Puluhan Massa Gelar Aksi Tolak Reklamasi Pantai Di Kota Ternate

TERNATE, CN – Puluhan Masa aksi dari Gergerakan Mahasiswa pemerhati sosial gelar aksi tolak reklamasi pantai di kota ternate, dengan berspanduk “TARAUSA TIMBUN TORANG PE PANTE”, Aksi tersebuat berlangsung di Depan Gedung Kantor Radio Republik Indonesia (RRI) Kota Ternate. Kamis, (24/10/19)

Kordinator Lapangan  (Korlap), Irsandi Dayat  Mengatakan, terkait dengan penolakan maupun dukungan ini untuk  pembangunan reklamasi pantai.

“Reklamasi di Indonesia terus menjadi Polemik antara Pihak yang Pro dan Kontra. Sejumlah Aksi penolakan maupun dukungan akan pembangunan reklamasi terus menggema di sejumlah wilayah di indonesia sudah barang tentu masalah ini tidak asing lagi bagi warga negara indonesia,” Ucapnya

Lanjut Irsandi, “Proses reklamasi pantai pada kenyataannya dilakukan belum berjalan dengan baik yang sudah diatur dalam Undang-undang No 1 Tahun 2014 Tentang Pengelolahan Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil, dan Undang-undang No 23 tahun 1997 Tentang Pengelolahan lingkungan Hidup yang secara regulatif melandasi kebijakan di Indonesia,” Bebernya

Selain itu, Irsandi menambahkan, reklamasi tentu membuat ekosistem parairan menjadi rusak. Ekosistem penting seperti mangrove, lamun, dan terumbu karang ikut hancur.

“Sementara tiga bagian yang paling kompleks di wilayah perairan ini memiliki manfaat ekologis, ekonomi, hingga sosial budaya yang sangat banyak,”

Sementara salah satu massa aksi Afandi mengatakan, Kehadiran reklamasi membuat tiga komponen ekosistem di daerah pesisir itu akan kehilangan daya tahannya.

“Reklamasi hanya memberikan Dampak Ekonomi, artinya hanya menguntungkan pihak industri tapi tidak lingkungan dan sistem sosial masyarakat. Jika ekosistem itu suda rusak tentu akan membuat wilayah tangkapan nelayan semakin jauh, akses terhadap ikan demersial (ikan dasar) juga pelagis (ikan permukaan) semakin sulit,” Cetus Irsandi

Dirinya berharap Masyarakat bisa melihat kondisi lingkungan jadi  marilah sayangi lingkungan kita, Kota ini sangat kecil.

“Semakin dipaksa melebari daratan, maka semakin membahayakan lingkungan kita dimasa depan,” Tutupnya

Selain itu, masa aksi juga menuturkan Isu turunan sesuai hasil kajian mereka bahwa, dalam hal ini dapat kerusakan ekosistem laut, reklamsi pantai mengundang bencana, dan mengganggu aktivitas masyarakat pesisir. Tandasnya (Fajrin)

Pemaparan Visi Misi Hi.Jainal Mus Sebagai Bakal Calon Bupati Pulau Taliabu

TALIABU, CN – Hi. Jainal Mus Menyampaikan Visi Misi , mewujudkan Pulau Taliabu Sebagai Kabupaten Muda Mandiri , Unggul , Damai & Agamais Yang Maju di Provinsi Maluku Utara . kamis 24/10/2019 , pukul 5.00 Wit ,tuturnya

Ada beberapa Program yang disampaikan oleh bakal calon bupati Pulau Taliabu ,” Hi.Jainal Mus Yaitu .”Membangun Sumber daya Manusia Taliabu yang sehat , cerdas bermiral Agamais dan Berdaya dengan membangun sektor pendidikan , kesehatan , kebudayaan , keagamaan dan pertaniaan melalui kepimpinan yang adil , Jujur dan Menginspirasi.

Membangun dan Meningkatkan Tata Kelola Pemerintahan yang Amanah , Profesional , Transparan , Akuntabel dan berkeadilan untuk mewujudkan Good Governance.

Membangun dan meningkatkan Pemerataan infrastruktur berbasis kepulauan yang terintegrasi , dengan perencanaan yang matang dan sinergis.

Membangun dan Meningkatkan Kesejahtraan Ekonomi dengan pembangunan pusat – pusat ekonomi berbasis sumber daya alam daerah yang meningkatkan nilai tambah dan menambah lapangan kerja , serta penanggulangan masalah distribusi barang dan jasa .

Membangun dan Meningkatkan ekonomi rakyat , daya saing serta pengelolaan sumber daya alam berbasis lingkungan hidup.
Mendorong Masyarakat Taliabu yang Agamais , Membangun Masyarakat Taliabu yang berbudaya dan toleran . tutupnya ,” Hi Jainal Mus bakal calon bupati pultab. (Bur)

Hj. Zahra Yolanda Aliong Mus, Target Juara 1 Umum Lomba PKK Tingkat Provinsi di Halsel

HALSEL, CN – Bupati Halmahera Selatan Bahrain Kasuba, secara resmi membuka kegiatan Hari kesatuan gerak (HKG) PKK-KKBPK Kesehatan Ke-47 Tingkat Provinsi Maluku Utara dipusatkan di kawasan wisata baru yang berdekatan dengan Gelora Bahrain Kasuba (GBK), Desa Tuwkona, Kecamatan Bacan Selatan, Provinsi Maluku Utara.

Bupati Halsel Bahrain Kasuba, Dalam sambutannya menyampaikan bahwa pemerintah halsel ingin memberikan pelayanan yang terbaik kepada seluruh peserta PKK Kab/Kota Malut, sehingga itu kami menyiapkan miniatur jakarta di lokasi kegiatan seperti Istana Negara, Masjid Istiqlal, Monas, Gedung DPR RI, Gelora Bahrain Kasuba (GBK) dan sejumlah bangunan lainnya, ada juga taman bunga lavender serta bunga Anggerek sebagai pendukung miniatur jakarta.

Bahrain juga mengucapkan selamat datang dan selamat berlomba di bumi saruma halsel. Kalah menang dalam berlomba itu hal biasa tapi jauh lebih penting kita kedepankan semangat kebersamaan sebagai warga Moloku Kie Raha untuk mewujudkan 10 Program Pokok di Provinsi Maluku Utara, Ungkapnya

Setelah acara pembukaan Gubernur Malut Abdul Gani Kasuba, di dampingi Bupati Halsel Bahrain Kasuba beserta Forkopimda dan Tim Penilai mengunjungi Stand PKK Kab/Kota Maluku Utara, tiba di Stand Ketua PKK Pulau Taliabu Hj. Zahra Aliong Mus, Promosi kreatifitas PKK Pulau Taliabu kepada Gubernur Malut, Bupati Halsel serta Forkopimda Malut, Diantarnya Pot Bunga Bahan Dasar Bambu, Tempat Pinang bahan dasar Daun Pandang, Tas Rajut bahan dasar benang rajut, minyak cengkeh serta makanan ringan sperti Abon Kepiting bahan dasar Daging kepiting bumbu minyak santan, Abon Cakalang, Krupuk Kulit Pisang Ambon, Kripik, Stick Bayam, Stick Kelor dan sejumlah

Hj. Zahra Aliong Mus, menyampaikan bahwa Program PKK Pulau Taliabu selalu aktif di berbagai bidang baik administrasi, Pencegahan KDRT, Pelaksanaan Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K), Pelaksanaan PHBS, Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (Toga), Posyandu dan sebagainya, Ungkapnya.

Ditanya soal kegiatan perlombaan, Istri Aliong Mus, itu dengan senyum manisnya menyatakan bahwa kami sangat optimis meraih juara umum kegiatan HKG PKK-KKBPK Kesehatan Ke-47 tingkat Provinsi Maluku Utara, “Insya Allah PKK Pulau Taliabu pasti juara satu umum”, Tutupnya. (Bur)

Ketua DPRD Pultab Meilan Mus Menghilang, 11 Anggota DPRD di Palang Ruang Rapat Dewan, Rasa Suda

TALIABU, CN – Ketua Sementara DPRD Pultab , MEILAN MUS , Fraksi Golkar Menghilang Entah Kemana, Akhirnya Ruang rapat anggota Dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD), Kabupaten Pulau Taliabu (Pultab), Rabu, (23/10) pukul 11.30 Wit siang tadi. Aksi pemalangan pemalangan tersebut, di lakukan langsung oleh Anggota DPRD Pulau Taliabu. Hal – hal seperti ini agar supaya, Pimpinan DPP Partai Golkar dan Ketua DPD1 Partai Golkar provinsi maluku utara segara mengevaluasi Kenerja Ketua DPRD Pultab , ” Meilan Mus .

Amatan Media ini Pemalangan ruanga rapat DPRD, oleh anggota DPRD Pulau Taliabu, itu sebagai bentuk kekecewaan terhadap unsur pimpinan DPRD ,” Meilan Mus ,sementara yang menghilangkan diri entah kemana sebab, hingga hari ini aktifitas anggota DPRD Pulau Taliabu yang baru saja di lantik, kini jadi mati suri.

Matan wakil ketua DPRD Pulau Taliabu, Pardin Isa kepada awak media di depan kantor DPRD Pululau Taliabu mengatakan, persoalan pemalangan ini, merupakan bentuk kekecewaan Anggota DPRD terhadap unsur pimpinan hingga saat ini tidak berada di tempat, sehingga agenda-agenda DPRD Pulau Taliabu terhambat. “Secara kelembagaan, DPRD Pulau Taliabu tidak maksimal dalam pelaksanaan fungsi DPRD”ungkapnya, (Bur)

Istri Bupati Pultab, Hj. Zahra Yolanda Mus Dan Beberapa Kepala SKPD Hadiri HPHKG PKK – KKBPK – Kesehatan Ke 47 Tingkat Provinsi Malut Di Halsel

HALAEL, CN – Istri Bupati Kabupaten Pulau Taliabu ,”Hj. Zahra Yolanda Mus dan
Beberapa Kepala SKPD Kabupaten Pulau Taliabu yaitu Kepala Dinas Pendidikan ,” Fifian Ade Ningsi Mus dan Stafnya , Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa ( BPMD ) ,” Mansu Mudo , dan stafnya , Kepala Dinas Kesehatan ,” Kuraisia Marsaoli, dan stafnya Hadiri Pembukaan Hari Kesatuan Gerak PKK – KKBPK-Kesehatan ke 47 Tingkat Provinsi Malut 2019, di Bumi Saruma Kabupaten Halmahera Selatan Hari Selasa tgl, 23/10/ 2019 Pukul 9 pagi.

Gubernur Provinsi Maluku Utara ,” KH.Hi.Abdul Gani Kasuba bersama Istrinya buka acara Pencanangan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK dan Program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) Kesehatan ke- 47  Tahun 2019 di Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara.

Acara bertema Kita Gerakan Keluarga dan Masyarakat Hidup Sehat Menuju Indonesia Sejahtera berkegiatan di Kabupaten Halmahera Selatan , Selasa (23/10/2019).

Bupati Halsel, Bahrain Kasuba menyambut baik pencanangan HKG PKK dan KB kesehatan sebagai momentum meningkatkan partisipasi keluarga dan masyarakat dalam mendapatkan pelayanan KB, IVA Test, Prilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), lingkungan bersih dan sehat serta pelayanan kesehatan.

“Pencanangan ini merupakan langkah sinergis lintas stakeholders dalam meningkatkan capaian pembangunan, khususnya program TP PKK di bidang kesehatan dan bidang keluarga berencana melalui pemberdayaan masyarakat,” ungkapnya.

Pemerintah mengajak masyarakat untuk mensukseskan pelaksanaan Kesatuan Gerak PKK – KKBPK dan layanan kesehatan dalam mendukung tercapainya masyarakat yang sehat dan sejahtera.

Sementara Ketua TP PKK Kabupaten Pulau Taliabu atau mewakilinya ,” Kuraisia Marsaoli, menjelaskan pencanangan ini merupakan rangkaian kegiatan keterpaduan dalam rangka Hari Keluarga, Hari Kesehatan Nasional ( HKN) dan Hari Kesatuan Gerak PKK.

“Diharapakan tidak hanya sekedar kegiatan seremonial saja. Namun harus ada implementasi nyata di masyarakat. Sehingga peran PKK dan KB Kesehatan lebih optimal,” ujarnya.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi maluku utara utara telah berupaya meningkatakan kualitas keluarga dan masyarakat melalui keterpaduan kebijakan dan pelaksanaan program di berbagai bidang.

Dengan program yang terintegrasi diharapkan upaya-upaya di bidang KB, Kesehatan dan pemberdayaan perempuan dapat semakin meningkatkan capaian kesejahteraan masyarakat. (Bur)

Tidak Puas Dengan Penaganan Kasus Pencurian Sapi Di Polsek Obi Petani Peternak Sapi, Mengadu Ke Polda Malut

HALSEL-CN, Tidak puas dengan proses hukum atas kasus pencurian sapi yang di tangani oleh Polsek Obi petani peternak sapi mengadu ke Polda Maluku Utara.

Kasus Pencurian Sapi yang terjadi di pulau Obi telah di laporkan ke Polsek pada Mei 2019 Dengan Nomor Surat : STPL/04/K/V/2019, kini belum terselesaikan, hingga membuat para peternak sapi merasa lambat penanganannya akhirnya mengadu ke Polda Malut.

Saat petani peternak sapi ke Polsek tanyakan lanjutan perkembangan proses hukum atas kasus tersebut namun penyidik Polsek Obi menyampaikan bahwa terkait kasus tersebut “harus tambahkan saksi bukan satu saksi, jadi keterangan seorang saksi saja tidak cukup untuk membuktikan bahwa terduga tersangka bersalah terhadap perbuatan yang di sangkakan kepadanya, jadi sementara tahap penyelidikan lebih lanjut, untuk dapat membuktikan siapa dalang di balik pencurian sapi tersebut” ungkap Nurdin Abdullah (Komen) saat temui penyidik di ruang kantor Polsek obi.

Dugaan sementara dalang pencurian sapi dan penada yang melibatkan warga Desa Baru dan Desa Jikotamo itu JR (32 Tahun), dan WS (43 Tahun), JR sebagai penenjual barang curian dan WS sebagai penada, barang tersebut di suplay ke salah satu perusahan tambang yang ada di Desa Kawasi Kec. Obi.

Dari hasil pertemuan itu petani peternak sapi merasa tidak puas, langsung mengadu ke Polda Malut yang di wakili oleh Nurdin Abdullah (Komen), Ali Ode Madi (Ali), dan Muhammad Ode Umar (Amat) datang langsung ke Polda Malut mengadu atas Keadilan dalam proses hukum kasus pencurian sapi yang di tangani Polsek Obi, dengan membawa berkas permohonan ke Polda.

Pada saat Nurdin Abdullah konfirmasi ke cerminnusanatara.com, mengatakan “kami sudah buat surat permohonan keadilan ke Polda Malut sudah dimasukan dan telah di terima, jadi kami tinggal menunggu hasil proses selanjutnya”

lanjut dia “kami berharap kepada bapak Kapolda agar secepatnya dapat memproses surat permohonan kami dan kami meminta pelaku dapat di adili serta di proses secara hukum yang berlaku” tuturnya (Zul/Budi)