Jelang Hari Raya Kurban, Bupati Kepsul Santuni 100 Orang Anak Yatim

SANANA,CN – Jelang hari raya kurban, Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) Hj. Fifian Adeningsi Mus dan Hi. M. Saleh Marasabesy membagikan santunan kepada 100 orang anak yatim di Sula.

Pantauan awak media ini, kegiatan pemberian santunan kepada anak yatim berlangsung di Istana Daerah (Isda), Senin (20/07/2021) sore dengan jumlah 100 orang anak yatim.

Bupati Kepsul Fifian Adeningsi Mus mengatakan bahwa Alhamdulillah hari ini kami masih diberi rezeki yang lebih sehingga bisa memberikan santunan kepada anak yatim di Kab. Kepulauan Sula, Semoga santunan ini bisa bermanfaat bagi yang menerima.

“Semoga Allah SWT memberikan kesehatan yang sehat, limpahkan segala rezki kita serta menjadikan negeri ini aman, makmur, adil, damai dan bahagia selalu,” Ucapnya.

Sekedar untuk diketahui, pemberian santunan oleh Bupati dan Wakil Bupati Sula, tersebut terdiri dari sejumlah bingkisan maupun amplop di masing-masing anak yatim. (Is/CN)

Sempat Hanyut, Nelayan Mangoli Berhasil Ditemukan Polairud dan Babinkamtimas Kepsul

SANANA, CN – Seorang nelayan bernama Kisman Mawuntu (61) tahun, Desa Rawa Mangoli Kecematan Mangoli Utara, Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) Jumat, (16/7). sempat dinyatakan hilang saat mancing di laut, korban berangkat hari jum’at Pukul 16:00 WIT (4 Sore) hingga ditemukan Sabtu, malam (17/7).

Hilangnya nelayan itu, disebabkan karena pergi memancing Ikan di perairan laut mangoli, kejadian ini juga dibenarkan oleh Bripka Irwan Duwila, S.Pi, saat diwawancarai awak media ini di kantornya.

Bripka Irwan mengatakan, pihaknya menerima laporan jam 10:00 Wit (Pagi) kemarin, kemudian pihak Polairud langsung melakukan Patroli sesuai dengan laporan yang di terima dari keluarga korban di tempat mancingnya namun tidak membuahkan hasil.

Setelah itu, bersekitaran jam 18:00 Wit (6 Sore) kemarin, pihak Polairud Mangoli Utara menerima laporan dari pihak Polsek Mangoli Barat kemudian ditindak lanjuti bersama polsek, Polairud dan Babinkamtimas Desa Pastabulu, untuk patroli menuju pulau paskoro dan Pastabulu, namu cuaca di perairan mangoli utara tidak bersahabat maka kami rencanakan kemarin akan menundanya sampai hari ini,”tendesnya.

“rencananya kami akan menunda pencarian sampai hari ini tapi, bersekitaran jam 21:00 Wit (9:00) tadi malam, ada laporan juga dari masyarakat bahwa yang bersangkutan telah di temukan masyarakat Desa Pastabulu Kecamatan Mangoli Utara,” jelas DanMarnit PolAirud Mangoli Utara, Bripka Irwan Duwila S. Pi.

DanMarnit Polairud Mangoli Utara serta Babinkamtimas Desa Pastabulu, Polsek Mangoli Barat berhasil mengevakuai salah satu nelayan yang hanyut dihantam angin dan ombak setinggi 4 metar di perairan Mangoli Utara, Kabupaten Kepulauan Sula, minggu (18/07/2021).

Selain itu, Bripka Irwan juga menambahkan, pihaknya dan polsek Mangoli barat serta Babinkamtimas langsu menjemput dan mengevakuasi korban di Desa Pastabulu dan tiba di Desa Falabisahaya pukul 00:30 Wit (12:30) tadi malam.

Selain itu, ketika dikonfirmasi Babinkamtimas Desa Pastabulu, Brigpol Ahmad Yani mengatakan, pihaknya juga menerima informasi dari salah satu anggota polsek Mangoli Utara dan kemudian Brigpol Ahmad Yani kerahkan masyarakat di Desa binaannya dan ternyata benar atas ditemukan korban nelayan yang hanyut di bawa angin dan ombak setinggi 4 meter.

“Alhamdulillah, korban di temukan dengan selamat hanya saja, perahu yang digunakan korban hancur berkeping – keping,” Ungkap Birgpol Ahmad Yani saat di konfirmasi.

Selain itu, Kapolsek Mangoli Barat, Iptu AR Umaternate menghimbau kepada masyarakat Kecamatan Mangoli Utara dan Mangoli Barat serta nelayan pesisir agar tidak turun mancing sebab masih dilihat dengan kondisi cuaca yang tidak membaik (cuaca ekstrim).

“kami berharap masyarakat nelayan pesisir dapat bekerja sama agar tidak terjadi hal-hal yang tidak di inginkan,”harapnya. (Is/CN)

Mantan Kadis PUPR Kepsul Diduga Tilap Anggaran Proyek MCK di 29 Desa

SANANA, CN – Mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) Provinsi Maluku Utara (Malut) Nursale Bainuru, di duga kuat tilap anggaran proyek pembangunan Ipal Komunal Kombinasi (MCK) 29 desa di Kepsul, Sabtu (17/07/2021)

Berdasarkan data yang di kantongi oleh awak media ini, Bahwa proyek pembangunan Ipal Komunal Kombinasi (MCK) di 29 Desa, tersebar 12 Kecamatan, Kab. Kepulauan Sula (Kepsul) yang di anggarkan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) pada tahun 2018.

Pasalnya proyek MCK yang di anggarkan pada tahun 2018, per satu buah MCK Rp560 juta maka di jumlah dengan 29 MCK total Rp16.240 (enam belas milyar dua ratus empat puluh juta rupia), dan di Dusun Pancoran Kum, Desa Waisakai, Kecamatan Mangoli Utara, satu buah MCK di tidak di bangun sama sekali, alias fiktif,

Seharusnya proyek pembangunan MCK yang di kerjakan berdasar pembentukan kelompok swadayah masyarakat (KSM) yang di bentuk oleh kepala desa di desanya masing – masing dan di SK kan dari kepala desa di wilayah tersebut, namun yang terjadi di lapangan tidak seperti itu tetapi di kerjakan oleh orang dekat mantan Bupati Hendrata Theis. Ada apa sebenarnya.

Kelompok KSM yang tertera di papan informasi proyek hanyalah kedok dari Dinas PUPR Kepsul, agar bisa mencairkan anggaran pembangunan Ipal Komunal Kombinasi MCK tersebut.

Hasil infestigasi media ini di lapangan ada beberapa pembangunan MCK di kerjakan oleh staf honor di Dinas PUPR Kepulauan Sula, dan orang terdekat Bupati Kepulauan sula, dan juga ada beberapa MCK yang tidak bisa di gunakan oleh masyarakat setempat.

Oleh karena itu proyek pembangunan IPAL Komunal Kombinasi (MCK) yang di kerjakan pada tahun 2018. Di 29 desa, sangat di duga kuat Mantan Kadis PUPR Nursale Bainuru, tilap anggaran proyek tersebut. Karna proyek yang di kerja tidak sesuai RAB.

Proyek yang di kerjakan di Desa Wailia, Fatkauyon, Baleha, Kecamatan Sulabesi Timur. Desa Fuata, Skom, Kecamatan Sulabesi Selatan. Desa Wai ina, Kabau Darat, Nahi, Partina, Kecamatan Sulabesi Barat. Desa Wainin, Kecamatan Sanana Utara. Desa Pastina, Kecamatan Sanana. Desa Wainanas, Wailoba, Baruakol, Paslal, Kecamatan Mangoli Tengah. Desa Karamat Titdoy, Kou, Kecamatan Mangoli Timur. Desa Lekosula, Dofa, Pelita jaya, Lekokadai, Kecamatan Mangoli Barat. Desa Modapuhi, Modapuhi Trans, Falabesahaya, Modapia, Kecamatan Mangoli Utara. Desa Pelita Jaya, Waisum, Pancoran Kum Tidak Terbangun, Kec. Mangoli Utara Timur. Desa Auponhia, Kec Mangoli Selatan.

Namun hingga berita ini di tayangkan, mantan Kadis PUPR Kepsul Nursale Bainuru, belum juga dapat di konfirmasi,”tutup. (Is/CN)

Berlakunya PPKM Mikro, Masyarakat Kepsul dapat Bantuan Sembako dari Polres Sula

SANANA, CN – Kapolres Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul), Akbp. Herry Purwanto SH. S.I.K M.I.K. bersama Pejabat Utama, serta Bintara Pembina Desa (Bhabinsa) Kodim 1510/Sula menggelar bakti sosial memberikan bantuan paket sembako dan paket parsel kepada masyarakat yang tidak mampu, membutuhkan bantuan terutama terdampak Covid-19, Sabtu (17/07/2021)

Bantuan sosial beras 5 Kg berjumlah 150 Karung, dan paket parsel berjumlah 80, disalurkan kepada masyarakat oleh Kapolres didampingi PJU, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa Kodim 1510/Sula, di beberapa lokasi diantaranya desa Fogi, Desa Fatce, Desa Falahu, Desa Fagudu, Desa Waibau dan Desa Mangon Kecamatan Sanana, Kepulauan Sula.

Kapolres Akbp. Herry Purwanto, mengatakan melalui Iptu Nurdin (Kasubag Humas) bahwa kegiatan bakti sosial Polri berbagi sebagai wujud rasah kepedulian Polri untuk membantu masyarakat ditengah masa sulit akibat pandemi Covid-19 dan juga saat diberlakukannya PPKM Mikro, sangat dirasakan dampaknya oleh masyarakat miskin dan juga yang mengantungkan penghasilan sehari-hari untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

“hari ini ada 185 paket sembako di antaranya yang disalurkan kepada masyarakat, semoga bermanfaat bagi mereka untuk memenuhi kebutuhannya.

Pembagian bantuan Sembako PPKM Mikro ini, di sambut baik oleh masyarakat yang membutuhkan bantuan dan masyarakat penerimah bantuan Sembako menyampaikan terimah kasih kepada Polres Kab. Kepulauan Sula (Kepsul), yang selama ini secara berulang ulang kali menyalurkan bantuan Sembako kepada masyarakat yang membutuhkan selama masa pandemic Covid 19,”tuturnya.

Selain itu, Kapolres juga mengingatkan kepada masyarakat untuk tetap disiplin protokol kesehatan 5M dan dimasa PPKM Mikro agar dipatuhi dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19 di Kepsul.

“yang bisa mencegah penyebaran Covid-19 adalah Kita bersama, caranya cuma satu disiplin protokol kesehatan 5M,” pungkasnya.

Pelaksanaan kegiatan pembagian paket sambako, mendapat pengawalan dari Personil Sat-Lantas Res. Kepulauan Sula. (Is/CN)

DPD KKSS Sula Siapkan 18 Ekor Sapi, Menyambut Idul Adha 1442 H

SANANA, CN – Dewan Pengurus Daerah Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (DPD – KKSS) Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) Provinsi Maluku Utara (Malut) menyiapkan 18 ekor sapi Qurban, menyambut hari raya Idul Adha 1442 H/2021.

Ketua DPD – KKSS Kepsul, H. Herman Dede mengatakan kepada pewarta media ini, temui di kadiamannya Desa Waigoiben, Kecamatan Sanana, Jumat (13/07/2021)

H. Herman Dede, menyampaikan bahwa 18 ekor sapi Qurban yang di siapkan untuk di Qurban, untuk menyambut hari raya idul adha 1442H/2021M, berdasarkan hasil partisipasi Warga dan Pengurus KKSS Kepulauan Sula,

Untuk itu, sebanyak 18 ekor sapi Qurban, akan dibagikan di beberapa desa antaranya Desa Nahi Kecamatan Sulabesi Barat 1 ekor, Desa Jeri Kecamatan Mangoli Tengah 1 ekor, Desa Mangon 1 ekor, Fagudu 1 ekor, Falahu 1 ekor, Fatce 2 ekor, Waihama 1 ekor, Fogi 3 ekor, Wailau kecamatan Sanana 1 ekor, dan sisa 6 ekor sapi Qurban yang di sembelih di kadiaman ketua KKSS Kepsul,” tendesnya.

Ia menambahkan untuk enam ekor sapi Qurban yang akan menyembelih di kadiaman Ketua DPD-KKSS Kab. Kepulauan Sula, Nanti di bagikan kepada masyarakat yang berhak untuk mendapatkan, melalui kupon yang nanti di bagikan oleh panitia Qurban dari KKSS itu sendiri

Selanjutnya kata Herman, sapaan akrabnya nanti juga masyarakat yang mendapat daging Qurban juga di antar oleh panitia KKSS Sula, ke kadiamannya masing – masing agar tidak terjadinya kerumunan, karena masi dalam kondisi Covid-19,”ungkapnya.

Sekedar untuk di ketehui Ketua DPD-KKSS Kepulauan Sula, mengharapkan kepada desa yang mendapat Qurban dari KKSS Sula, saat menyembelih harus menggunakan protokol kesehatan 5M untuk membantu pencegahan penularan virus corona (Covid-19),” tutup. (Is/CN)

Sebanyak 105 Mahasiswa STAI Babussalam Kepsul Ikut Ujian Skripsi

SANANA, CN – Sebanyak 105 Orang Mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Babussalam Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) Provinsi Maluku Utara (Malut) mengikuti Ujian Skripsi tahun Akademik 2020 -2021, Jumat (16/07/2021).

Ratusan Mahasiswa yang mengikuti Ujian tersebut terdiri dari dua jurusan yakni dari jurusan Tarbiyah dan Syariah, Program Studi Pendidikan Agama Islam, Manajemen Pendidikan Islam, Hukum Ekonomi Islam dan Hukum Islam.

Sekretaris Jurusan Tarbiyah, Syarul Takim mengatakan, konsekuensi dari perguruan tinggi berbasis riset adalah adanya kewajiban Mahasiswa dalam memenuhi Tridarma Perguruan Tinggi yakni terlepas dari Pendidikan dan Pengabdian, Mahasiswa harus melalui tahapan penelitian yang diagendakan dalam kurikulum perkuliahan pada semester akhir.

“Ujian Skripsi merupakan tahapan akhir bagi seorang Mahasiswa untuk memperoleh sebuah gelar Akademik, setelah bertahun-tahun mendalami teori masa perkuliahan hingga menyusun karya ilmiah dengan penelitian,” Katanya.

Ia menjelaskan, Ujian Skripsi adalah Ujian lisan yang harus diikuti Mahasiswa setelah lulus dari seluruh mata kuliah dengan maksud untuk menguji hasil penelitian mahasiswa baik secara metodologi maupun Konten.

“Semoga (Ujian Skripsi/red) bagi Mahasiswa semester akhir dapat memberikan ikhtiar untuk terus mengembangkan khasanah keilmuan serta semua Mahasiswa dapat menyelesaikan tahapan akhir perkuliahan,” tutup. (Is/CN)

DPD PKS Kepsul Sambut HKN dan HAN Dengan Bagi-Bagi Makanan

SANANA, CN – Dewan Pimpinan Daerah Partai Keadilan Sejahtera (DPD-PKS) Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul), menyambut Hari Keluarga Nasional (HKN) dan Hari Anak Nasional (HAN) dengan membagi makanan bergiji, serta membagi masker kepada masyarakat Sula.

Sekretari DPD-PKS Kepsul, Sarfil Hidayat Umagap mengatakan kepada awak media ini, Jumat (16/07/2021) bahwa berdasarkan instruksi Ketua Majelis Syuro PKS Dr. Salim Segaf Aljufri, bahwa Partai Keadilan Sejatera sebagi partai pelayan rakyat,

“Kata Sarfil Hidayat, maka DPD PKS Kepsul, menyambut momen ini dengan, mengagendakan melalui bidang PKK untuk membagikan makanan bergiji dan masker kepada anak – anak serta masyrakat,

Walaupun kegiatan ini baru perdana di laksanakan oleh DPD PKS Sula, namun mendapatkan respon baik dari masyarakat Kepulauan Sula,”ungkap Sekretaris Komisi I DPRD Kepsul.

“Lanjut Sarfil sapaan akrabnya tujuan dari kegiatan ini, selain dari menyambut HKN dan HAN, serta mengupayakan memutuskan mata rantai benyebaran Virus Corona (Covid-19),” tuturnya.

Kegiatan pembagian makanan bergiji berupa Kolak Kacang Hijau, dan pembagian masker, yang di fokuskan dua titik yakni Taman Kota Sanana, dan Desa Waibau Kecamatan Sanana,” tutup. (Is/CN)

Disperindagkop, Menyoal PT. AMT SL Terkait Pemerataan Mitah di Kepsul

SANANA, CN – Plt Kapala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Dispridagkop), Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) Dzena Tidore, soal penyaluran minyak tanah (Mitah) yang tidak merata

Hal ini di ungkap oleh Plt Dispridagkop Kepulauan Sula, Dzena Tidore, saat di konfirmasi di ruang kerja, Selasa (13/07/2021)

Dzena Tidore, mengukapkan bahwa keretaria penyaluran minyak tanah berasarkan apa, sehingga ada penyaluran minyak tana ada yang cuman 4 Kl, 8 Kl dan 12 Kl sama 5 Kl,”ungkapnya.

Sementara untuk saat ini sudah 5 Kl, sedangkan pada bulan kemarin hanya 4 Kl sedangakan kapisitas mobil itu adalah 5 Kl maka di sesuaikan dengan kapisitas mobilnya,

Maka di bulan kemarin 4 Kl yang saat di cura ke pangkal, sehingga ada yang kurang dan ada yang lebih. Karena kapisitas mobil itu 5 Kl,” tendesnya.

Sehingga dari semua pangkalan membicarakan dengan PT AMT Sanana Lestari, untuk di sewit 5 Kl, itu supaya memenelisir tingkat kekurangan dan kelebihan,

“Untuk sementara, berkaitan dengan hal itu, saya belum bisa berbicara banyak jangan sampai berimbas kepada masyarakat,” tutup Plt Kadis Disprindag Kepsul.

Selaku pimpinan perusahan PT. AMT Sanana Lestari, Yusuf Buamona mengatakan, Alokasi Minyak Tanah untuk triulan III kami tidak memangkas tetapi kami menyesuaikan kapisitas mobilnya 5 Kl,” katanya.

Ditambahkan Yusuf Buamona, bahwa kami menyalurkan minyak tana sesuai dengan kapisitas mobil.

Berkaitan dengan penyaluran minyak tanah teriulan III kepada pangkalan – pangkalan, apa bila ada 4 Kl di bulan kemarin, maka nanti kami dari PT AMP Sanana Lestari, melakukan monitoring, untuk menambahkan sesuai dengan kapisitas mobilnya.

Oleh karena itu, lanjut Yusuf bahwa kami tidak memangkas penyaluran minyak tana (Mitah) tetapi semua pangkalan yang ada di Kepulauan Sula (Kepsul) itu semua dapat merata.

Serta kami dari PT AMP Sanana Lestari, mengusulkan ke pihak pertamina untuk menambahkan alokasi minyak tanah,” tutup Yusuf. (Is/CN)

Komisi II DPRD dan DKP Kepsul, Tertibkan Ilegal Fishing di Laut Kepsul

SANANA, CN – Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi II DPRD serta Dinas Perikanan dan Kelautan (DPK) Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) Provinsi Maluku Utara (Malut) guna untuk menertibkan rompun yang tidak memiliki izin serta menertibkan ilegal fishing di laut Kepsul.(14/07/2021)

Sekretaris Komisi II DPRD Kepulauan Sula, Drs. H. Safrin Gailea, SH. M.Si. mengatakan bahwa RDP tadi guna untuk membahas terkait dengan adanya illegal fishing, dan selama ini terjadinya illegal fishing khususnya wilayah yang dimana adanya rumpon,”ungkapnya.

Jadi di saat pemilik rumpon itu kembali ke daratan, di situ ada kapal – kapal yang mengeliling rumpon itu guna untuk mengabil ikan, itulah terjadinya illegal fishing,

Lanjut Mantan Sekda Kepsul, Safrin Gailea untuk itu guna RDP tadi agar Dinas Perikanan dan Kelautan Kepsul, menertibkan illegal fishing tadi. Sehingga DKP Sula, berkordinasi dengan Dirut Polairud, dan angkatan laut, untuk mengantisipasi terjadinya illegal fishing tadi,

Kemudian rumpon yang ada di laut Kepulauan Sula (Kepsul), banyak yang tidak memeliki izin, untuk itu Komisi II DPRD Kepsul, berharap kepada DKP Sula, guna menertibkan rumpon – rumpon yang tidak memeliki izin, sementara izin rumpon itu di keluarkan DKP Provinsi Malut, jadi di harapkan oleh Dinas Perikanan dan Kelautan Sula, memberikan rekomendasi untuk pemilik rumpon itu mengurus izinnya,”tutup.

Terpisah hal itu, di tambahkan oleh Plt Kapala DKP Kepsul Sahlan Norau, kepada awak media ini menyampaikan bahwa rumpon yang ada di Kepulauan Sula (Kepsul) ini dan untuk sementara terdata ini, sebanyak 77 rumpon, hanya saja yang memeliki izin kurang lebih 3 rumpon, dan 1 memeliki izin tangkap semantara 2 baru memeliki IB,” ungkapnya.

Berkaitan dengan rumpon yang tidak memeliki izin maka kami dari Dinas Perikanan dan Kelautan (DKP) Kepsul, akan memanggil pemilik rumpon untuk secepatnya menguruz izin rumponnya masing – masing,

Untuk selanjutnya berkaitan dengan rumpon yang tidak memeliki izinnya, “kemarin saya sudah rapat tehnis dengan stafnya guna untuk menyurati ke pemilik rumpon agar melakukan penertibat,

Oleh karena itu, lanjut Sahlan guna menyurati ke pemilik rumpon, untuk hadur dan kami sosialisai perseratan – perseratan serta regulasi yang berkait dengan pemilik rumpon,” tendesnya.

Terkait dengan illegal fishing, maka kami dari DKP Sula, akan dalam waktu dekat melakukan penertiban,”tutup. (Is/CN)

Ini Penjelasan KP, Soal Uang Mami Tiga Pucuk Pimpinan DPRD Kepsul

SANANA, CN – Anggaran Makan minum (Mami) rumah tangga tiga pucuk pimpinan Dewan Perwakilan Daerah (DPRD), Kab. Kepulauan Sula (Kepsul) sebesar Rp429 juta.

Ratusan juta uang Mami ketiga Pimpinan tersebut masing-masing, Ketua DPRD Sinaryo Thes sebesar Rp143 juta per tahun, Wakil Ketua I Ahkam Gajalai sebesar Rp143 juta dan Wakil ketua II Hamja Umasangaji sebesar Rp143 juta per tahun. Anggaran mami ratusan juta tersebut bersumber dari APBD 2021.

Kepala Bagian (Kabag) Pengadaan Barang dan Jasa, Edy Suseno mengungkapkan kepada media ini Selasa (13/7/2021), membenarkan bahwa besaran nilai anggaran Mami rumah tangga ketua dan wakil ketua DPRD sama.

“Anggaran Mami untuk Ketua DPRD itu Rp143 juta, sedangkan anggaran mami untuk kedua wakil ketua DPRD juga sama nilainya Rp 143 juta,”ungkapnya Edi

Namun lanjut Edi, anggaran Mami tiga pucuk pimpinan DPRD ini dikelola oleh pihak ketiga melalui sistim Pengadaan Langsung (PL).

“Makan minum rumah tangga untuk wakil ketua DPRD itu, lewat Pengadaan Langsung (PL), pemenangnya adalah CV. Admadtar. Sedangkan ketuanya, pemenangnya adalah CV. Tita mulia, dengan Direkturnya Ade Setiawan,”bebernya.

Selain itu, Edi mengungakapkan, anggaran Mami untuk Tahun 2020 tidak dilakukan Pengadaan Langsung (PL) atau tidak menggunakan pihak ketiga. sebab, data pihak ketiga tidak ada di Bagian Pengadaan barang dan jasa. “Kalau anggaran Mami 2020 tidak ada data sama sekali,” tendesnya Edi.

Terpisah, Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (Sekwan) Ali Umanahu saat di konfirmasi pewarta media Senin (12/07/2021) menyampaikan, anggaran Mami unsur Pimpinaan tahun 2020 lalu dikelola sekretariat melalui pihak ketiga.

“Kalau di tahun 2020 Makan Minum Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sula di kelola Pihak sekretariat tapi memakai pihak ke-3 , Namun di tahun ini Makan minum Pimipinan DPRD di kelola sepenuhnya oleh pihak ketiga,”tuturnya Ali

Dijelaskan, Untuk biyaya mami Pimpinan DPRD itu berbeda-beda antara ketua dan 2 orang wakil ketua namun dikelola dalam bentuk barang

“Angaran Makan Minum pimpinan DPRD Sula itu berbeda Kalau ketua saya belum tahu persis namun kalau dua orang wakil ketua DPRD Itu berkisar Rp.30 juta per bulan kali satu tahun mencapai kisaran Rp 300 juta lebih  Namun di kelola dalam bentuk barang tidak boleh di uangkan,”Jelas mantan Sekwan Pultub

Ditambahkan, Anggaran Mami DPRD Kepulauan Sula merupakan Belanja wajib sehingga tidak masuk dalam Revokusing anggaran oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Kepsul, Tahun 2021
“Ada Anggaran di DPRD yang boleh di Revokusing namun tidak dengan belanja wajib di DPRD sehingga untuk mami Pimpinan DPRD tidak boleh di Revokusing oleh Pemda Sula,”Imbuh Ali.

Sekedar untuk diketahui, Bahwa melaksanakan ketentuan pasal 18 ayat 4 Peraturan Pemeintahan nomor 18 Tahun 2017, serta memperhatikan angka 6 Surat menteri dalam negeri nomor 188.31/7808/SJ, perlu ditetapkan standar biaya kebutuhan makan minum rumah tangga pimpinan DPRD, tidak diberikan dalam bentuk uang,”tutup. (Is/CN)