Samsul Bahri Dituntut Hukuman Mati, Ini Kasusnya

Sukabumi, CN – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Sukabumi menuntut terdakwa Samsul Bahri dengan pidana hukuman mati dalam persidangan yang berlangsung secara daring, di Pengadilan setempat, Selasa (22/6).

Samsul Bahri alias Bopak merupakan terdakwa penyelundupan narkoba jaringan internasional asal Iran yang ditangkap di kawasan pantai Pelabuhanratu dengan barang bukti narkotika jenis sabu-sabu seberat 402 kilogram.

Menurut Kasi Pidana Umum Kejari Kabupaten Sukabumi Dista Anggara, dari keterangan dan pemeriksaan para saksi serta terdakwa, penyelundupan sabu-sabu yang diungkap Bareskrim Polri pada 3 Juni 2020 itu sudah direncanakan dengan matang.

“Mulai transaksi di tengah laut hingga dibawa ke darat dan dipindahkan dari kapal motor ke mobil,” kata Dista Anggara.

Dista menerangkan, upaya penyelundupan narkoba itu bermula saat terdakwa Samsul Bahri alias Bopak diajak rekannya Nandar Hidayat alias Ipey untuk bekerja mengambil sabu-sabu di pinggir Dermaga I Pelabuhanratu.

Masih di bulan yang sama, bos kecil yang mengendalikan rencana penyelundupan sabu-sabu dari Timur Tengah itu, yakni Amu Sukawi menghubungi Nandar.

Selanjutnya, Nandar menghubungi beberapa nama lainnya yakni Basuki, Hilman, Ilan dan Sukendar untuk bersiap-siap berangkat ke Pangandaran, Jabar.

Kemudian sekitar pukul 19.00 WIB, Basuki, Sukendar, Ilan dan Hilman naik kapal dan mengarah ke Samudera Hindia.

Dalam perjalanan di tengah laut, Basuki menerima titik koordinat di S.08.2006 dan E102.20.27 dari atasannya yaitu Amu Sukawi.

Koordinat tersebut ternyata lokasi titik pertemuan Basuki dan kawan-kawan dengan kapal asing yang menyerahkan narkotika jenis sabu-sabu sebanyak 20 karung.

Setelah pemindahan barang haram itu dari kapal asing selesai, mereka kembali menuju Palabuhanratu.

Dalam perjalanan, itu Sukendar menyisihkan sebanyak dua kilogram untuk dibawa pulang ke rumahnya.

Berikutnya pukul 22.30 WIB, Basuki, Sukendar, Ilan dan Hilman (DPO) kembali ke Pelabuhanratu dan merapat ke sekitar PLTU.

Selanjutnya, Basuki menelpon terdakwa Samsul Bahri, Nandar, Dedi Eri Sandi dan Ncek (DPO), untuk segera merapat dan mereka pun berangkat dengan menggunakan perahu Sope LJ1 yang dikemudikan Samsul alias Bopak.

Setelah berputar-putar, akhirnya Bopak menemukan Kapal Motor (KM) Walie yang dikemudikan Basuki untuk memindahkan 20 karung sabu-sabu ke kapal yang dinakhodai Samsul.

Selanjutnya kapal Sope LJ1 bergerak ke pantai arah lapangan Cimaja, lantas ke pantai Pelabuhanratu.

Setelah sampai di darat, Bopak Cs memindahkan 20 karung berisi sabu-sabu ke mobil pickup yang sudah disiapkan Yunan Febriantono Citavega.

Kemudian, kendaraan itu meluncur dan sempat berhenti di rumah makan di Warungkiara.

Namun, rencana yang tersusun rapi itu gagal setelah tim dari Bareskrim Polri mengungkap kasus itu dan menangkap sejumlah pelaku yang saat ini sudah berstatus sebagai terdakwa dan ada yang terpidana. Untuk Samsul Bahri, dia dituntut hukuman mati.

“Agenda sidang pada Selasa (22/6) adalah pembacaan tuntutan terhadap Samsul Bahri alias Bopak,” pungkas Dista. (Red/CN)

Sumber : JPNN

IWO Apresiasi PSN usai Rakornas Pers Sukabumi Ngahiji

Sukabumi, CN – Efri Darlin Marto Dachi salah seorang Pengurus Daerah Ikatan Wartawan Online (PD IWO) Sukabumi turut mengapresiasi terkait kegiatan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pers Sukabumi Ngahiji (PSN) yang digelar beberapa hari lalu di Hotel Bunga Ayu Palabuhanratu.

“Saya mewakili PD IWO Sukabumi sangat mengapresiasi temen-temen di PSN yang kemarin sukses menggelar acara Rakornas, semoga PSN kedepan semakin besar, semakin maju dan bisa menjalankan tupoksinya sebagai insan pers,” kata Dachi sapaan akrabnya, (29/1/2021).

Seperti yang pernah di sampaikan sebelumnya, menurut Wakil Ketua PD IWO Sukabumi bahwa wadah bagi insan Pers atau Jurnalis di Sukabumi harus bersatu.

“Apalagi kalau bicara soal PSN, jadi PSN harus bisa mengedukasi temen-temen jurnalis dimanapun,” ujarnya.

Selain itu, IWO Sukabumi juga menegaskan siap bersinergi dengan PSN dalam rangka untuk mempererat tali silaturahmi kedepannya.

“Untuk membangun sinergitas itu tentunya kita punya acuan sesuai yang di amanatkan oleh Undang-Undang No. 40 tahun 1999 Tentang Pers, sehingga jangan sampai melenceng dari koridor itu,” tegasnya.

“Intinya, kita sama-sama mendukung dan sama-sama mengedukasi. Semoga dengan membangun sinergitas ini kita sama-sama menjadi besar,” tambahnya.

Dihubungi terpisah, Kadiv Humas PSN Andi Rustiandi mewakili KETUM PSN mengucapkan terimakasih atas apresiasi yang disampaikan Pengurus IWO Sukabumi.

“Terimakasih atas apresiasinya untuk kami dan saya sangat menyambut baik jika IWO Sukabumi siap bersinergi dengan PSN,” akunya.

“Semoga dengan semua ini PSN dan IWO akan semakin lebih di dikenal di seluruh Indonesia khususnya di Kabupaten Sukabumi dan Kota Sukabumi,” tutupnya. (Novita CN)

IWO Sukabumi Gelar Rapim Tetapkan Program Kerja Tahun 2021

Sukabumi, CN – Ikatan Wartawan Online (IWO) gelar Rapat Pimpinan (Rapim) perdana berlangsung di RM Tahu Sumedang, Jalur Lingkar Selatan Kabupaten Sukabumi Jawa Barat, Kamis (21/1/2021).

Turut hadir, Segenap unsur pimpinan yaitu unsur KSB dan para wakil serta dipimpin langsung Ketua Perwakilan Daerah (PD) IWO Kabupaten Sukabumi Hj. Elis Nurbaeti.

Ketua PD IWO Sukabumi Hj. Elis Nurbaeti menjelaskan, acara ini merupakan tindak lanjut dari rumusan hasil raker IWO Sukabumi yang di bahas beberapa hari lalu.

“Ini merupakan salah satu mandat penuh kepada Pimpinan untuk menetapkan dan membuat skala pioritas program untuk selanjutnya yang sudah di tuangkan kedalam Surat Keputusan Pimpinan tentang program kerja Tahun 2021,” tuturnya.

Sementara itu, Sekertaris IWO Sukabumi, Tantan Husnatani menambahkan bahwa program kerja yang di tetapkan telah sesuai mekanisme organisasi dan bersipat bottom up karena di usulkan tiap-tiap Bidang melalui rapat Komisi saat kerja kesatu.

“Dengan demikian, diharapkan pada implementasinya. Program kerja ini akan menjadi tanggung jawab bersama segenap Pengurus Daerah IWO Kabupaten Sukabumi untuk bergerak secara progressif guna memberi manfaat bagi masyarakat pada umumnya,” harapnya. (Novita CN)

LSM Gapura Dipanggil Polres Sukabumi Gegara Postingan di Medsos

Sukabumi, CN – Terkait postingan di Media Sosial yang mempertanyakan dugaan korupsi penyaluran Dana Program Rehabilitas Sosial-RUTILAHU, Ketua LSM GAPURA RI, Hakim Adonara dilaporkan pencemaran nama baik oleh istri Bupati Sukabumi, Dra.Hj.Yani Jatnika Marwan, Mpd.

Hakim Adonara pun diperiksa Penyidik Unit Tipidter SatReskrim Polres Kabupaten Sukabumi selama kurang lebih 3 jam sesuai dengan Surat Panggilan No: B/ 106/ 2021/ Sat Reskrim pada Kamis (21/01/2021).

Pelapor istri Bupati Sukabumi Dra.Hj.Yani Jatnika Marwan, Mpd selaku Ketua FSKSS merasa tidak terima saat namanya dicatut dalam Status Facebook Hakim Adonara “Wuadowwww… yang ada Ibu Marwan (Ibu Bupati) terkiotttt Rutilahu.? Kok bisa.? Terbukti, seret dan penjarakan, eweuh carita.!!!” disertai postingan berita dari media online Pantau.co.id.

Akibat postingan tersebut, Hakim Adonara dicecar sebanyak 26 pertanyaan dari penyidik. Hal ini ditanggapi dingin terlapor Ketum LSM GAPURA, Hakim Adonara sebagai upaya pembungkaman terhadap kebebasan berpendapat kaum pergerakan.

“Ini kan bukti, jika benar rezim hari ini ipis ceuli dan alergi kritik, saya anggap tidak ada unsur pencemaran nama baik seperti yang dimaksud, konteksnya kan saya bertanya yang ada Ibu Marwan (Ibu Bupati) selaku Ketua FSKSS? Kontennya jelas isi berita di sana Fakta bukan Hoax, lalu pencemaran nama baiknya dimana?, jika tidak mau di kritisi jangan jadi pejabat,” tegas Hakim.

Lebih jauh, Hakim menyebutkan bahwa pihaknya akan lapor balik terkait anggaran Rutilahu di Kabupaten Sukabumi.

“Ya, karena dalam undangan klarifikasi ini, penyidik menggunakan UU ITE tetapi Isi pertanyaan seputar Mekanisme Rutilahu, maka tentu kami tidak Akan tinggal diam, kami lapor balik terkait dugaan korupsi anggaran Rutilahu, tapi bukan ke institusi penegak hukum di Sukabumi,” tegas Hakim.

Sementara itu,Ketua Badan koordinator Gapura Palabuhanratu, Jasmin Sopyan menduga pelaporan ketua umum gapura ke polres Sukabumi menggunakan pasal karet UU ITE hanya pengalihan isu dari kasus-kasus lain,seperti kasus video viral oknum Kepala Desa.

“Ini diduga hanya pengalihan isu saja untuk melemahkan pengawasan atas kasus-kasus lain yang ditangani Polres Sukabumi,” jelasnya. (Irwan CN)

Kuker ke Makodim 0622 Sukabumi, Danrem 061 Surya Kencana Sosialisasikan Vaksin Covid-19

Sukabumi, CN – Dalam agenda Kunjungan Kerja ke Makodim 0622 Sukabumi, pada Jumat (15/1/2021), Danrem 061 Surya Kencana (Brigjen TNI Achmad Fauzi) menyampaikan Hal-hal penting, salah satunya terkait dengan Vaksin Covid-19.

Dalam Acara tersebut. Dihadiri juga beberapa Tokoh lintas Agama, dihadapan para Tokoh lintas Agama dan tamu undangan lainnya, Achmad Fauzi menyampaikan pentingnya menjaga persatuan berbasis Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika serta menjelaskan terkait akan pentingnya vaksinasi Covid-19.

Kepada awak media, Achmad Fauzi yang di dampingi Dandim 0622 Kabupaten Sukabumi, Bupati Sukabumi, Kapolres Sukabumi menjelaskan bahwa kegiatan tersebut juga intinya merupakan silaturahmi dan sekaligus memberitahukan informasi yang baik dan benar mengenai Vaksinasi Covid-19.

Dirinya memyampaikan dengan tegas bahwa vaksinasi itu sangat perlu dilakukan untuk memutus mata rantai penularan, penyebaran virus. Namun begitu, lanjut dia, tidak serta merta di vaksin semua ada aturannya cek kesehatan dan lain sebagainya dan warga masyarakat harus memahami dengan baik dan benar.

Masih kata Achmad Fauzi, dari tingkat atas semua sudah mulai dilakukan Vaksinasi Covid-19 dari Presiden, terus Panglima TNI, dan juga Kapolri, serta para Menteri pun melakukan Vaksinasi Covid-19 ini.

Bahkan ia juga menegaskan bahwa pihak TNI akan terus mengawal untuk pengamanan Vaksinasi Covid-19 demi membantu program pemerintah ini dalam menangani Covid-19 ini.

“Insha Allah vaksin itu aman, serta halal dan suci, warga masyarakat jangan takut dan ragu. Saya sendiri sudah membuktikannya, melaksanakan vaksinasi Covid-19,” tegasnya.

Achmad Fauzi berharap, jangan sampai warga masyarakat termakan isu-isu yang tidak bertanggung jawab dan bisa menyesatkan pemahaman warga masyarakat seperti ada kandungan virus babi, dan juga isu beredar katanya gara-gara divaksin itu ada yang sampai jadi korban. Itu semua bohong dan tidak benar,

“Saya sendiri sudah di vaksinasi Covid-19, Alhamdulillah sampai detik ini, saya tidak apa-apa dan sehat walafiat, tidur pun nyenyak. Maka, kami berharap kepada semua warga masyarakat untuk bisa melaksanakan vaksinasi dalam mencegah penularan dan sekaligus memutus mata rantai penularan Covid-19,” harapnya.

Masih dalam penjelasannya, ada tahapan-tahapan yang dilakukan dalam Vaksinasi tersebut. Dengan terbatasnya jumlah vaksin yang sudah ada dibanding jumlah penduduk indonesia ini. Yang pertama Forkopimda dan selanjutnya tenaga kesehatan. Disusul berikutnya TNI dan Polri, serta petugas pelayanan. Baru terakhir warga masyarakat.

Dirinya berpesan, ketika di suntik vaksin jangan tegang, “Rileks saja, jangan tegang dan panik,” pungkasnya. (Irwan CN)

Jembatan Cibuni akan Segera Diresmikan

Sukabumi, CN – Bupati Sukabumi H.Marwan Hamami bersama Kapolres Sukabumi AKBP. Mokhamad Lukman Syarif melakukan Monitoring di wilayah Kecamatan Cidadap, selain melakukan monitoring pencegahan penyebaran virus corona di Daerah perbatasan, H.Marwan Hamami juga meninjau pembangunan Jembatan Cibuni Kecamatan Cidadap yang telah selesai dikerjakan, Selasa (12/01/2020).

Jembatan yang memiliki panjang 120 meter itu mulai dibangun sejak 10 Juni 2020 lalu, lokasinya berada diperbatasan antara Desa Padasenang, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi dengan Kecamatan Cijati, Kabupaten Cianjur.

“Secara teknis ada beberapa pekerjaan yang harus dilakukan satu Minggu ini, setelah hasil evaluasi PSBB, kita akan cermati untuk peresmian pemanfaatan jembatan Cibuni ini untuk secepatnya bisa dimanfaatkan masyarakat,” ungkap H. Marwan.

Menurutnya, rencana kedepan di kawasan Cibuni juga akan dibangun tempat wisata dengan memanfaatkan potensi yang ada.

“Ada salah satu tempat yang memiliki air panas yang nanti bisa kita manfaatkan sehingga memungkinkan jadi rest area yang dapat dikunjungi oleh masyarakat Cidadap dan Cianjur,” jelasnya.

H.Marwan Hamami berharap dengan terbangunnya akses jalan dan jembatan bisa meningkatkan taraf hidup masyarakat diwilayah tersebut.

“Mudah-mudahan pelosok Sukabumi dengan akses saat ini ( Jalan dan jembatan) bisa meningkatkan taraf kehidupan masyarakat,” harapnya.

H.Marwan Hamami memastikan, setelah evaluasi dan pemeriksaan teknis kelaikan selesai maka jembatan tersebut akan bisa di gunakan.

“Kalau ini secara utuh sudah selesai, kita akan meminta ijin ( Pemprov) untuk dilakukan uji coba pemanfaatannya oleh masyarakat,” pungkasnya. (Novita CN)

PNTI Laksanakan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Sekretariat DPD

Sukabumi, CN – Acara peletakan batu pertama sebagai awal dimulainya pembangunan gedung Sekretariat Persatuan Nelayan Traditional Indonesia (PNTI) DPD Kabupaten Sukabumi dilaksanakan pada Kamis,24 Desember 2020, Dalam acara yang dipimpin langsung Ketua PNTI DPD Kabupaten Sukabumi Asep Herman S. Dan dihadiri Jajaran Pengurus dan Anggota PNTI DPD Kabupaten Sukabumi, (24/12/2020).

Acara dibuka dengan penyampaian laporan perkembangan kegiatan oleh Asep Herman S. Dalam sambutannya, Asep menjelaskan alasan DPD PNTI Sukabumi mendirikan Sekretariat di Desa Loji Kecamatan Simpenan itu menurutnya bahwa Desa Loji merupakan Desa yang Strategis dari posisinya yang ada di wilayah sepanjang pantai merupakan tempat strategis,untuk didirikannya Sekretariat PNTI.

“Disini akan kami bangun Sekretariat PNTI diatas lahan 300 meter,posisinya d sini sangat cocok ,karena berada di pesisir pantai,tepatnya ±50 meter dari bibir pantai,sehingga diharapkan bisa memaksimalkan peran serta kita sebagai lembaga,yang ingin membantu untuk kegiatan nelayan,” kata asep.

Asep pun menambahkan bahwa dirinya selaku ketua DPD PNTI Kabupaten Sukabumi,sangat berharap adanya perhatian dari berbagai pihak ,terutama dari pemerintah,untuk senantiasa bisa lebih memperhatikan kiprah dan kesejahteraan Para Nelayan.

“Kami atas nama Nelayan sangat berharap adanya perhatian dan dukungan dari berbagai pihak,terutama dari pemerintah untuk lebih bisa memperhatikan nasib dan kesejahteraan para nelayan yang hari ini dirasa masih jauh dari kata sejahtera,” tutur Asep.

Disinggung terkait Anggaran Dana untuk pembangunan Sekretariat PNTI, Asep menjelaskan bahwa ini merupakan Sekretariat pertama dan nanti akan dibangun juga Sekretariat di beberapa tempat yang berbeda yang sumber anggaran dana-Nya berasal dari swadaya anggota dan sumbangan donatur yang sifatnya tidak mengikat.

“Ini Sekretariat pertama yang kita bangun di Desa Loji ini, nanti akan kita bangun juga ditempat lain,yang dimana sumber anggarannya berasal dari swadaya anggota dan sumbangan dari donatur yang sifatnya tidak mengikat,” pungkas Asep.

Ketika diwawancarai pembina DPD PNTI Kabupaten Sukabumi Drs.Zaenal Abidin,MM, menjelaskan bahwa harapan dan motivasi DPD PNTI Kabupaten Sukabumi adalah untuk bisa membantu para Nelayan untuk mendapatkan kesejahteraan dan penghidupan yang lebih baik.

“Harapan kami segenap Jajaran pengurus dan anggota DPD PNTI Kabupaten Sukabumi bisa lebih memaksimalkan peran sertanya dalam hal mengayomi dan memfasilitasi kepentingan Nelayan,untuk mendapatkan penghidupan dan kesejahteraan yang lebih baik,” harapnya.

Diakhir acara kegiatan tidak lupa ditutup dengan Do’a dan dilajutkan dengan acara syukuran dan ramah tamah. (Novita CN)

Longsor di 3 Titik, Jalur Geopark Sukabumi Sementara Ditutup

Sukabumi, CN – Hujan deras dengan intensitas tinggi mengakibatkan tanah longsor di jalur Geopark Ciletuh ruas Loji – Cisaar – Puncak Darma, Kabupaten Sukabumi, Rabu (16/12/2020) sekitar pukul 03:00 WIB dini hari.

Akibatnya, ruas jalan Provinsi Jawa Barat, tepatnya di Kampung Sangrawayang RT 002/004 Desa Sangrawayang, Kecamatan Simpenan tertutup material longsoran tanah dan bebatuan.

Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Simpenan, Yayan Bastiar mengatakan, panjang losoran diperkirakan 30 meter dengan ketebalan sekitar tiga meter.

“Untuk sementara waktu arus lalu lintas ditutup dan dialihkan melalui jalan Cigaru,” ujarnya kepada awak media, Rabu (16/12).

Ia menjelaskan, untuk penanganan awal, BPBD bersama Bhabinsa, Tokoh masyarakat beserta unsur Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Simpenan membersihkan material longsoran tanah dan menunggu alat berat dari Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Provinsi Jawa Barat.

“Alat berat dari Dinas PU Provinsi Jawa Barat sudah meluncur dan masih dalam perjalanan. Bahkan relawannya sudah berada di lokasi. Apabila menggunakan alat berat untuk penanganan tanah longsor ini diperkirakan satu hari baru dapat diselesaikan,” paparnya.

Sementara itu, Kepala Desa Sangrawayang, Lili Suryaman menambahkan, selain tertimbun longsoran material, ruas jalan Loji-Geopark pun hancur tergerus serta retak di beberapa titik.

“Ya, itu ada Tiga titik longsor parah, tertimbun material longsoran serta retak,” singkatnya. (Novita CN)

Viral! Abaikan Prokes Covid-19, Kades yang Tergabung Dalam ABDESI Sukabumi Tantang LSM dan Media

Sukabumi, CN – Dengan adanya isu video deklarasi yang dikomandoi Kepala Desa di Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi yang di buat di depan Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Sukabumi, Jalan Kiaralawang, Palabuanratu.

Dalam Video secara jelas para Kepala Desa terlihat berkerumun dan mengabaikan Protocol Kesehatan di masa pandemi Covid-19 yang menjadi salah satu tanggung jawabnya sebagai Pemerintahan.

Isi video deklarasikan ini menyatakan perlawanan terhadap LSM dan Media.

Sampai saat ini, video deklarasi seruan melawan LSM dan Media tersebut terus mengundang perhatian publik, hingga Media dan sejumlah kalangan LSM merasa profesinya di lecehkan Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI).

“Kami Kepala Desa se-Kabupaten Sukabumi yang tergabung dalam APDESI Kabupaten Sukabumi menyatakan melawan kepada LSM dan Media yang selalu mengobok-obok Kepala Desa,” teriak APDESI dalam video yang berdurasi 0.26 Detik itu.

Dengan merebaknya video tentang APDESI Kabupaten Sukabumi yang secara terang-terangan menantang LSM dan Media yang menurutnya mengobok-obok Desa, steatmen tersebut menjadikan bumerang bagi Desa.

Risnandar alias nay, salah satu aktivis Ketua LSM Cendikiawan Sariksa Pasundan (CSP) Kabupaten Sukabumi sangat menyayangkan akan tingkah arogansi APDESI Sukabumi. Menurutnya, baik masyarakat, LSM maupun wartawan mereka berhak untuk melakukan kontrol sosial atas semua kebijakan yang diambil Pemerintah. Hal ini tertuang dalam undang-undang dan peraturan lainnya.

Dengan adanya pernyataan tersebut, ia menegaskan, secara jelas berbenturan dengan UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang kerja Pers.

“Selama ini rekan-rekan media maupun LSM yang setiap menemukan indikasi kerugian uang negara selalu dikonfirmsi dulu sama oknum Kepala Desa jadi tidak serta merta membuat Dumas ke APH,” tegasnya. Sembari kembali menegaskan, dengan kejadian ini setiap temuan akan langsung di layangkan ke APH.

“Maka pernyataan ini harus segera diklarifikasi agar tidak menimbulkan polemik dan peryataan itu harus di pertanggung jawabkan di depan semua media dan LSM,” pungkasnya. (Novita CN)

Pemdes Sirnarasa Salurkan BLT-DD Tahap IV dan Bagikan Masker Gratis Kepada Warga

Sukabumi, CN – Pemerintah Desa (Pemdes) Sirnarasa salurkan BLT-DD Tahap IV senilai Rp 300.000.- kepada 266 KPM (Keluarga Penerima Manfaat) di Aula Desa Sirnarasa, Kecamatan Cikakak,Kabupaten Sulabumi, Senin (16/10/2020).

Selain menyalurkan BLT-DD, juga dilakukan pembagian masker gratis kepada masyarakat Desa Sirnarasa yang bertuliskan Bangga Buatan Indonesia dan tulisan angka 75 Indonesia Maju.

Penyaluran BLT-DD Tahap IV dipimpin langsung Kepala Desa, Okih Suryadi dengan melibatkan Perangkat Desa, BPD Sirnarasa dan Bhabinkamtibmas.

Kepala Desa Sirnarasa, Okih Suryadi mengatakan bahwa penyaluran BLT-DD Tahap IV, kali ini berbeda dengan sebelumnya karena selain menyalurkan bantuan juga dibagikan masker secara gratis.

“Alhamdulilah hari ini Pemdes Sirnarasa menyalurkan BLT-DD Tahap IV kepada 266 KPM. Dimana, setiap KPM mendapatkan bantuan sebesar Rp 300.000 dan tidak ada pemotongan apapun dari Pemdes sirnarasa,” akunya.

Okih menjelaskan, Pemdes Sirnarasa pun hari ini membagikan 6500 Masker gratis kepada masyarakat Sirnarasa ke 41 RT, 10 RW dan 4 Kedusunan yang sumber anggarannya dari Dana Desa.

“Semoga BLT-DD yang diterima bisa bermanfaat dan dipergunakan sebaik mungkin untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari di masa sulit ini dan bagi yang belum mendapatkan bantuan, saya harapkan untuk bersabar karena kami Pemdes Sirnarasa masih berusaha ke Pemerintah, supaya pembagian adil dan merata,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua BPD Sirnarasa, Dudih S,ag menghimbau kepada masyarakat agar mentaati Protokol Kesehatan serta menjaga jarak, mencuci tangan dan memakai masker.

Meski begitu, warga Desa Sirnarasa, Supirta RT 01 RW 04 mengucapkan Terimakasih kepada Pemerintah Pusat dan Pemdes Sirnarasa.

“Semoga Bantuan Langsung Tunai Dana Desa ini bisa membantu dan meringankan beban kebutuhan kami,” pungkasnya. (Novita CN)