oleh

Diduga Joki Buku Nikah Palsu, Oknum Pegawai KUA Bacan Timur Selatan Dilaporkan Ke Polres Halsel

-Berita, BIRO HALSEL-1.345 views

HALSEL, CN – Salah seorang oknum Pegawai Kantor Urusan Agama KUA Bacan Timur Selatan Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel)  Haris La Edi alias Aco diduga kuat telah melakukan pemalsuan dokumen buku nikah dengan modus manjadikan bahan untuk di perjual belikan buku nikah palsu tersebut ke pada setiap warga yang membutuhkan.

Hal ini di katakan oleh Sahamudin Musa, warga Desa Liaro Kecamatan Bacan Timur Selatan kepada Redaksi cerminnusantara.co.id Senin, (17/02/2020).

“Oknum pegawai KUA Bacan Timur Selatan itu sudah melakukan pemalsuan dokumen dari Tahun 2010 hingga sekarang,  bahkan sudah ada puluhan pasangan suami istri sudah menjadi korban yang setiap pasangan rumah tangga memiliki buku nikah yang di berikan oleh  Haris La Edi tersebut semuanya palsu” Jelas Sahamudin

Dikatakannya, pelaku menipu para korban dengan cara membuat buku nikah para pasangan suami-istri tersebut palsu, karena pelaku membuat buku nikah para korban tersebut  mengambil buku nikah milik pasangan suami-istri lain dengan cara bukuh nikah milik orang lain itu di tipeks untuk di jual belikan oleh pelaku, Penipuan pembuatan buku nikah korban dengan menggukan buku nikah bekas pakai atas nama pasangan suami-istri yang lain yang bukan buku nikah asli milik korban yang sebenarnya dengan dalih memungut biaya sebesar Rp.500 ribu untuk satu buku nikah.

“Masalah ini terungkap pada saat ada korban datang ke Bacan untuk melakukan pengurusan Kartu Keluarga (KK) tapi buku nikah tersebut tidak bisa di gunakan  dalam pengurusan KK karena sebelumya buku nikah itu milik orang lain,” Ungkapnya

Atas kejadian ini, warga Desa Liaro Sahamudin Musa langsung  melaporkan kasus penipuan dan pemalsuan yang di lakukan salah seorang oknum Pegawai Kantor Urusan Agama KUA Bacan Timur Selatan Haris La Edi ke polres Halsel dengan laporan pengaduan Polisi Polres Halsel dengan nomor LP/II/2020/Malut/reshlsel/SPKT.

Meski begitu, Sahmudin mendesak Kepada Kepala Kementrian Agama (Kemenag) Halsel, Lasengka La dadu agar memberikan sanksi terhadap oknum pegawai KUA Kecamatan Bacan Timur Selatan yang diduga telah melakukan penipuan serta pemalsuan Buku Nikah puluhan warga Desa Liaro.

Selain mendesak Kemenag Halsel, Pihak Penyidik Porles juga di minta secepatnya menindak lanjuti aduan penipuan dan pemalsuan Buku Nikah tersebut sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

sementara itu, oknum KUA Bacan Timur Selatan Haris La Edi berusaha di konfirmasi wartawan nomor telepon nya tidak dapat di hubungi. (Red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 comment

  1. Excellent read, I just passed this onto a friend who was doing a little research on that. And he just bought me lunch as I found it for him smile Therefore let me rephrase that: Thanks for lunch!