Perkuat Silaturahmi, Forum Soma Terbentuk

Ternate, CN – Forum Komunikasi Pemuda Soma (FKPS) Maluku Utara (Malut) kembali dibentuk oleh pemuda Soma yang ada di wilayah Malut.

Organisasi kekeluargaan pemuda Soma ini di bentuk dengan tujuan untuk menjaga dan memperkuat tali silahturahmi sesama Pemuda Soma

“Wadah FKPS Malut ini kembali di bentuk oleh pemuda Soma yang ada di wilayah Malut dengan tujuan untuk menyatukan tali persaudaran serta bersilaturahmi sesama orang Soma, karena selama ini terkesan hilang,” ujar Ketua FKPS Malut sementara Muhamad Saifudin, di warkop Soccer Kelurahan Stadion, Ternate Tengah, Minggu (6/10/2019).

Muhamad Saifudin, menjelaskan terbentuknya FKPS Malut ini karena melihat kondisi saat ini Pemuda Soma mengalami transisi terkait tali silahturahmi sebagai sesama anak muda yang lahir dari rahim jajirah pulau kenari (Makian) jika di kaji historisnya.

Menurut Amat sapaan akrabnya, yang juga mantan Ketua Mahasiswa Soma Makian Pulau ini, mengatakan saat ini regenerasi Pemuda Soma tela tumbuh pesat di Malut, sayangnya wadah yang perna digagas seperti Himpunan Pemuda dan Mahasiswa Soma (HPMS) tidak lagi dijalankan sehingga forum silahturahmi khususnya Pemuda Soma mengalami transisi.

Pria yang berdomisili di Gane Barat dan juga mantan Ketua Bidan Kerjasama Antar Lembaga IPMI Makayoa ini berharap adanya FKPS Malut dapat memperkuat tali silahturahmi dan memberikan fungsi kontrol atas kepentingan publik.

Terkait rencana FKPS Malut kedepan, Amat yang didampingi Sadam Hadi dan Mahmud Tanggule mengaku hanya sebagai fasilitator awal terbentuknya FKPS Malut sementra dan untuk memperkuat FKPS Malut kedepan akan di undang semua generasi Soma dengan format ‘Temu Pemuda dan Mahasiswa Soma se Malut’. Tutup Amat (Red)

Gelar Rapat Koordinasi, Golkar Lamsel Membuka Pendaftaran Bakal Calon Bupati & Wakil Bupati Pilkada 2020.

Lampung Selatan – Tim penjaringan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati, Walikota dan Wakil Walikota Partai Golkar Provinsi Lampung melakukan rapat koordinasi bersama Tim penjaringan dari DPD II Partai Golkar Kabupaten Lampung Selatan, rapat koordinasi berlangsung di ruang rapat kantor DPD II Partai Golkar Lamsel pada Hari Sabtu, 05/10/2019. Dalam rapat tersebut ketua Tim penjaringan Partai Golkar Provinsi Lampung H. Tony Eka Candra diwakilkan oleh wakil ketua tim Penjaringan I Made Bagiasa dan didampingi sekretaris Tim penjaringan Bambang Purwanto, turut hadir Yusro Hendra Perbasa selaku koordinator pemenangan wilayah 3 Partai Golkar Provinsi Lampung, wakil Sekretaris Muhidin, I Gede Jelantik serta hadir juga penanggungjawab Tim penjaringan Partai Golkar Provinsi Lampung Riza Mirhadi.

Rapat koordinasi dibuka langsung oleh ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Lampung Selatan Ismet Jaya Negara, dalam sambutanya Ismet menyampaikan melalui rapat koordinasi bersama Tim penjaringan dari Partai Golkar Provinsi Lampung diharapkan mampu memberikan saran, tugas, petunjuk, dan masukan dalam rangka persiapan pendaftaran dan pengembalian berkas bakal calon Bupati & Wakil Bupati yang akan dilaksanakan oleh Tim penjaringan Partai Golkar Kabupaten Lamsel.

“Agenda rapat koordinasi ini diharapkan menjadi acuan tim Penjaringan di Kabupaten dalam melaksanakan jadwal pendaftaran sekaligus pengembalian berkas yang akan dibuka pada Senin tanggal 7 Oktober sampai 21 Oktober 2019 setiap Hari Senin sampai Sabtu dan mulai Pkl. 10.00 Wib hingga Pkl. 15.00 Wib”, jelasnya.

Selain itu, I Made Bagiasa mewakili Ketua Tim penjaringan Partai Golkar Provinsi Lampung H Tony Eka Candra mengatakan “dengan dibentuknya tim Penjaringan di tingkat provinsi, Kabupaten dan Kota Se-Lampung yang menghadapi agenda Pemilihan Kepala dan Wakil Kepala Daerah Tahun 2020, nantinya akan mampu menjaring dan merekomendasikan bakal Calon Bupati/Wakil Bupati yang berkualitas, berkompeten, jujur, bersih dan amanah untuk Masyarakat Lamsel.

“Melalui tim Penjaringan inilah nantinya akan menyeleksi dan merekomendasikan Bakal Calon Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah yang layak untuk memimpin dan mewujudkan Kabupaten Lampung Selatan Berjaya” terangnya.

Disisi lain sekretaris Tim Penjaringan Partai Golkar Provinsi Lampung Bambang Purwanto menjelaskan secara tekhnis mengenai proses penjaringan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati yang akan dilaksanakan oleh Tim Penjaringan Partai Golkar Lamsel sehingga tahapan penjaringan kandidat Bakal calon Kepala Daerah dan wakil Kepala Daerah dari Partai Golkar sudah sesuai dengan acuan yang tertuang dalam UU No 10 Tahun 2016 tentang pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah, baik tentang penyusunan formulir pendaftaran sampai penentuan syarat bakal Calon Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah.

“Bakal calon Bupati dan Wakil Bupati yang mendaftar di Partai Golkar wajib melengkapi 16 Formulir isian sesuai amanat UU No 10 Tahun 2016 Tentang Pemilihan kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah diantaranya formulir identitas, surat pernyataan kerjasama dengan partai, daftar riwayat hidup, pernyataan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, pernyataan sesuai dengan pedoman Pancasila, pernyataan mengenal Daerah Kabupaten Lamsel, pernyataan belum pernah menjabat sebagai kepala daerah berturut-turut dalam satu provinsi.

Kemudian surat setia membangun kesetiaan, pernyataan Bersedia mengundurkan diri dari jabatan TNI/Polri, Surat pernyataan pemberitahuan kepada pimpinan DPRD, Bersedia mengundurkan diri, Surat pernyataan sehat jasmani dan rohani, Penyataan tidak pernah sebagai terpidana, Surat tidak sedang dicabut hak pilihnya dari pengadilan, Surat tidak punya tanggungan atau hutang dan Surat tidak sedang pailid dari pengadilan niaga. Ketentuan yang lain yaitu membuat visi misi bakal calon walikota – wakil walikota dan bupati wakil bupati, sedangkan proses pengembalian berkasnya wajib diserahkan langsung oleh Bakal Calon Bupati dan wakil Bupati yang mendaftar di Partai Golkar”.

Masih lanjut Bambang,
dijelaskan tentang jadwal verifikasi berkas pendaftaran dan rapat pleno tingkat Kabupaten digelar tanggal 22 sampai 27 Oktober 2019 sedangkan penyampaian rekomendasi hasil penjaringan dari Kabupaten ke Provinsi akan dilaksanakan tanggal 27 – 28 Oktober 2019″, Imbuhnya.

Sementara penanggungjawab Tim penjaringan Partai Golkar Provinsi Lampung Riza Mirhadi menjelaskan “dengan dibukanya jadwal pendaftaran dan pengambilan berkas bakal calon Bupati Wakil Bupati berarti kita telah melaksanakan ketentuan dan menegakan peraturan sesuai PO Juklak 06 dari Partai Golkar, sekalipun yang mendaftar ketua Tim Penjaringan Partai Golkar Provinsi Lampung tetap berlaku tahapan yang sama dengan Bakal calon lain yang mendaftar”. Ungkapnya.

Melalui kesempatan yang sama Syahroni sebagai wakil ketua Badan Pemenangan Pemilu DPD II Partai Golkar Kabupaten Lamsel sekaligus ketua tim penjaringan Partai Golkar Kab. Lamsel mengucapkan terimakasih atas petunjuk dan saran kepada Tim penjaringan Partai Golkar Provinsi Lampung dalam rapat koordinasi tersebut, “saya selaku ketua tim penjaringan Partai Golkar Kabupaten Lamsel mengapresiasi berjalanya rapat koordinasi tersebut, tim kabupaten yang terdiri dari 9 Orang dipastikan akan bekerja profesional dan tanggungjawab, sehingga nantinya Partai Golkar Lamsel mampu merebut kemenangan” tutupnya.

Usai melakukan rapat koordinasi tim Penjaringan Partai Golkar Provinsi Lampung dan Kabupaten Lamsel melakukan sesi foto bersama. (Red)

Kankemenag Halsel Gelar Ro’an Akbar Sambut Hari Santri Nasional

HALSEL,CN- Dalam rangka menyambut Hari Santri Nasional (HSN) pekan depan 22 Oktober 2019, Kantor Kementerian Agama Kab. Halmahera Selatan (Halsel) melaksanakan kegiatan Ro’an Akbar yang dipusatkan di Pondok Pesantren Al- Khairaat Labuha Minggu, (06/09/2019.)

Kepala Kantor H. Hasyim Hi. Hamzah, pada sambutan pembukaan menyampaikan bahwa, pelaksanaan Ro’an Akbar dengan tema Jaga Hati, Jaga Bumi secara serentak dilaksanakan pada hari ini, minggu (06/10) di seluruh Pondok-pondok Pesantren di Indonesia.

“Ro’an akbar merupakan kegiatan Kerja bakti yang dilaksanakan secara bersama-sama oleh para Santri, dilaksanakan dengan keikhlasan dan penuh semangat dan kegembiraan. Disamping kerja bakti juga dirangkaikan dengan penanaman pohon baik dilokasi Pesantren maupun di lingkungan Masyarakat sekitar. “Ujar Ka Kankemenag H. Hasim pada acara tersebut

Hal ini maksudkan agar para santri disamping dibekali dengan Ilmu Pengetahuan dan Agama juga diharapkan adanya kemandirian dalam melakukan inovasi dan penggerak roda perekonomian. Pesantren sebagai agent of chage, Maluku Utara tercatat dalam sejarah dunia sebagai penghasil rempah-rempah terbaik pada abad XV – XVIII, maka sudah saatnya kita kembali menggalakkan semangat menanan untuk menciptakan kedaulatan pangan, “Tandasnya

Selain itu, H. Hasim menambahkan, “Hari ini kita akan menanam bibit pohon Pala dan cengkih, dan akan diteruskan di Pondok-pondok pesantren maupun Madrasah–
madrasah lainnya se- Kabupaten Halmahera Selatan. “Tambahnyap Ka. Kankemenag Halsel.

Dalam acara tersebut, turut hadir pada Ro’an Akbar, Kasubag Tata Usaha, Para Kepala Seksi, Para Kepala KUA, Pengawas, Kepala Madrasah, Pimpinan Pondok Pesantren dan ASN Kantor Kemenag Halmahera Selatan. “Dirgahayu Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2019, Santri Indonesia untuk perdamaian Dunia”.
(red/)

Sampaikan Visi-misi Usman Sidik Berharap Dapatkan Rekomendasi PKS

HALSEL,CN- Partai Keadilan sejahterah (PKS) Telah menutup proses pendaftaran Calon kepala Daerah dan Calon wakil kepala Daerah Bupati dan wakil Bupati kabupaten Halmahera SelaTan dengan di akhiri tahapan penyampaian visi misi di Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Bakal calon Bupati Halmahera Selatan, H. Usman Sidik berharap dapat mengantongi rekomendasi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) pada Pilkada 2020 mendatang.

“Sangat berharap mendapatkan rekomendasi PKS untuk mengusung saya maju di Pilkada Halmahera Selatan,” Demikian disampaikannya usai mengikuti tahapan penyampaian visi misi di kantor DPD PKS Kabupaten Halsel, Selasa (04/10/2019).

Menurutnya, setiap bakal calon yang mengikuti penjaringan di Partai ini tentu punya rasa optimis penuh harap yang sama mendapatkan rekomendasi sebagai calon Bupati, termasuk dirinya. Ia mengaku telah mengikuti semua prosedur dan tahapan yang dilaksanakan DPD PKS Halsel pada tahap penjaringan ini karena itu, dirinya sangat berharap kelak direkomendasikan PKS. “Semua calon pasti optimis, apalagi saya (Usman) pasti lebih siap,”tandasnya.

Dikatakan, dirinya sangat siap untuk maju sebagai calon Bupati Halsel, dan siap bertarung dengan siapa pun jika. “Semuanya kembali kepada Partai tapi tentunya kita optimis, dan saya siap melawan siapapun. Kalau PKS memberikan kepercayaan kepada saya maka itu lebih baik,”pungkasnya.

Dirinya mengaku serius dan sangat siap untuk maju sebagai calon Bupati, karena itu dirinya mengikuti tahapan penjaringan dan membangun komunikasi di hampir semua partai dan para calon Bupati. “Saya sudah bangun komunikasi dengan Partai Politik dan ada beberapa partai rekomendasi sudah final tinggal menunggu proses penyerahan rekomendasi saja,”cetusnya

Usman Sidik mengaku jika dipercayakan oleh PKS maka dirinya sudah menyiapkan strategi untuk membangun Kabupaten Halmahera Selatan terutama infrastruktur jalan dan jembatan karena itu akses yang sangat penting untuk masyarakat di Kabupaten Halmahera Selatan.

“Akses jalan Nasional di Kabupaten Halmahera Selatan ini hanya lebih dari 10 kilo. Padahal, dana di Pemerintah Pusat sangat banyak hanya saja tidak ada keseriusan Pemkab Halsel sehingga Kabupaten seperti Morotai yang baru dimekarkan saja DAK nya lebih besar dari Halmahera Selatan untuk anggaran infrastruktur. Jadi, infrastruktur menjadi titik kalau saya menjadi Bupati Halsel,”cetus Mantan Wartawan RCTI dan Pemilik Media Seputar Malut ini

Sementara itu, Ketua DPD PKS Halsel, Husni Salim mengatakan, ada tujuh calon yang mengambil dan mengembalikan formulir tetapi dalam proses penyampaian visi misi hanya enam orang saja yang datang dan menyampaikan apa program lima tahun mendatang. Mereka diantaranya Muhammad Hi Ismail (MHI), Usman Sidik (US), Basam Kasuba, Muabdin Rajak, Helmi Umar Muksin dan Julkifli Umar. “Jadi, hanya enam Calon Bupati yang sampaikan visi misi, satunya tidak datang yakni Bahrain Kasuba,”ujar Husni (Red)

Kapolres Sula dan IMM Gelar Doa Bersama mendiang Yusup dan Rendi

SANAN,CN- Pengajian, sekaligus Pembacaan doa Bersama Untuk dua orang Mahasiswa IMMawan YUSUP Dan RENDI yang meninggal atas penembakan yang di lakukan oleh pihak kepolisian setempat.

Pimpinan cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiya Kabupaten Kepulauan Sula bersama Kapolres Kabupaten kepulauan sula AKBP TRIYULIATO.Sik beserta 16 jajaran Polres Lainnya. Melaksan pengajian Dan mengirim doa kepada kedua mendiang IMMawan YUSUP Dan RENDI yg meninggal di kendari.

Pengajian di Laksanakan di Sekretarit IMM Kabupaten Kepulauan Sula Provinsi Maluku Utara yang juga di hadiri oleh DEWAN PIMPINAN DAERAH IKATAN MAHASISWA MUHAMMADIYA HASAN KAILUL, S.Hi dan ARMIN KAILUL SH, di Desa falahu Kecamatan Sanana, kamis 13 Oktober 2019. (i.ng)

Dukcapil Halsel Dipalang oleh Staf dan Pegawai Sendiri

HALSEL,CN- Diduga adanya politisasi anggaran untuk kepentingan pribadi, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Halsel dipamalang sejumlah pegawai dan staf pagi tadi sekira pukul 06.00 WIT, Kamis (03/10/19)

Pemalangan tersebut, dipicu sejumlah staf dan pegawai pelayanan Dukcapil yang merasa kecewa terhadap Kepala Dinas H. Saban Ali dan Kasubag Keuangan Anggelina Adi Paty

Menurut pantauan media ini adanya berbagai keluhan dalam bentuk tulisan yang terpampan ke dindinng serta pagar depan kantor, dalam sehari ini juga tidak ada aktifitas perkantoran yang dilakukan oleh pewagawai maupun honorer yang bertugas di kantor tersebut

Sementara itu, Informasi yang dihimpun wartawan media ini, pemalangan kantor Discapil Halsel ini, pasalnya sejumlah pegawai dan staf merasa terjajah selama dua tahun, karena diduga kuat Kadis Discapil, Saban Ali dan Bendahara Anggelina Adi Paty keduanya dianggap tidak transparan soal anggaran rutin kepada Sekretaris, Kepala Bidang (Kabid) hingga ke semua staf baik PNS maupun Pegawai Tidak Tetap (PTT).

Selain itu, salah satu petugas Dukcapil saat dibubungi melalui via telpon selulernya tiga kali panggilan tidak terjawab dalam artian yang bersangkutan tidak memberikan mau keterangan

“Terpisah Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Halsel Saban Ali saat ditemui wartawan media ini diruang kerjanya mengatakan bahwa, “ini sebenarnya hal yang sederhana saja cuman tidak dikomunikasikan dalam artian miskomunikasi dan saya sendiri “kata Saban “mungkin lalai karena kurang memberikan pembinaan. Tapi itu saya ingin merubah manset pola pekerjaan yang disiplin kita ini menuntut harus melakukan sesuatu yang baik namun karena adanya pihak-pihak terkait yang mungkin mencoba malakukan soal ini lantaran ada hal-hal yang tidak dibicarakan atau diselesaikan, “jelasnya

Dikatakannya hal ini sebenarnya perlu kesabaran, karena dengan jumlah Pegawai Tidak Tetap (PTT) yang berkisar 28 orang, hal ini dalam kejadian tersebut dirinya “kata Saban Ali ” tidak tau bahwa akan terjadi hal-hal seperti yang barusan terjadi, tapi terlepas dari persoalan ini saya akan jalankan kedisiplinan kerja yang baik, sebab kajadian tersebut dilakukan mereka karena mungkin mereka hal ini dipicu dengan adanya insentif Enam bulan belakangnan ini yang belum terbayar

Lanjutnya, “konsukuensi saya hanya akan melakukan evaluasi pada kedisiplinan kerja. Dan melalui kejadian ini, menjadi pembelajaran kita bersama baik saya secara pribadi maupun para staf yang bekerja di kantor ini,”tutupnya. (Bur)