI) Dr. Roni Dwi Susanto,  di kantor LKPP RI, Jakarta.

Pertemuan itu membahas dua hal yakni, peningkatan SDM khusus untuk Biro Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) Setda Maluku Utara dan peningkatan kompetensi Jabatan fungsional Pejabat Pengadaan dan Pokja Pemilihan dan pengembangan e-catalog lokal.

“Dalam pertemuaan itu, Pak Gubernur menyampaikan ucapan terimakasih, serta berkomitmen untuk mendorong penigkatan kompetensi SDM para pejabat pengadaan dan pokja pemilihan UKPBJ,” kata juru bicara Gubernur yang juga selaku Kepala Biro PKKP, Muliadi Tutupoho, dalam releasenya.

Dirinya melanjutkan, selain pengembangan SDM, termasuk juga  pengembangan e-catalog local di Maluku Utara yang nantinya akan diterapkan pada 2020 mendatang,” ungkapnya.

Sementara itu kepala LKPP RI sangat mengapresiasi kehadiran pak Gubernur, terkait dengan komitmen untuk mendorong tingkat kematangan UKPBJ (Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa) Provinsi Maluku Utara menuju Level III serta pengembangan e-catalog local di provinsi Maluku utara.

“Kami merasa berbahagia dan syukur Alhamdulillah atas kehadiran bapak Gubernur. Olenya itu, terkait dengan dua hal penting di atas, kami (LKPP RI)
akan melakukan penandatanganan nota kesepahaman MoU antara pemprov Malut dengan LKPP RI,” ujarnya.

Dalam pertemuan itu, Gubernur didampingi Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setda Maluku Utara Saifuddin Djuba. (Bur)

DPD KPPPI Desak Evaluasi Bawaslu Halsel

Ternate, CN – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Korps Pejuang Pemuda Pemudi Indonesia (KPPPI) Maluku Utara mendesak Bawaslu Maluku Utara agar memeriksa dan mengefaluasi Ketua Bawaslu Halmahera Selatan Terkait pertemuan ketua Bawaslu, Kahar Yasim dengan Bupati Halmahera Selatan (Halsel) Bahraen Kasuba di wisata pogo-pogo pada Rabu, 2/10/19 lalu

Ketua DPD KPPPI Malut Muhammad Saifudin menilai langkah ketua bawaslu halsel dengan dalih membahas anggaran di wisata pogo-pogo bersama Bupati bahrain kasuba yang juga calon bupati petahana adalah tindakan yang tidak patuh di lakukan seorang penyelenggara pemilu

Hal ini juga di tegaskan dalam peraturan dewan kehormatan penyelenggara pemilu Nomor 2 Tahun 2019 tentang perubahan atas peraturan dewan kehormatan penyelenggara pemilu nomor 3 Tahun 2017 Pasal satu ayat 4 yaitu, Kode Etik Penyelenggara Pemilu adalah suatu kesatuan asas moral, etika, dan filosofi yang menjadi pedoman perilaku bagi Penyelenggara Pemilu berupa kewajiban atau larangan, tindakan dan/atau ucapan yang patut atau tidak patut dilakukan oleh Penyelenggara Pemilu.

Lanjut M. Saifudin, Kami sangat menyayangkan Pembahasan anggaran pemilu antara lembaga pemerinta dan penyelenggara pemilu yang di bahas di suatu tempat secara personil, padahal lembaga penyelenggara di tuntut untuk mengedepankan asas moral dan etika.

atas perbuatan yang tidak patuh di lakukan Ketua Bawaslu Halsel, maka dengan tegas kami sampaikan kepada Bawaslu Maluku Utara Agara segera mengevalusi saudara Kahar Yasim sebagai ketua Bawaslu Halsel. Tegas, M. Saifudin (Red)

Perkuat Silaturahmi, Forum Soma Terbentuk

Ternate, CN – Forum Komunikasi Pemuda Soma (FKPS) Maluku Utara (Malut) kembali dibentuk oleh pemuda Soma yang ada di wilayah Malut.

Organisasi kekeluargaan pemuda Soma ini di bentuk dengan tujuan untuk menjaga dan memperkuat tali silahturahmi sesama Pemuda Soma

“Wadah FKPS Malut ini kembali di bentuk oleh pemuda Soma yang ada di wilayah Malut dengan tujuan untuk menyatukan tali persaudaran serta bersilaturahmi sesama orang Soma, karena selama ini terkesan hilang,” ujar Ketua FKPS Malut sementara Muhamad Saifudin, di warkop Soccer Kelurahan Stadion, Ternate Tengah, Minggu (6/10/2019).

Muhamad Saifudin, menjelaskan terbentuknya FKPS Malut ini karena melihat kondisi saat ini Pemuda Soma mengalami transisi terkait tali silahturahmi sebagai sesama anak muda yang lahir dari rahim jajirah pulau kenari (Makian) jika di kaji historisnya.

Menurut Amat sapaan akrabnya, yang juga mantan Ketua Mahasiswa Soma Makian Pulau ini, mengatakan saat ini regenerasi Pemuda Soma tela tumbuh pesat di Malut, sayangnya wadah yang perna digagas seperti Himpunan Pemuda dan Mahasiswa Soma (HPMS) tidak lagi dijalankan sehingga forum silahturahmi khususnya Pemuda Soma mengalami transisi.

Pria yang berdomisili di Gane Barat dan juga mantan Ketua Bidan Kerjasama Antar Lembaga IPMI Makayoa ini berharap adanya FKPS Malut dapat memperkuat tali silahturahmi dan memberikan fungsi kontrol atas kepentingan publik.

Terkait rencana FKPS Malut kedepan, Amat yang didampingi Sadam Hadi dan Mahmud Tanggule mengaku hanya sebagai fasilitator awal terbentuknya FKPS Malut sementra dan untuk memperkuat FKPS Malut kedepan akan di undang semua generasi Soma dengan format ‘Temu Pemuda dan Mahasiswa Soma se Malut’. Tutup Amat (Red)

Kankemenag Halsel Gelar Ro’an Akbar Sambut Hari Santri Nasional

HALSEL,CN- Dalam rangka menyambut Hari Santri Nasional (HSN) pekan depan 22 Oktober 2019, Kantor Kementerian Agama Kab. Halmahera Selatan (Halsel) melaksanakan kegiatan Ro’an Akbar yang dipusatkan di Pondok Pesantren Al- Khairaat Labuha Minggu, (06/09/2019.)

Kepala Kantor H. Hasyim Hi. Hamzah, pada sambutan pembukaan menyampaikan bahwa, pelaksanaan Ro’an Akbar dengan tema Jaga Hati, Jaga Bumi secara serentak dilaksanakan pada hari ini, minggu (06/10) di seluruh Pondok-pondok Pesantren di Indonesia.

“Ro’an akbar merupakan kegiatan Kerja bakti yang dilaksanakan secara bersama-sama oleh para Santri, dilaksanakan dengan keikhlasan dan penuh semangat dan kegembiraan. Disamping kerja bakti juga dirangkaikan dengan penanaman pohon baik dilokasi Pesantren maupun di lingkungan Masyarakat sekitar. “Ujar Ka Kankemenag H. Hasim pada acara tersebut

Hal ini maksudkan agar para santri disamping dibekali dengan Ilmu Pengetahuan dan Agama juga diharapkan adanya kemandirian dalam melakukan inovasi dan penggerak roda perekonomian. Pesantren sebagai agent of chage, Maluku Utara tercatat dalam sejarah dunia sebagai penghasil rempah-rempah terbaik pada abad XV – XVIII, maka sudah saatnya kita kembali menggalakkan semangat menanan untuk menciptakan kedaulatan pangan, “Tandasnya

Selain itu, H. Hasim menambahkan, “Hari ini kita akan menanam bibit pohon Pala dan cengkih, dan akan diteruskan di Pondok-pondok pesantren maupun Madrasah–
madrasah lainnya se- Kabupaten Halmahera Selatan. “Tambahnyap Ka. Kankemenag Halsel.

Dalam acara tersebut, turut hadir pada Ro’an Akbar, Kasubag Tata Usaha, Para Kepala Seksi, Para Kepala KUA, Pengawas, Kepala Madrasah, Pimpinan Pondok Pesantren dan ASN Kantor Kemenag Halmahera Selatan. “Dirgahayu Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2019, Santri Indonesia untuk perdamaian Dunia”.
(red/)

Kapolres Sula dan IMM Gelar Doa Bersama mendiang Yusup dan Rendi

SANAN,CN- Pengajian, sekaligus Pembacaan doa Bersama Untuk dua orang Mahasiswa IMMawan YUSUP Dan RENDI yang meninggal atas penembakan yang di lakukan oleh pihak kepolisian setempat.

Pimpinan cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiya Kabupaten Kepulauan Sula bersama Kapolres Kabupaten kepulauan sula AKBP TRIYULIATO.Sik beserta 16 jajaran Polres Lainnya. Melaksan pengajian Dan mengirim doa kepada kedua mendiang IMMawan YUSUP Dan RENDI yg meninggal di kendari.

Pengajian di Laksanakan di Sekretarit IMM Kabupaten Kepulauan Sula Provinsi Maluku Utara yang juga di hadiri oleh DEWAN PIMPINAN DAERAH IKATAN MAHASISWA MUHAMMADIYA HASAN KAILUL, S.Hi dan ARMIN KAILUL SH, di Desa falahu Kecamatan Sanana, kamis 13 Oktober 2019. (i.ng)

Dukcapil Halsel Dipalang oleh Staf dan Pegawai Sendiri

HALSEL,CN- Diduga adanya politisasi anggaran untuk kepentingan pribadi, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Halsel dipamalang sejumlah pegawai dan staf pagi tadi sekira pukul 06.00 WIT, Kamis (03/10/19)

Pemalangan tersebut, dipicu sejumlah staf dan pegawai pelayanan Dukcapil yang merasa kecewa terhadap Kepala Dinas H. Saban Ali dan Kasubag Keuangan Anggelina Adi Paty

Menurut pantauan media ini adanya berbagai keluhan dalam bentuk tulisan yang terpampan ke dindinng serta pagar depan kantor, dalam sehari ini juga tidak ada aktifitas perkantoran yang dilakukan oleh pewagawai maupun honorer yang bertugas di kantor tersebut

Sementara itu, Informasi yang dihimpun wartawan media ini, pemalangan kantor Discapil Halsel ini, pasalnya sejumlah pegawai dan staf merasa terjajah selama dua tahun, karena diduga kuat Kadis Discapil, Saban Ali dan Bendahara Anggelina Adi Paty keduanya dianggap tidak transparan soal anggaran rutin kepada Sekretaris, Kepala Bidang (Kabid) hingga ke semua staf baik PNS maupun Pegawai Tidak Tetap (PTT).

Selain itu, salah satu petugas Dukcapil saat dibubungi melalui via telpon selulernya tiga kali panggilan tidak terjawab dalam artian yang bersangkutan tidak memberikan mau keterangan

“Terpisah Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Halsel Saban Ali saat ditemui wartawan media ini diruang kerjanya mengatakan bahwa, “ini sebenarnya hal yang sederhana saja cuman tidak dikomunikasikan dalam artian miskomunikasi dan saya sendiri “kata Saban “mungkin lalai karena kurang memberikan pembinaan. Tapi itu saya ingin merubah manset pola pekerjaan yang disiplin kita ini menuntut harus melakukan sesuatu yang baik namun karena adanya pihak-pihak terkait yang mungkin mencoba malakukan soal ini lantaran ada hal-hal yang tidak dibicarakan atau diselesaikan, “jelasnya

Dikatakannya hal ini sebenarnya perlu kesabaran, karena dengan jumlah Pegawai Tidak Tetap (PTT) yang berkisar 28 orang, hal ini dalam kejadian tersebut dirinya “kata Saban Ali ” tidak tau bahwa akan terjadi hal-hal seperti yang barusan terjadi, tapi terlepas dari persoalan ini saya akan jalankan kedisiplinan kerja yang baik, sebab kajadian tersebut dilakukan mereka karena mungkin mereka hal ini dipicu dengan adanya insentif Enam bulan belakangnan ini yang belum terbayar

Lanjutnya, “konsukuensi saya hanya akan melakukan evaluasi pada kedisiplinan kerja. Dan melalui kejadian ini, menjadi pembelajaran kita bersama baik saya secara pribadi maupun para staf yang bekerja di kantor ini,”tutupnya. (Bur)