Bupati Hadiri HUT Desa Modayama Ke 58

HALSEL-CN, Desa Modayama Kecamatan Kayoa Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) merayakan hari ulang tahun (Hut)Desa Modayama ke 58 tahun. Pada, Sabtu kemarin, 4 Januari 2020.

Hari Jadi Desa Modayama dengan menyusung tema, “Semangat Persaguan Dan Kesatuan Menyongsong Desa Modayama yang Mandiri dan Sejahterah, dihadiri langsung oleh Bupati H. Bahrain Kasuba, yang didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Halsel, Hj. Nurlela Muhammad, Pimpinan SKPD dilingkup Pemkab Halsel.

Sebelumnya kedatangan Orang nomor satu di Bumi Saruma beserta rombongan di Desa Modayama tersebut disambut oleh Capat Kecamatan Kayoa, Kepala Desa Modayama, serta seluruh Masyarakat setempat yang datang antusias menjemput rombongan Bupati dengan malakukan tarian Penjemputan yaitu Soya-Soya.

Pada kesempatan itu, Bupati H. Bahrain Kasuba dalam sambutannya menyampaikan kepada seluruh masyarakat Modayama agar kebersamaan di Desa Modayama selalu terjaga dengan baik, serta dapat ikut bertanggung jawab membantu pemerintah Desa dan Pemerintah Daerah dalam mencapai satu tujuan untuk membangun Desa dan Kabupaten Halmahera Selatan kedepannya agar lebih baik.

“Semoga lebih ditingkatkan lagi apa yang menjadi tugas-tugas kita bersama sebagai abdi Masyarakat, agar kita lebih ditingkatkan dengan berbagai aspek-aspek kehidupan dan pembangunan yang sedang kita rancang,”ungkap Bupati

Bupati juga berharap agar Pemerintah Kecamatan dan Desa dapat menyampaikan berbagai informasi terkait pembangunan yang ada di desa masing-masing di Wilayah Kabupaten Halsel.

“Jika ada desa yang Infrastruktur atau sarana Prasarananya belum lengkap agar secapatnya dapat berkordinasikan dengan Pemerintah Kecamatan atau Pemerintah Daerah, sehingga tidak ada lagi yang masih kurang di desa tersebut,”jelas Bahrain

Bupati juga merasa bangga karena saat ini Desa Modayama tampil beda dari Modayama yang sebelumnya. Menurutnya saat ini Desa Modayama sudah semakin maju, tertata dengan rapi, dan itu berarti Kabupaten Halsel juga sudah lebih maju. Dirinya juga berharap agar Dana Desa dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya, sehingga nanti di desa-desa juga bisa seperti Wajah Ibu Kota Labuha yang saat ini sedang di bangun oleh Pemerintah Daerah.

“Alhamdulillah Desa Modayama lebih cepat bergerak dibanding desa-desa yang lain, sehingga lebih Maju dan patut diberikan apresiasi, ”ungkapnya.

Kepala Desa Modayama dalam sambutannya mengucapkan rasa terima Kasih kepada Bupati dan juga para Pimpinan SKPD yang telah meluangkan waktu hadir pada acara Hari jadi Desa Modayama.

“Terimah Kasih Pa Bupati dan Ibu, serta para pimpinan SKPD yang sudah hadir memenuhi undangan kami, untuk melihat lebih dekat desa Modayama yang kami Cintai ini,”ujarnya

Kades Modayama juga berharap agar Desa Modayama dapat juga diperhatikan oleh Pemirintah Daerah, karena saat ini masih terdapat banyak kekurangan.

“Modayama sudah 58 tahun, kami masih banyak kekurangan, kami harap selalu dapat diperhatikan,”pinta Kades

Hut Desa Modayama yang 58 tahun ini berakhir dengan penyerahan Kartu BPJS Kesehatan kepada Masyarakat oleh Bupati Halsel. Kemudian dilanjutkan dengan penandatangan Prasasti Taman I Love Modayama. (Red)

Sosialisasi Calon Bupati Dan Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Sula

KEPSUL-CN, Sosialisasi Pelaksanaan pemilihan bupati dan wakil bupati kabupaten kepulauan Sula.

Kepada Cerminnusantara.co.Id Minggu (05/01/20) Yuni yuningsi Ayuba (Ketua) KPUD kabupaten Kepulauan Sula menyampaikan beberapa hal dalam pelaksanaan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Sula pada Tahun 2020.

Ketua KPUD Kepulauan sula Yuni yuningsi Ayuba pada sambutannya dalam pelaksanaan tahapan kami tetap mengacu pada Regulasi.

Yuni yuningsi Berharap pada saat tahapan Pemilihan berjalan, semua stekholder dapat bekerja sama agar masalah yg di temukan sebelum masa tahanan nya belum selesai.

“Misalanya dalam proses pelaksanaan Pemutahiran Data, baik pada saat oleh Komisoner KPU (RAMLI YAKUB) kami berharap kepada DPRD Agar dapat merealisasikan NPHD yg kami Sampaikan,” Pungkas Ramli

Terpisah, Wakil ketua DPRD kapulauan Sula menyampaikan bahwa Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) yang di tanda tangani bersama oleh KPUD kepulauan Sula dan DPRD, Sampai saat ini saya blm mendapatkan salinan NPHDnya.

Bahkan saya juga tidak tahu berapa jumlah Folume yang di tanda tangani bersama,” Ungkapnya (Red)

Diawal Tahun Baru, Bupati Panen Raya Rumput Laut Di Desa Laluin

HALSEL-CN, Bupati Kabupaten Halmahera Selatan H. Bahrain Kasuba bersama Masyarakat Desa Laluin Kecamatan Kayoa Selatan, melakukan panen raya Rumput Laut. Pada Sabtu, 4 Januari 2020.

Hadir pada Panen Raya ini, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Halsel, Hj. Nurlela Muhammad, Para Pimpinan SKPD, Camat Kayoa Selatan, Kepala Desa dan Masyarakat Desa Laluin.

Rumput laut tersebut dimodali langsung oleh Pemerintah Desa (Pemdes) Laluin melalui APBDes, yang akan menjadi harapan baru peningkatan ekonomi Masyarakat Desa Laluin.

Pada kesempatan tersebut Bupati H. Bahrain Kasuba dalam sambutannya mengharapkan Rumput Laut nantinya bisa seperti Ikan Cakalang yang bisa diekspor keluar Negeri langsung.

“Saya berharap Camat dan Kepala Desa bisa kompok untuk terus menjaga rumput laut ini, sehingga bisa diekspor keluar Negeri,”kata Bahrain.

Bupati juga memberikan apresiasi kepada Kepala Desa Laluin yang telah menyediakan tranportasi untuk para nelayan berupa Katinting sebanyak 60 Katinting.

“Semoga 60 Katinting dapat terbagi semuanya kepada para Nelayan pengelola rumput laut sehingga kedepannya semakin kuat Ekonominya,”ungkap Bupati

Bahrain juga berharap kepada Masyarakat Desa Laluin tidak hanya rumput laut yang di jadikan komidi, tetapi banyak potensi lain yang bisa dijadikan sumber ekonomi.

Bupati juga berterimah kasih kepada Kepala Desa Laluin dan Camat Kayoa Selata, karena telah membantu berbagai pemabangunan Ekonomi di Daerah ini dengan melaui Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) ini , sehingga Desa Laluin dapat Panen Perdana Rumput Laut kurang lebih 30 To.

“Semoga dengan adanya Panen Raya Rumput Laut ini, dapat mengangkat derajat Masyarakat untuk menambah perekonomaian Rakyat di Desa Laluin,”ujar Bahrain

Lanjut Bupati, Pemerintah Daerah akan bekerja sama dengan Pemerintah Desa untuk memfasilitasi secara maksimal kebutuhan para nelayan yang ada di Kayoa Selatan,khususnya di Desa Laluin.

“Apa yang menjadi tugas kita akan kami perhatikan, kami juga berharap dengan Bumdes ini dapat terus ditingkatkan, dapat terus bersamangat agar kedepannya bisa lebih meningkat,”harapnya

Sementara Kepala Desa Laluin Viki Salamat, dalam sambutannya melaporkan bahwa saat ini baru 200 KK yang baru membudidayakan Rumput Laut, dan untuk tahun ini, ditargetkan 400 KK yang lainnya di Desa Laluin juga akan dapat menerima rumput laut.

“Saya Targetkan di 2022 mendatang, Masyarakat Laluin sudah tidak lagi menjadi Masyarakat Miskin, tetapi kita akan naik level menjadi Masyarakat Mandiri,”jelas Kades Laluin.(Red)

Paska Natal, Warga Kampong Baru Laksanakan Joget Keliling Di Desa Koititi

HALSEL-CN, Warga Dusun kampong baru Desa Doro kecamatan Gane Barat laksanakan Joget Keliling kampong di Desa Koititi.

Dilengkapi Soun Sistem dan Gerobak keliling Dipandu para remaja putri dan ibu-ibu dari Dusun kampong Baru laksanakan Joget keliling di Desa Koititi, Minggu (05/01/20). Perayaan Paska Natal yang Dilakukan Warga dusun Kampong Baru desa Doro, berbeda dengan perayaan paska natal sebelumnya

pasalnya perayaan ini merupakan pertama kali, dengan tujuan menjalin siratuhrahmi dengan warga muslim yang berada di Desa tetangga

Om Nyong Salah Satu warga Dusun Doro menyampaikan bahwa kedatangan Kami di Desa koititi untunk menjalin keakraban dengan warga muslim

Acara Joget keliling kampung sudah menjadi acara rutin pasca perayaan natal tapi acara seperti ini biasanya hanya dilaksanakan di Dusun Kampung Baru,”Katanya

Lanjut Om Nyong, bahwa Acara Joget keliling merupakan acara rutin paska natal dan ini kali pertama kami laksanakan di Desa Koititi sebagai bentuk keakraban dan menjaga tali persaudaraan dengan warga muslim

Om Nyong juga menyampaikan bahwa Semoga Kedatangan Kami di Desa koititi tidak mengganggu aktivitas warga

“Dan saya berharap semoga kedatangan kami semakin memperkuat tali persaudaraan masyarakat Dusun Kampung Baru dan Masyarakat Muslim Di Desa koititi,”Harapnya (Hafik,CN)

Sampah Banjiri Istana Negara Di Halsel

HALSEL-CN, Tumpukan sampah di istana Negara Menjadi Pemandangan buruk sehingga mengganggu warga yang berkunjung di kawasan wisata Istana Negara Halsel yang terletak di Desa Tuwokona kecamatan Bacan selatan Kabupaten Halmahera Selatan.

Dari Hasil pantauan wartawan Cerminnusantara.co.id Sabtu (4/01/20) Bahwa setiap kegiatan yang di lakukan di depan istana negara halsel harusnya di bersihkan tetapi hal ini tidak di lakukan sehingga menimbulkan bau dan pemandangan taksedap yang terlihat di depan istana negara Halsek

Kata Muhlis salah seorang warga Kepada wartawan ceriminusantara bahwa setiap kegiatan upacara yang di lakukan disini tidak di lakukan Pembersihan oleh pihak yang melakukan kegiatan karena tidak pihak pengelola maupun dinas terkait, alhasil sampah beserakan di mana-mana dan menimbulan pemandang buruk.

“Kami berharap agar segera ada upaya dari pihak terkait untuk membersihkan tumpukan sampah yang dinilai mengganggu pemandangan indahnya istana negara. tersebut,” Harapnya (Hafik CN)

Korupsi Dana Desa 6 Kades Di Halsel Terancam Masuk Bui

HALSEK,CN – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Halmahera Selatan Bustamin Soleman mangkir dari panggilan polisi terkait pemeriksaan sebagai pemberi keterangan dugaan kasus korupsi 6 desa di lingkup Kabupaten Halmahera Selatan.Jum’at (3/1/20)

Hal itu disampaikan Kasat Reskrim Polres Halsel Dwi Gastimur, Dirinya mengatakan Pihaknya telah melakukan pemanggilan kepada Kadis DPMD Halsel Bustamin Soleman hari ini (juma’at,3/1/20) namun Kadis DPMD tak kunjung datang memenuhi panggilan Polisi

“rencanya hari ini kami melakukan pemeriksaan kepada kadis DPMD Halsel untuk memberikan keterangan apakah 6 desa telah melakukan pencairan dana di beberapa bulan kemarin ataukah tidak?, sayangnya Kadis tidak hadir”ujar Kasat Reskrim Polres Halsel Dwi Gastimur

Sebelumnya Polisi juga telah melakukan pemeriksaan di dinas keuangan sebagai bukti tambahan kasus dugaan korupsi 6 desa itu. Kasat Reskrim juga mengatakan bahwa minggu depan 6 Desa bakal ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi

Meskipun demikian, Kasat Reskrim Polres Halsel tidak menyebutkan secara Rinci alokasi dana Desa manakah yang di salah gunakan 6 desa itu sehingga menjadi sebuah kasus yang merugikan negara hingga milyaran rupiah. Enam desa itu adalah Desa Yaba, Desa Indari, Desa Wiring, Desa Jojame, Desa Kukupang dan Desa Bisui

“saya bisa merincikan secara pasti namun 1 desa kira-kira 300juta diduga disalahgunakan, dan Insyallah minggu depan kita akan penuhi semua unsur bukti, dan langsung ditetapkan tersangka”tandas Kasat Reskrim Polres Halsel.

dari hasil penyidikan dan penyelidikan yang di lakukan oleh pihak penyidik terhadap saksi-saksi dan sejumlah kades tersebut di pastikan 6 orang kepala Desa yang di duga melakukan penyelewengan dana desa tersebut bakal masuk bui. (Bur)