Merasa Tidak Nyaman, Warga Kayumera Demo Keberadaan Tower Sutet

TERNATE, CN – Warga Kayumera kembali gelar aksi di depan kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota ternate yang dinilai tidak efektif dalam menagani masalah yang terjadi di kelurahan kayumerah RT 12, terkait dengan pembagunan Tower Sutet 150 Vk yang tidak melibatkan masyrakat kayumera dan bertentangan dengan UU No 32 tahun 2019 tentang perlindungan dan mengelolaan lingkungan hidup. Hal ini disampaikan langsung oleh penanggung jawab Aksi Ono, saat aksi di depan kantor DPRD kota ternate pada Kamis, (24/10/2019).

“Kedatangan kami ini menagih janji kepada DPRD kota ternate yang akan melakukan penilitian dan pengkajian terkait dengan pembangunan Tower Sutet yang bermasalah tapi, buktinya sampai sekarang ini tidak ada hasil yang kita dapatkan padahal kami dari warga kayu merah suda mengajukan surat protes, massa hanya meriset ijin saja smpai empat lima bulan lalu dimana kerja DPRD selama ini,” Tegasnya

Lanjut Ono, pembangunan tower sutet dapat merugikan kami dan mengancam keselamatan kami warga setempat pasalnya membangunan yang dilakukan itu berjarak tidak jauh dari rumah-rumah warga setempat.

“Yang kami tahu proses pembangunan tower sutet itu merugikan kami dari Aspek kenyamanan, keaman aspek kesehata dan kedatangan kami ke sini karena mengingat DPRD sebagai Dewan pengawasan,kewenangan mengontrol pelaksanaan Perda serta mengontrol kebijakan pemerintah Daera dan hal itu tidak di lakukan DPRD kota ternate itu sendiri,” ungkapnya

Sementara kordinator lapangan (KORLAP) Reza kepada media ini mengatakan, terkait dengan aksi ini adalah aksi damai jadi kami haya meminta DPRD kota ternate menindaklanjuti tuntutan kami dalam menyelesaikan proses pembangunan tower Sutet yang bermasalah di kelurahan kayumera.

“Kami meminta DPRD kota ternate untuk memanggil pihak pemerintah dan pihak perusahan untuk segera menyelesaikan pembangunan Tower sutet 150 Kv dan melakukan mediasi bersama masyarakat kelurahan kayu merah RT 12 dan kami meminta kepada DPRD kota ternate agar segera mendesak kepada pihak perusahan dan pemerintahan kota ternate untuk segera memindahkan lokasi pembangunan tower sutet,” Pintanya (FJ.R)

Polres Halsel Gelar Apel Untuk Kesiapan Ops Bina Kusuma II Kieraha 2019

HALSEL, CN – Kesiapan Ops Bina Kusuma II Kieraha, digelar pagi ini Kamis (24/10/2019) dengan dipimpin langsung Kapolres Halsel AKBP M. Faishal Aris, S.I.K., M.M., dengan diikuti oleh seluruh personel Polres Halsel.

Apel kesiapan ini bertujuan untuk pencegahan aksi preman dan premanisme serta penyakit masyarakat dengan sandi ” Bina Kusuma II Kieraha 2019″.

Pada sambutannya Kapolres Halsel menyampaikan kegiatan ini bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat dari aksi preman dan premanisme serta penyakit masyarakat.

Kapolres Halsel, menekankan kepada jajaran agar melaksanakan tugas penuh dengan rasa tanggung jawab, saling bersinergi dengan instansi terkait, dan komponen masyarakat dengan baik sehingga target operasi dapat tercapai.

Lebih lanjut Kapolres Halsel, menegaskan dengan kegiatan operasi Binakusuma ini dapat mencegah aksi preman dan premanisme serta penyakit masyarakat dan kejahatan konvesional lainnya menjelang natal 2019 dan pergantian tahun baru di Kab. Halsel sehingga dapat menciptakan situasi yang aman dan damai.

Ini adalah upaya Polri, dalam menjaga situasi Kamtibmas agar tetap aman dan kondusif terutama diwilayah Kab. Halsel dengan mengedepankan fungsi Binmas sebagai fungsi Preemtif, Pungkasnya (Red)

Ratusan Minuman Beralkohol “Cap Tikus” di Kapal Asdp Ferry KMP. Pulau Sagori di Sita Polisi

Dan Pos KP3 Pelabuhan Babang Bersama Bhabinkamtibmas Desa Babang Polsek Bacan Timur Polres Halsel berhasil menemukan minuman beralkohol di atas kapal Kapal Asdp Ferry KMP. Pulau Sagori yang berlabuh di Pelabuhan Asdp Desa Sayoang Kec. Bacan Timur Kabupaten Halmahera Selatan, Rabu (23/10/2019).

Minuman beralkohol jenis “Cap Tikus” tersebut diamankan saat Dan Pos KP3 Pelabuhan Babang Bripka Laupa Lambado bersama Bhabinkamtibmas Desa Babang Brigpol Arif Samsuddin melakukan patroli dan pemeriksaan barang bawaan penumpang di pelabuhan Asdp Ferry Desa Sayoang maupun di atas KMP Pulau Sagori.

Bripka Laupa saat dikonfirmasi mengatakan kapal Ferry tersebut akan berangkat dari pelabuhan Asdp Desa Sayoang dengan tujuan Kecamatan Obi dan Kabupaten Kepulauan Sula.

Pada pemeriksaan tersebut petugas berhasil menemukan sebanyak 9 dos berisikan Cap Tikus sebanyak 150 botol aqua dan 67 kantong plastik, Bripka Laupa Lambado mengatakan bahwa minuman beralkohol tersebut sengaja diletakan secara rapi di KMP. Pulau Sagori untuk mengelabui petugas.

“Saat diinterogasi pada penumpang, tidak ada orang yang mengaku sebagai pemilik Captikus tersebut,” ungkap Bripka Laupa Lambado.

Ditempat berbeda Kapolres Halsel M. Faishal Aris, S.I.K., M.M., memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Dan Pos KP3 dan Bhabinkamtibmas Desa Babang yang kesekian kalinya berhasil menggagalkan pengiriman miras melalui transportasi laut.

AKBP M. Faishal Aris, S.I.K., M.M., menjelaskan pihak kami akan terus melakukan razia miras maupun penyakit masyarakat menjelang Natal 2019 dan pergantian Tahun untuk mencegah tingkat kriminalitas dan kecelakaan lalu lintas yang terjadi akibat minuman keras, tandasnya.(Red)

Kades Canangkan Pariwisata Desa Kawasi

HALSEL-CN, Dengan ADD Kepala Desa Kawasi akan canangkan pembangunan pariwisata untuk masyarakat Desa Kawasi Kec. Obi Kab. Halmahera Selatan.

Rencana pembangunan pariwisata di bangun di pantai loji Desa Kawasi Kec. Obi, Rencana ini diketahui saat Kades Kawasi Ibu Dewi La Awa bersama Sekdes dan Pendamping Tekhnik (PDTI) Kecamatan Obi, M. Taufan Safar, ST, saat melakukan survey lokasi rencana pembangunan pariwisata yang berlokasi di pantai loji dekat benteng peninggalan protogis.(13/10/2019)

Perencanaan Pembangunan Pariwisata ini dapat memberikan dampak positif bagi desa kawasi agar desa kawasi dapat dikenal luas hingga manca negara, tempat Pariwisata ini akan dibangun dan dikelolah oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) Desa Kawasi Kec. Obi Kab. Halmahera Selatan.

Pengelolaan tempat pariwisata ini akan di kelola oleh BUMDES Desa Kawasi demi menjaga kestabilan roda perekonomian kerakyatan di desa apalagi dengan adanya perusahan raksasa yang menampung berbagai masyarakat Indonesia dari Sabang sampai Merauke hingga sampai masyarakat asing.

Pariwisata yang rencana dibangun oleh Kepala Desa Ibu Dewi La Awa Ini, berusaha bersama Sekdes dan PDTI Kecamatan, dan akan mendesain semaksimal mungkin serta dikemas menjadi pariwisata kreasi modern di zaman now.

Saat konfirmasi dengan PDTI Kecamatan M. Taufan Safar, ST. Beliau menyampaikan “tempat pariwisata ini akan Torang desain secara kreasi modern agar pengunjung yang datang dapat menikmati panorama alam yang ada di desa kawasi”

Ini juga dibenarkan oleh Kepala Desa Kawasi Ibu Dewi La Awa “Desain tempat wisata ini akan Torang ikut gaya melenial di zaman now, apalagi karyawan saat cuti dorang tidak usah pergi jauh-jauh untuk berlibur macam ke bacan, ternate dan lain-lain kalau sudah ada tempat pariwisata di Kawasi, dengan adanya pariwisata akan memberikan pendapatan bagi desa dan pariwisata yang rencana dibangun ini akan dikelola oleh BUMDES Desa Kawasi” tuturnya (Red)

Cari Tau Tentang Silsilah Keturunan, Dewi Yull Berkunjung Ke Kratonan Bacan

HALSEL,CN- Raden Ayu Dewi Pujiati atau penyanyi yang kerap disapa Dewi Yull ini tiba di Halmahera Selatan pada Tanggal 22 Oktober 2019 kemarin.

Tujuan kedatangan Dewi Yull ke Halsel untuk menghibur masyarakat dalam acara HKG PKK yang akan berlangsung pada tanggal 24 besok malam.

Dewi Yull pada saat menginjakkan kakinya di Bumi Saruma kemarin langsung Menanyakan salah satu marga keturunan dari Keraton Bacan yaitu Sadaralam.

Sehingga pada hari ini Tanggal 23, panitia Mengajak Dewi Yull berkunjung ke Keraton Bacan untuk bersilaturahmi dan mencari tahu tentang Silsilah keturunan dari Sadaralam.

Sadaralam merupakan anak tunggal dari Raden Mas Tirto Adi Suryo (Bapak Pers Nasional) dengan Boki Fatimah (Princess Kasiruta).

Boki Fatimah adalah adik dari Sultan Bacan XVIII Muhammad Oesman Sjah. Sultan Bacan XVIII yang bergelar Assultan Ibnu Sultan Almahfudz Bifadilillah Malikil Wahab Sirajul Mulk Amiruddin Wahuwa Patra Muhammad Oesman Sjah merupakan kontributor dari Surat Kabar Medan Priyaji dan redakturnya adalah adik kandung beliau yaitu Boki Fatimah.

Ompu Juru Tulis RA Tufail Iskandar Alam menjelaskan bahwa Raden Mas Tirto Adi Suryo merupakan perintis dari Surat Kabar Medan Priyaji yang dibuang ke Ambon oleh Belanda, kemudian bersama Sultan Muhammad Oesman Sjah ke Bacan dan tinggal bersama didalam Kedaton.

“Princess Fatimah menikah dengan Tirto Adi Suryo dan memiliki anak tunggal bernama Sadaralam, kemudian setelah dari sini (Bacan)Mas Tirto Adi Suryo menikahi Raden Ayu Sitti Habiba yang keturunannya adalah kakek buyut dari Dewi Yull”, jelasnya.

Kedatangan Dewi Yull ini, disambut hangat oleh perangkat Adat Kesultanan Bacan serta keturunan Sadaralam. Dewi Yull yang datang bersama suaminya Srikaton juga disambut dengan tarian Dendang dan mengikuti prosesi adat Batijak Lecak.

Dewi Yull menyampaikan terimakasihnya atas penyambutan yang diberikan dan menuturkan bahwa kedatangannya ke Bacan ini selain mengisi acara HKG PKK ke 47 juga untuk mencari keturunan Sadaralam yang tidak lain adalah anak tunggal dari Tirto Adi Suryo dan Princess Fatimah.

“Sudah lama sebenarnya, saya ingin mengunjungi Halmahera Selatan tapi karena perjalanannya yang harus menempuh satu malam dengan kapal, saya urungkan dan Alhamdulillah dengan izin Allah saya diberi kesempatan untuk mengunjungi Halmahera Selatan dan bertemu dengan keluarga dari Keturunan Sadaralam”, ungkapnya.

Dewi Yull kemudian diajak berkeliling dan melihat Batu Bacan yang menjadi Ikon Kedaton Kesultanan Bacan, serta diberikan cendramata berupa kalung dan cincin dari Batu Bacan.(Bur)

Pembukaan HKG PKK Berjalan Lancar dan Meriah

HALSEL,CN- Pembukaan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) Kesehatan ke 47 Provinsi Maluku Utara Tahun 2019 dengan tema “Dengan HKG PKK-KKBPK- Kesehatan ke 47 Tahun 2019, PKK Bekerja Bekerja Bekerja Keluarga Indonesia Sehat Sejahtera” berlangsung meriah di Lapangan Gelora Bahrain Kasuba (GBK) Halmahera Selatan (Halsel) Pada Rabu, 23/10/19.

Turut hadir Gubernur Maluku Utara KH. Abdul Ghani Kasuba, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Malut Hj. Faoniah H. Djauhar Kasuba, Bupati Halsel H. Bahrain Kasuba, Ketua Tim penggerak PKK Kabupaten Halsel Hj. Nurlela Muhammad, Wakil Bupati Halsel Iswan Hasjim, Ketua GOW Lenny Amalia, Sekertaris Daerah Helmi Surya Botutihe, Ketua Dharma Wanita Lely Lihayati, Unsur Forkopimda, Ketua dan Anggota DPRD Halsel, Ketua Tim Penggerak PKK beserta Para Kontingen dari 10 Kabupaten/Kota termasuk Halsel sebagai Tuan Rumah, Pimpinan SKPD serta Masyarakat Halsel.

Pembukaan HKG Ke 47 yang di pusatkan di Istana Negara, salah satu Miniatur Jakarta yang ada di Kawasan GBK ini diawali dengan penampilan tarian kolosal oleh Sanggar Saruma Pemda Halsel dengan gabungan Siswa/Siswi dari beberapa sekolah diantaranya SMP Negeri 1 Halsel, SMP Negeri 6 Halsel, SMP Negeri 14 Halsel, SMP Oikumene Sayoang, SMP Islam Samargalila Labuha dan SMP Alkhairaat Labuha di bawah asuhan Ketua Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Halsel Hj. Nurlela Muhammad.

Pada kesempatan ini, Gubernur Maluku Utara KH. Abdul Gani Kasuba menyampaikan pentingnya peran wanita terutama ibu dalam suatu organisasi atau kehidupan berkeluarga.

“Peran wanita dan ibu sangat penting untuk mendukung kerja-kerja kita sehingga saya berharap kita bisa melibatkan wanita atau istri dalam setiap aktivitas kita untuk membangun daerah demi masa depan bangsa”, harapnya

Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Maluku Utara Hj. Faoniah H. Djauhar Kasuba menyampaikan bahwa Peringatan HKG PKK yang dilakukan jangan hanya sekedar seremonial.

“Peringatan HKG PKK yang dilakukan tidak sekedar untuk menciptakan kemeriahan sesaat, tetapi lebih memberikan makna dan ungkapan rasa syukur atas kiprah dan karya nyata gerakan PKK selama ini”, ungkapnya

Faoniah mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada seluruh jajaran Tim Penggerak PKK kabupaten/kota dan para kadernya yang telah bersusah payah bekerja.

“Demi peningkatan kualitas bangsa melalui upaya-upaya yang diarahkan dalam memberdayakan dan mensejahterakan keluarga, Saya berterima kasih dan memberikan penghargaan yang tinggi kepada seluruh jajaran Tim Penggerak PKK atas kinerja yang baik selama ini terutama kepada Bupati Halsel selaku Ketua Pembina Tim Penggerak PKK dan Ketua Penggerak PKK Halsel yang telah menjadi tuan rumah dan membantu hingga terselenggaranya kegiatan ini “, tandasnya

Pada kesempatan ini, ” Kami selaku Tuan Rumah HKG PKK KKBPK Kesehatan ke 47 ingin memberikan pelayanan yang terbaik bagi seluruh peserta”, ungkap Bupati Halsel diawal sambutan

Bupati mengatakan berbagai persiapan telah dilakukan untuk menyambut Para Peserta dari 9 Kabupaten/Kota di Maluku Utara baik persiapan infrastruktur maupun persiapan yang menjadi kebutuhan peserta selama pelaksanaan HKG PKK berlangsung

“Sebagaimana yang bapak-ibu saksikan saat ini, untuk menyambut HKG PKK KKBPK Kesehatan ke 47 tingkat Provinsi Maluku Utara, kami telah membangun sebuah Miniatur Jakarta, dalam Miniatur Jakarta ini dibangun Monumen Saruma (Monas), Istana Negara, Gedung DPR/MPR, Tugu Proklamasi, Bundaran HI, Masjid Istiqlal, Gereja Katedral, Tembok Cina, Menara Eifel, Piramida Mesir dan Patung Spinks. Selain itu, untuk menambah keindahan Miniatur kami juga menata Taman Bunga Lavender, Taman Bunga Anggrek, Taman Bunga Bougenvil dan beragam jenis tanaman holtikultura. Ini kami persembahkan untuk memberikan kesan yang berbeda bagi seluruh insan PKK di Provinsi Malut”, jelasnya

Mengakhiri sambutannya, Bupati mengajak kepada seluruh undangan dari luar Halsel untuk tidak hanya berkonsentrasi mengikuti lomba tetapi dapat ikut mengeksplorasi keindahan wisata di Halsel.

“Saya mengajak kepada tamu undangan dari luar Halsel, mari mengeksplorasi keindaham wisata alam dan beragam kuliner khas Halmahera Selatan”, ucap Bupati saat membuka dengan resmi HKG PKK KKBPK Kesehatan ke 47.

Peringatan HKG PKK KKBPK Kesehatan Ke 47 diikuti oleh Pengurus Tim Penggerak PKK dan Kader PKK Provinsi sebanyak 495 orang yang terdiri dari Tim Penggerak PKK Kota Ternate sebanyak 50 orang, Kota Tidore Kepulauan sebanyak 40 orang, Halmahera Barat 35 orang, Halsel 50 orang, Halmahera Timur 50 orang, Halmahera Barat 40 orang, Halmahera Tengah 40 orang, Pulau Morotai 40 orang, Pulau Taliabu 50 orang, Kepulauan Sula 50 orang dan Provinsi 50 orang.

Adapun rangkaian kegiatan lomba seni dan olahraga diantaranya lomba-lomba yang melibatkan Tim Penggerak PKK kabupaten/kota dan Kader PKK meliputi lomba pameran UP2K, Qasidah, Live Musik Tunggal, Senam Kreasi Three Ends dan Fashion Baju Adat. Kegiatan yang melibatkan instansi terkait meliputi kerjasama dengan Dinas PMD Provinsi Malut yaitu lomba 10 Program Pokok PKK antar 10 kabupaten/kota dan kerjasama dengan perwakilamn BKKBN Provinsi Malut yaitu Pelayanan KB, Kegiatan Advokasi Program KKBPK melalui kegiatan momentum, kegiatan fasilitasi pelaksanaan pendidikan kependudukan melalui jalur formal, non formal dan informal di Halsel, kegiatan replikasi model solusi strategis, penguatan kerjasama pendidikan kependudukan yang dilaksanakan di Kota Tidore Kepulauan dan pelayanan KB gratis di lokasi acara HKG PKK di Halsel.

Selain itu juga, kerjasama dengan Dinas Kesehatan Provinsi Malut diantaranya partisipasi dalam pameran kesehatan HKG Stand Dinas Kesehatan kabupaten/kota, pelayanan kesehatan gratis di lokasi HKG, pemutaran film kesehatan di lokasi acara dan beberapa desa disekitarnya, pertemuan pendamping forum komunikasi pembangunan kesehatan desa di Hotel Buana Lipu, pertemuan dengan stakeholder di Puskesmas lokus dalam mendukung PIS-PK dan penanggulangan stunting di Hotel Buana Lipu, kerjasama dengan Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Maluku Utara yaitu Bedah 1 unit rumah kurang mampu di Desa Mandaong Kec. Bacan Selatan serta kerjasama dengan Pemda Halsel berupa peresmian Sekertariat Tim Penggerak PKK Kabupaten Halsel, penanaman pohon di sekitar Kawasan GBK dan Wisata ke Pulau Pogo-Pogo.

Kegiatan diakhiri dengan Parade Kontingen Peserta HKG PKK KKBPK Kesehatan ke 47 Provinsi Maluku Utara Tahun 2019 yang diawali oleh Maching Band Pemda Halsel yang diikuti oleh Para Kontingen dari 10 kabupaten/kota termasuk Halsel.

Kemudian kegiatan dilanjutkan dengan mengunjungi Stand Pameran UP2K. (Bur)